Parenting

Jenis Makanan Yang Terlihat Sehat Ini Ternyata Dapat Mengakibatkan Keguguran. Jangan Abaikan Bunda!

pexels-photo-54289

Bahagia, terharu dan takjub akan menjadi hal yang dirasakan oleh seorang wanita saat mengetahui dirinya hamil. Demi menjaga kesehatan buah hati yang sedang berada di dalam kandungan, seorang ibu tidak akan berkebaratan untuk melakukan banyak hal. Termasuk menjaga pola makan dengan hanya memilih asupan makanan yang sehat dan kaya akan nutrisi demi memastikan perkembangan janin bisa optimal.

Namun tahukan Bunda, jika ada jenis-jenis makanan yang bisa membahayakan buah hati dalam kandungan. Bahkan bisa menyebabkan keguguran. Meski terlihat sehat dan kaya nutrisi, ada jenis-jenis makanan yang nyatanya bisa memicu keguguran. Tentu Bunda tak mau bila hal buruk itu terjadi bukan? Nah, untuk menghindari hal  itu, ada baiknya bila anda menghindari jenis-jenis makanan ini ketika hamil.

Sebelum Menjaga Pola  Makan, Pahami Dulu Penyebab Seorang Wanita Bisa Mengalami Keguguran

Mungkin kita sering kali mendengar seorang wanita keguguran karena kelelehan atau mempunyai rahim yang lemah. Tetapi ternyata ada banyak faktor yang menyebabkan seorang wanita mengalami keguguran. Ada beberapa penyebab keguguran, tetapi sebagian besar keguguran yang terjadi pada trimester pertama kehamilan disebabkan oleh kelainan kromosom pada bayi.

Faktor lain yang bisa menyebabkan keguguran adalah Infeksi, paparan bahaya lingkungan dan tempat kerja, seperti tingginya tingkat radiasi atau agen beracun dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, masalah hormonal, kelainan rahim, masalah serviks (leher rahim mulai melebar dan membuka terlalu dini ditengah-tengah kehamilan tanpa tanda-tanda rasa sakit), faktor gaya hidup, seperti merokok, minum alkohol,atau menggunakan obat-obatan terlarang, gangguan sistem kekebalan tubuh, termasuk lupus, penyakit ginjal parah, penyakit jantung bawaan, diabetes yang tidak terkontrol, penyakit tiroid, radiasi, pengaruh obat-obat tertentu, seperti obat jerawat, gizi buruk, dan juga pertambahan usia sang ibu yang memperbesar resiko keguguran. Melihat begitu banyaknya penyebab keguguran tersebut, sudah seharusnya ibu hamil lebih hati-hati menjaga kandungannya.

Bahan Makanan Yang Segar Memang Menyehatkan Tetapi Hindari Mengonsumsinya Dalam Kondisi Mentah

Mengonsumsi daging mentah terutama seafood memang memiliki manfaatnya tersendiri baik bagi otak ataupun tubuh, tetapi pada saat hamil sebisa mungkin hindari konsumsi daging yang berasal dari seafood mentah atau setengah matang, daging sapi dan unggas pun harus dihindari. Mengonsumsi daging dalam keadaan mentah atau setengah matang mengaibatkan ibu hamil memiliki risiko terhadap kontaminasi bakteri Coliform, Toksoplasmosis, dan Salmonella. Apalagi jika daging tersebut memiliki bakteri Listeria yang dapat menyebabkan keguguran, karena bakteri Listeria memiliki kemampuan melewati plasenta dan dapat menginfeksi bayi yang menyebabkan infeksi atau keracunan darah  yang dapat mengancam nyawa janin dan ibunya.

Seafood Kaya Akan Vitamin Tapi Juga Bisa Menyebabkan Keguguran Jika Salah Konsumsi Jenis Seafood. Hati-hati Bunda!

