Parenting

Ingin Anak Cerdas? Ini Jenis-Jenis Superfood Untuk Ibu Hamil Agar Bayi Cerdas

Jenis-Jenis Superfood Untuk Ibu Hamil, Agar Bayi Cerdas

Setiap orang pastilah ingin memiliki anak yang cerdas dan berbadan sehat serta kuat. Untuk itu, para ibu yang sedang hamil berusaha untuk memenuhi asupan gizinya, mulai dari makanan, minuman, vitamin, suplemen, sampai istirahat pun diperhatikan dan dicukupi. Semua itu sebagai usaha untuk mendapatkan anak yang cerdas, sehat, dan juga kuat.

Nutrisi selama kehamilan memang hal yang sangat penting untuk perkembangan anak. nutrisi ini dapat membantu ibu dan anak agar menjadi lebih sehat. Untuk itulah, agar kebutuhan nutrisi tersebut tercukupi para ibu perlu mengkonsumsi superfood untuk ibu hamil agar bayi cerdas selama kehamilan. apa itu superfood? Superfood adalah makanan yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan ini cukup banyak berada di sekitar kita sehingga cukup memudahkan.

Untuk lebih jelasnya, inilah jenis-jenis superfood untuk ibu hamil agar bayi cerdas:

Tahukah anda bahwa di dalam sebutir telur mengandung banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh? Mengkonsumsi telur sebutir dalam sehari dapat memenuhi kebutuhan menurut saran yang dikeluarkan oleh American Heart Association bahwa sebaiknya dalam sehari manusia tidak mengkonsumsi kolesterol lebih dari 300 mg. di dalam sebutir telur terdapat 213 mg kolesterol. Untuk itu, konsumsi telur sebutir saja dalam sehari sudah bisa memenuhi kebutuhan kolesterol. Tapi jika dokter anda menyarankan untuk mengkonsumsi telur lebih dari 1 butir maka anda perlu mengikutinya. Karena dokter pasti memiliki alasan medis untuk itu.

Semua jenis berries, seperti blackberry, blueberry, strawberry dan raspberry adalah superfood untuk ibu hamil agar bayi cerdas. Hal itu karena di dalam berries terkandung berbagai zat seperti karbohidrat, vitamin C, serat, folat dan cairan yang dibutuhkan olehtubuh.Selain itu, berries juga mengandung fitokimia yang dapat membersihkan radikal bebas dari dalam tubuh.

  1. Chia Seeds.

Jenis superfood untuk ibu hamil lainnya adalah shia seeds. Mungkin selama kehamilan anda pernah merasa depresi? Ini hal yang wajar. Untuk mengatasinya, konsumsilah shia seeds. Di dalam superfood ini terkandung omega3, serat, dan lemak yang berguna untuk mengatasi depresi saat kehamilan. untuk mengkonsumsinya cukup mudah. anda bisa mencampurkan shia seeds ini pada yogurt atau sereal yang sering anda konsumsi.

Susu adalah nutrisi yang sangat baik untuk ibu hamil. tapi kandungan kalsium yang terdapat pada plain yogurt ini lebih banyak dibandingkan dengan kandungan kalsium yang ada pada susu. Konsumsi 1 cub plain yogurt dalam sehari, anda sudah memenuhi kebutuhan zat besi, kalsium, karbohidrat, protein, dan vitamin B.

Bayam merupakan jenis sayuran yang cukup mudah untuk kita temukan di sekitar kita. sayuran ini sangat bagus untuk ibu hamil, baik itu untuk kesehatan ibu hamil maupun untuk perkembangan bayi yang berada di dalam kandungan. Bayam mengandung folat alami yang akan sangat berguna bagi bayi untuk memproduksi DNA baru dan juga melancarkan sistem metabolisme sel. Selain itu, bayam juga mengandung anti oksidan yang sangat berperan untuk melindungi jaringan otak bayi dari kerusakan.

  1. Kacang tanah.

Superfood untuk ibu hamil lainnya adalah kacang tanah. Di dalam kacang tanah terkandung protein dan asam folat. Untuk kehamilan awal, anda disarankan untuk mengkonsumsi kacang tanah sekitar 3 sendok makan perhari. Ini untuk mencegah kerusakan otak dan tulang belakang pada bayi.

