Parenting

Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak!

Anaksakit

Si kecil yang tadinya aktif bermain atau membuat rumah  berantakan dengan segudang ide kreatifnya, tiba-tiba saja hanya  terdiam dan terlihat lesu. Begitu anda pegang kening serta badannya, ternyata dia terserang demam. Seketika rasa khawatir dan juga panik menguasai anda begitu mengetahi si kecil tengah dilanda demam.

Jika sudah begini yang biasanya langsung terpikirkan oleh anda adalah sesegera mungkin memberikan obat demam yang dijual bebas agar demam si kecil lekas turun. Anda akan bergegas mencari obat yang bisa menurunkan demam anak di warung dekat rumah atau apotek. Meski diyakini bisa cepat menurunkan demam, penggunaan obat kimia dalam jangka panjang bukan tanpa efek samping. Nah, daripada anda terus dihinggapi rasa waswas karena memberikan obat kimia untuk buah hati dalam jangka panjang, cara ini relatif lebih aman bisa untuk menurunkan anak. Bahkan nyaris tanpa efek samping.

Tidak Perlu Minum Obat, Anda Bisa Membuat Suhu Badan Anak Kembali Normal Dengan Cara Ini!

Sebelum memutuskan untuk memberikan obat atau membawa anak ke rumah saki,t anda bisa menggunakan beberapa cara untuk membuat suhu badan si kecil kembali normal. Buat anak untuk berendam dalam air hangat atau suam-suam kuku. Tunggu beberapa saat, sampai suhu air perlahan turun. Saat suhu air turun secara perlahan, maka suku tubuh anak yang demam pun pelan-pelan juga ikut turun. Jaga agar air tak menjadi dingin, sebab tak baik bila suhu tubuh anak turun terlalu cepat.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah merawatnya dengan menggunakan kaus kaki basah. Cara ini akan lebih optimal bila dilakukan semalaman. Ambillah sepasang kaus kaki dari katun yang cukup panjang untuk membalut pergelangan kaki buah hati, kemudian basahi seluruh bagian kaus kaki dengan air dingin yang mengalir. Peras kelebihan airnya, lalu kenakan kaus kaki tersebut pada anak. Lapisi bagian luar kaus kaki dengan kaus kaki dari wol untuk menyekat suhunya. Biarkan semalaman, pastikan seluruh tubuh anak terselimuti.

Mengompres juga bisa menurunkan suhu anak. Anda bisa mengompres badan anak dengan handuk yang dimasukkan ke dalam air es. Setelah diperas, taruh handuk di salah satu bagian tubuh anak anda. Hindari menaruh handuk terlalu lama demi menghindari suhu tubuh yang justru jadi terlalu  dingin.

Selain Perawatan Dari Luar, Anda Bisa Memberikan Asupan Makanan Yang Memiliki Khasiat Untuk Menurunkan Demam Anak

Ketika perawatan dari luar masih belum cukup untuk menurunkan demam anak, ada cara lain yang juga sebenarnya harus menjadi perhatian penting bagi para ibu, yaitu dengan mengatur pola makan anak saat demam. Sedikit berbeda saat kondisi tubuh buah hati sedang dalam kondisi fit, ketika anak sedang demam ada baiknya jika memberikan makanan yang memiliki khasiat menurunkan demam. Anda bisa memberi buah-buahan untuk anak. Berry, semangka, jeruk, dan melon kuning mampu melawan infeksi dan menurunkan demam, sebab buah-buah tersebut kaya akan vitamin C.

Makanan lain yang juga bisa menurunkan demam adalah sup. Sup ayam bisa dimakan dengan nasi dan sayuran atau kuah kaldunya saja. Penelitian menunjukkan bahwa sup ayam  memiliki khasiat besar dalam pengobatan. Sup juga akan memberikan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh anak yang sedang demam. Saat anak demam sangat penting untuk memberikan lebih banyak air putih ataupun asi jika usia si kecil masih dalam menyusui.