Ada beberapa jenis seafood yang bisa membahayakan janin yang ada di dalam kandungan. Seperti seafood yang diolah sebagai asap atau dendeng, sebisa mungkin dihindari karena dapat terkontaminasi dengan bakteri Listeria. Kecuali jika dimasak dengan teknik tepat hingga matang secara keseluruhan. Seafood jenis kepiting mengandung nutrisi yang tinggi, bahkan kepiting mengandung sumber kalsium tinggi yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil. Namun menurut kedokteran oriental, kepiting memiliki efek pada deportasi tumor sehingga kepiting mengarah pada risiko tinggi penyebab keguguran atau kelahiran prematur. Jika makan terlalu banyak kepiting akan mengakibatkan diare, flu, atau alergi dingin dengan mudah. Ibu hamil harus membatasi konsumsi kepiting, karena hewan laut tersebut mengandung kolesterol yang tinggi.

Ikan yang sudah tercemar oleh polusi industri juga harus dihindari, apalagi ikan dari danau dan sungai yang telah terkontaminasi karena dapat terkena polychlorinated biphenyls yang tinggi. Ibu hamil sebaiknya juga menghindari seafood jenis kerang yang tidak matang sempurna. Memakan karang yang belum matang sepenuhnya bisa menyebabkan beberapa penyakit. Hal yang sama juga bisa terjadi bila anda memakan tiram yang belum matang sempurna. Memasak memang dapat membantu mencegah beberapa jenis infeksi makanan yang dapat menyebabkan keguguran, tetapi sayangnya hal itu belum bisa mencegah infeksi yang terjadi karena ganggang.

Pun Buah-buahan Yang Kaya Vitamin Tidak Selalu Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

Ada beberapa buah yang sudah jadi rahasia umum sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil seperti nanas dan juga durian. Tetapi ada juga jenis buah lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi pada saat mengandung seperti pepaya, terutama pepaya hijau. Pepaya hijau dan pepaya muda mengandung enzim yang dapat menyebabkan kontraksi rahim yang mengarah pada keguguran. Kelengkeng juga buah yang tidak boleh dimakan selama kehamilan.  Pada periode ini, ibu hamil akan menghadapi fenomena yang lazim disebut sebagai “panas dalam”. Jika ibu hamil makan banyak kelengkeng akan berbahaya dan dapat menyebabkan kekacauan janin, nyeri perut, flek bercak darah, sakit perut  bahkan dapat menyebabkan keguguran.

Apel liar dengan rasa asam, pahit dan manis merupakan makanan ringan yang sempurna untuk ibu hamil dengan kehamilan morning sickness, namun buah ini sebenarnya tidak baik untuk wanita hamil. Menurut banyak dokumen, apel liar dapat merangsang rahim dan membuat kontraksi pada uterus, menyebabkan keguguran dan kelahiran secara prematur. Oleh karena itu, ini juga merupakan salah satu makanan yang harus dihindari. Buah peach manis atau buah persik juga sebaiknya tidak dimakan saat hamil, karena akan menyebabkan kerentanan terhadap pendarahan. Buah peach juga dapat menyebabkan gatal-gatal dan tenggorokan terbakar. Oleh karena itu demi keselamatan janin, sebaiknya ibu hamil menghindari buah tersebut.

Telur Mentah Dan Juga Keju Lunak Sebaiknya Dihindari Demi Memastikan Keselamatan Si Jabang Bayi

Kandungan omega yang terdapat di telur memang menyehatkan, terutama untuk ibu hamil. Tapi jika dikonsumsi dalam keadaan mentah atau makanan yang mengandung telur mentah, sebaiknya dihindari karena memiliki potensi terkena paparan salmonella. Mayones, es krim buatan sendiri atau custard dan saus yang biasanya mengandung telur mentah juga perlu diwaspadai. Pada produk komersial, es krim dan saus yang diproduksi biasanya dibuat dengan telur pasteurisasi dan tidak meningkatkan risiko salmonella. Namun perlu dicek bahwa telur tersebut telah dipasteurisasi

Keju lembut impor memiliki kemungkinan untuk mengandung bakteri yang disebut Listeria, yang dapat menjadi penyebab keguguran. Seperti yang telah dibahas di atas, Listeria memiliki kemampuan untuk melewati plasenta dan dapat menginfeksi bayi hingga menyebabkan infeksi atau keracunan darah. Ibu hamil sebaiknya menghindari keju lunak kecuali jika produk impor tersebut jelas menyatakan bahwa mereka terbuat dari susu pasteurisasi. Semua keju non impor yang lembut dibuat dengan susu pasteurisasi aman untuk dimakan ibu hamil.

