Parenting

Jenis Makanan Yang Terlihat Sehat Ini Ternyata Dapat Mengakibatkan Keguguran. Jangan Abaikan Bunda!

pexels-photo-54289

Bahagia, terharu dan takjub akan menjadi hal yang dirasakan oleh seorang wanita saat mengetahui dirinya hamil. Demi menjaga kesehatan buah hati yang sedang berada di dalam kandungan, seorang ibu tidak akan berkebaratan untuk melakukan banyak hal. Termasuk menjaga pola makan dengan hanya memilih asupan makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi demi memastikan perkembangan janin bisa optimal.

Namun tahukan Bunda, jika ada jenis-jenis makanan yang bisa membahayakan buah hati dalam kandungan. Bahkan bisa menyebabkan keguguran. Meski terlihat sehat dan kaya nutrisi, ada jenis-jenis makanan yang nyatanya bisa memicu keguguran. Tentu Bunda tak mau bila hal buruk itu terjadi bukan? Nah, untuk menghindari hal  itu, ada baiknya bila anda menghindari jenis-jenis makanan ini ketika hamil.

Sebelum Menjaga Pola  Makan, Pahami Dulu Penyebab Seorang Wanita Bisa Mengalami Keguguran

Mungkin kita sering kali mendengar seorang wanita keguguran karena kelelehan atau mempunyai rahim yang lemah. Tetapi ternyata ada banyak faktor yang menyebabkan seorang wanita mengalami keguguran. Ada beberapa penyebab keguguran, tetapi sebagian besar keguguran yang terjadi pada trimester pertama kehamilan disebabkan oleh kelainan kromosom pada bayi.

Faktor lain yang bisa menyebabkan keguguran adalah Infeksi, paparan bahaya lingkungan dan tempat kerja, seperti tingginya tingkat radiasi atau agen beracun dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, masalah hormonal, kelainan rahim, masalah serviks (leher rahim mulai melebar dan membuka terlalu dini ditengah-tengah kehamilan tanpa tanda-tanda rasa sakit), faktor gaya hidup, seperti merokok, minum alkohol,atau menggunakan obat-obatan terlarang, gangguan sistem kekebalan tubuh, termasuk lupus, penyakit ginjal parah, penyakit jantung bawaan, diabetes yang tidak terkontrol, penyakit tiroid, radiasi, pengaruh obat-obat tertentu, seperti obat jerawat, gizi buruk, dan juga pertambahan usia sang ibu yang memperbesar resiko keguguran. Melihat begitu banyaknya penyebab keguguran tersebut, sudah seharusnya ibu hamil lebih hati-hati menjaga kandungannya.

Bahan Makanan Yang Segar Memang Menyehatkan Tetapi Hindari Mengonsumsinya Dalam Kondisi Mentah

Mengonsumsi daging mentah terutama seafood memang memiliki manfaatnya tersendiri baik bagi otak ataupun tubuh, tetapi pada saat hamil sebisa mungkin hindari konsumsi daging yang berasal dari seafood mentah atau setengah matang, daging sapi dan unggas pun harus dihindari. Mengonsumsi daging dalam keadaan mentah atau setengah matang mengaibatkan ibu hamil memiliki risiko terhadap kontaminasi bakteri Coliform, Toksoplasmosis, dan Salmonella. Apalagi jika daging tersebut memiliki bakteri Listeria yang dapat menyebabkan keguguran, karena bakteri Listeria memiliki kemampuan melewati plasenta dan dapat menginfeksi bayi yang menyebabkan infeksi atau keracunan darah  yang dapat mengancam nyawa janin dan ibunya.

Seafood Kaya Akan Vitamin Tapi Juga Bisa Menyebabkan Keguguran Jika Salah Konsumsi Jenis Seafood. Hati-hati Bunda!