Meski Begitu Si Kecil Tetap Membutuhkan Dokter Dan Juga Obat Penurun Panas Dalam Kondisi Tertentu

Sekalipun ada banyak cara untuk menurunkan demam pada anak, orang tua juga tetap harus mengetahui batasan kapan harus membawanya ke dokter atau memberikan si kecil obat penurun demam. Anda harus segera membawa anak ke dokter jika usia bayi kurang dari 4 bulan dengan suhu rektal 38ºC atau lebih. Pada anak usia 6 bulan atau diatasnya, jika demamnya lebih dari 39,4ºC maka anda harus segera memeriksakannya. Untuk anak-anak semua usia  jika suhu rektalnya 40ºC atau lebih segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Jika anak  demam disertai dengan salah satu dari gejala ini selama dua hari hubungi dokter atau layanan gawat darurat) sesegera mungkin. Gejala tersebut meliputi seperti tampak sakit atau tidak nafsu makan, rewel, lesu, ada tanda infeksi yang jelas (nanah, darah, ruam bergaris-garis), kejang, sakit tenggorokan, ruam, sakit kepala, kaku leher atau sakit telinga.

Meski gejala-gejala berikut ini jarang terjadi, namun anda mesti waspada. Anda harus segera melarikan si kecil ke rumah sakit saat suara tangis anak bernada tinggi  atau terdengar seperti suara anjing laut, kesulitan bernapas atau terdapat semburat berwarna kebiruan di sekitar mulut, jari tangan atau jari kaki, pembengkakan di bagian atas kepala bayi (di ubun-ubun atau bagian lunak yang disebut dengan fontanel), kelumpuhan atau kesulitan bergerak.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak! – MamaPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Punya Banyak Waktu Bersama Anak? Ajak Saja Liburan Keliling Jakarta Saat Akhir Pekan

Menghabiskan waktu dengan keluarga jelas menyenangkan. Terutama untukmu yang sekarang sedang menikmati peran sebagai orangtua baru, rasanya setiap hari ingin rasanya pergi bersama si kecil. Tak perlu khawatir, selagi kamu menetap di Jakarta, sejatinya hal itu mudah kamu wujudkan. Sekalipun mungkin di hari biasa kamu akan disibukkan mengurusi keperluan keluarga, manfaatkan saja waktu di akhir pekan.

Ajak Si Kecil Berkunjung ke TMII Sekaligus Kenalkan Budaya Indonesia

Ini dia tempat yang dari dulu selalu jadi tujuan wisata warga Jakarta, bahkan destinasi ini juga populer bagi pengunjung dari luar Jakarta yang ingin berwisata di Jakarta. Hal ini terbukti dari ribuan pengunjung memadati tempat wisata ini, mayoritas terdiri dari anak-anak, kaum muda, dan orang tua.

child-childrens-baby-children-s

Tiket masuk ke TMII dibagi menjadi tiket pintu masuk perorangan normal yang terhitung untuk umur 3 tahun keatas Rp. 10.000/orang. Mengingat TMII ini merupakan tempat wisata yang cukup luas, akan lebih menyenangkan kalau bisa mengelilingi tempat ini dengan kendaraan pribadi. Penting diingat, jam operasional TMII adalah buka pada Pkl. 07.00 WIB sampai Pkl. 22.00 WIB.

Kalau Untukmu dan Buah Hati yang Ingin Berkeliling Taman Hiburan, Mungkin Taman Impian Jaya Ancol Bisa Jadi Pilihan Menarik

Nah untukmu yang lebih suka berkeliling taman hiburan sembari melihat pemandangan pantai, datang saja ke taman Impian Jaya Ancol tepatnya. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam tempat yang bisa kamu pilih untuk rekreasi. Taman Impian Jaya Ancol yang berlokasi di Jakarta Utara, dan untuk dapat mencapai tempat ini juga sangat mudah karena kamu bisa naik kendaraan pribadi ataupun alat transportasi umum.

ancol
Tiket masuk Taman Impian Jaya Ancol yaitu sebesar Rp 25.000/orang. Untuk menikmati kawasan tertentu, kamu masih harus membayar biaya tambahan. Tapi jangan khawatir, ada juga beberapa kawasan yang dapat kamu nikmati secara gratis.

