Parenting

Jika Anak Anda Pemalu, Melatihnya Agar Lebih Percaya Diri Akan Lebih Bijak Dibanding Memaksanya Bersosialisasi Bun!

baby-girl-shy-emotions-160477

Memiliki buah hati yang kelak bisa tumbuh menjadi sosok bahagia, percaya diri, penuh empati dan unggul dalam bidang yang digeluti rasanya menjadi harapan dari setiap orangtua. Untuk menumbuhkan hal-hal itu dalam dirinya, memang ada proses yang harus Bunda lalui. Bahkan Bunda punya peran dan tanggung jawab besar di dalamnya. Terutama dalam menumbuhkan rasa percaya diri. Penting sekali melatih si kecil agar rasa percaya dirinya mulai terasah sejak dini.

Tapi bagaimana jika si kecil justru sering menolak untuk berbicara dengan orang baru atau sulit bergaul? Bukan tak mungkin jika buah hati Bunda memang dianugerahi sifat pemalu. Di luar sana, beberapa orangtua memang cenderung khawatir bahwa sifat pemalu anak dapat menghalangi perkembangan dan kehidupan sosialnya.

Tenang, Bunda tak perlu khawatir. Ada baiknya justru orangtualah yang menyadari lebih dahulu jika rasa malu bukanlah hal negatif. Sifat tersebut hanya bagian dari kepribadian anak, dan sebagai orang tua harus belajar untuk menerima kondisi buah hati. Bunda bisa terapkan lima hal berikut demi membantu menumbuhkan rasa percaya diri.

pexels-photo-286625 (1)

Bangunlah Komunikasi Sebaik Mungkin dengan Si Kecil, Ajarkan Bahwa Bunda pun Teman Cerita Terbaik yang Bisa Diandalkannya

Komunikasi adalah hal paling efektif  yang harus dilakukan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan buah hati Bunda. Di usianya, bisa jadi si kecil mungkin sedang bingung dan memiliki banyak pertanyaan yang ingin diutarakannya. Hanya saja, tidak semua anak-anak mampu mengekspresikan pertanyaannya secara spontan. Jika demikian, tak ada salahnya Bunda yang lebih aktif bertanya mengenai hal-hal sekecil apa pun padanya.

Bunda perlu tahu, diusianya kadang ada tipikal anak yang merasa tak aman dan terintimidasi karena ia sadar dirinya masih kecil. Berkomunikasi dengan orangtua sangat dianjurkan karena dapat membantu membangun kepercayaan dalam dirinya. Jika buah hati Bunda sudah merasa nyaman dengan orangtuanya, dia pasti tak sungkan memberitahu Bunda tentang apa pun yang dirasakannya.

pexels-photo-301977

Bunda Tak Perlu Memarahinya Kalaupun Ia Kelewat Malu dan Enggan Berbaur dengan Teman-teman Seusianya, Akan Lebih Baik Jika Bunda Sering Mengajaknya Ke Kelompok Bermain

Berperan sebagai seorang ibu berarti Bunda harus siap dengan berbagai situasi yang mungkin diluar ekspetasi. Termasuk ketika menghadapi seorang anak yang cenderung pemalu. Bunda tak perlu memarahinya hanya karena ia terlihat ‘kuper’. Hindari melontarkan gertakan dan mengatakan jika dia anak yang pemalu. Justru sebaiknya biarkan dia melakukan apa pun yang disukainya. Toh ada kalanya si kecil akan merasa bosan karena ia terlalu lama jauh dari lingkup sosialnya.

Di lain sisi, keberadaan kelompok bermain dapat Bunda jadikan solusi mengatasi rasa minder si kecil terhadap teman-teman sebayanya. Suasana di kelompok bermain yang kondusif dan dinamis untuk anak seusia buah hati Bunda akan memancing rasa penasarannya untuk ikut bersosialisasi. Yuk Bun, mulailah ajak si kecil ke kelompok bermain!

pexels-photo-386003 (1)

Tanamkan Pola Pikir yang Optimistis sekaligus Pancing Si Kecil Untuk Mulai Memikirkan Tentang Cita-citanya