Ada beberapa jenis seafood yang bisa membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Seperti seafood yang diolah sebagai asap atau dendeng, sebisa mungkin dihindari karena dapat terkontaminasi dengan bakteri Listeria. Kecuali jika dimasak dengan teknik tepat hingga matang secara keseluruhan. Seafood jenis kepiting mengandung nutrisi yang tinggi, bahkan kepiting mengandung sumber kalsium tinggi yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Namun menurut kedokteran oriental, kepiting memiliki efek pada deportasi tumor sehingga kepiting mengarah pada risiko tinggi penyebab keguguran atau kelahiran prematur. Jika makan terlalu banyak kepiting akan mengakibatkan diare, flu, atau alergi dingin dengan mudah. Ibu hamil harus membatasi konsumsi kepiting, karena hewan laut tersebut mengandung kolesterol yang tinggi.

Ikan yang sudah tercemar oleh polusi industri juga harus dihindari, apalagi ikan dari danau dan sungai yang telah terkontaminasi karena dapat terkena polychlorinated biphenyls yang tinggi. Ibu hamil sebaiknya juga menghindari seafood jenis kerang yang tidak matang sempurna. Memakan karang yang belum matang sepenuhnya bisa menyebabkan beberapa penyakit. Hal yang sama juga bisa terjadi bila anda memakan tiram yang belum matang sempurna. Memasak memang dapat membantu mencegah beberapa jenis infeksi makanan yang dapat menyebabkan keguguran, tetapi sayangnya hal itu belum bisa mencegah infeksi yang terjadi karena ganggang.

Pun Buah-buahan Yang Kaya Vitamin Tidak Selalu Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

Ada beberapa buah yang sudah jadi rahasia umum sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil seperti nanas dan juga durian. Tetapi ada juga jenis buah lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi pada saat mengandung seperti pepaya, terutama pepaya hijau. Pepaya hijau dan pepaya muda mengandung enzim yang dapat menyebabkan kontraksi rahim yang mengarah pada keguguran. Kelengkeng juga buah yang tidak boleh dimakan selama kehamilan.  Pada periode ini, ibu hamil akan menghadapi fenomena yang lazim disebut sebagai “panas dalam”. Jika ibu hamil makan banyak kelengkeng akan berbahaya dan dapat menyebabkan kekacauan janin, nyeri perut, flek bercak darah, sakit perut  bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Apel liar dengan rasa asam, pahit dan manis merupakan makanan ringan yang sempurna untuk ibu hamil dengan kehamilan morning sickness, namun buah ini sebenarnya tidak baik untuk wanita hamil. Menurut banyak dokumen, apel liar dapat merangsang rahim dan membuat kontraksi pada uterus, menyebabkan keguguran dan kelahiran secara prematur. Oleh karena itu, ini juga merupakan salah satu makanan yang harus dihindari. Buah peach manis atau buah persik juga sebaiknya tidak dimakan saat hamil, karena akan menyebabkan kerentanan terhadap pendarahan. Buah peach juga dapat menyebabkan gatal-gatal dan tenggorokan terbakar. Oleh karena itu demi keselamatan janin, sebaiknya ibu hamil menghindari buah tersebut.

Telur Mentah Dan Juga Keju Lunak Sebaiknya Dihindari Demi Memastikan Keselamatan Si Jabang Bayi

Kandungan omega yang terdapat di telur memang menyehatkan, terutama untuk ibu hamil. Tapi jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau makanan yang mengandung telur mentah, sebaiknya dihindari karena memiliki potensi terkena paparan salmonella. Mayones, es krim buatan sendiri atau custard dan saus yang biasanya mengandung telur mentah juga perlu diwaspadai. Pada produk komersial, es krim dan saus yang diproduksi biasanya dibuat dengan telur pasteurisasi dan tidak meningkatkan risiko salmonella. Namun perlu dicek bahwa telur tersebut telah dipasteurisasi

Keju lembut impor memiliki kemungkinan untuk mengandung bakteri yang disebut Listeria, yang dapat menjadi penyebab keguguran. Seperti yang telah dibahas di atas, Listeria memiliki kemampuan untuk melewati plasenta dan dapat menginfeksi bayi hingga menyebabkan infeksi atau keracunan darah. Ibu hamil sebaiknya menghindari keju lunak kecuali jika produk impor tersebut jelas menyatakan bahwa mereka terbuat dari susu pasteurisasi. Semua keju non impor yang lembut dibuat dengan susu pasteurisasi aman untuk dimakan ibu hamil.

