Parenting

Jangan Asal Membersihkan Telinga Bayi, Begini Cara Tepatnya Bun

ears-2545756_640

Membersihkan telinga merupakan salah satu aktivitas rutin yang dilakukan orangtua pada bayinya. Biasanya aktivitas ini dilakukan sebulan sekali atau dua bulan sekali sesuai dengan arahan dari dokter. Namun banyak orangtua yang merasa takut saat akan membersihkan telinga si kecil.

Hal itu sangat wajar karena telinga merupakan organ pendengaran yang sangat penting sehingga harus dijaga kebersihan dan kesehatannya. Apa lagi organ telinga pada bayi masih cukup sensitif sehingga dibutuhkan kehati-hatian saat membersihkannya.

Perlu Bunda ketahui, masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli kesehatan anak tentang membersihkan telinga di rumah atau membersihkan telinga yang dilakukan orangtua. Hal ini karena faktor keamanan yang dianggap kurang jika membersihkan telinga balita di rumah. tapi paling tidak ada sejumlah cara yang bisa Bunda terapkan pada saat membersihkan telinga si kecil.

Cukup Bersihkan Bagian Luar Telinga Saja Bun

Cotton buds merupakan alat favorit yang banyak digunakan untuk membersihkan kotoran di telinga, tak terkecuali untuk membersihkan kotoran telinga pada balita. Bahkan ada beberapa produsen yang membuatnya dengan ukuran kecil agar dapat digunakan untuk membersihkan telinga bayi dan balita. Meskipun saat ini sudah ada cotton buds yang didesain khusus untuk membersihkan telinga pada bayi dan balita, Bnda cukup menggunakannya untuk membersihkan bagian luarnya saja. Hal ini untuk mencegah terjadinya luka akibat dari penggunaan cotton buds yang terlalu dalam.

Hindari Menggunakan Benda Tajam Saat Membersihkan Telinga Si Kecil

Beberapa orang menggunakan benda-benda yang tidak semestinya untuk membersihkan telinga. Benda-benda seperti jepit rambut dan bulu ayam adalah alat yang cukup banyak digunakan untuk membersihkan telinga. Padahal kebersihan dan keamanan dari benda-benda seperti ini belumlah terjamin.

Misalnya saja Bunda menggunakan bulu ayam untuk membersihkan telinga. Meskipun benda yang satu ini termasuk lunak dan dapat digunakan untuk membersihkan telinga namun bulu ayam adalah benda yang berasal dari hewan. Jika tidak dibersihkan secara benar maka sangat mungkin terdapat bakteri dalam bulu ayam yang dapat mengakibatkan infeksi pada telinga.

Untuk Meluruhkan Kotoran Yang Ada Di Dalam Telinga Anak, Bunda Dapat Menggunakan Baby Oil

Baby oil merupakan kosmetika yang dibuat secara khusus untuk keperluan bayi. Selain dapat membuat kulit bayi menjadi lembab, minyak yang satu ini juga dapat digunakan untuk meluruhkan kotoran yang ada di dalam telinga. Bunda dapat meneteskannya pada telinga balita sebanyak 2 kali dalam seminggu.

Langkah ini dilakukan untuk melunakan kotoran-kotoran yang ada di dalam telinga sehingga penumpukan kotoran pun dapat dicegah. Selain itu, Bunda juga dapat mengoleskannya pada cotton buds kemudian gunakan benda tersebut untuk membersihkan telinga si kecil. Dengan cara ini kotoran-kotoran yang ada didalam telinga pun akan meluruh dan dapat dikeluarkan secara mudah.

