Parenting

Inilah Pentingnya Peran Seorang Ayah Untuk Kecerdasan Anak

Inilah Pentingnya Peran Seorang Ayah Untuk Kecerdasan Anak

Perlu diketahui bahwa peran dari seorang ayah sangat penting untuk tumbuh kembang anak sampai dia dewasa nanti. Di zaman sekarang ini baik ayah atau pun ibu memiliki peranan yang sama didalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak supaya optimal. Tidak ada lagi pemisahan yang mengatakan bahwa ayah hanya bertugas mencari nafkah saja, sementara untuk anak sepenuhnya tanggung jawab seorang ibu.

Apabila pandangan itu sampai saat ini masih diterapkan, maka seorang anak akan kehilangan figur dari sosok ayah. Mengapa demikian? Karena peran seorang ayah dalam kehidupan anak sangat berarti, terutama untuk membangun kecerdasan emosional, meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi, dan untuk memberi motifasi anak dikemudian hari. Apabila seorang anak sama sekali tidak merasakan peran dari seorang ayah maka dia akan merasa kesulitan untuk melakukan adaptasi baik di sekolah, lingkungan sosial atau pun dalam perubahan yang lain. Hasil dari reset juga menunjukan bahwa seorang anak yang tanpa peran ayah:

  1. Sebanyak 63 % anak akan mengalami masalah psikologis seperti: merasa gelisah, suasana hati yang mudah sekali berubah, fobia, dan juga depresi.
  2. Sebanyak 56 % lebih memiliki daya tangkap di bawah rata-rata.
  3. Sebanyak 43 % anak sangat agresif terhadap orang tua.

Menurut pakar psikologi dari PBKP Fakultas Psikologi Universitas taruma negara, Agustina, M.Psi., dia pun telah menyeret perbedaan antara ayah pada zaman dulu dengan ayah pada zaman sekarang. Terutama dilihat dari segi waktu. Namun yang lebih membedakan antara ayah zaman dulu dengan ayah zaman sekarang adalah adanya peningkatan dalam hal pendidikan. Jadi, secara gamblang dapat disimpulkan bahwa ayah pada zaman sekarang hampir semua memiliki pendidikan yang relatif tinggi, sehingga dia memiliki cara tersendiri untuk ikut andil dalam memberikan pendidikan untuk anak-anaknya. Dengan demikian, anak akan merasa nyaman dan mampu menjadi sosok anak yang memiliki dua figur, yakni dari seorang ayah dan ibu.

Bentuk perhatian yang harus diberikan dari ayah meski sibuk bekerja

Menjadi seorang ayah memang bukan perkara yang mudah, sebab dia memiliki tanggungjawab yang amat berat yakni menafkahi keluarga. Terlepas dari itu dia juga memiliki peranan yang amat penting dalam mendidik anak-anaknya, meski telah sibuk di luar rumah. Lalu perhatian seperti apakah yang harusnya diberikan untuk anak disela-sela kesibukannya? Berikut ini adalah bentuk perhatian yang harus diterapkan oleh seorang ayah pada anak-anaknya.

  1. Usahakan untuk selalu meluangkan waktu untuk sang anak.

Dalam satu hari minimal ayah harus memiliki waktu 15 sampai 30 menit untuk melakukan cengkrama dengan keluarga. Dalam momen tersebut ayah bisa menanyakan kepada anak tentang kegiatan hari ini dan mengajaknya bermain.

Dengan demikian, anak akan merasa diperhatikan dan cara tersebut memiliki makna untuk perkembangan anak. Seorang ayah yang positif akan memberikan dampak yang positif pula untuk tumbuh kembangnya.

  1. Selalu usahakan untuk menampakan ungkapan sayang pada anak-anak.

Cobalah untuk sejenak memerhatikan anak, dengan bertanya tentang apa saja kegiatan di sekolah, bagaimana belajarnya, bagaimana teman-temannya. Cara seperti itu bisa meningkatkan kemampuan akademis anak. Oleh karena itulah, sesibuk apa pun seorang ayah sebisa mungkin harus meluangkan waktu untuk si buah hati karena sesibuk apapun ayah anak memerlukan perhatian, kasih sayang, dan juga dukungan penuh dari seorang ayah.

