Kesehatan Ibu & Anak

Inilah Penyebab Dan Cara mengatasi Anak Balita Demam dengan Cepat

anaksakit

Sebagai orang tua tentunya akan resah ketika si kecil mengalami sakit atau demam tinggi. Hal itu karena si kecil masih belum bisa berbicara tentang rasa sakit yang telah dirasakan, sehingga membuat dia rewel, sulit tidur dan membuat orang tua merasa kebingungan untuk mengatasinya. Terlebih bagi seseorang yang baru saja menjadi orang tua, akan merasa panik ketika si kecil mengalami demam tinggi.

Mungkin sebagian orang tua belum semuanya tahu apa sebenarnya yang menyebabkan demam terhadap anak dan bagaimana cara mengatasinya dengan cepat. Nah dalam artikel kali ini penulis akan mencoba memaparkan materi tersebut untuk anda semua. Hal itu dimaksudkan supaya anda sebagai orang tua yang memiliki balita sedang mengalami demam tidak lagi merasa kepanikan dan mampu mengatasinya dengan baik.

Mungkin perlu diketahui terlebih dahulu pengertian demam adalah terjadinya peningkatan suhu badan secara berlebihan, artinya melebihi dari suhu normal. Normalnya suhu badan adalah sekitar 36 sampai dengan 38 derajat celsius. Jadi, jika anda mengetahui kondisi tubuh anak mulai tidak berada dalam derajat yang normal, segeralah atasi karena jika tidak akan berdampak tidak baik bagi si kecil.

Para orang tua pun juga harus mengetahui bahwa demam yang terjadi pada anak balita biasanya akan terjadi ketika suhu temperatur mencapai:

  1. Jika termometer diletakan pada anus atau rektum temperatur suhunya melebihi batas normal yakni 38 derajat celsius.
  2. Jika termometer diletakan pada bagian mulut temperatur suhunya melebihi 37 derajat celsius.
  3. Jika termometer diletakan pada bagian ketiak temperatur suhunya melebihi dari 37 derajat celsius.

Oleh karena itulah, bagi orang tua harus menyediakan alat termometer untuk keperluan mengukur suhu si kecil ketika si kecil sedang rewel karena sakit. Hal itu amatlah penting karena dengan alat tersebut anda dapat langsung mengetahuinya.

Penyebab balita demam

Terjadinya demam terhadap balita disebabkan karena temperatur tubuh yang mengalami peningkatan di atas batas normal yang telah disebabkan oleh thermostat yang terdapat pada tubuh manusia. Thermostat ini terletak pada salah satu bagian otak, yang disebut juga dengan hepotalimus. Fungsi dari hepatalumus ini adalah sebagai pengatur temperatur tubuh dan menjaga temperatur normal yakni dengan cara mengirimkan sinyal ke dalam tubuh.

Namun hepatalumus terkadang juga akan berperan mengatur temperatur suhu tubuh menjadi lebih tinggi, tentu hal tersebut dilakukan sebagai respon terhadap infeksi, penyakit dan juga penyebab lain. Para peneliti berpendapat, bahwa cara tubuh untuk melawan kuman atau bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi dan merasa membuat kuman tersebut tidak nyaman terhadap tubuh adalah dengan peningkatan temperatur tubuh.

Perlu orang tua ketahui bahwa demam ini bukan suatu penyakit tetapi merupakan suatu gejala. Jadi, penyebab demam ini sendiri disebabkan karena kondisi yang terlalu panas, infeksi, imunisasi, dan bisa juga disebabkan karena hal lain.

Cara mengukur suhu tubuh terhadap anak balita

Tentu ada cara tersendiri mengukur suhu badan terhadap balita yang bisa orang tua lakukan sebelum membawanya ke dokter, cara tersebut di antaranya adalah:

  1. Peganglah si kecil pada bagian pipi, perut, dan juga kening.

Mungkin ini sudah hal biasa yang dilakukan oleh ibu-ibu ketika mendapati si kecil terlihat tidak enak badan. Langkah yang paling pertama dilakukan adalah memegang pada bagian pipi, perut, dan juga kening untuk mengetahui panas atau tidak. Memang cara ini bisa mendeteksi tetapi tidak bisa mengetahui suhu temperatur tubuhnya berapa. Jadi hanya kira-kira saja.