Perlu Bunda ketahui, kotoran di dalam telinga memiliki fungsi untuk mencegah masuknya benda-benda atau binatang kecil yang berbahaya. Jadi bersihkan kotoran tersebut secukupnya saja dan janganlah terlalu bersih agar telinga punya perlindungan terhadap benda dan hewan yang masuk ke dalamnya. Selain itu, gunakan tips di atas sesuai dengan kebutuhan. Hentikan langkah-langkah tersebut jika dirasa ada perubahan yang kurang baik kepada si kecil, dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang semestinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bunda, Ini Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Perut kembung pada bayi seringkali membuat bayi rewel, muntah bahkan sampai demam. Tentu, Bunda merasa khawatir dengan kondisi buah hati yang seperti ini. Jangan khwatir, Bunda! Segera atasi kembung pada bayi dengan praktikkan langkah jitunya berikut ini!

1. Menepuk lembut punggung bayi

Atasi kembung pada bayi dengan menepuk lembut punggungnya setiap kali ia habis menyusui. Caranya, angkat tubuh bayi dalam posisi tegak dan posisikan kepalanya berada di pundak Anda. Setelah itu, tepuk-tepuk punggungnya secara lembut hingga ia sendawa. Mudah, bukan?

2. Gosok perut bayi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menelentangkan tubuh si kecil, lalu oleskan sedikit minyak telon atau minyak kayu putih ke permukaan perutnya. Setelah itu, gosok lembut perut bayi searah jarum jam. Cara ini dijamin dapat membuat perut bayi terasa nyaman sekaligus mendorong gas berlebih agar keluar.

3. Betulkan posisi menyusui

Satu hal yang sering terlupakan oleh ibu muda adalah seperti apa posisi menyusui yang benar. Karena, jika sampai salah, maka hal ini justru akan membuat perut bayi kembung dan begah. Untuk menghindari kemungkinan buruk ini, selalu pastikan bahwa kepala bayi lebih tinggi dibanding perutnya. Dengan begitu, bayi akan lebih mudah sendawa karena susu akan langsung mengalir ke perut dan mendorong gas berlebih keluar

4. Buat bayi agar lebih aktif

Bagi Anda yang memiliki buah hati yang sudah bisa berjalan atau merangkak, maka selalu berikan ia stimulus agar terus bergerak aktif. Nah, khusus untuk bayi yang masih belum bisa berjalan atau merangkak, maka cobalah cara berikut ini: posisi tubuh bayi dalam keadaan telentang, lalu angkat kedua kakinya dan buatlah gerakan seakan-akan sedang berjalan. Jika dilakukan dengan benar, cara ini dijamin dapat membuat kembung pada bayi reda dengan segera..

5. Mandikan dengan air hangat

Cara mengatasi perut kembung pada bayi yang terakhir adalah dengan memandikannya menggunakan air hangat. Jika si kecil sudah mulai rewel, dan cara yang telah disebutkan sebelumnya tetap tidak memberikan hasil maksimal, maka segera mandikan ia dengan air hangat suam-suam kuku. Suhu hangat terbukti dapat membuat perut bayi terasa lebih nyaman, Dengan begitu, dijamin kondisinya akan membaik dan tidak akan rewel lagi.

Itu tadi 6 cara mengatasi perut kembung pada bayi yang dapat dicoba oleh para ibu. Semoga bermanfaat, Bunda!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Anak Cerdas Punya Rasa Ingin Tahu yang Besar, Ini Manfaat Anak Memiliki Rasa Ingin Tahu dan Cara Praktis Merangsang Keingintahuan Anak

Calm children playing with  toys in home interior

.

Memiliki rasa ingin tahu yang besar adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan. Jika seseorang mampu mengarahkan rasa ingin tahu kepada hal-hal yang positif, sifat tersebut akan menjadi keuntungan bagi kita. Namun sebaliknya, jika rasa ingin tahu tersebut digunakan untuk hal-hal yang negatif sifat tersebut bisa menjadi bumerang untuk kita.
Rasa keingintahuan akan sesuatu hal, jadi motivator yang kuat. Mampu membangun mental dan emosi, serta mendorong seseorang mau belajar dan maju. Nah sebagai orangtua, hal ini jelas jadi tugas kita bersama. Sebab menjaga agar rasa  tersebut terus tumbuh didalam dirinya, kita butuh beberapa cara untuk menstimulasinya.