Selain ucapan ferbal, ayah juga bisa memberikan perhatian yang berupa belaian sayang, pelukan hangat, dan penghargaan berupa pujian kepada sang anak ketika dia mencapai sesuatu atau ketika dia sudah bisa melakukan hal yang menunjukan perkembangannya. Selain kata-kata, pelukan, sentuhan hangat dari seorang ayah juga amat penting bagi anak. Misalnya ayah bisa menggendong dia saat bersamanya.

  1. Selalu usahakan untuk bisa makan bersama di rumah bersama anak.

Sebisa mungkin ayah harus meluangkan waktunya untuk selalu bisa makan bersama atau berdoa bersama. Jika malam tidak bisa, maka bisa ketika sarapan pagi. Sebab dengan begitu anak dapat merasakan kehangatan dan kedekatan yang erat antara anggota keluarga. Selain itu, momen tersebut dapat dijadikan sebagai ajang untuk saling mengobrol antara anggota keluarga mengenai kegiatan masing-masing pada hari tersebut.

  1. Serasikan antara kesibukan dengan perhatian anak.

Selain harus menyerasikan antara kesibukan dengan perhatian anak, ayah juga harus pandai-pandai dalam menjaga kekompakan di depan anak. Ibu dalam hal ini juga harus ikut serta mendukung demi tumbuh kembangnya.

  1. Menikmati masa liburan bersama anak.

Usahakan ketika ayah libur bekerja selalu bersama menemani anak dalam bermain. Dengan begitu anak akan merasa nyaman dan dekat selayaknya bersama ibunya.

Demikian tadi pembahasan tentang pentingnya peran ayah dalam perkembangan dan pertumbuhan anak. Semoga bisa memberi manfaat yang positif bagi kita semua.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Mamah Tetap Cantik Ketika Naik Motor Matic

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian perempuan tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

1

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Bunda alias mamah cantik naik motor untuk apa? Sekedaar antar si kecil ke sekolah atau kendaraan rutin untuk menemani kerja dengan jarak yang cukup jauh? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Setidaknya jika hanya berkendara untuk mengantar sekolah biasanya perjalanan ditempuh dengan lebih singkat. Karena jarak yang pendek dan jalanan yang tidak begitu macet. Pakaian pun bisa menyesuaikan kondisi santai ini.

Beda cerita ketika Bunda naik motor untuk kegiatan harian. Jalanan yang panas dan macet tentunya membuat kita harus memilih pakaian yang nyaman. Salah pilih malah akan membuat keadaan runyam.

Helm keren itu yang seperti apa?

2

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika hanya digunakan sekitaran rumah menggunakan motor kesayangan dengan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit jenis ini untuk beraktivitas sehari-hari dengan jarak jauh.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih Motor Sesuai Kebutuhan

3

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak perempuan yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Misalnya untuk Bunda yang punya postur rata-rata perempuan tentunya coccok menggunakan motor yang ukurannya tidak terlalu besar seperti Suzuki Nex. terkait dengan dimensi, pada Suzuki Nex ini memiliki ukuran dimensi dengan panjang 1850 mm, lebarnya 665 mm, dan tinggi 1035 mm serta memiliki berat hingga 90 Kg saja. Jadi Bunda tak akan repot dan keberatan dengan motor satu ini. Bagaimana mau kelihatan cantik kalau bunda direpotkan bentuk motor yang kebesaran bukan?

Bunda juga bisa tetap tampil menarik dengan pilihan warna Mat Titanium Silver, Titanium Silver, dan Matt Black. Warna-warna yang masuk kategori berkelas. Apalagi didukung Desainnya sendiri juga berkelas dengan lampu depan model V.