Pada Saat Hamil Hindari Mengonsumsi Masakan Instan Atau Makanan Kaleng ya Bunda!

Atas nama kepraktisan, sebagian besar dari kita lebih memilih mengonsumsi masakan yang dikemas secara instan ataupun kemasan kaleng. Hanya tinggal dipanaskan, makanan pun telah siap dinikmati. Akan lebih baik bila untuk sementara waktu, ibu hamil tidak mengonsumsi masakan instan atau makanan kaleng. Tetapi jika anda memang suka ikan dalam keleng, sebaiknya batasi konsumsi jenis makanan tersebut untuk menghindari kontaminasi ikan yang hidup di sungai atau laut yang airnya telah tercemar. Bukan hanya itu, ikan kalengan juga mengandung bahan pengawet, garam, dan beberapa bahan kimia yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu. Hal ini juga dapat menyebabkan retensi air yang berbahaya bagi kesehatan mereka

Ibu hamil juga harus memeriksa label produksi jus buah untuk memastikan apakah jus telah dipasteurisasi atau tidak. E. coli sendiri dapat ditemukan di jus buah kaleng, sehingga ibu hamil harus menghindari minum minuman ini untuk mencegah keguguran. Selama kehamilan, akan lebih baik jika ibu membuat jus buah di rumah. Selain lebih aman,  tentunya juga lebih fresh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bun, Ini Dia Cara Menangani Pertengkaran dan Persaingan Antar Saudara

kids fighting

Pertengkaran dan persaingan antar saudara bisa muncul lantaran banyak faktor lho Bun. Bunda yang sekarang berstatus ibu dengan dua anak atau lebih, pasti merasakan dinamikanya. Yap, saat buah hati Bunda sukar sekali untuk akur. Persaingan ini memang tidak dapat dihindari, mengingat masing-masing anak ingin diperlakukan spesial oleh orang tuanya. Bahkan ada yang motivasinya memang untuk cari perhatian loh Bun.

Kendati lumrah terjadi, persaingan antarsaudara perlu ditangani dengan baik. Mengingat saudara adalah teman sebaya (peer) pertama yang anak miliki. Sementara melalui hubungan dengan saudara sekandung, anak belajar bagaimana harus berbagi, bersikap sebagai teman, mencintai, dan bersikap kooperatif. Nah, khusus para Bunda,begini caranya menyiasati pertengkaran antarsaudara.

Mempersiapkan Kakak Sebelum Kehadiran Adik

Jauh sebelum anak kedua lahir, Bunda bisa melibatkan si calon kakak dengan aktivitas yang berhubungan dengan menyambut kehadiran adik barunya. Dengan demikian, buah hati Bunda pun jadi lebih siap untuk menyandang status sebagai kakak.

Memperlakukan Setiap Anak Sebagai Individu Berbeda.

Masing-masing anak adalah individu yang unik. Oleh sebab itu berikan mereka perhatian sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka masing-masing ya Bun. Bersikap adil itu perlu walaupun sukar. Karenanya, Bunda harus sabar-sabar memberikan pengertian pada buah hati.

Jangan Memihak

Biarkan anak-anak menyelesaikan sendiri pertengkaran mereka. Kecuali, jika mereka tampak membutuhkan Bunda memfasilitasi komunikasi keduanya.

Menghindari Memupuk Kebiasaan Mengadu

Saat si kakak lari pada Bunda dan mengatakan adiknya merusak mainannya, katakan padanya bahwa Bunda tidak tertarik pada apa yang dilakukan adiknya. Namun, Bunda tertarik pada apa yang tengah dilakukannya. Ajaklah buah hati berdiskusi kalau kebiasaan mengadu itu tak baik ya Bun

Memberi Reward untuk Perilaku Kooperatif

Pemberian reward dilakukan untuk memperkuat perilaku. Ini agar anak mengerti bahwa, perilaku inilah yang diharapkan dari anak.