Pada Saat Hamil Hindari Mengonsumsi Masakan Instan Atau Makanan Kaleng ya Bunda!

Atas nama kepraktisan, sebagian besar dari kita lebih memilih mengonsumsi masakan yang dikemas secara instan ataupun kemasan kaleng. Hanya tinggal dipanaskan, makanan pun telah siap dinikmati. Akan lebih baik bila untuk sementara waktu, ibu hamil tidak mengonsumsi masakan instan atau makanan kaleng. Tetapi jika anda memang suka ikan dalam keleng, sebaiknya batasi konsumsi jenis makanan tersebut untuk menghindari kontaminasi ikan yang hidup di sungai atau laut yang airnya telah tercemar. Bukan hanya itu, ikan kalengan juga mengandung bahan pengawet, garam, dan beberapa bahan kimia yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu. Hal ini juga dapat menyebabkan retensi air yang berbahaya bagi kesehatan mereka

Ibu hamil juga harus memeriksa label produksi jus buah untuk memastikan apakah jus telah dipasteurisasi atau tidak. E. coli sendiri dapat ditemukan di jus buah kaleng, sehingga ibu hamil harus menghindari minum minuman ini untuk mencegah keguguran. Selama kehamilan, akan lebih baik jika ibu membuat jus buah di rumah. Selain lebih aman,  tentunya juga lebih fresh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Punya Banyak Waktu Bersama Anak? Ajak Saja Liburan Keliling Jakarta Saat Akhir Pekan

Menghabiskan waktu dengan keluarga jelas menyenangkan. Terutama untukmu yang sekarang sedang menikmati peran sebagai orangtua baru, rasanya setiap hari ingin rasanya pergi bersama si kecil. Tak perlu khawatir, selagi kamu menetap di Jakarta, sejatinya hal itu mudah kamu wujudkan. Sekalipun mungkin di hari biasa kamu akan disibukkan mengurusi keperluan keluarga, manfaatkan saja waktu di akhir pekan.

Ajak Si Kecil Berkunjung ke TMII Sekaligus Kenalkan Budaya Indonesia

Ini dia tempat yang dari dulu selalu jadi tujuan wisata warga Jakarta, bahkan destinasi ini juga populer bagi pengunjung dari luar Jakarta yang ingin berwisata di Jakarta. Hal ini terbukti dari ribuan pengunjung memadati tempat wisata ini, mayoritas terdiri dari anak-anak, kaum muda, dan orang tua.

child-childrens-baby-children-s

Tiket masuk ke TMII dibagi menjadi tiket pintu masuk perorangan normal yang terhitung untuk umur 3 tahun keatas Rp. 10.000/orang. Mengingat TMII ini merupakan tempat wisata yang cukup luas, akan lebih menyenangkan kalau bisa mengelilingi tempat ini dengan kendaraan pribadi. Penting diingat, jam operasional TMII adalah buka pada Pkl. 07.00 WIB sampai Pkl. 22.00 WIB.

Kalau Untukmu dan Buah Hati yang Ingin Berkeliling Taman Hiburan, Mungkin Taman Impian Jaya Ancol Bisa Jadi Pilihan Menarik

Nah untukmu yang lebih suka berkeliling taman hiburan sembari melihat pemandangan pantai, datang saja ke taman Impian Jaya Ancol tepatnya. Disini kamu bisa menemukan berbagai macam tempat yang bisa kamu pilih untuk rekreasi. Taman Impian Jaya Ancol yang berlokasi di Jakarta Utara, dan untuk dapat mencapai tempat ini juga sangat mudah karena kamu bisa naik kendaraan pribadi ataupun alat transportasi umum.

ancol
Tiket masuk Taman Impian Jaya Ancol yaitu sebesar Rp 25.000/orang. Untuk menikmati kawasan tertentu, kamu masih harus membayar biaya tambahan. Tapi jangan khawatir, ada juga beberapa kawasan yang dapat kamu nikmati secara gratis.