Oh iya, Motor satu ini memegang rekor MURI untuk kategori motor matic paling irit loh. Ketika pemecahan rekor mampu menempuh jarak 109,8 Kilometer untuk setiap liternya. Hal ini dimungkinkan karena Suzuki Nex dibekali mesin 113cc dengan teknologi SUPER FI (Suzuki Performance Fuel Injection) dan mesin berkonsep LeaP (Light, Efficient and Powerful) yang telah terbukti menghasilkan tenaga besar secara presisi dan minim gesekan sehingga mampu mengoptimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Jas Hujan Itu Harus

4

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba di tujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan di bagasi motor. Tentunya dengan tipe seperti ini Bunda bisa membawa dua jas hujan untuk digunakan si kecil yang ikut dibonceng di belakang.

Jangan Paksakan Aksesoris Yang Membahayakan

5

Tampil menarik memang penting, tapi keselematan lebih utama. Jangan pernah memaksakan aksesoris penunjang penampilan yang akan membahayakan aksi berkendara kamu.

Sebagian perempuan masih kerap memaksakan menggunakan sepatu berhak ketika mengendarai motor. Ini jelas membahayakan karena akan mengurangi rekfles dan keseimbanganmu.

Kalaupun kamu akan beraktivitas dengan sepatu berhak tinggi, maka sebaiknya kamu bawa saja dan tidak digunakan ketika bermotor. Itu gunanya bagasi yang luas bukan? Untuk menaruh barang bawaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Inilah Cara Menghadapi Anak Yang Nakal, Bandel Dan susah diatur

Inilah Cara Menghadapi Anak Yang Nakal, Bandel Dan susah diatur

Apakah anak anda termasuk anak yang nakal, bandel dan susah diatur? Anda merasa kewalahan mengurusinya? Tenang dalam artikel kali ini penulis akan mencoba untuk memaparkan bagaimana cara menghadapi anak-anak yang nakal, sulit diatur dan bandel.

Pada beberapa kasus mungkin anda menemukan anak-anak anda yang periang dan juga penurut terhadap nasehat anda. Namun anda pasti akan terkejut jika tiba-tiba anak anda berubah menjadi sosok yang nakal, pembangkang, mudah marah, hiperaktif, cengeng dan sikap-sikap lain yang tidak disenangi. Maka dari itulah terkadang anda sebagai orang tua merasa jengkel dan marah ketika menghadapinya. Namun, sebagai orang tua tentulah tidak bisa jika hanya dengan marah-marah, melainkan peranan orang tua begitu penting untuk menghadapi anak yang semacam itu. Lalu bagaimana caranya? Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa anda lakukan.

Tips pintar untuk menghadapi anak yang nakal, bandel dan sulit untuk diatur:

  1. Lakukan pendekatan kepada anak.

Ketika anak anda rewel, nakal dan susah diatur sebaiknya jangan hadapi dia dengan keras, emosional, dan penuh amarah. Sebab cara itu tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada, justru anak akan semakin rewel dan nakal. Jika itu sudah terjadi, maka anda pun akan merasa kerepotan untuk mengurusinya.

Oleh karena itulah, anda harus melakukan pendekatan yang baik, berilah nasehat dengan lembut bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik. Selain itu, anda sebagai orang tua juga harus menjaga kekonsistenan, jangan sampai goyah karena anak merengek menangis. Sebagai contoh, ketika anak anda meminta terus mainan yang harganya mahal, katakan tidak, jika anda sudah mengatakan tidak maka jangan luluh karena tangisannya, melainkan biarkanlah sampai dia pada akhirnya menurut dengan anda. Dengan demikian, anak anda akan terbiasa dengan apa yang anda ajarkan.

