Kesehatan Ibu & Anak

Inilah yang Orangtua Perlu Lakukan untuk Memberikan Pertolongan Pertama Saat Anak Terbentur

anakterjatuh

Masa anak-anak adalah masa perkembangan yang membutuhkan banyak gerak. Pada masa ini, anak akan cenderung banyak gerak dan tidak mau diam sehingga terkadang dia terjatuh ataupun terbentur.

Selain itu, pada masa ini juga kadang anak terjatuh, baik itu terjatuh dari tempat tidur, terjatuh saat belajar berjalan, terpeleset, dan lain sebagainya. hal-hal di atas kadang menimbulkan benturan pada kepala anak. Sebagai orang tua jika terjadi sesuatu pada anaknya pastilah akan hawatir, terutama saat hal itu mengenai kepala anak. kita pastilah akan hawatir dan berusaha untuk mengobatinya.

Jika ini terjadi pada anak anda, hal pertama yang harus anda lakukan adalah jangan panik. Sebagai orang tua anda memang hawatir tapi kehawatiran anda itu jangan sampai membuat anda sendiri menjadi panik karena jika panik maka pertolongan yang anda lakukan menjadi kurang maksimal. Selain itu anak juga akan merasa takut dengan keadaannya.

Untuk itulah usahakan tetap tenang sambil berusaha untuk mengobatinya.

Ada beberapa pertolongan pertama saat anak terbentur, yaitu:

  1. Berdarah banyak

Jika anak anda terbentur sesuatu lalu mengeluarkan darah yang banyak, maka anda jangan panik. Darah yang banyak belum tentu sebagai tanda luka si anak parah. Apa lagi jika luka itu terjadi pada sekitar wajah maka darahnya akan cenderung banyak.

Hal itu karena di sekitar wajah terdapat banyak pembuluh darah sehingga jika terluka sedikit saja maka akan mengeluarkan darah cukup banyak. Yang perlu anda lakukan adalah letakan handuk bersih, atau kain bersih, atau perban pada bagian yang terluka selama beberapa menit. Ini bertujuan untuk mengurangi jumlah darah yang keluar.

  1. Luka kecil dan lecet pada wajah

Jika anak anda terbentur atau terpeleset dan wajahnya menjadi lecet, maka pertolongan pertama pada anak yang perlu anda lakukan adalah bersihkan dulu semua lukanya denggan air hangat. Setelah itu oleskan salep anti bakteri pada luka tersebut. Kemudian agar lukanya cepat sembuh, tutuplah dengan menggunakan plester khusus penutup luka

Jika kepala anak anda terbentur sesuatu dan menyebabkan benjol di kepala, maka anda perlu mengamati prilaku si anak. jika dia menangis sebentar lalu kembali ceria maka anda hanya butuh mengkompresnya dengan menggunakan ice pack. Ini untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat sakitnya itu..

Itu adalah pertolongan pertama saat anak terbentur karena sebenarnya sebagai orang tua pada umumnya dapat memberikan pertolongan sendiri tanpa bantuan dokter. Tapi ada beberapa tanda yang tidak bisa anda atasi sendiri dan harus menghubungi dokter jika terjadi hal-hal berikut ini:

  1. Benturan itu menyebabkan ada luka yang cukup dalam sehingga menimbulkan jarak antar kulit. Ini tidak bisa diatasi sendiri karena luka seperti ini harus dijahit.
  2. Darah terus mengalir setelah 5 – 10 menit. Jjika ini dibiarkan maka anak bisa mengalami kekurangan darah.
  3. Anak terus menangis meskipun anda sudah menenangkannya.
  4. Kepala anak jatuh ke permukaan yang keras.

Jika anak mengalami pukulan keras di bagian kepala yang membuatnya sampai pinsan, maka yang harus anda perhatikan adalah kemungkinan terjadinya gegar otak. Untuk itu, pertolongan pertama yang perlu anda lakukan adalah:

  1. Anda harus memastikan anak tetap bangun 1 jam setelah kejadian. Lihatlah apakah anak terlihat bingung atau tidak. jika terjadi pada bayi, amati apakah dia rewel atau tidak.
  2. Cek terus pernafasan dan warna kulitnya. Jika pernafasannya normal maka biarkan saja. Tapi jika pernafasannya seperti tersendat atau tidak mau bangung, maka segera hubungi dokter.
  3. Segera hubungi dokter jika sfetelah 24 jam dari kejadian anak terlihat bingung, muntah, nafsu makan berkurang, mimisan, kejang, sakit kepala, dan lain sebagainya yang menghawatirkan.