Dengan mengajarkan hal-hal tersebut, balita akan belajar bagaimana menyelesaikan masalah dengan benar. Jangan lupa untuk menekankan pentingnya hubungan saudara kepada anak-anak ya, Bun.

Hindari Membandingkan

Kompetisi memang kerap dilakukan orang tua untuk memotivasi anak-anak mereka. Namun jangan sampai Bunda membanding-bandingkan si adik dengan kakaknya, atau sebaliknya, karena akan menimbulkan kecemburuan.

Menumbuhkan Keunikan Anak

Perhatikan bakat si kecil ya Bun.Pasti buah hati Bunda punya bakat yang berbeda-beda. Dan sudah jadi tugas Bunda untuk mengembangkan dan memberikan kursus atau kegiatan khusus. Bakat khusus anak yang terus Bunda asah akan membangun harga dirinya.

Menghabiskan Waktu Bersama Setiap Anak Sesuai Prioritas

Anak-anak akan menghargai saat-saat berharga ini. Setiap anak punya kebutuhan berbeda. Bunda mungkin terpaksa tak dapat datang ke sekolah melihat penampilan si sulung menari karena adiknya sakit. Jelaskan hal ini pada kakak sebaik mungkin. Bila memungkinkan, minta suami menggantikan Bunda.

Membuat Batasan yang Jelas

Ajarkan kepada anak-anak bahwa mereka perlu saling menghargai dan jangan saling mengejek. Minta ijin ketika ingin meminjam barang milik saudaranya.

Mendengarkan Perasaan Anak

Mendengarkan perasaan anak penting untuk mengetahui apa sesungguhnya yang menjadi penyebab pertengkaran. Berikan pemahaman kepada si kecil mengenai apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bolehkah Menambah Garam dalam Seporsi Menu MPASI?

test suap

Saat si kecil sudah berusia enam bulan, Bunda dianjurkan untuk mulai mengenalkan dan memberi makanan pendamping ASI (MPASI) untuk buah hati. Tapi Bun, pemberian MPASI pun tak bisa sembarangan ya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya si kecil baik-baik saja dan nutrisi hariannya tetap terpenuhi. Salah satunya yaitu dalam memberikan garam untuk seporsi MPASI. Pernahkah Bunda memikirkan, sebenarnya boleh tidak ya menambahkan sejumput garam atau gula?

Sebenarnya, bayi akan tetap lahap makan hanya dengan rasa alami makanan yang ia konsumsi. Tapi seiring bertambahnya usia, selera makan si kecil pun juga akan berubah. Bila MPASI sudah terasa asin atau manis, pemakaian gula dan garam boleh dilewatkan.

Namun, jika bayi menolak makan karena MPASI terasa hambar, Bunda boleh menambahkan sedikit gula dan garam. Berdasarkan panduan dari WHO dan UNICEF, MPASI boleh ditambahkan garam dan gula dalam jumlah sedikit.

Bagaimanapun, garam merupakan salah satu sumber yodium. Kekurangan asupan yodium berisiko mengalami kerusakan otak serta mengganggu tumbuh kembang anak. Kalau Bunda masih ragu untuk menambahkan garam, alihkan saja dengan menambahkan keju, mentega, beragam racikan bumbu, dan santan agar MPASI terasa enak.

Bumbu-bumbu yang bisa digunakan di antaranya adalah daun sereh, bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun pandan. Jadi, Bunda tetap bisa memasak beragam makanan agar si kecil juga lebih mudah makan karena MPASI-nya punya rasa yang lebih variatif. Ia pun dapat mengetahui bermacam-macam rasa dari masakan ibunya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Supaya Si Kecil Mau Sikat Gigi, Orangtua Pun Tak Boleh Malas Menyikat Gigi

kids brush

Menyikat gigi itu penting. Tapi belum semua orangtua paham soal pentingnya menyikat gigi dan mengenalkan aktivitas ini ke buah hati. Karenanya, baik orangtua maupun anak pun ada yang akhirnya terbiasa malas menyikat gigi.