  1. Tunjukanlah tekat yang kuat terhadap anak.

Selain harus menjaga kekonsistenan, anda sebagai orang tua juga harus memiliki tekat yang kuat dalam menghadapi anak anda yang memang nakal. Ketika si kecil sedang bertengkar hebat, dan anda sebagai orang tua sulit untuk melerainya, anda harus menunjukan tekad yang kuat. Tentu hal itu sangatlah penting anda miliki sebab jika kita menyerah, meski pun sebenarnya anak-anak tidak tahu apakah mereka bisa menang atau tidak. Maka dari itulah, dengan tekad yang kuat secara internal yang anda miliki akan menjauhkan anak anda dari hal-hal yang buruk.

  1. Buatlah peraturan yang khusus untuk anak.

Buatlah peraturan khusus yang sebelumnya telah dibicarakan terlebih dahulu dengan anak-anak anda. Peraturan yang anda buat harus memiliki konskuensi supaya anak dapat berusaha menghindari perbuatan nakal tersebut. Semakin anda sabar maka anak-anak anda akan semakin mudah untuk dikendalikan oleh anda. Jangan lupa untuk selalu memberlakukan peraturan yang sudah anda buat supaya anak anda mengingat batasannya. Selain itu, anda harus selalu memberikan anak penghargaan pada saat anak melakukan hal-hal yang baik, seperti memberi pujian kepadanya.

  1. Tunjukan sikap yang manis dan lembut kepada anak.

Ketika anak kita melakukan hal yang buruk ditempat umum tentu kita sebagai orang tua merasa dongkol dan ingin memarahi anak tersebut. Namun ternyata tindakan semacam itu sangat salah didalam upaya mendidik anak yang nakal, karena anak akan semakin menangis keras-keras, semakin berontak dan semakin bertingkah yang nakal. Namun anda harus memberikan sikap yang penuh kelembutan, berikanlah dia pengertian dan berusaha untuk memaafkannya.

Cobalah untuk bertanya pada anak anda, mengapa melakukan kesalahan, karena terkadang mereka melakukan hal yang salah bukan karena keinginannya sendiri, melainkan karena dorongan dari lingkungan sekitar.

  1. Jangan terlalu memanjakan anak.

Tentu kita tahu bahwa sikap memanjakan anak yang ditanamkan sejak dini akan berpengaruh buruk bagi perkembangan anak. Hal itu akan mengakibatkan anak menjadi terbiasa dengan jalan yang mudah ketika dia ingin mendapatkan sesuatu. Hal tersebut akan terlihat ketika suatu saat nanti keinginannya tidak terpenuhi maka dia akan menunjukan sikap yang membangkang kepada anda sebagai orang tuanya. Maka dari itulah, anda sebagai orang tua jangan memanjakan anak-anak anda, tetapi perlakukanlah dia dengan baik dan sewajarnya saja.

  1. Berikanlah contoh yang baik untuk anak-anak anda.

Perlu anda tahu bahwa anak yang masih berada dalam tahap pengembangan dan pertumbuhan akan cenderung menirukan apa yang telah anda lakukan. Dia sangat mudah menyerap apapun yang terjadi disekitarnya, maka jika anda ingin anak-anak anda tumbuh menjadi sosok yang baik, patuh dan tidak nakal, sebaiknya berikanlah contoh dengan baik. Berikanlah sikap yang baik, jangan berkata yang kasar atau yang buruk ketika dihadapan anak. Selain itu, usahakan untuk menjauhkan anak-anak anda dari perbuatan-perbuatan yang buruk yang nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak anda.

Sebagai contoh anda harus menjauhkan dari tontonan televisi yang menayangkan kekerasan, teman yang nakal dan tontonan kriminilitas.

  1. Jangan memberikan label buruk pada anak-anak anda.

Ketika anak anda nakal dan bandel, maka anda sebagai orang tua janganlah sekali-kali memberikan label yang buruk pada mereka. Sebagai contoh “kamu anak yang nakal, bandel, susah diatur.” Justru pemberian label itu akan menjadikan anak semakin nakal, dia beranggapan bahwa sifat nakal yang dimiliki adalah karakternya, sehingga akan menyusahkan anda sebagai orang tua untuk mendidiknya.