Di atas adalah pertolongan pertama saat anak terbentur. Semoga bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Mamah Tetap Cantik Ketika Naik Motor Matic

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian perempuan tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

1

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Bunda alias mamah cantik naik motor untuk apa? Sekedaar antar si kecil ke sekolah atau kendaraan rutin untuk menemani kerja dengan jarak yang cukup jauh? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Setidaknya jika hanya berkendara untuk mengantar sekolah biasanya perjalanan ditempuh dengan lebih singkat. Karena jarak yang pendek dan jalanan yang tidak begitu macet. Pakaian pun bisa menyesuaikan kondisi santai ini.

Beda cerita ketika Bunda naik motor untuk kegiatan harian. Jalanan yang panas dan macet tentunya membuat kita harus memilih pakaian yang nyaman. Salah pilih malah akan membuat keadaan runyam.

Helm keren itu yang seperti apa?

2

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika hanya digunakan sekitaran rumah menggunakan motor kesayangan dengan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit jenis ini untuk beraktivitas sehari-hari dengan jarak jauh.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih Motor Sesuai Kebutuhan

3

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak perempuan yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Misalnya untuk Bunda yang punya postur rata-rata perempuan tentunya coccok menggunakan motor yang ukurannya tidak terlalu besar seperti Suzuki Nex. terkait dengan dimensi, pada Suzuki Nex ini memiliki ukuran dimensi dengan panjang 1850 mm, lebarnya 665 mm, dan tinggi 1035 mm serta memiliki berat hingga 90 Kg saja. Jadi Bunda tak akan repot dan keberatan dengan motor satu ini. Bagaimana mau kelihatan cantik kalau bunda direpotkan bentuk motor yang kebesaran bukan?

Bunda juga bisa tetap tampil menarik dengan pilihan warna Mat Titanium Silver, Titanium Silver, dan Matt Black. Warna-warna yang masuk kategori berkelas. Apalagi didukung Desainnya sendiri juga berkelas dengan lampu depan model V.

Oh iya, Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit loh. Ketika pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya. Hal ini dimungkinkan karena Suzuki Nex dibekali mesin 113cc dengan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful) yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Jas Hujan Itu Harus

4

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba di tujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan di bagasi motor. Tentunya dengan tipe seperti ini Bunda bisa membawa dua jas hujan untuk digunakan si kecil yang ikut dibonceng di belakang.

Jangan Paksakan Aksesoris Yang Membahayakan

5

Tampil menarik memang penting, tapi keselematan lebih utama. Jangan pernah memaksakan aksesoris penunjang penampilan yang akan membahayakan aksi berkendara kamu.

Sebagian perempuan masih kerap memaksakan menggunakan sepatu berhak ketika mengendarai motor. Ini jelas membahayakan karena akan mengurangi rekfles dan keseimbanganmu.

Kalaupun kamu akan beraktivitas dengan sepatu berhak tinggi, maka sebaiknya kamu bawa saja dan tidak digunakan ketika bermotor. Itu gunanya bagasi yang luas bukan? Untuk menaruh barang bawaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bunda, Jaga Kulit Lembut Bayi Agar Tak Kering Dengan Perlindungan Menyeluruh

baby-cute-child-lying-40724

Tahukah Bunda jika tubuh bayi dibekali kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada di sekitarnya? Termasuk juga dengan kulitnya. Jika kita perhatikan, kulit bayi tidak sama dengan orang dewasa. Ketebalan kulit bayi hanya 2/3 ketebalan kulit orang dewasa. Selain itu, kulit bayi pun 5 kali lebih cepat kehilangan kelembaban alaminya. Dengan produksi minyak pelembab alami yang lebih sedikit membuat kulit bayi jadi lebih mudah iritasi.

Sebenarnya Ada Beberapa Penyebab Kulit Bayi Menjadi Kering

Ada beberapa faktor yang membuat kulit bayi menjadi kering yang harus Bunda ketahui. Antara lain cuaca dingin dan juga udara yang kering, pemanas ataupun pendingin ruangan yang dioperasikan secara berlebihan, akibat terpapar sinar matahari yang menyengat, terkena air laut, atau klorin yang ada di dalam air kolam renang.