  1. Menggunakan termometer.

Nah cara ini lebih efektif lagi, karena dengan alat bantu tersebut para orang tua akan dapat mengetahui dengan jelas berapa suhu temperatur si kecil. Sehingga dengan demikian para orang tua bisa dengan cepat bertindak untuk mengatasi demam tersebut.

Cara mengatasi demam terhadap balita

Sebenarnya cara mengobati atau mengatasi demam pada balita ini terdapat dua alternatif yakni secara alami atau tradisional dan dengan menggunakan obat penurun panas. Nah jika para orang tua memilih cara alami maka berikut ini adalah caranya:

  1. Gunakanlah daun dadap serep untuk meredakan panas atau demam.

Jika para orang tua merasa aman menggunakan cara alami dalam mengatasi si kecil yang sedang demam, maka bisa menggunakan daun dadap serep. Caranya ambilah beberapa lembar daun dadap serep, kemudian haluskan lalu balurkan pada bagian badan si kecil.

  1. Dengan menggunakan bawang merah dan minyak goreng.

Caranya ibu bisa menghaluskan bawang merah, kemudian dicampur dengan minyak goreng, sedikit minyak kayu putih. Kemudian balurkan pada bagian badan si kecil.

  1. Menggunakan air hangat untuk mengompres.

Ibu bisa melakukan pengompresan si kecil dengan menggunakan air hangat. Kompreskan pada bagian dahi, leher dan juga dada. Ketika kompres sudah mengering maka langsung angkat, jangan sampai kompres tersebut kering dalam badan balita. Ibu bisa melakukan kegiatan tersebut berulang-ulang dengan mencelupkan di air hangat.

Catatan penting bagi para orang tua, jika mengompres anak jangan menggunakan alkohol, karena dapat menimbulkan anak keracunan alkohol atau disebut dengan intoksikasi.

Namun jika si kecil mengalami demam yang dibarengi dengan kedinginan yang menggigil, maka cukup diselimuti dengan selimut tipis saja. Dengan begitu anak akan merasa nyaman.

  1. Istirahat yang cukup.

Ketika anak balita anda mengalami demam, maka berikanlah istirahat yang cukup. Dengan beristirahat maka demam secara berangsur akan menurun. Berikanlah cairan ekstra seperti jus, air, dan juga susu sebagai asupan gizinya. Namun jika menolak maka berikanlah cairan yang diinginkan oleh anak.

Cara mengatasi demam dengan menggunakan obat

Jika ibu tidak ingin ribet membuat ramuan tradisional untuk mengatasi demam, maka ibu juga bisa menggunakan obat penurun panas. Namun jangan berlebihan harus memerhatikan aturan pakai dan dosis yang diperlukan. Sebagai panduannya maka berikut ini adalah cara mengatasi panas atau demam pada balita.

Agar kondisi anak lebih baik maka ibu bisa memberikan obat penurun panas. Ibu bisa memberikannya setiap empat jam sekali atau enam hari sekali. Obat yang bisa ibu berikan adalah parasetamol. Ikuti dan baca labelnya yang disesuaikan dengan umur dan berat badan si kecil. Sebelum ibu memberikan obat pada anak untuk menurunkan demam, sebaiknya konsultasikan pada dokter supaya aman dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dan membahayakan si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Mamah Tetap Cantik Ketika Naik Motor Matic

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian perempuan tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

1

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Bunda alias mamah cantik naik motor untuk apa? Sekedaar antar si kecil ke sekolah atau kendaraan rutin untuk menemani kerja dengan jarak yang cukup jauh? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Setidaknya jika hanya berkendara untuk mengantar sekolah biasanya perjalanan ditempuh dengan lebih singkat. Karena jarak yang pendek dan jalanan yang tidak begitu macet. Pakaian pun bisa menyesuaikan kondisi santai ini.