  1. Ikan salmon.

Mengkonsumsi ikan salmon selama kehamilan sangat bagus untuk kesehatan ibu dan anak. di dalam ikan salmon terkandung asam lemak esensial omega 3, juga AA dan DHA dan protein yang sangat bagus untuk perkembangan otak bayi dan kesehatannya.

Beberapa jenis superfood untuk ibu hamil agar bayi cerdas di atas bisa anda konsumsi selama kehamilan. anda bisa mencarinya di sekitar anda.

Demikianlah pembahasan tentang jenis-jenis superfood untuk ibu hamil agar bayi cerdas. Semoga bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Agar Anak Tak Sakit Gigi, Perkuat Gigi Dan Gusinya Dengan 5 Jenis Makanan Ini Bun

picnic-2659208_640

Gigi memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem pencernaan manusia, termasuk juga pada si kecil. Tanpa gigi yang baik, anak akan kesulitan mencerna makanan dengan baik. Hal ini ternyata memiliki akibat yang cukup serius.

Anak yang kesulitan dalam mengunyah makanan maka kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi dengan baik sehingga pertumbuhan pun bisa terganggu. Selain itu, anak yang sakit gigi akan cenderung rewel dan sering menangis.

Perawatan dari luar seperti rajin menggosok gigi belumlah cukup, sebab gigi juga membutuhkan perawatan dari dalam dengan memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan gigi. Untuk itu, Bunda harus tahu jenis makanan apa saja yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi si kecil.

Keju, Kandungan Fosfat Yang Ada Didalamnya Mampu Menghambat Pertumbuhan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang

Siapa yang tidak kenal dengan jenis makanan yang satu ini? Keju merupakan jenis makanan olahan susu yang sudah sangat populer di masyarakat. makanan yang satu ini dikenal sebagai jenis makanan yang kaya akan kalsium dimana kalsium ini berfungsi untuk memperkuat tulang dan gigi. Disamping itu, kandungan fosfat dalam keju membantu menyeimbangkan kadar keasaman mulut si kecil sehingga dapat menghambat resiko pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang

Ubi Jalar Mengandung Vitamin E Yang Sangat Penting Untuk Pembentukan Enamel Gigi

Selain keju, ubi jalar pun memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan gigi. Jenis makanan yang satu ini terkenal dengan kandungan vitamin E yang tinggi dimana vitamin E ini sangat penting dalam pembentukan enamel gigi. Anda dapat menyajikan ubi jalar ini dengan berbagai varian, misalnya digoreng, dioven, atau disajikan dengan kombinasi makanan lainnya.

Jeruk Juga Dibutuhkan Untuk Menjaga Kesehatan Gusi

Jeruk adalah jenis buah yang terkenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Jenis vitamin yang satu ini sangat penting untuk menjaga kesehatan gusi. Untuk menyajikannya, Bunda dapat memberikan buah ini secara langsung atau diberikan dalam bentuk jus. Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan si kecil.

Bunda Juga Bisa Memberikan Apel Untuk Menjaga Kesehatan Gigi Si Kecil

Anda juga dapat menggunakan apel sebagai makanan untuk menjaga kesehatan gigi buah hati. Tekstur daging apel dapat berfungsi seperti sikat gigi sehingga secara otomatis gigi dan gusi pun akan bisa bersih saat si kecil mengonsumsi buah yang satu ini.

Selain itu, buah yang satu ini juga terkenal mengandung banyak vitamin yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Untuk itu, berikan buah apel beberapa saat setelah anak selesai makan. Mengonsumsi beberapa potong buah apel segar setelah makan akan jauh lebih baik daripada si kecil mengonsumsi beberapa potong kue setelah makan.

Pir Dapat Menetralkan Kadar Asam Yang Ada Di Permukaan Gigi Sehingga Dapat Menghambat Gigi Keropos Atau Berlubang

Hampir sama seperti buah apel, pir pun termasuk jenis makanan yang dapat menjaga kesehatan tubuh. Sebagaimana menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of the Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan. Penelitian tersebut menemukan bahwa buah pir dapat menetralkan kadar asam yang ada di permukaan gigi sehingga dapat menghambat gigi keropos atau berlubang.