Agar Kulit Bayi Tak Jadi Kering, Bunda Perlu Memberikan Perhatian Khusus Pada Saat Dia Mandi

Ketika bayi mandi maka kulit akan kehilangan minyak alaminya. Hal ini akibat dari kotoran yang menempel pada kulit tersapu oleh sabun dan air. Kondisi tersebut dapat membuat kulit bayi menjadi kering.

Agar kulit bayi tak jadi kering, sebaiknya Bunda membatasi waktu mandinya tidak lebih dari 10 menit, gunakan air suam-suam kuku atau hangat untuk mandi, pilihlah sabun mandi yang lembut, tanpa pewangi, dan sudah teruji hipoalergenik. Sebisa mungkin jangan biarkan bayi berendam dalam air sabun, keringkan kulit bayi dengan menepuk-nepuk handuk secara perlahan pada badan bayi, dan pilihkan pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca saat itu.

Menggunakan Pelembab Kulit Juga Akan Membuat Kulit Bayi Tetap Lembut

Bukan hanya orang dewasa, bayi juga membutuhkan pelembab kulit agar kulitnya tidak kering. Hal ini untuk menjaga agar kelembaban kulit bayi tidak hilang. Produk ini paling baik dipakai 3 menit sebelum mandi. Meski begitu, Bunda juga harus tetap jeli dalam memilih pelembab kulit yang cocok untuk buah hati ya Bun!

Berikan Perlindungan Saat Si Kecil Bermain Air Di Kolam Renang Bun

Perlu Bunda tahu bahwa setelah bayi bermain air di kolam renang, kulitnya akan kering. Hal ini disebabkan oleh kandungan klorin dan garam yang berada di dalam air tersebut. Untuk itu, memandikan bayi setelah berenang tetap harus Bunda lakukan. Agar efektif, gunakan air dan sabun agar klorin hilang dari kulitnya.

Agar Kulitnya Tak Iritasi, Bunda Juga Harus Mencukupi Kebutuhan Cairan Si Kecil

Selain perlindungan secara eksternal, Bunda juga perlu melakukan perlindungan dari dalam. Mencukupi kebutuhan cairan bayi adalah langkah yang bagus untuk mengatasi kulit bayi yang kering. ASI, susu formula, sayur-sayuran, buah-buahan, dan air putih dapat Bunda berikan pada si kecil untuk mencukupi kebutuhan cairannya.

Sesuaikan Bahan Pakaian Yang Digunakan Si Kecil Dengan Kondisi Udara Ya Bun!

Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis. Sebagai negara yang beriklim tropis tentunya memiliki kondisi udara yang bervariasi. Untuk mengatasi hal ini, lindungi si kecil dari perubahan cuaca.

Saat dingin, lindungi bayi dengan pakaian yang tebal dan hangat. Sebaliknya, saat udara terasa panas, berikan dia pakaian yang tidak membuat badannya kian gerah. Perhatikan juga bahan pakaian yang digunakan. Sebaiknya gunakan pakaian yang dapat menyerap keringat.

Selain itu, Bunda perlu memperhatikan pendingin ruangan yang digunakan. Sebaiknya beri jeda beberapa saat pada bayi agar tidak terus menerus berada di dalam ruangan ber-AC. Atau Bunda juga bisa menggunakan air humidifier agar kelembaban udara di ruangan tetap terjaga.

Bunda juga bisa mengurangi penggunaan bahan-bahan pakaian yang membuat rasa gatal dan tidak nyaman, seperti bahan wol dan sebagainya. Selain itu, penggunaan detergen yang komposisinya terlalu keras juga akan berpengaruh pada kulit bayi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dear Calon Ibu; Begini Ciri Tempat Tidur yang Aman dan Nyaman untuk Bayi!

pexels-photo-266061

Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Termasuk dalam hal memilihkan tempat tidur untuk bayi. Apa lagi sebagian besar bayi memang akan menghabiskan waktunya di atas tempat tidur.

Dengan demikian, maka Bunda pun harus memilih tempat tidur yang aman dan nyaman untuk bayi. Mengingat bayi yang baru lahir bisa tidur selama 16-20 jam dalam sehari. Lantas bagaimana kriteria tempat tidur yang aman dan nyaman untuk bayi? Simak ulasan di bawah ini Bun!