Latih Si Kecil Untuk Tak Takut Ketinggian dengan Menikmati Pemandangan Apik dari Puncak Monas

Tempat yang paling ikonik ini bisa jadi pilihan saat kamu dan buah hati ingin berjalan-jalan santai tapi sekaligus pelesiran ke pusat kota. Monumen ini terbuka untuk umum dan buka setiap hari dari Pukul 08.00 hingga Pukul 15.00 WIB, kecuali pada Senin pekan terakhir setiap bulan biasanya ditutup untuk umum.

monas
Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, sebab untuk harga tiket masuknya, hanya dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Namun kalau kamu ingin mencapai puncak Monas, dikenakan biaya tambahan yaitu Rp 10.000 per orang. Murah meriah, bukan?

Sementara Untukmu yang Memburu Sore Hari Nan Santai, Coba Saja Sambangi Area Kota Tua

Ada sejumlah tempat historis di kawasan Kota Tua, seperti Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, Toko Merah, dan masih banyak lagi museum yang ada di kawasan Kota Tua Jakarta. Kamu punya banyak pilihan kalau menyambangi tempat ini.

kota tua

Selain itu, tidak hanya tempat-tempat historis, kamu juga dapat menikmati kuliner bersama si kecil dengan menyempatkan berkunjung ke Cafe Batavia atau Cafe Gazebo, serta kamu dapat menikmati aneka jajanan seperti gado-gado, soto, hingga kerak telor khas Jakarta.

Agar Lebih Seru Coba Ajak Berkendara Dengan Motor

Naik mobil mungkin nyaman, namun kalau anak sudah beranjak besar tak ada salahnya untuk mengajaknya jalan-jalan mengisi liburannya dengan naik motor. Sensasinya akan terasa berbeda, karena si kecil akan bersentuhan langsung dengan sekitarnya ketika dalam perjalanan. Ia jelas akan lebih banyak bicara menghadapi situasi jalanan secara langsung.

Tapi untuk mengajak si kecil tentunya diperlukan motor yang menjamin kenyamanannya. Salah satu yang bisa dijajal adalah Suzuki NEX II Sebagai keluaran terbaru, Suzuki NEX II tampil lebih besar dari generasi sebelumnya. Dari segi panjang, Nex II berukuran 1.890 mm, dengan lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertamanya, Nex, memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Meskipun berukuran lebih besar dari pendahulunya, Nex II masih memiliki prinsip sebagai kendaraan roda dua yang berukuran kompak dan ramping.

nex stronger red

Demi menunjang sisi kenyamanan pengendara, Suzuki pun melakukan perubahan pada posisi jok motor, agar rasa pegal saat riding tidak lagi menjadi musuh utama setiap pengendara. Nah, lebar jok dan panjang jok pun ditingkatkan, yang semula 240 mm dan 620 mm di Nex, menjadi 250 dan 690 untuk bagian lebar dan panjang pada Nex II. Tentunya membonceng anak akan lebih nyaman dengan komposisi macam ini. Ditambah lagi pijakan kaki alias floor boardingnya juga dilebarkan sehingga kaki bisa leluasa selama perjalanan

Menyalakan motor juga sudah dipermudah dengan sudah disematkannya teknologi Suzuki Easy Start System. Sistem kelistrikan ECU-nya akan memastikan listrik tetap stabil sampai motor menyala. Jadi tak ada lagi kekhawatiran motor akan susah hidup dalam kondisi dingin.

nex elegant premium blue

Sebagai pilihan Suzuki NEX II hadirkan 5 varian menarik, yakni Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standard. Setiap varian dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki.