Demikian tadi pembahasan tentang cara menghadapi anak yang nakal, bandel dan susah diatur. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat untuk anda para orang tua.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Orang Tua Wajib Tahu! Inilah Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

pendidikananak

Pendidikan untuk anak memang sesuatu yang perlu dipersiapkan sedini mungkin. Sebab jika tidak kedepannya akan merasa keteteran dan tidak bisa mencukupinya. Padahal mendidik dan memberikan pendidikan yang layak merupakan kewajiban dari orang tua. Pendidikan adalah investasi yang baik bagi anak-anak untuk menuju masa depan.

Jika kita sudah siap untuk menikah dan memiliki anak, itu berarti siap juga dengan dana pendidikannya. Pasti sudah tahu bahwa biaya pendidikan anak tidaklah sedikit, artinya harus perlu perjuangan yang maksimal untuk mencapai harapannya.

Lalu apa sajakah yang perlu dipersiapkan ketika menyiapkan dana pendidikan untuk anak? Dalam artikel ini penulis akan mencoba menguraikannya.

Tips jitu menyiapkan dana pendidikan untuk anak

Seperti yang telah kita ketahui bahwa biaya pendidikan di indonesia ini sekarang sudah sangat mahal, bahkan ada yang sampai ratusan juta. Tentu hal itu membuat para orang tua bekerja keras untuk terus menyiapkan biaya pendidikan untuk anak-anaknya. Tak peduli pekerjaan mereka apa, namun keinginannya hanya satu yakni untuk menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini.

Nah bagi anda yang mungkin sedang galau atau bingung bagaimana sebenarnya cara menyiapkan dana pendidikan untuk anak sejak dini yang tepat? Maka di bawah ini ada beberapa cara yang bisa anda terapkan dalam menyiapkan dana pendidikan untuk anak.

  1. Menentukan sekolah yang terbaik untuk anak.

Perlu diketahui bahwa besarnya nominal dana pendidikan harus direncanakan sejak dini, mulai anak masuk TK sampai dengan anak menempuh jenjang Universitas. Dalam memilih instutusi pendidikan harus disesuaikan dengan kemampuan anak dan juga kemampuan ekonomi orang tua tersebut. Jika untuk pendidikan jenjang dasar tentu orang tua tidak harus menyekolahkan anaknya di tempat yang eksklusif, namun yang paling penting anak mampu menyerap ilmu yang diberikan oleh para pendidiknya dan merasa nyaman. Untuk jenjang pendidikan anak usia dini tentu masih menjadi tanggung jawab sepenuhnya orang tua dalam lingkup keluarganya, karena didalamnya terjadi pembentukan karakter anak.

Orang tua pun juga tidak perlu ngotot untuk menyekolahkan anak-anaknya di tempat yang mahal, karena ada jenjang berikutnya yang harus ditempuh demi kelanjutan pendidikan anaknya nanti, terutama sampai ke perguruan tinggi. Semua keperluan dana pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi perekonomian orang tua dan penghasilan yang dimiliki dalam setiap bulannya. Jangan sampai untuk berhutang hanya untuk dana pendidikan di tempat yang mahal jika memang tidak mampu.

  1. Menghitung perkiraan dari keseluruhan dana pendidikan anak.

Memang kita tidak bisa mengetahui dengan pasti berapa biaya pendidikan untuk beberapa tahun ke depan. Namun yang bisa dilakukan adalah mencoba memperkirakan berapa kisaran biaya untuk pendidikan anak-anak kita. Untuk biaya pendidikan jangka pendek mulai dari TK sampai SD, orang tua bisa menyisihkan dengan menabung sebagian penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan dana pendidikan anaknya. Setelah itu, ketika anak sudah mulai memasuki usia sekolah sesuai jenjangnya, maka orang tua bisa mengumpulkan berbagai informasi terkait dengan dana pendidikan anaknya, mulai dari SPP, biaya pembangunan, buku-buku, tekxt wajib dan masih banyak yang lain. Apabila anda memutuskan anak anda sekolah jauh dari tempat anda tinggal, maka anda harus memikirkan juga biaya untuk keperluan sehari-hari seperti makan, sewa tempat tinggal, dan biaya operasional lainnya.