Pilih Tempat Tidur Dengan Jarak Antar Bilah Kurang Dari 6 Cm Agar Kepala Bayi Tak Terselip Di Antara Bilah

Saat memilih tempat tidur untuk bayi Bunda juga harus memperhatikan keamanan bayi. Salah satunya dengan memperhatikan jarak antar bilah. Tentu akan sangat berbahaya bila kepala bayi terselip di antara bilah tempat tidurnya. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda mengantisapasi hal itu dengan memilih tempat tidur yang jarak antar bilahnya kurang dari 6 cm.

Sebaiknya Hindari Tempat Tidur yang Bilahnya Bisa Dinaikan atau Diturunkan

Tempat tidur seperti ini sebaiknya Bunda hindari, karena terkadang bisa saja terjadi kesalahan ketika merakitnya dengan desain bilah yang semacam itu. Apabila salah dalam merakit, maka bayi bisa terjepit atau terjatuh pada saat sedang berpegangan pada bilah yang kurang kokoh.

Perhatikan Baut, Sekrup, Paku, dan Bahan-bahan Material Lainnya

Pastikan material tersebut terpasang dengan kencang supaya tempat tidur bayi bisa berdiri dengan kuat dan kokoh. Akan lebih baik jika Bunda rutin mengeceknya demi memastikan keamanan bayi. Sebab bukan tak mungkin jika pemasangan baut, sekrup, dan paku pada tempat bayi yang tidak sempurna bisa berakibat fatal pada buah hati.

Sangat Dianjurkan untuk Membeli Tempat Tidur yang Baru demi Kenyamanan dan Keamanannya

Perlu Bunda ketahui bahwa tempat tidur yang telah lama dibuat terkadang menggunakan cat yang mengandung bahan beracun, seperti halnya timah. Nah, untuk menghindari resiko tersebut, sebaiknya Bunda membeli tempat tidur yang baru. Apa lagi bayi dikenal suka menggerogoti benda-benda yang ada di dekatnya. Jangan sampai keputusan Bunda untuk tidak membeli tempat tidur baru, justru jadi berdampak fatal bagi buah hati!

Perhatikan Juga Matras Yang Akan Digunakan Bayi

Untuk tempat tidur bayi sebaiknya menggunakan matras yang didesain khusus. Beberapa produsen ada yang menjual tempat tidur tanpa diberi matras.Ketika Bunda memilih matras, maka pilihlah matras yang didesain khusus untuk bayi. Matras yang didesain untuk bayi pada umumnya sangat kuat, kokoh, serta keras untuk mencegah terjadinya SIDS (sudden infant death sydrome) atau sindrom kematian bayi mendadak, dan mampu menopang tulang punggung bayi. Tetapi hindari pula menggunakan matras yang terlalu empuk.

Sesuaikan Luas Matras dengan Ukuran Bayi

Sebaiknya Bunda juga memberikan matras yang sesuai dengan ukuran bayi, Dengan begitu si kecil akan merasa nyaman. Usahakan jangan sampai ada celah sedikit pun antara matras dengan bilah. Pastikan telah melepas plastik sebelum memasang matras ya Bun!

Barang-barang yang Lembut pun Sebaiknya Dihindari

Meski terlihat lucu dan menggemaskan, barang-barang yang lembut seperti boneka berbulu halus, selimut, sprai, dan bantal yang lembut sebaiknya dihindari  dengan tujuan untuk mencegah SIDS. Barang dengan tekstur lembut bisa menjadikan bayi sulit bernafas karena memiliki resiko menutupi wajah si kecil.

Setelah Itu, Sebaiknya Bunda Menidurkan Bayi Dalam Posisi Terlentang Untuk Mencegah Terjadinya SIDS

Mama, sebaiknya bayi tidur dalam posisi terlentang, hal itu untuk menghindari kesulitan bernafas yang bisa mengakibatkan SIDS. Untuk mencegah terjadinya SIDS pada bayi sebaiknya tempat tidur bayi diletakan di kamar Bunda. Sehingga sewaktu-waktu bayi menangis atau memerlukan pertolongan, Bunda bisa dengan cepat menanganinya.

Sebaiknya hindarilah meletakan tempat tidur bayi di dekat jendela, hal ini untuk menghindari segala sesuatu yang tidak diinginkan, tertimpa besi yang menopang tirai misalnya. Selain itu penempatan tempat tidur di dekat jendela juga bisa membuat leher bayi terlilit tirai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Perkataan Buruk Adalah Hal Yang Paling Berpengaruh Terhadap Kerusakan Mental Pada Anak

pexels-photo-236215

Disadari atau tidak, ada banyak anak yang telah mengalami kekerasan verbal. Kekerasan verbal memang tidak berbentuk seperti kekerasan fisik yang akibatnya bisa langsung terlihat, tapi kekerasan verbal adalah kekerasan yang dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitar anak dengan menggunakan kata-kata.