1. Suzuki NEX II Standard
Varian NEX II Standard merupakan varian paling dasar dari seluruh pilihan yang tersedia di NEX II. Dibekali kelengkapan fungsional untuk keperluan sehari-hari yang ekonomis dan praktis. NEX II Standard tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

2. Suzuki NEX II Sporty Runner
Menggambarkan ekspresi generasi muda yang sporty dan aktif. NEX II Sporty Runner dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Sporty Body Striping Set, Meter Visor, Cover Muffler + Hole dan Rim Decal. NEX II Sporty Runner tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

3. Suzuki NEX II Fancy Dynamic
Terinspirasi dari kedinamisan dan kreatifitas generasi muda yang stylish, NEX II Fancy Dynamic dibekali fitur LED Headlight, LED Lamp Line, USB Charger, Dynamic Body Striping Set dan Rim Decal.

4. Suzuki NEX II Elegant
Varian NEX II Elegant merupakan pilihan yang lebih ekonomis dan fungsional dengan warna yang tetap mewah yaitu mat stellar blue dan solid black. NEX II Elegant menjadi pilihan bagi yang ingin mulai menunjukkan jati dirinya dengan cara yang mudah.

5. Suzuki NEX II Elegant Premium
Mewakili karakter berkelas, NEX II Elegant Premium dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Floorboard Guard dan Cover Muffler. Warna tampilan pun berbeda dan lebih mewah dengan pilihan mat stellar blue dan solid black.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak! – MamaPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bukan Mitos Lho Bun, Ini Lima Tanda Kalau Bunda Mengandung Bayi Laki-laki

pexels-photo-57529

Adanya teknologi ultrasonografi alias USG begitu membantu orangtua baru untuk mengetahui jenis kelamin buah hati yang ada di dalam kandungan. Meski begitu, ada lho sebagian orangtua yang memilih untuk belum mau memanfaatkan teknologi ini lantaran alasan tertentu. Tapi yang namanya orangtua pasti ada rasa penasaran untuk tahu jenis kelamin anak mereka, bukan begitu Bun? Nah, menyikapi hal itu, berikut ini adalah tanda-tanda jika Bunda sedang mengandung anak laki-laki.

Bunda Cenderung Rentan Mengalami Sakit Kepala di Awal-awal Kehamilan

pexels-photo-1122891

Kebanyakan ibu hamil memang pasti akan mengalami morning sickness pada trimester pertama masa kehamilannya. Namun kondisi ini agak sedikit berbeda dengan mereka yang mengandung janin laki-laki. Biasanya Bunda justru tak mengalami gejala morning sickness tapi lebih sering mengalami sakit kepala di awal-awal kehamilan.

Selain Itu, Urine Ibu Hamil Biasanya Berwarna Kuning Cerah

pexels-photo-421879

Bun, saat buang air kecil, coba perhatikan warna urine Bunda. Nyatanya, hal kecil seperti warna urine pun bisa membantu Bunda mengidentifikasi jenis kelamin bayi yang ada dalam kandungan lho Bun. Ya, untuk warna urine, kalau warnanya cenderung kuning cerah, berarti Bunda  sedang mengandung bayi laki-laki.

Bunda Cenderung Suka Ngidam Makanan dengan Rasa Asam Atau  Asin

baby-baby-with-mom-mother-kiss-tenderness-67663 (1)

Ibu hamil memang dikenal dengan kebiasaan ngidam yang cenderung unik. Bahkan ada mitos yang mengatakan kalau ngidam tak dituruti, nantinya si anak cenderung suka ngiler. Tentu hal ini tak bisa dibuktikan kebenarannya secara medis. Namun ada satu yang unik, kalau Bunda cenderung ngidam makanan dengan rasa yang asam atau asin, orang dulu percaya ini salah satu tanda kalau Bunda mengandung anak laki-laki.