Melatih rasa percaya diri pada si kecil bisa dengan banyak cara ya Bun. Salah satunya dengan melatihnya untuk memikirkan ingin jadi apa dirinya kelak. Ya, Bunda perlu ajarkan tentang cita-cita. Jika sejak dini ia memiliki figur cita-cita yang menurutnya menarik, Bunda bisa mengarahkan agar si kecil harus menjadi pribadi yang optimistis dan berani menepis rasa minder yang akan menghantuinya. Pada usia golden age, biarkan si kecil berimajinasi dengan cita-citanya. Bunda cukup berikan penjelasan positif tentang sebuah profesi yang mungkin menarik hatinya. Misalnya ia ingin menjadi seorang dokter, ceritakan jika dokter adalah sosok yang sangat baik dan menolong orang banyak. Dengan demikian rasa optimistis dalam diri si kecil pun akan muncul karena ia yakin suatu saat dapat menjadi seorang dokter seperti yang diceritakan oleh Bunda.

pexels-photo-168866

Biarkan Si Kecil Berani Melakukan Banyak Hal Mandiri. Kalaupun Ia Gagal, Dorong Terus Agar Ia Yakin Bisa Melakukan Hal Tersebut

Melatih kemandirian pada si kecil ternyata membuatnya mampu mengatasi rasa minder atau malu yang muncul pada dirinya. Bunda hanya perlu memberinya kepercayaan jika buah hati anda memang mampu melakukan hal tersebut. Ketika seorang anak percaya bahwa ia bisa melakukan sesuatu, maka kemungkinan besar ia akan bisa melakukannya. Namun jika ia gagal, jangan sampai ia menyerah. Bunda harus memberinya dorongan agar ia mau mencoba berulang kali karena sejak awal telah yakin bisa.

Hal-hal mandiri seperti mengikat tali sepatu sendiri, membereskan mainannya sendiri, belajar naik sepeda, berani ikut lomba, wajib dicoba oleh si kecil. Biarkan si kecil beradaptasi dengan situasi yang dihadapinya. Setiap anak yang percaya diri nantinya akan merasa nyaman dengan diri mereka dan menunjukkan sikap ‘aku bisa’.

Sesekali Berikan Pujian Padanya atas Keberaniannya Melakukan Sesuatu, Dengan Demikian Ia Akan Tertantang Untuk Melakukan Hal Baru

Sah-sah saja jika Bunda ingin memujinya. Terlebih jika ia mampu menyelesaikan sebuah ‘misi’ yang Bunda berikan padanya. Sekalipun si kecil awalnya pemalu, jika ia merasa berhasil dengan misi tersebut, akan ada rasa bangga yang muncul dalam dirinya. Ditambah dengan pujian yang Bunda berikan, hal itu akan membuat masalah minder atau rasa malu yang timbul sebelumnya perlahan tergantikan oleh optimisme yang merangsang munculnya rasa percaya diri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dilema Orangtua, Ketika Sang Anak yang Sudah Remaja Tiba-tiba Mogok Bicara

rsz_rachael-crowe-94002

Tak hanya saat buah hati masih bayi dan anak-anak saja, perubahan sikap anak ketika sudah beranjak dewasa nyatanya lebih menguras pikiran dan tenaga. Lalu tanpa tahu sebabnya, dia jadi lebih sering diam tanpa kata. Situasi ini tentu membuat orangtua bertanya-tanya.

Bila Bunda pikir memarahi atau menyuruhnya untuk berbicara akan menjadi sesuatu yang membantu, nampaknya Bunda harus melupakan hal itu. Seiring bertambah luasnya pengetahuan yang dia punya, kita memang harus bersiap dengan segala kemungkinan yang bisa saja dilakukan oleh anak. Lalu bagaimana upaya yang seharusnya Bunda lakukan untuk mengatasi situasi tersebut?

Hal Pertama Kali yang Harus Diketahui Bunda Adalah Penyebab Anak Mendadak Tak Mau Bersuara Sepanjang Waktu

rsz_pexels-photo-262103

Ada banyak hal yang kadang membuatnya diam, meski kita sendiri sebenarnya belum mengetahui penyebabnya secara pasti. Salah satunya bisa bermula dari beberapa aturan rumah yang Bunda buat.

Berpikir bahwa hal tersebut tak sesuai dengannya, dia kerap menunjukkan protes dengan diam dan tak mau bicara. Biar bagaimana pun dia mungkin sadar bahwa menentang orangtua bukanlah sikap yang baik.

Kemampuan untuk mendekati dan memintanya berterus terang akan memudahkan Bunda untuk mengetahui penyebabnya, dengan begitu kita jadi tahu tindakan mana yang harus dilakukan lebih dulu.