Kelima jenis makanan dan buah-buahan di atas merupakan makanan-makanan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi si kecil. Sebagai orangtua, tentunya anda ingin si kecil memiliki gigi yang sehat dan kuat. Dengan memiliki gigi yang sehat, maka asupan gizi pun dapat masuk secara maksimal, dan secara otomatis pertumbuhannya pun menjadi baik pula.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Mengenal Lebih Dekat Metode Mpasi Baby Led Weaning, Si Kecil Yang Makan Sendiri

Tumbuh kembang si kecil memang jadi proses istimewa yang harus kita ikuti. Bagaimana dirinya mulai berkata-kata, merangkak hingga akhirnya belajar untuk makan. Saat si kecil memasuki enam bulan, biasanya ini adalah masa aktif untuknya melakukan banyak hal. Bahkan menjadi momen bagus untuk mulai memberinya makan padat. Nah, untuk memberinya makan, ada beberapa jenis Mpasi yang kita berikan pada si kecil.

Dari beberapa teknik Mpasi yang bisa kita terapkan, saat ini Mpasi dengan metode Baby Led Weaning sedang digemari oleh sebagian besar ibu. Ini adalah metode memperkenalkan makanan pada bayi dengan cara self-feeding, yaitu bayi memberi makan dirinya sendiri. Sebelum memutuskan untuk mencoba metode ini, Bunda dapat membaca ulasan berikut.

Sama Halnya Dengan Metode Lain, Baby Led Weaning Juga Bertujuan Memperkenalkan Makanan Kepada Si Kecil

Dipopulerkan oleh Gill Rapley, seorang health visitor dari Inggris, Baby Led Weaning adalah cara memperkenalkan makanan kepada si kecil dengan membiarkannya makan sendiri. Si kecil pun jadi berkesempatan untuk memegang dan menyuapi makanannya sendiri. Intinya BLW adalah kebebasan untuk anak bisa mengeksplorasi makanannya sendiri.

Ketahui Waktu Yang Pas Untuk Mulai Melakukan Baby Led Weaning

Meski usia bukanlah satu-satunya patokan yang harus kita jadikan syarat untuk memperbolehkannya makan sendiri. Tapi hal ini memang jadi faktor penting yang tak boleh luput dari perhatian. Untuk itu para ahli dari The American Academy of Pediatric (AAP) merekomendasikan waktu yang tepat bagi bayi untuk mulai melakukan Baby Led Weaning pada usia 6 bulan.  Pada usia tersebut fungsi lidah untuk mengecap rasa juga sudah berfungsi lebih baik, si kecil pun sudah bisa mengunyah dan melepehkan makanan jika dirasanya tak enak.

Pilihan Makanan Yang Diberikan Saat BLW Juga Harus Diperhatikan

Sebelum memutuskan untuk memperkenalkannya pada Baby Led Weaning kita perlu tahu makanan apa saja yang cocok. Karena si kecil masih baru ingin memulai makan, tidak ada salahnya jika kita memberinya makanan dengan jenis yang berbeda-beda. Pastikan juga jika makanan yang ia konsumsi mengandung gizi yang tinggi.

Seperti wortel, brokoli dan beberapa jenis sayuran dan buah-buah lainnya. Untuk cara penyajian, sayuran sebaiknya dikukus agar memudahkan si kecil mengunyah makanan. Sedangkan untuk buah-buahan, Bunda bisa menyajikannnya dengan ukuran yang cukup bisa dia pegang. Tidak terlalu besar juga tak kelewat kecil untuk meminimalisir kemungkinan buah hati tersedak.

Lalu Bagaimana Teknik Pemberian Baby Led Weaning Yang Tepat Untuk Si Kecil?

Untuk yang satu ini kita mungkin masih banyak bertanya-tanya, tentang bagaimana teknik yang tepat dan benar. Seperti yang dikatakan penyanyi Andien pada akun instagramnya beberapa waktu lalu. Andien menjelaskan bahwa proses makan adalah proses stimulasi. Anak belajar, dia belajar menggigit, mengunyah, menghaluskan, dan menelan. Mereka bermain-main dan mengeksplor setiap makanan yang dipegangnya. Ketika makanan yang berhasil dimasukkan mulut terlalu besar, terlalu panjang, atau tidak bisa dikunyah dengan baik sehingga tidak bisa tertelan, maka bayi secara naluriah akan mengeluarkannya.

Nah jika Bunda masih merasa khawatir jika ternya si kecil akan tersedak, sebaiknya hindari makanan yang bisa membuatnya tersedak, seperti kacang, anggur utuh, serta apel dengan kulitnya. Pastikan pula jika kita tetap bersama dengannya ketika dia sedang makan. Pastikan pula dia tetap duduk selama makan dan hindari juga pemberian makanan yang mengundang alergi untuk si kecil.