Detak Jantung Bayi Biasanya Kurang dari 150 detik per Menit

pexels-photo-132730 (1)

Bun, biasanya saat Bunda menempelkan tangan  di atas perut, Bunda pasti bisa merasakan denyut jantung buah hati, bukan? Nah, cobalah untuk menghitung denyut jantung bayi Bunda selama satu menit. Kalau hasilnya dibawah 150 per menit, kemungkinan Bunda memang mengandung bayi laki-laki.

Bahkan Ukuran Payudara pun Berubah Kalau Bunda Mengandung Bayi Laki-laki

pexels-photo-249211

Hal yang paling menonjol yang dirasakan ibu hamil tentu adalah ukuran payudara yang semakin membesar lantaran dipengaruhi oleh hormon agar sang ibu dapat menghasilkan ASI untuk anaknya. Diantara sekian banyak kondisi dan situasi, perubahan ukuran payudara memang pasti  terjadi. Namun, kalau Bunda merasakan ukuran payudara kanan lebih besar dari payudara kiri, hal tersebut dapat diartikan bahwa Bunda mengandung anak laki-laki.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak! – MamaPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Harus Mudik Bersama Si Kecil? Tenang Bunda, Ini Yang Harus Dipersiapkan

mom-packing-toddler

Memboyong si kecil untuk turut serta mudik ke kampung halaman, jelas jadi sebuah tantangan. Bahkan mendadak bunda akan bertanya pada diri sendiri. Memangnya sanggup?

Dibandingkan bepergian sendiri, kegiatan ini memang akan jadi perjalanan yang cukup merepotkan. Apalagi jika ini adalah kali pertama si kecil ikut dalam perjalanan yang cukup panjang. Tanpa terkecuali, baik itu naik mobil pribadi atau transportasi umum.

Karena itu kita butuh melakukan persiapan dengan matang. Jangan sampai si kecil akan rewel dan menganggu perjalanan. Nah, agar mudik bersama si kecil bisa dilalui dengan menyenangkan. Ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan.

Jika si Kecil Sudah Dirasa Cukup Paham, Cobalah Bunda Ceritakan Situasi yang Akan Dilalui

4b8432c9e9f38e1b

Anak yang sudah mulai bisa berinteraksi, biasanya akan merasa bingung dan kaget jika tiba-tiba diajak pergi mudik. Apalagi jika itu adalah, kali pertama mereka merasakannya. Untuk itu bunda boleh memberinya pengertian lewat cerita.

“Nanti kita naik mobilnya lama ya, nak. Kita akan lewat jalan yang naik turun, dan melewati banyak pohon-pohon. Kita juga akan berbagi jalan sama orang lain. Jadi, kita akan mengantri. Nanti seru deh, kamu bisa lihat banyak mobil dan motor selama perjalanan.”

Dengan begitu, si kecil tak lagi akan bertanya-tanya kenapa kita masih saja di perjalanan dan belum sampai tujuan. Selanjutnya, bunda bisa mulai menceritakan beberapa hal yang mungkin akan disaksikannya di kampung halaman. Hal ini bertujuan untuk membantu si kecil beradaptasi, ketika nanti sudah sampai.

Siapkan Tas Khusus Perlengkapan Anak yang Bisa Memuat Segala Keperluannya

Tas

Demi memudahkan kita selama perjalanan, baiknya bunda membawa satu tas yang khusus untuk perlengkapan si buah hati. Pilihlah tas yang tidak terlalu besar, tapi juga tak terlalu kecil. Lalu tempatkan peralatan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Usahakan tas ini terpisah dengan tas yang memuat barang bawaan lain. Jadi khusus tas ini bisa diletakan di dekat Bunda. Sehingga jika nanti ada yang perlu, bunda tak perlu susah payah mencari untuk menemukannya lagi. Selain menghemat waktu, ini juga akan jadi salah satu hal yang memudahkan kita melakukan perjalanan sembari tetap memomong si kecil di jalan.