Membentaknya Agar Mau Bicara Bukanlah Pilihan Baik Bun, Justru Malah Bisa Jadi Bumerang

rsz_caroline-hernandez-315551

Bunda harus ingat, apa pun masalahnya, membentak anak tak akan memberikan solusi apa-apa. Ini justru akan jadi contoh buruk bagi dirinya. Bisa-bisa anak malah akan mengembalikan sikap yang kerap dia terima kepada kita di momen yang berbeda. Apa Bunda mau si kecil jadi sosok yang pembangkang? Tentu tidak kan?

Jangan menghadapinya dengan penuh emosi atau kemarahan yang tak berkesudahan. Cobalah beri buah hati pengertian, akan hal-hal yang nanti bisa terjadi jika dirinya masih terus diam. Disisi lain, Bunda juga harus adil padanya, dengan tak buru-buru menutup perdebatan kala dia sedang menyampaikan isi hatinya. Cobalah terima apa yang dikatakan anak dengan baik.

Lalu Pelan-pelan Beri Tahu Dia, Bahwa Tak Ada Masalah yang Akan Selesai Jika Dirinya Hanya Diam Saja

rsz_claudia-soraya-290053

Kesabaran dan kemampuan untuk bisa memberikan jawaban yang tepat, jadi sesuatu yang dibutuhkan oleh semua orang tua. Tak hanya ayahnya saja, akan tetapi ibunya juga. Meski dengan kondisi yang masih sedikit memberontak, biasanya hal-hal yang dibicarakan dengan lembut memudahkan kita untuk menyampaikan saran.

Bunda memang tak bisa berbuat banyak, karena hanya bisa bersabar sembari memberinya peringatan. Sampaikan pula, jika tak akan ada orang yang tahu isi hatinya jika dia sendiri tak mau buka suara.

Jika Dirasa Masih Kurang, Bantulah Anak Untuk Lebih Mengerti Bahwa Memang Ada Aturan yang Harus Ditaati

rsz_rachael-crowe-94002

Kadang kala situasi seperti ini merupakan fase perkembangan anak yang harus dilewati. Saat anak bertambah umur serta pengalaman, maka dia akan semakin mudah diajak berbicara dan bertukar pikiran. Termasuk saat dia tiba-tiba bersikap diam, hanya karena beberapa hal yang dirasanya tak sesuai dengan keadaaan.

Sosoknya sedang ingin jadi elang yang bebas. Melakukan banyak hal tanpa dilarang. Jadi wajar saja, jika pada beberapa kesempatan anak akan lebih banyak diam untuk menyuarakan protesnya. Dengan begitu, sebenarnya, perubahan sikap ini kadang memudahkan orang lain untuk membaca situasi hatinya.

Dan Untuk Mengembalikan Situasi Hatinya, Bunda Harus Tetap Bersikap Seperti Biasa

rsz_guillaume-de-germain-329206

Tidak hanya anak kecil saja yang butuh direngkuh untuk merasa tenang. Sosok yang kini sudah tumbuh remaja itu, juga berhak mendapatkan hal serupa Bun. Cobalah peluk dirinya, sembari Bunda menyampaikan hal-hal yang memang harus terjadi, dan yang tidak. Hal yang harus diutarakan atau pun mesti disimpan.

Ketenangan itu akan membantu dirinya untuk bisa membuka diri dan menyampaikan isi hati. Pelan-pelan dia akan sadar bahwa hal-hal yang memang tak sejalan dengan pikiran harus disampaikan bukan malah disimpan dalam hati.

Bunda mungkin merasa ini jadi tantangan berat sebagai orangtua. Disamping mesti sabar, kita memang tetap harus bisa menahan diri untuk tak berpikiran buruk terhadapnya. Percayalah Bun, saat ini si kecil hanya sedang butuh dimengerti.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Tak Harus Mahal Kok Bun, Ini Kriteria Memilih Susu Formula Yang Terbaik Untuk Buah Hati

pexels-photo-374756

Memberikan susu formula terbaik untuk anak rasanya  menjadi hal yang harus diupayakan. Apa lagi kondisi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, membuatnya membutuhkan asupan nutrisi terbaik. Namun untuk memilih susu formula yang tepat untuk anak tidaklah semudah kelihatannya. Lantas kriteria apa saja hal yang harus diperhatikan oleh Bunda agar dapat memberikan susu formula terbaik untuk buah hati?