  1. Perhatikan tingkat inflasi dan bunga.

Seperti yang telah kita ketahui saat ini bahwa tingkat inflasi semakin naik, dan akan mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Tentu hal tersebut sangat berpengaruh dengan meningkatnya biaya pendidikan untuk anak nantinya. Maka dari itulah, untuk mengembangkan nilai inflasi maka orang tua harus mempersiapkan dana pendidikan yang dapat menekan nilai inflasi tersebut, misalnya bisa diwujudkan dalam reksadana saham, deposito berjangka, properti, investasi emas, dan lainya sebagai dana pendidikan jangka panjang.

  1. Menentukan nominal tabungan.

Apabila dana yang diperlukan dan jumlah waktu anak untuk sampai pada jenjang tersebut, dapat diketahui oleh orang tua, maka orang tua dapat menentukan jumlah tabungan dalam setiap bulannya. Dana pendidikan untuk anak sebaiknya dibedakan, baik yang jangka pendek maupun yang jangka panjang. Peran orang tua adalah mengusahakan untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya yang disesuaikan dengan kondisi financial yang dimilikinya.

  1. Membantu anak mencari beasiswa.

Mungkin jika anda termasuk orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya sampai tinggi tetapi untuk penghasilan kurang mencukupi maka anda bisa mencarikan beasiswa untuk anak anda. Mencari beasiswa tidak harus karena kemiskinan, tetapi karena kecerdasan anak anda. Jadi, doakan anak anda supaya memiliki otak yang cerdas sehingga bisa menempuh pendidikan yang sesuai harapan anda.

Selain menyiapkan dana pendidikan untuk anak, ada pula hal lain yang harus orang tua lakukan untuk anak-anaknya yakni selalu memberikan arahan pada anak-anak mengenai pendidikan yang ingin ditempuh oleh mereka nantinya. Selain itu, orang tua juga memiliki kewajiban untuk membimbing anak untuk membentuk kepribadian dan karakteristik yang berbudi luhur.

Demikianlah pembahasan tentang hal-hal yang harus disiapkan dalam menyiapkan dana pendidikan anak. Semoga dapat bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Setiap Anak Memiliki Bakat yang Beragam, Begini Melihat Bakat Dan Membimbing Potensi Anak

bakat

Setiap anak memiliki bakat yang begitu beragam. Banyak juga yang menganggap bahwa bakat beberapa anak justru sangat berkenaan dengan potensi yang memang dimiliki oleh orang tuanya. Dengan begitu banyak macam bakat atau hal-hal yang berkaitan akan potensi, maka tidak jarang pula yang memberikan pengertian bahwa bakat bisa diolah atau diasah.

Memang benar adanya, banyak yang menjadi bakat namun belum sampai tereksplorkan dengan baik, namun juga tidak jarang mengenai potensi yang begitu beragam, akan tetapi menjadi hal yang mampu berkembang karena asahan yang dilakukan.

Dengan banyaknya komentar atau pengertian mengenai hal tersebut, maka terdapat pula anggapan mengenai pentingnya melihat bakat serta cara membimbing anak pada potensi yang memang dimilikinya, berikut merupakan pembahasannya,

Peka Terhadap Anak

Banyak orang tua yang bisa dibilang “kecolongan” karena telah kehilangan perkembangan anak yang memang sangat baik untuk mengolah daya bakat yang dimilikinya dari usia 3-14 tahun. Itulah yang sering menjadi penyebab adanya kesenjangan atau arah yang tertinggal, yang artinya orang tua telah terlalu lama tanggap akan potensi anak. Karena itulah yang nantinya membuat anak kurang mampu mengeksplor diri, hingga terkadang anak mengerti mengenai potensi dan bakat dirinya justru pada usia diatas 20 tahun. Sedangkan pada masa perkembangannya, ia belum mengetahui dan tidak terdapat dukungan dari orang tua untuk mengembangkan potensi tersebut.