Bawalah Buku atau Mainan Lain yang Menjadi Kesukaannya

Kids-Looking-at-Books

Menurut Rainer Jenss, presiden dan pendiri Family Travel Association, Anak-anak baru lahir hingga usia 2 tahun, sesungguhnya berada pada usia yang lebih mudah untuk diajak dalam perjalanan. Kita bisa membawa mereka ke mana saja dan membuat mereka senang selama kita menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka dan menjaga mereka tetap dalam rutinitas seperti biasanya.

Itu artinya, selama perjalanan kita hanya perlu membuat si kecil merasa senang dan nyaman dan tetap merasa ‘homie’, dengan kegiatan yang biasa dilakoninya. Maka, agar terhindar dari kebosanan, bunda perlu untuk membawa beberapa buku atau mainan kesukaan. Pilihlah buku atau mainan yang bersifat interaktif dan edukatif. Sehingga memungkinkan untuk bisa dimainkan atau dibaca bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Bawa Makanan dan Beberapa Snack Selama Perjalanan

306edea47315dda0

Biasanya, si kecil yang masih berusia di bawah satu tahun haruslah didampingi makanan pelengkap selain ASI. Maka untuk itu, pastikan jika bunda membawa makanan yang dibutuhkannya untuk tetap menjaga nutrisi yang ia butuhkan selama perjalanan.

Begitu pula dengan anak yang sudah menginjak 1 hingga 3 tahun, yang juga utuh asupan makanan tepat waktu setiap hari. Bunda bisa mempersiapkan makanannya sebelum berangkat, dengan menaruhnya pada wadah yang bisa menyimpan makanan sementara. Baik untuk yang tetap hangat atau yang tetap dingin.

Tak hanya itu saja, Bunda juga boleh membawa beberapa snack yang mungkin lebih disenangi oleh si Kecil. Seperti beberapa jenis cookies dan buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil. Membawa makanan si Kecil ke perjalanan akan membantu Bunda untuk menjaganya tetap kenyang dan tak kekurangan asupan.

Dan Jangan Lupa Untuk Membawa Keperluan Khusus Lain, yang Memang Bunda Butuhkan Selama Mudik

Kesiapan lain yang juga perlu Bunda perhatikan adalah tetap menjaga kesehatan dan kondisi si Kecil selama perjalanan. Khususnya, kebersihan pakaian yang si Kecil kenakan selama mudik lebaran.

Tentunya Bunda tidak mungkin membawa seluruh isi lemari pakaian si Kecil, bukan? Sementara dalam situasi mudik dan libur lebaran, bisa jadi jasa cuci belum banyak yang buka. Oleh karena itu, Bunda perlu mengatasi sendiri kebersihan baju-baju si Kecil.

Mom Pack

Untuk mempermudah Bunda, bawalah cairan pembersih pakaian khusus anak, yang memang diperuntukan untuk situasi dalam perjalanan. Salah satu yang terbaik adalah Sleek Baby Laundry Travel Wash. Produk ini, mampu menghilangkan noda membandel, dengan kandungan ekstra jeruk nipis dan Natural Plant Extract yang alami melindungi pakaian si Kecil dari kuman dan bakteri.

Sleek Baby Laundry Travel Wash sudah teruji oleh para ahli dermatologis, aman untuk kulit si Kecil. Selain itu, produk ini juga tidak mengandung paraben, dan lembut di tangan Bunda. Sleek Baby Laundry Travel Wash memang dirancang khusus sebagai perlindungan alami si Kecil, terlebih pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

Sleek Baby

Karena ukurannya yang kecil dan travel friendly, Bunda bisa dengan praktis membawanya ke dalam tas khusus pakaian si Kecil. Selain itu, produk ini hadir dengan bentuk tube yang dipercaya sangat aman dari kemungkinan tumpah. Sehingga, Sleek Baby Laundry Travel Wash sangat pas untuk dibawa di perjalanan, dibanding deterjen berukuran besar yang biasa Bunda gunakan.