Beda cerita ketika Bunda naik motor untuk kegiatan harian. Jalanan yang panas dan macet tentunya membuat kita harus memilih pakaian yang nyaman. Salah pilih malah akan membuat keadaan runyam.

Helm keren itu yang seperti apa?

2

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika hanya digunakan sekitaran rumah menggunakan motor kesayangan dengan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit jenis ini untuk beraktivitas sehari-hari dengan jarak jauh.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih Motor Sesuai Kebutuhan

3

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak perempuan yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Misalnya untuk Bunda yang punya postur rata-rata perempuan tentunya coccok menggunakan motor yang ukurannya tidak terlalu besar seperti Suzuki Nex. terkait dengan dimensi, pada Suzuki Nex ini memiliki ukuran dimensi dengan panjang 1850 mm, lebarnya 665 mm, dan tinggi 1035 mm serta memiliki berat hingga 90 Kg saja. Jadi Bunda tak akan repot dan keberatan dengan motor satu ini. Bagaimana mau kelihatan cantik kalau bunda direpotkan bentuk motor yang kebesaran bukan?

Bunda juga bisa tetap tampil menarik dengan pilihan warna Mat Titanium Silver, Titanium Silver, dan Matt Black. Warna-warna yang masuk kategori berkelas. Apalagi didukung Desainnya sendiri juga berkelas dengan lampu depan model V.

Oh iya, Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit loh. Ketika pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya. Hal ini dimungkinkan karena Suzuki Nex dibekali mesin 113cc dengan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful) yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Jas Hujan Itu Harus

4

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba di tujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan di bagasi motor. Tentunya dengan tipe seperti ini Bunda bisa membawa dua jas hujan untuk digunakan si kecil yang ikut dibonceng di belakang.

Jangan Paksakan Aksesoris Yang Membahayakan

5

Tampil menarik memang penting, tapi keselematan lebih utama. Jangan pernah memaksakan aksesoris penunjang penampilan yang akan membahayakan aksi berkendara kamu.

Sebagian perempuan masih kerap memaksakan menggunakan sepatu berhak ketika mengendarai motor. Ini jelas membahayakan karena akan mengurangi rekfles dan keseimbanganmu.

Kalaupun kamu akan beraktivitas dengan sepatu berhak tinggi, maka sebaiknya kamu bawa saja dan tidak digunakan ketika bermotor. Itu gunanya bagasi yang luas bukan? Untuk menaruh barang bawaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Ingin Keluarga Bebas Virus? Beri Diinsfektan pada 7 Benda Ini

ketikaanaksakit

Ketika seseorang dalam keluarga Anda menderita pilek atau flu, apakah Anda membersihkan segala sesuatu yang terlihat di rumah Anda dan mencuci setiap barang di kamar orang yang sakit? Tidak perlu berlebihan begitu. Beri diri Anda waktu untuk beristirahat.

Lalu Bagaimana?

Mulailah fokus untuk membersihkan dan mensucihama benda-benda yang paling sering disentuh. Tidak hanya dilap, tapi diberi desinfektan.

Desinfektan harus menjadi bagian dari pembersihan rutin yang biasa Anda lakukan, seperti apa yang dilakukan di rumah sakit. Bacalah label kemasan untuk memastikan disinfektan yang Anda pilih bekerja melawan virus.

Bila Anda menggunakan semprotan disinfektan, gunakan kertas tisu, jangan lap kain. Atau, jika Anda memiliki budget lebih, Anda bisa menggunakan tisu disinfektan. Kenapa Anda harus berhenti menggunakan lap kain? Karena, lap kain yang dipakai berulang akan cenderung menyebar virus dan kuman.