Padahal, menurut Drg Fadli Jazaldi, Sp.Ort seperti dikutip dari detik.com, sangat tepat memberikan pendidikan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak sedini mungkin. Dengan rutin menyikat gigi, kesehatan mulut dan gigi pun jelas akan terjaga.

Di lain sisi, mengenalkan aktivitas ini sedari dini akan membentuk karakter disiplin pada buah hati. Bunda sendiri tak mau kan kalau si kecil mengalami masalah karena mulut dan giginya tak terjaga kebersihannya?

Berikan Contoh yang Baik ya Bun, Orangtua Harus Mengenalkan Segala Aktivitas Positif termasuk Soal Menyikat Gigi

Berikan contoh menyikat gigi yang baik pada buah hati ya Bun. Setidaknya perlihatkan juga bagaimana caranya menyikat gigi, Bun. Terutama untuk menjangkau area gigi belakang. Jadilah orangtua yang bisa memberikan contoh yang baik pada si kecil.

Saat menyikat gigi, beberapa area seperti lidah, gusi, dan geraham belakang adalah area yang tak boleh luput untuk dibersihkan. Tidak apa-apa gunakan gerakan yang berlebihan, tujuannya untuk memperlihatkan dengan jelas setiap langkah penting dari proses menyikat gigi.

Setelahnya  Bunda bisa bercermin memperlihatkan hasil gigi yang sudah disikat, pastinya dengan penuh rasa bahagia dan bangga. Ini untuk menunjukkan kepada anak bahwa Bunda telah melakukan sikat gigi dengan baik.

Atau Janjikan Hadiah Sederhana Saat Si kecil Mau Menyikat Gigi

Saat Bunda sendiri mungkin mulai lelah karena mengajari si kecil, tak apa-apa, tak perlu stress dulu Bun. Bunda bisa coba dengan membeli kalender dan stiker dengan gambar yang disukai si kecil.

Setiap pagi atau malam setelah menggosok gigi, tempelkan stiker di kalender untuk menandai bahwa anak telah menyikat giginya. Lakukan penempelan stiker setiap si kecil beres sikat gigi ya, Bun. Nah jika anak berhasil mengisi stiker di kalender sampai satu bulan penuh, berikan hadiah yang lebih besar, misal uang jajan atau mainan yang dia inginkan.

Buatlah Sebuah Dongeng yang Bisa Menarik Perhatiannya

Salah satu trik kreatif yang bisa mendorong si kecil untuk sikat gigi yaitu dengan mendongeng, Bun. Buatlah sebuah dongeng yang menyenangkan aatu cari cerita dongeng di internet yang ada korelasinya dengan aktivitas menyikat gigi ya Bun.

Penting digarisbawahi, jangan sampai Bunda membuat cerita yang justru menakut-nakutinya. Hal ini justru bisa membuat si kecil trauma. Sebagai contoh, suguhkan saja cerita soal ksatria yang harus mengalahkan monster hanya dengan menyikat gigi.

Atau Ajak Buah Hati untuk Menari, Bermain, lalu Menyikat Gigi Sembari Mendengarkan Musik

Aktivitas menyikat gigi normalnya berjalan selama dua menit. Nah, selama melatih si kecil agar rutin menyikat gigi, Bunda jangan hanya memintanya berdiri di depan wastafel. Melainkan ajaklah juga untuk menari sembari melatihnya agar tetap bisa mempertahankan teknik menyikat gigi dengan benar. Percayalah, hal ini akan membuat aktivitas menyikat gigi jadi lebih menyenangkan lho Bun.

Atau Berikan Varian Pasta Gigi yang Berbeda Setiap Minggunya

Anak akan senang melihat karakter favorit mereka pada kemasan pasta gigi, di lain sisi, mereka pun juga senang dengan rasa yang ditawarkan pasta gigi karena tidak pedih tak seperti pasta gigi orang dewasa. Percayalah Bun, hal ini membantu mendorong mereka untuk mau menyikat gigi.

Selain karakter, pasta gigi untuk anak juga tersedia dalam berbagai varian rasa. Untuk anak di bawah 3 tahun, menggunakan karakter pada pasta gigi dapat membantu mereka untuk memulai sikat gigi.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top