Kecemasan Karena Si Kecil Makan Sendiri Memang Wajar Tapi Ini Bukan Berarti Hal Yang Tak Boleh Di Lakukan, Karena BLW Adalah Hal Yang Patut Di Coba

Untuk permulaan mungkin kita akan merasa sedikit was-was ketika buah hati mulai mengambil beberapa makanan dan mengunyahnya sendiri. Pada tahap itu tentu akan sangat wajar jika dia berkali-kali akan menjatuhkan beberapa makanannya. Daripada harus repot-repot untuk membersihkan lantai sebaiknya kita memberinya alas di lantai, untuk menampung semua makanan yang dia jatuhkan.

Karena ini adalah awalan untuk si kecil belajar makan, mungkin dia akan mengalami kekurangan zat besi. Untuk itu selain memberinya makanan yang mengandung asupan zat besi yang tinggi, kita juga bisa menyiasatinya dengan makanan lain yang bisa diterimanya dengan baik. Bunda harus tetap bersamanya ketika si kecil sedang makan untuk  memastikan sudah seberapa banyak makanan yang dia masukkan ke dalam mulutnya. Dengan begitu kita bisa mengukur seberapa banyak asupan gizi yang telah masuk ke dalam tubuhnya

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Balita Susah Makan Memang Problema bagi Orangtua, Ini 15 Cara Menyiasati Masalah Susah Makan pada Balita

makananak

Balita susah makan memang menjadi problema tersendiri bagi banyak orangtua.  Berbagai cara seolah tidak berhasil dilakukan untuk mengatasi anak yang sulit makan.

Balita susah makan memang disebabkan oleh berbagai hal. Mungkin karena menu makanan yang tidak menggugah selera, atau suasana yang tidak nyaman. Apapun alasannya, orang tua harus bisa mengatasi perilaku susah makan anak ini.

Jangan gampang menyerah, lakukan hal-hal berikut ini:

1. Ketahui porsi ideal balita, jangan disamakan dengan porsi orang dewasa

Ukuran porsi makan anak tidak bisa disamakan dengan porsi orang dewasa. Menurut seorang dokter anak dari Kansas, Amerika Serikat, Sarah Hampl, MD., porsi makan ideal anak bisa ditakar berdasarkan ukuran tangan mereka.

Berikan sumber protein seperti daging ayam, atau sapi seukuran telapak tangan mereka dan sumber karbohidrat beserta sayur dan buah masing-masing sebesar kepalan tangan mereka per sekali makan. Khusus cemilan, berikan seukuran genggaman tangan anak.

2. Jadwal makan yang teratur, jika anak makin besar, otomatis jadwal makannya akan menyesuaikan

Ciptakan rutinitas makan bagi anak. Buatlah jadwal makan yang teraur 3 kali makanan utama dan 2 kali makanan cemilan sehat setiap harinya. Berusahalah untuk selalu agar ritme makan anak tetap, jika saatnya makan siang ya bunda harus segera memberikan mereka makan siang.

Insting keibuan pasti akan membantu Ibu untuk mengetahuinya. Jika anak makin besar, otomatis jadwal makannya akan menyesuaikan dengan anggota keluarga.

3. Kenalkan variasi makanan sejak dini untuk menghindari kebosanan

Sajikan berbagai jenis makanan dengan bervariasi untuk menghindari kebosanan. Mengkombinasikan beberapa jenis makanan dapat dilakukan untuk membuat menu dercitarasa baru.

Mulai anak berusia 6 bulan, sebaiknya bunda mulai memberikan makanan halus dari berbagai jenis makanan dari kelompok sayur, buah, berbagai jenis sumber protein, dan berbagai jenis sumber karbohidrat dalam menu makanan mereka.

4. Kenalkan makanan padat diusia tepat karena terlalu dini bisa menyebabkan gangguan pencernaan

Berikan secara bertahap dari mulai makanan semi padat dan bertekstur hingga makanan padat agar pencernaan mereka mulai belajar mengenali dan mencerna jenis makanan tersebut.

Memperkenalkan makanan padat terlalu dini bisa menyebabkan gangguan pencernaan atau alergi. Sementara bila terlambat, anak menjadi tak terlatih untuk mengunyah. Akibatnya, perkembangan rahang dan otot-otot mulut akan terlambat, dan memengaruhi kemampuan anak untuk bicara.