Dengan tisu atau kertas serta semprotan desinfektan, yang Anda lakukan adalah menyemprotkan desinfektan lalu mengelapnya. Tapi ketika Anda menggunakan tisu disinfektan untuk menyeka, setelah Anda mengelap atau membersihkan permukaan, Anda harus membiarkannya kering. Waktu menanti itulah yang memberikan lebih banyak waktu untuk membunuh organisme yang tidak baik. Zat yang ditinggalkan mengering meninggalkan beberapa dampak residual.

Benda Apa Saja yang Harus Disucihama?

Pikirkan tentang benda-benda yang sering disentuh oleh penderita. Benda-benda yang digunakan bersama lebih mungkin untuk menyebarkan kuman. Lakukan pembersihan rutin dilanjutkan dengan memberikan desinfektan pada benda-benda di bawah ini ketika ada yang menderita pilek atau flu:

1. Telepon genggam atau telepon rumah Anda. Delapan puluh persen dari telepon di rumah yang memiliki anak dengan flu memiliki virus flu menempel padanya. Virus flu dan pilek menempel di sana dan bertahan hidup cukup lama, dari mulai beberapa jam hingga beberapa hari. Semakin intens telepon tersebut dipegang atau semakin sering berpindah tangan, semakin besar kemungkinan terjadinya penularan penyakit.

2. Remote control. Benda ini juga yang paling sering disentuh dan berpindah tangan. Bisa jadi, benda yang paling jarang dibersihkan di rumah Anda. Bayangkan, jika seorang anak bersin dan mengenai tangannya, lalu ia menyentuh remote tersebut, kuman bisa berpindah ke remote. Jadi, penting sekali untuk mulai memperhatikan kebersihan remote di rumah Anda.

3. Kamar mandi. Setengah dari semua kran kamar mandi memiliki virus flu ketika seseorang memiliki pilek atau flu menyentuhnya. Rutin membersihkannya ketika Anda menggunakan kamar mandi akan sangat membantu menghilangkan kuman-kuman yang bertahan di sana.

4. Meja. Yang dimaksud di sini adalah segala jeis meja. Meja dapur, meja kopi, meja bermain, meja belajar, dan meja makan cenderung menjadi tuan rumah virus flu. Tak heran tentunya, karena banyak orang yang sering menyentuhnya, tapi jarang dilap. Jadi, pastikan Anda menyempatkan waktu untuk sering-sering memberikan desinfektan.

5. Komputer dan laptop. Periksa buku manual pemakaian dan cara membersihkan sebelum Anda menggunakan desinfektan. Pastikan bahan-bahan yang ada dalam desinfektan tiak menghapus huruf-huruf di keyboard atau layar monitor.

6. Boneka. Jika memungkinkan, masukan boneka-boneka ke binatu. Jika tidak dicuci, jauhkan dari semua orang selama beberapa hari untuk membiarkan virus tinggal beberapa hari di permukaan boneka saja – tanpa berpindah ke anak atau anggota keluarga yang lain.

7. Seprai, selimut, handuk. Barang-barang Ini harus dicuci pada suhu tinggi dengan pemutih serta deterjen yang aman-warna. Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah mencucinya.

Cuci Tangan Sesering Mungkin

Semua orang di rumah Anda harus mencuci tangan lebih sering ketika ada anggota keluarga yang seseorang sakit. Menggunakan sabun dan air atau sanitizer akan sangat membantu membersihkan tangan dengan baik. Pastikan Anda tidak melewatkan sela-sela jari, punggung tangan, dan kuku. Lakukan selama minimal 20 detik lalu bilas menggunakan air yang mengalir setelahnya. Cucilah tangan dengan standar tertinggi dan ajari anak Anda melakukan hal yang sama. Cucilah tangan setidaknya pada saat-saat seperti sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan, sebelum makan, sebelum dan sesudah merawat seseorang yang sakit, sebelum dan setelah mengobati luka atau luka, setelah menggunakan toilet, dan tentunya setelah membersihkan , hidung, batuk, atau bersin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top