Kekerasan jenis ini tidak berdampak secara langsung, namun justru akan sangat berbahaya jika terus dibiarkan. Bunda dapat memperhatikan begitu banyaknya anak-anak yang tidak mengenal sopan santun. Dan akibatnya anak pun terbiasa mengucapkan kata-kata kasar. Kata-kata yang seharusnya belum diketahuinya tapi karena pengaruh lingkungan yang buruk membuatnya terbiasa mengucapkan kata-kata buruk itu. Ketika hal ini terjadi maka pihak pertama yang harus disalahkan adalah orangtua. Bagaimana bisa anak sekecil itu sudah mengucapkan kata-kata kasar dan buruk, tentu ada hal salah yang dilakukan oleh orangtua.

Kondisi ini seperti sudah banyak terjadi di mana-mana. Bunda tidak mungkin dapat menyelesaikannya sendiri karena begitu banyaknya anak dan orangtua yang harus diberi pemahaman. Tapi paling tidak Bunda dapat berbuat sesuatu pada lingkup keluarga. Dengan begitu harapannya para orangtua yang lain pun akan mengikutinya. Selain itu, ada sejumlah langkah yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi hal ini.

Keluarga Menjadi Tempat Terbaik Untuk Memulainya

Keluarga adalah tempat yang sangat baik untuk melakukan bimbingan pada anak. Pada keluargalah anak akan mendapatkan teladan, bimbingan, dan kasih sayang yang tidak dia dapatkan di tempat lain. Kisah di bawah ini bisa kita jadikan contoh betapa perkataan baik itu sangat penting bagi perkembangan mental anak.

Siapa yang tidak kenal dengan Thomas Alva Edison? Suatu hari, ia membawa sepucuk surat dari sekolah untuk ibunya. Menurut pihak sekolah, surat tersebut hanya boleh diberikan dan dibaca oleh ibu Thomas Alva Edison saja. Setelah menerima dan membaca surat tersebut, ibu Thomas Alva Edison pun menyampaikan isi surat itu kepada anaknya. Sambil berlinang air mata ibu Thomas Alva Edison berkata surat tersebut mengabarkan bahwa Thomas Alva Edison adalah anak yang terlalu jenius dan sekolah tersebut tidak memiliki guru-guru yang dapat mengajarnya. Untuk itu, sekolah meminta kepada ibu Thomas Alva Edison agar dapat mendidiknya di rumah saja.

Tahun pun berganti dan ibu Thomas Alva Edison telah meninggal dunia. Kini Thomas Alva Edison sudah menjelma menjadi seorang ilmuwan yang sangat hebat. Banyak penemuan-penemuannya yang sangat berguna bagi manusia. Suatu hari, ketika Thomas Alva Edison sedang membersihkan rumahnya, dia menemukan sepucuk surat yang dulu dia terima dari sekolah untuk ibunya. Isi surat tersebut adalah “Anak kamu memiliki masalah kejiwaaan, kami tidak mengizinkannya untuk datang ke sekolah ini lagi.” membaca hal itu, Thomas Alva Edison pun merasa sedih dan menangis berjam-jam disana.

Kemudian dalam buku hariannya dia pun menuliskan kalimat yang bisa kita jadikan sebagai motivasi “Thomas Alva Edison adalah anak gila yang oleh seorang pahlawan bernama ibu diubahnya menjadi yang paling jenius sepanjang abad. Perkataan yang buruk merusak mental dan moral seseorang, tetapi perkataan yang baik mampu memotivasi seseorang untuk menjadi yang terbaik.”

Setelah Itu Bunda Bisa Menyampaikannya Pada Orangtua Yang Lain

Tidak ada salahnya jika Bunda pun ikut menyampaikan kepada orangtua. Ajak mereka untuk tidak melakukan kekerasan verbal agar jumlah anak yang mengalami kekerasan verbal pun dapat dikurangi. Dengan demikian akan terbentuk lingkungan yang ramah anak. Bukankah segala sesuatu akan terasa lebih ringan jika dilakukan bersama-sama Bun?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top