Dorongan Dan Arahan

Anak akan memiliki rasa percaya diri tinggi apabila ia mengerti tentang olahan daya pikir serta keikutsertaan dari orang tuanya untuk selalu memberi semangat, sehingga orang-orang yang ada di sekitarnya juga akan memiliki anggapan serupa untuk terus mendorong anak dalam meraih sebuah prestasi dan mengasah bakat hingga menjadi hal yang ia kehendaki. Karena pada dasarnya, potensi seorang anak adalah hal yang sangat penting untuk diketahui orang tuanya, namun juga harus terdakat arahan untuk membuat potensi yang dimiliki oleh anak mampu berkembang dengan kesesuaian yang tepat sekaligus terarah.

Pengembangan Potensi

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah pengembangan potensi tersebut. Dengan banyak sekali macam potensi akan membuat orang tua mengetahui arahan mana yang dapat membuat anak semakin banyak mengolah rasa dan karsa yang ia miliki menjadi sesuatu yang nantinya mampu berarti dalam hidupnya. Karena bakat seorang anak menjadi salah satu citra khusus yang dimiliki oleh seorang anak, sehingga terdapat rasa ingin mengembangkan, melakukan yang terbaik, hingga mengeksplorkan bakat yang ia miliki tersebut.

Misalnya saja tentang potensi atau bakat menyanyi seorang anak, tidak aka nada salahnya jika orang tua mengetahui dan membimbing anak agar dapat mengaplikasikan tingkat bakat menyanyinya semakin berkembang, dengan les dan meningkatkan kemampuan percaya akan dirinya sendiri mampu membuat anak semakin melebarkan sayapnya, terlebih lagi apabila terdapat kesempatan-kesempatan emas tertentu yang mampu membuatnya semakin percaya diri, mengembangkan bakat, hingga mencapai prestasi diri.

Bakat Bukan Penghapus Tanggung Jawab

Pengertian satu ini juga menjadi sebuah arahan dari orang tua pada anaknya. Menjadikan bakat berupa upaya pengembangan diri anak, bukan menghapuskan tanggung jawa tertentu yang memang seharusnya dilaksanakan oleh anak dengan baik. Misalnya saja dengan membiarkan anak yang memiliki bakat menari untuk meninggalkan pendidikan formalnya begitu saja diatas bakat atau secara potensial yang ingin anak kembangkan. Inilah PR yang harus diaksanakan orang tua, sehingga anak mampu memberikan keseimbangan antara eksplorasi bakat dengan kewajiban mutlak. Dengan demikian, anak akan mampu mengembangkan bakat, tetapi juga tidak melupakan begitu saja mengenai kewajibannya.

Pengertian Yang Sesuai Pengembangan

Dalam berkembangnya anak, tentu memiliki tingkat pengertian hingga potensi yang berbeda. Maka dari itulah, orang tua tidak dapat menyamaratakan, atau memukul rata nilai-nilai aspek pengembangan bakat dengan usia anak. Karena berbeda tingkat usia, juga berbeda pula pengertian hingga himbauan bagi mereka. Jadi, anak harus tetap dibimbing untuk mengembangkan bakatnya, namun juga sesuai akan usia yang ia miliki saat itu.

Maka dari itulah, snagat penting mengenai pengembangan bakat anak, karena itu salah salah satu tanggung jawab dan kewajiban orang tua, selain hal tersebut juga menjadi faktor yang tidak kalah pentingnya adalah keselarasan anak untuk mengembangkan diri sekaligus tetap melaksanakan kewajiban. Jadi, saling melaksanakan kewajiban dan menyeimbangkan hak adalah kata kunci yang tepat antara orang tua dan anak dalam pengembangan potensi anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top