Dan Berikut  Caranya :

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Sebab Kerap Susah Tidur Pada Anak Dapat Mengganggu Perkembangannya, Atasi Dengan Tips Ini Bun

StockSnap_AHFXOY83GL

Apakah buah hati anda sering terbangun dan menangis di malam hari? Jika frekuensinya tidak terlalu sering maka hal itu bisa disebut sebagai sesuatu yang wajar, namun jika kerap terjadi bisa jadi si kecil mengalami gangguan tidur.

Gangguan tidur terjadi saat ritme biologisnya terganggu, sehingga si kecil tak dapat tidur nyenyak saat malam hari. Namun anda tidak perlu khawatir, agar anak tak lagi sulit tidur, ada sejumlah tips sederhana yang bisa Bunda terapkan.

Hentikan Aktivitas Bermain Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Bermain merupakan aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari dunia anak. Kebanyakan anak akan menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Namun ternyata dekatnya jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur dapat menyebabkan si kecil mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menyatakan bahwa satu jam jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur akan menyebabkan si kecil mengalami sulit tidur. Untuk itu, para ahli menyarankan para orangtua untuk menghentikan aktivitas bermain anak beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba demi menjaga kualitas tidur si kecil.

Pastikan Tempat Tidur Yang Digunakan Anak Bisa Membuatnya Nyaman

Cara lainnya untuk membuat tidur si kecil nyenyak adalah dengan memberikan tempat tidur yang nyaman. Bisa jadi sering terbangunnya si kecil pada malam hari disebabkan oleh bahan seprei yang panas, adanya pasir, atau semut. Untuk mengatasinya, gantilah seprei si kecil secara teratur sehingga tempat tidurnya pun akan menjadi nyaman.

Berikan Camilan Untuk Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Mungkin masih banyak orangtua yang belum menggunakan cara yang satu ini untuk menidurkan si kecil. Padahal beberapa ahli anak menyarankan para orangtua untuk memberikan cemilan beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba. Makanan kecil seperti kacang, sereal, pisang, telur, keju, ikan tuna, segelas susu hangat, dan yoghurt dapat memicu rasa kantuk pada anak.

Matikan Atau Jauhkan Perangkat Elektronik Dari Tempat Tidur Anak

Beberapa pakar kesehatan anak berpendapat bahwa sambungan listrik yang terdapat pada perangkat elektronik seperti TV, radio, ponsel, dan berbagai jenis peralatan listrik lainnya dapat menghambat produksi hormon melatonin pada si kecil. Hormon melatonin adalah hormon yang menyebabkan rasa mengantuk.

Meskipun beberapa ahli meragukan hasil penelitian tersebut tapi tidak ada salahnya anda memutus aliran listrik di sekitar si kecil. Atau paling tidak menjauhkannya dari tempat tidur si kecil.

Gunakan Lampu Tidur Atau Matikan Lampu Agar Si Kecil Cepat Tidur

Banyak pakar kesehatan yang menyarankan untuk mematikan lampu saat sedang tidur. Hal itu karena cahaya lampu dapat menghambat produksi hormon tidur. Namun jika bayi anda tidak terbiasa dengan tidur dalam suasana yang gelap, maka Bunda dapat memasang sebuah lampu tidur di kamar tidur.

Buat Anak Merasa Rileks Agar Tidurnya Nyenyak Bun!

Beberapa aktivitas ringan seperti memberikan pelukan, ciuman, bercerita, dan bersenandung akan membuat si kecil menjadi rileks. Dengan begitu anak dapat tidur nyenyak dan beristirahat dengan maksimal. Hal ini tentu berpengaruh baik untuk pertumbuhannya.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk membuat tidur si kecil nyaman. Dengan tips sederhana di atas, Bunda dapat membuat tidur si kecil jadi berkualitas. Namun jika tips tersebut sudah dilakukan dengan baik tapi tidur si kecil belum juga nyenyak, maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak demi mengetahui penyebabnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top