Bunda Harus Terlebih Dahulu Memeriksa Kandungan Yang Ada Dalam Susu Formula

Langkah paling utama yang harus anda perhatikan ketika membeli susu formula adalah kandungan gizinya, bukan memperhatikan merek atau harganya. Pada prinsipnya susu formula memang terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan juga mineral. Namun yang membedakan susu formula tersebut adalah jenisnya. Sebagai contoh, produk A memakai bahan dari whey protein, dan produk B memakai bahan jenis casein protein, sementara produk C terdiri dari gabungan keduanya. Lebih jeli dan teliti ya Bun!

Pastikan Pada Kemasannya Tertulis Bahwa Produk Tersebut Cocok Dikonsumsi Buah Hati Anda

Sebaiknya Bunda memilih produk susu formula yang berasal dari susu sapi. Lalu jenis protein yang digunakan dalam susu tersebut juga harus diperhatikan. Protein susu sapi dibagi menjadi dua yakni whey dan casein. Untuk bayi yang baru lahir, protein jenis whey lebih direkomendasikan, karena ini dianggap lebih mudah untuk dicerna.

Bunda juga bisa menggunakan jenis protein yang merupakan gabungan dari keduanya yakni whey dan casein, namun komposisi whey haruslah lebih tinggi ketimbang casein. Biasanya rasio antara whey dengan casein sekitar 60:40. Rasio tersebut setara dengan kandungan protein pada asi. Teruskan pemakaian tersebut sampai bayi berusia setahun. Tetapi jika Bunda merasa bahwa bayinya tidak menyukainya maka boleh diganti dengan merek lain. Bunda juga bisa menggantinya jika bayi diare, lemas, atau muntah.

Hindari Susu Formula Yang Terbuat Dari Kedelai

Sebaiknya Bunda menghindari susu formula yang berasal dari bahan kedelai. Jika bayi mengalami alergi susu sapi, maka konsultasikan kepada dokter. Karena pada umumnya bayi yang alergi terhadap susu sapi akan alergi pula pada susu kedelai. Selain itu para pakar kesehatan juga tidak merekomendasikan susu kedelai untuk bayi dibawah usia enam bulan.

Jika anak alergi susu sapi biasanya dokter akan memberikan resep susu formula dengan protein yang sudah terhidralisis sepenuhnya. Susu tersebut masihlah berbasis susu sapi, tetapi untuk proteinnya sudah terhidralisis sehingga sangat mudah untuk dicerna oleh bayi.

Selain susu kedelai ada pula jenis susu formula yang harus Bunda hindari, diantaranya adalah susu sapi reguler, susu serial, susu kental manis, susu kambing, susu evaporasi, dan susu almond.

Kenalkan Susu Formula Pada Buah Hati Dengan Sabar Dan Telaten Bun. Jangan Memaksa Anak Untuk Langsung Menghabiskan Satu Botol Penuh Susu!

Mungkin beberapa bayi akan menolak ketika diberi susu formula, kalau sudah begitu pasti Bunda merasa stres, bingung dan gelisah. Untuk tahap awal Bunda memang harus sabar, jangan paksa dia untuk menghabiskan satu botol penuh susu. Sebab bisa saja bayi masih dalam tahap adaptasi. Perlahan tapi pasti berikanlah pelan-pelan, lambat laun bayi pun akan menyukai rasa manis yang ada dalam susu formula tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Sebab Daging Sapi Memiliki Banyak Kebaikan, 5 Resep MPASI Dari Olahan Daging Sapi Giling Ini Pun Bisa Bunda Coba!

pexels-photo-416458

Bukan hanya nikmat, nyatanya daging sapi juga menyimpan banyak protein. Pun daging sap mengandung vitamin B, D, dan zat besi yang baik untuk tubuh. Mengingat kebaikan-kebaikan yang dimiliki oleh daging sapi, anda dapat memasukkan daging sapi dalam MPASI bayi anda.

Agar lebih mudah dicerna, usahakan untuk memberikan daging sapi yang telah digiling untuk bayi anda. Berikan secukupnya. Bila anda masih bingung bagaimana cara membuat MPASI dengan bahan dasar daging sapi giling, anda dapat melihat resep berikut ini!

Bubur Brokoli Daging Sapi Giling Yang Nikmat Bisa Anda Berikan Untuk Si Kecil

Perpaduan antara brokoli dan daging sapi giling akan membuat bayi anda lahap makan. Sudah menjadi rahasia umum jika daging sapi memiliki cita rasa yang lezat. Berikut resepnya.

Bahan:

  • 25 gram beras
  • 50 gram brokoli
  • 25 gram daging giling

Cara Membuat:

  • Masak 25 gram beras dan 25 gram daging giling hingga matang dan menjadi bubur. Kemudian masukkan 50 gram brokoli yang sudah dipotong kecil. Masak hingga matang.