Nah, setelah Bunda mempersiapkan segala hal di atas, tentunya tak perlu lagi khawatir melakukan mudik lebaran bersama si Kecil. Nantinya, pengalaman ini justru akan jadi pengalaman tak terlupakan bagi Bunda sekeluarga. Selamat mudik, Bunda!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak! – MamaPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Jangan Kesal ya Bun Saat Si Kecil Cenderung Aktif dan Tak Bisa Diam

baseball-player-running-sport-163239

Punya anak kecil pasti tak bisa dilepaskan dari yang namanya kerepotan ya, Bun. Apalagi kalau si kecil sedang aktif-aktifnya. Berlarian kesana kemari, bahkan tak jarang tingkah lakunya jadi membuat rumah jadi berantakan. Pada situasi semacam ini, kesabaran memang diperlukan, Bun. Jangan buru-buru kesal kalau si kecil terlalu aktif. Sebab ternyata dibalik keaktifannya itu, ada hal yang sepatutnya Bunda syukuri. Belum tentu balita di luar sana dianugerahi fisik sekuat dan setangguh si kecil.

Kalau Si Kecil Aktif, Ada Potensi Ia Akan Tumbuh Jadi Pribadi yang Lebih Cerdas

pexels-photo-1042440

Bunda perlu tahu, gerakan yang dibuat si kecil ternyata berdampak pada perkembangan otaknya. Berdasarkan pemaparan dari Bindy Cummings, seorang konsultan pengembangan anak mengungkapkan kalau orangtua perlu mendorong anaknya bergerak lebih banyak sejak usia dini.

Gerakan aktif tersebut mampu membantu anak untuk mengontrol tubuh serta posturnya agar berkembang dengan baik. Di lain sisi, semakin sering ia bergerak maka sistem motoriknya pun akan semakin terlatih dan memberikan dampak positif pada pertumbuhan otaknya. Karenanya, saat si kecil tampak tak bisa diam, sejatinya Bunda justru harus hadir serta membantunya untuk mengenali mana yang perlu dilakukan dan tidak boleh di lakukan. Hal ini akan membuat si kecil justru lebih cerdas dalam mengatur dirinya sendiri.

Keaktifan si Kecil Menolongnya Untuk Mau dan Mampu Mengenali Lebih Banyak Hal

people-children-child-happy-160946

Sally Fitzgerald, seorang konsultan dari Goodstart Early Learning mengatakan anak yang aktif akan menggunakan indera mereka untuk menjelajahi dunia luar. Ia menambahkan, anak dengan tipikal semacam ini mereka akan lebih banyak mengenal dunia luar dan lebih mudah dalam menyelesaikan tugas belajar yang tampak lebih kompleks. Keaktifannya mendukung pertumbuhan kognitif dan kemampuan berbahasa. Nah di masa-masa semacam inilah Bunda perlu mendampingi si kecil ketika bergerak aktif agar ia bisa belajar banyak dari interaksi antara Bunda dan si kecil.

Dengan Tak Mengekangnya Saat Si Kecil Sedang ‘Banyak Tingkah’, Hal Itu Akan Membantunya Jadi Anak yang Lebih Bahagia

pexels-photo-220455 (1)

Anak yang tak bisa diam biasanya akan sangat suka melakukan berbagai aktivitas fisik seperti berlari bahkan melompat. Nah, aktivitas semacam ini sejatinya membawa dampak yang sama seperti saat ia sedang berolahraga, salah satunya serotonin di dalam tubuh akan meningkat. Bunda perlu tahu, serotonin adalah salah satu hormon yang bisa memicu perasaan bahagia, meningkatkan napsu makan, bahkan mengurangi depresi. Di lain sisi, anak yang tidak bisa diam juga akan jauh lebih sehat karena melakukan aktivitas fisik dengan sendirinya.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Jika Anak Demam Jangan Buru-buru Beri Obat Bunda! Cara Ini Bisa Anda Lakukan Untuk Menurunkan Demam Anak! – MamaPedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top