Latih Si Kecil Untuk Tak Takut Ketinggian dengan Menikmati Pemandangan Apik dari Puncak Monas

Tempat yang paling ikonik ini bisa jadi pilihan saat kamu dan buah hati ingin berjalan-jalan santai tapi sekaligus pelesiran ke pusat kota. Monumen ini terbuka untuk umum dan buka setiap hari dari Pukul 08.00 hingga Pukul 15.00 WIB, kecuali pada Senin pekan terakhir setiap bulan biasanya ditutup untuk umum.

monas
Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, sebab untuk harga tiket masuknya, hanya dikenakan biaya Rp 5.000 per orang. Namun kalau kamu ingin mencapai puncak Monas, dikenakan biaya tambahan yaitu Rp 10.000 per orang. Murah meriah, bukan?

Sementara Untukmu yang Memburu Sore Hari Nan Santai, Coba Saja Sambangi Area Kota Tua

Ada sejumlah tempat historis di kawasan Kota Tua, seperti Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, Toko Merah, dan masih banyak lagi museum yang ada di kawasan Kota Tua Jakarta. Kamu punya banyak pilihan kalau menyambangi tempat ini.

kota tua

Selain itu, tidak hanya tempat-tempat historis, kamu juga dapat menikmati kuliner bersama si kecil dengan menyempatkan berkunjung ke Cafe Batavia atau Cafe Gazebo, serta kamu dapat menikmati aneka jajanan seperti gado-gado, soto, hingga kerak telor khas Jakarta.

Agar Lebih Seru Coba Ajak Berkendara Dengan Motor

Naik mobil mungkin nyaman, namun kalau anak sudah beranjak besar tak ada salahnya untuk mengajaknya jalan-jalan mengisi liburannya dengan naik motor. Sensasinya akan terasa berbeda, karena si kecil akan bersentuhan langsung dengan sekitarnya ketika dalam perjalanan. Ia jelas akan lebih banyak bicara menghadapi situasi jalanan secara langsung.

Tapi untuk mengajak si kecil tentunya diperlukan motor yang menjamin kenyamanannya. Salah satu yang bisa dijajal adalah Suzuki NEX II Sebagai keluaran terbaru, Suzuki NEX II tampil lebih besar dari generasi sebelumnya. Dari segi panjang, Nex II berukuran 1.890 mm, dengan lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertamanya, Nex, memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Meskipun berukuran lebih besar dari pendahulunya, Nex II masih memiliki prinsip sebagai kendaraan roda dua yang berukuran kompak dan ramping.

nex stronger red

Demi menunjang sisi kenyamanan pengendara, Suzuki pun melakukan perubahan pada posisi jok motor, agar rasa pegal saat riding tidak lagi menjadi musuh utama setiap pengendara. Nah, lebar jok dan panjang jok pun ditingkatkan, yang semula 240 mm dan 620 mm di Nex, menjadi 250 dan 690 untuk bagian lebar dan panjang pada Nex II. Tentunya membonceng anak akan lebih nyaman dengan komposisi macam ini. Ditambah lagi pijakan kaki alias floor boardingnya juga dilebarkan sehingga kaki bisa leluasa selama perjalanan

Menyalakan motor juga sudah dipermudah dengan sudah disematkannya teknologi Suzuki Easy Start System. Sistem kelistrikan ECU-nya akan memastikan listrik tetap stabil sampai motor menyala. Jadi tak ada lagi kekhawatiran motor akan susah hidup dalam kondisi dingin.

nex elegant premium blue

Sebagai pilihan Suzuki NEX II hadirkan 5 varian menarik, yakni Sporty Runner, Fancy Dynamic, Elegant Premium, Elegant dan Standard. Setiap varian dibedakan dari pilihan kelengkapan fitur dan aksesoris yang dimiliki.