Bubur brokoli daging sapi giling siap disajikan!

 

Bukan Hanya Lezat, Tim Daging Sapi Giling Bayam Merah Bisa Menjadi Sumber Nutrisi Yang Tepat Untuk Buah Hati

Campuran protein dari daging sapi giling dan serat yang terkandung dalam bayam merah akan memberi asupan nutrisi yang cukup untuk bayi anda.

Bahan:

  • 2 sendok makan beras merah
  • 20 gram daging sapi giling
  • 10 gram daun bayam merah
  • 750 ml kaldu sapi

Cara Membuat:

  • Cuci bersih beras merah
  • Giling daging sapi
  • Cuci bersih daun bayam dan iris halus
  • Campur beras merah, daging cincang dan kaldu, masak sampai menjadi bubur
  • Masukkan irisan bayam, masak sampai matang, angkat dari kompor
  • Biarkan sampai hangat, kemudian saring dengan saringan kawat dan siap dihidangkan.

 

Kaserol Daging Sapi Wortel Pasti Akan Disukai Oleh Si Kecil

Perpaduan daging sapi dan rasa wortel yang cenderung manis akan membuat MPASI ini terasa lezat.

Bahan:

  • 1 batang daun sledri
  • 25 gram bawang bombay
  • 50 gram daging sapi giling
  • 20 ml jus apel
  • 40 ml kaldu sapi
  • 15 gram keju cheddar
  • ½ sendok teh mentega tawar
  • 1 sendok teh tepung terigu
  • 30 gram tomat
  • 50 gram wortel

Cara Membuat:

  • Kupas wortel, cuci bersih dan potong kecil-kecil
  • Kupas bawang bombay dan iris halus
  • Haluskan tomat
  • Parut keju
  • Panaskan mentega, tumis bawang bombay hingga harum
  • Tambahkan daging sapi giling, wortel dan tomat. Masak hingga layu dan matang
  • Tambahkan jus apel, kaldu dan daun seledri. Taburi dengan tepung terigu. Masak hingga air berkurang
  • Sajikan dalam mangkok, taburi keju

Sop Daging Kacang Merah Juga Tak Kalah Lezat Loh Bunda

Anda dapat memberikan sup yang berisi daging sapi giling dan kacang merah. Rasa kaldunya yang nikmat akan disukai bayi anda.

Bahan:

  • 25 gram buncis
  • 25 gram daging ayam giling
  • 1 sendok makan daun bawang
  • 1 sendok teh garam
  • 15 gram kacang merah
  • 250 cc kaldu
  • 1 sendok makan margarin
  • 1 sendok teh seledri
  • 25 gram tomat

Cara Membuat:

  • Pertama rebus kacang merah hingga lunak dan tiriskan
  • Kemudian iris halus daun bawang dan seledri
  • Selanjutnya buang serat buncing, cuci bersh, dan potong halus
  • Kemudian cuci tomat dan potong kecil
  • Lalu tumis daun bawang, daging ayam giling, buncis dan tomat dengan margarin
  • Tuang kaldu, rebus hingga sayuran matang
  • Masukkan kacang merah, beri garam,dan seledri
  • Masak hingga matang, angkat
  • Hidangkan sup dengan nasi lembek

 

Agar Si Kecil Tak Bosan Dengan Menu Yang Itu-itu Saja, Tim Jagung Daging Sapi Giling Akan Membuat Dia Lahab Makan

Daging sangat baik untuk bayi. Agar bayi tidak bosan, anda dapat mengkombinasikan daging dengan bahan lainnya. Tim jagung daging sapi giling ini dapat anda berikan untuk bayi anda. Berikut resepnya.

Bahan:

  • 1 siung bawang putih
  • 50 gram daging sapi giling
  • 50 gram jagung serut
  • 1 sendok teh mentega tawar
  • 75 gram nasi tim
  • 25 gram sawi hijau
  • 25 gram wortel parut

Cara Membuat:

  • Tumis 1 siung bawang putih yang sudah dihaluskan menggunakan 1 sendok teh mentega tawar
  • Masukkan 50 gram daging sapi giling, 50 gram jagung serut, dan 25 gram wortel diparut kasar. Masak hingga lunak dan matang
  • Tambahkan 25 gram sawi hijau yang diiris halus. cetak 75 gram nasi tim, tambahkan tumisan daging di atasnya

Selamat Mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top