5. Jangan menyerah ketika anak menolak, balita menolak 10 kali hingga akhirnya menyukainya

Anak langsung menolak makanan tertentu yang berikan? Ini hal wajar, jangan langsung menyerah! Bersabar saja, karena menurut para ahli, seorang balita bisa menolak makanan tertentu sebanyak 10 kali hingga akhirnya menyukainya.

6. Sajikan dengan menarik untuk menarik minat makan anak

Penampilan makanan yang berwarna-warni atau dibentuk seperti karakter kesukaan anak dapat juga dilakukan untuk menarik minat makan anak. Gunakan pula alat makan yang menarik agar mereka mau terlibat secara aktif dalam acara makan mereka.

7. Suasana makan yang menyenangkan agar mau menerima makanan yang sudah disiapkan

Makan bersama keluarga yang hangat dan menyenangkan sedikit banyak dapat mengkondisikan anak agar mau menerima makanan yang sudah disiapkan. Jika diperlukan, beri makan anak sambil bermain disekitar rumah.

8. Sediakan cemilan sehat agar tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka

Makanan selingan atau cemilan dengan kandungan nutrisi berimbang dan porsi yang tepat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian mereka. Buah, roti, keju, agar-agar, atau jeli adalah beberapa jenis makanan yang dapat dijadikan cemilan bagi anak.

9. Jangan Memaksa karena selera makannya malah akan menurun drastis dan cenderung rewel

Jangan memaksa anak makan dengan cepat atau menghabiskan semua makanan di piringnya. Jika anak merasa ‘tertekan’, selera makannya malah akan menurun drastis dan cenderung rewel.

Jauhkan kebiasaan memaksa makan pada anak. Jangan juga gunakan ancaman, seperti “tak boleh main kalau makan tidak habis”. Kebiasaan buruk ini justru rawan menimbulkan stres pada Ibu dan anak.

10. Anggota keluarga harus konsisten dalam menciptakan pola makan yang baik pada anak

Perlu diingat bahwa orangtua dan anggota keluarga lain harus konsisten dalam menciptakan pola makan yang baik pada anak. Jangan sampai, Ibu meminta anak makan sayur, tapi Ayah justru membelanya setengah mati saat anak memuntahkan sayuran dari mulutnya.

11. Beri contoh makan yang baik pada anak

Jadi, jangan hanya anak yang harus makan sayur, Ibu pun harus terlihat menikmati makan sayur. Kelak anak akan terbiasa dengan pola makan yang berlaku di keluarga.

12. Puji anak  saat menghabiskan makanannya

Puji anak saat menghabiskan makanannya atau terlihat menikmati makanan sehat. Di lain pihak, jangan mudah emosi saat kebiasaan susah makannya sedang kumat/

13. Kenalkan manfaat makanan untuk membuat anak makan

Mengenalkan manfaat makanan merupakan trik paling jitu untuk membuat anak makan. Orang tua bisa menghubungkan cita-cita atau hal apapun yang dikagumi anak dengan manfaat yang dimakan.

Misalnya, ketika anak ingin menjadi atlet, orang tua bisa mengenalkan manfaat kalsium dan protein. Lain halnya jika anak ingin menjadi dokter atau profesor, bisa dikenalkan dengan telur dan ikan yang mengandung omega-3.

14. Makan bareng teman, anak akan makan ketika melihat teman sebayanya

Makan bersama teman sebaya di taman atau lingkungan rumah ternyata juga dapat membantu. Karena masih dalam tahap meniru perilaku orang lain, anak akan makan ketika melihat teman sebayanya.

Namun harus diperhatikan jangan sampai waktu makan dibarengi dengan waktu bermain. Hal ini malah membuat anak sulit makan karena sibuk bermain bersama temannya.

15. Gunakan alat makan favorit

Trik lain untuk mengatasi anak susah makan adalah menggunakan alat makan dengan warna atau gambar tokoh favorit anak. Hal ini membuat anak lebih bersemangat dan tertarik untuk makan.

Tak hanya piring, garpu, sendok hingga gelas minum juga harus menarik. Dengan banyaknya produk yang tersedia, orang tua bisa mengajak anak untuk memilih sendiri peralatan yang ingin mereka gunakan ketika berbelanja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top