1. Suzuki NEX II Standard
Varian NEX II Standard merupakan varian paling dasar dari seluruh pilihan yang tersedia di NEX II. Dibekali kelengkapan fungsional untuk keperluan sehari-hari yang ekonomis dan praktis. NEX II Standard tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

2. Suzuki NEX II Sporty Runner
Menggambarkan ekspresi generasi muda yang sporty dan aktif. NEX II Sporty Runner dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Sporty Body Striping Set, Meter Visor, Cover Muffler + Hole dan Rim Decal. NEX II Sporty Runner tersedia dalam warna brilliant white, stronger red dan titan black.

3. Suzuki NEX II Fancy Dynamic
Terinspirasi dari kedinamisan dan kreatifitas generasi muda yang stylish, NEX II Fancy Dynamic dibekali fitur LED Headlight, LED Lamp Line, USB Charger, Dynamic Body Striping Set dan Rim Decal.

4. Suzuki NEX II Elegant
Varian NEX II Elegant merupakan pilihan yang lebih ekonomis dan fungsional dengan warna yang tetap mewah yaitu mat stellar blue dan solid black. NEX II Elegant menjadi pilihan bagi yang ingin mulai menunjukkan jati dirinya dengan cara yang mudah.

5. Suzuki NEX II Elegant Premium
Mewakili karakter berkelas, NEX II Elegant Premium dilengkapi dengan LED Headlight, USB Charger, Floorboard Guard dan Cover Muffler. Warna tampilan pun berbeda dan lebih mewah dengan pilihan mat stellar blue dan solid black.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bukan Mitos Lho Bun, Ini Lima Tanda Kalau Bunda Mengandung Bayi Laki-laki

pexels-photo-57529

Adanya teknologi ultrasonografi alias USG begitu membantu orangtua baru untuk mengetahui jenis kelamin buah hati yang ada di dalam kandungan. Meski begitu, ada lho sebagian orangtua yang memilih untuk belum mau memanfaatkan teknologi ini lantaran alasan tertentu. Tapi yang namanya orangtua pasti ada rasa penasaran untuk tahu jenis kelamin anak mereka, bukan begitu Bun? Nah, menyikapi hal itu, berikut ini adalah tanda-tanda jika Bunda sedang mengandung anak laki-laki.

Bunda Cenderung Rentan Mengalami Sakit Kepala di Awal-awal Kehamilan

pexels-photo-1122891

Kebanyakan ibu hamil memang pasti akan mengalami morning sickness pada trimester pertama masa kehamilannya. Namun kondisi ini agak sedikit berbeda dengan mereka yang mengandung janin laki-laki. Biasanya Bunda justru tak mengalami gejala morning sickness tapi lebih sering mengalami sakit kepala di awal-awal kehamilan.

Selain Itu, Urine Ibu Hamil Biasanya Berwarna Kuning Cerah

pexels-photo-421879

Bun, saat buang air kecil, coba perhatikan warna urine Bunda. Nyatanya, hal kecil seperti warna urine pun bisa membantu Bunda mengidentifikasi jenis kelamin bayi yang ada dalam kandungan lho Bun. Ya, untuk warna urine, kalau warnanya cenderung kuning cerah, berarti Bunda  sedang mengandung bayi laki-laki.

Bunda Cenderung Suka Ngidam Makanan dengan Rasa Asam Atau  Asin

baby-baby-with-mom-mother-kiss-tenderness-67663 (1)

Ibu hamil memang dikenal dengan kebiasaan ngidam yang cenderung unik. Bahkan ada mitos yang mengatakan kalau ngidam tak dituruti, nantinya si anak cenderung suka ngiler. Tentu hal ini tak bisa dibuktikan kebenarannya secara medis. Namun ada satu yang unik, kalau Bunda cenderung ngidam makanan dengan rasa yang asam atau asin, orang dulu percaya ini salah satu tanda kalau Bunda mengandung anak laki-laki.

Detak Jantung Bayi Biasanya Kurang dari 150 detik per Menit

pexels-photo-132730 (1)

Bun, biasanya saat Bunda menempelkan tangan  di atas perut, Bunda pasti bisa merasakan denyut jantung buah hati, bukan? Nah, cobalah untuk menghitung denyut jantung bayi Bunda selama satu menit. Kalau hasilnya dibawah 150 per menit, kemungkinan Bunda memang mengandung bayi laki-laki.

Bahkan Ukuran Payudara pun Berubah Kalau Bunda Mengandung Bayi Laki-laki

pexels-photo-249211

Hal yang paling menonjol yang dirasakan ibu hamil tentu adalah ukuran payudara yang semakin membesar lantaran dipengaruhi oleh hormon agar sang ibu dapat menghasilkan ASI untuk anaknya. Diantara sekian banyak kondisi dan situasi, perubahan ukuran payudara memang pasti  terjadi. Namun, kalau Bunda merasakan ukuran payudara kanan lebih besar dari payudara kiri, hal tersebut dapat diartikan bahwa Bunda mengandung anak laki-laki.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Harus Mudik Bersama Si Kecil? Tenang Bunda, Ini Yang Harus Dipersiapkan

mom-packing-toddler

Memboyong si kecil untuk turut serta mudik ke kampung halaman, jelas jadi sebuah tantangan. Bahkan mendadak bunda akan bertanya pada diri sendiri. Memangnya sanggup?

Dibandingkan bepergian sendiri, kegiatan ini memang akan jadi perjalanan yang cukup merepotkan. Apalagi jika ini adalah kali pertama si kecil ikut dalam perjalanan yang cukup panjang. Tanpa terkecuali, baik itu naik mobil pribadi atau transportasi umum.

Karena itu kita butuh melakukan persiapan dengan matang. Jangan sampai si kecil akan rewel dan menganggu perjalanan. Nah, agar mudik bersama si kecil bisa dilalui dengan menyenangkan. Ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan.

Jika si Kecil Sudah Dirasa Cukup Paham, Cobalah Bunda Ceritakan Situasi yang Akan Dilalui

4b8432c9e9f38e1b

Anak yang sudah mulai bisa berinteraksi, biasanya akan merasa bingung dan kaget jika tiba-tiba diajak pergi mudik. Apalagi jika itu adalah, kali pertama mereka merasakannya. Untuk itu bunda boleh memberinya pengertian lewat cerita.

“Nanti kita naik mobilnya lama ya, nak. Kita akan lewat jalan yang naik turun, dan melewati banyak pohon-pohon. Kita juga akan berbagi jalan sama orang lain. Jadi, kita akan mengantri. Nanti seru deh, kamu bisa lihat banyak mobil dan motor selama perjalanan.”

Dengan begitu, si kecil tak lagi akan bertanya-tanya kenapa kita masih saja di perjalanan dan belum sampai tujuan. Selanjutnya, bunda bisa mulai menceritakan beberapa hal yang mungkin akan disaksikannya di kampung halaman. Hal ini bertujuan untuk membantu si kecil beradaptasi, ketika nanti sudah sampai.

Siapkan Tas Khusus Perlengkapan Anak yang Bisa Memuat Segala Keperluannya

Tas

Demi memudahkan kita selama perjalanan, baiknya bunda membawa satu tas yang khusus untuk perlengkapan si buah hati. Pilihlah tas yang tidak terlalu besar, tapi juga tak terlalu kecil. Lalu tempatkan peralatan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Usahakan tas ini terpisah dengan tas yang memuat barang bawaan lain. Jadi khusus tas ini bisa diletakan di dekat Bunda. Sehingga jika nanti ada yang perlu, bunda tak perlu susah payah mencari untuk menemukannya lagi. Selain menghemat waktu, ini juga akan jadi salah satu hal yang memudahkan kita melakukan perjalanan sembari tetap memomong si kecil di jalan.

Bawalah Buku atau Mainan Lain yang Menjadi Kesukaannya

Kids-Looking-at-Books

Menurut Rainer Jenss, presiden dan pendiri Family Travel Association, Anak-anak baru lahir hingga usia 2 tahun, sesungguhnya berada pada usia yang lebih mudah untuk diajak dalam perjalanan. Kita bisa membawa mereka ke mana saja dan membuat mereka senang selama kita menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka dan menjaga mereka tetap dalam rutinitas seperti biasanya.

Itu artinya, selama perjalanan kita hanya perlu membuat si kecil merasa senang dan nyaman dan tetap merasa ‘homie’, dengan kegiatan yang biasa dilakoninya. Maka, agar terhindar dari kebosanan, bunda perlu untuk membawa beberapa buku atau mainan kesukaan. Pilihlah buku atau mainan yang bersifat interaktif dan edukatif. Sehingga memungkinkan untuk bisa dimainkan atau dibaca bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Bawa Makanan dan Beberapa Snack Selama Perjalanan

306edea47315dda0

Biasanya, si kecil yang masih berusia di bawah satu tahun haruslah didampingi makanan pelengkap selain ASI. Maka untuk itu, pastikan jika bunda membawa makanan yang dibutuhkannya untuk tetap menjaga nutrisi yang ia butuhkan selama perjalanan.

Begitu pula dengan anak yang sudah menginjak 1 hingga 3 tahun, yang juga utuh asupan makanan tepat waktu setiap hari. Bunda bisa mempersiapkan makanannya sebelum berangkat, dengan menaruhnya pada wadah yang bisa menyimpan makanan sementara. Baik untuk yang tetap hangat atau yang tetap dingin.

Tak hanya itu saja, Bunda juga boleh membawa beberapa snack yang mungkin lebih disenangi oleh si Kecil. Seperti beberapa jenis cookies dan buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil. Membawa makanan si Kecil ke perjalanan akan membantu Bunda untuk menjaganya tetap kenyang dan tak kekurangan asupan.

Dan Jangan Lupa Untuk Membawa Keperluan Khusus Lain, yang Memang Bunda Butuhkan Selama Mudik

Kesiapan lain yang juga perlu Bunda perhatikan adalah tetap menjaga kesehatan dan kondisi si Kecil selama perjalanan. Khususnya, kebersihan pakaian yang si Kecil kenakan selama mudik lebaran.

Tentunya Bunda tidak mungkin membawa seluruh isi lemari pakaian si Kecil, bukan? Sementara dalam situasi mudik dan libur lebaran, bisa jadi jasa cuci belum banyak yang buka. Oleh karena itu, Bunda perlu mengatasi sendiri kebersihan baju-baju si Kecil.

Mom Pack

Untuk mempermudah Bunda, bawalah cairan pembersih pakaian khusus anak, yang memang diperuntukan untuk situasi dalam perjalanan. Salah satu yang terbaik adalah Sleek Baby Laundry Travel Wash. Produk ini, mampu menghilangkan noda membandel, dengan kandungan ekstra jeruk nipis dan Natural Plant Extract yang alami melindungi pakaian si Kecil dari kuman dan bakteri.

Sleek Baby Laundry Travel Wash sudah teruji oleh para ahli dermatologis, aman untuk kulit si Kecil. Selain itu, produk ini juga tidak mengandung paraben, dan lembut di tangan Bunda. Sleek Baby Laundry Travel Wash memang dirancang khusus sebagai perlindungan alami si Kecil, terlebih pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

Sleek Baby

Karena ukurannya yang kecil dan travel friendly, Bunda bisa dengan praktis membawanya ke dalam tas khusus pakaian si Kecil. Selain itu, produk ini hadir dengan bentuk tube yang dipercaya sangat aman dari kemungkinan tumpah. Sehingga, Sleek Baby Laundry Travel Wash sangat pas untuk dibawa di perjalanan, dibanding deterjen berukuran besar yang biasa Bunda gunakan.

Nah, setelah Bunda mempersiapkan segala hal di atas, tentunya tak perlu lagi khawatir melakukan mudik lebaran bersama si Kecil. Nantinya, pengalaman ini justru akan jadi pengalaman tak terlupakan bagi Bunda sekeluarga. Selamat mudik, Bunda!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Jangan Kesal ya Bun Saat Si Kecil Cenderung Aktif dan Tak Bisa Diam

baseball-player-running-sport-163239

Punya anak kecil pasti tak bisa dilepaskan dari yang namanya kerepotan ya, Bun. Apalagi kalau si kecil sedang aktif-aktifnya. Berlarian kesana kemari, bahkan tak jarang tingkah lakunya jadi membuat rumah jadi berantakan. Pada situasi semacam ini, kesabaran memang diperlukan, Bun. Jangan buru-buru kesal kalau si kecil terlalu aktif. Sebab ternyata dibalik keaktifannya itu, ada hal yang sepatutnya Bunda syukuri. Belum tentu balita di luar sana dianugerahi fisik sekuat dan setangguh si kecil.

Kalau Si Kecil Aktif, Ada Potensi Ia Akan Tumbuh Jadi Pribadi yang Lebih Cerdas

pexels-photo-1042440

Bunda perlu tahu, gerakan yang dibuat si kecil ternyata berdampak pada perkembangan otaknya. Berdasarkan pemaparan dari Bindy Cummings, seorang konsultan pengembangan anak mengungkapkan kalau orangtua perlu mendorong anaknya bergerak lebih banyak sejak usia dini.

Gerakan aktif tersebut mampu membantu anak untuk mengontrol tubuh serta posturnya agar berkembang dengan baik. Di lain sisi, semakin sering ia bergerak maka sistem motoriknya pun akan semakin terlatih dan memberikan dampak positif pada pertumbuhan otaknya. Karenanya, saat si kecil tampak tak bisa diam, sejatinya Bunda justru harus hadir serta membantunya untuk mengenali mana yang perlu dilakukan dan tidak boleh di lakukan. Hal ini akan membuat si kecil justru lebih cerdas dalam mengatur dirinya sendiri.

Keaktifan si Kecil Menolongnya Untuk Mau dan Mampu Mengenali Lebih Banyak Hal

people-children-child-happy-160946

Sally Fitzgerald, seorang konsultan dari Goodstart Early Learning mengatakan anak yang aktif akan menggunakan indera mereka untuk menjelajahi dunia luar. Ia menambahkan, anak dengan tipikal semacam ini mereka akan lebih banyak mengenal dunia luar dan lebih mudah dalam menyelesaikan tugas belajar yang tampak lebih kompleks. Keaktifannya mendukung pertumbuhan kognitif dan kemampuan berbahasa. Nah di masa-masa semacam inilah Bunda perlu mendampingi si kecil ketika bergerak aktif agar ia bisa belajar banyak dari interaksi antara Bunda dan si kecil.

Dengan Tak Mengekangnya Saat Si Kecil Sedang ‘Banyak Tingkah’, Hal Itu Akan Membantunya Jadi Anak yang Lebih Bahagia

pexels-photo-220455 (1)

Anak yang tak bisa diam biasanya akan sangat suka melakukan berbagai aktivitas fisik seperti berlari bahkan melompat. Nah, aktivitas semacam ini sejatinya membawa dampak yang sama seperti saat ia sedang berolahraga, salah satunya serotonin di dalam tubuh akan meningkat. Bunda perlu tahu, serotonin adalah salah satu hormon yang bisa memicu perasaan bahagia, meningkatkan napsu makan, bahkan mengurangi depresi. Di lain sisi, anak yang tidak bisa diam juga akan jauh lebih sehat karena melakukan aktivitas fisik dengan sendirinya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top