Kesehatan Ibu & Anak

Inilah Makanan Sehat Yang Aman Untuk Si Kecil Yang Sedang Sakit

food

Perubahan cuaca yang begitu cepat membuat anak mudah jauh sakit. Selain pengobatan yang tepat, pemilihan makanan yang sesuai akan membantu proses penyembuhannya. Saat sedang sakit tentu daya tahan tubuhnya menurun, maka anda pun harus lebih hati-hati saat memilihkan jenis makanan untuk anak.

Wajar sebenarnya bila orang tua, terlebih ibu jadi lebih berhati-hati saat memilihkan jenis makanan untuk anak, karena salah satu faktor penyebab anak sakit adalah pola makan yang kurang sehat. Untuk itu anda perlu mengetahui jenis-jenis makanan apa saja yang boleh kita berikan kepada anak saat dirinya sedang sakit. Tentunya dengan tetap memerhatikan selera makan dan jenis makanan yang anda berikan.

Nasi Tim Adalah Pilihan Tepat Untuk Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Si Kecil Yang Sedang Sakit

Meski sedang sakit anda harus bisa memastikan bahwa asupan nutrisi yang diterima oleh si kecil haruslah tepat. Nasi tim bisa menjadi pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan anak. Agar anak makan dengan lahap,  anda bisa mengkreasikan cara penyajiannya. Komposisi nasi, daging, dan beberapa jenis sayuran pada nasi tim dapat membantu proses penyembuhan lebih cepat. Kandungan protein, lemak, dan karbohidrat di dalamnya akan membantu si kecil memperoleh kekuatan baru. Dengan begini anak pun bisa lekas pulih.

Tak Hanya Mudah Diolah, Telur Juga Mengandung Banyak Vitamin Dan Mineral

Mengandung 12 jenis vitamin dan mineral yang sangat baik, membuat telur sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Anda bisa mencoba beberapa cara memasak agar sesuai dengan selera anak. Jika anak tidak suka dengan telur rebus, anda bisa memilih cara memasak lainnya. Menjadikannya omelet, dicampur dengan nasi atau dijadikan soup rasanya tidak terlalu sulit dilakukan. Bisa dengan memberikan kuning telurnya saja atau dengan putih telurnya juga. Anda juga tetap memperhatikan jika mungkin ada gejala alergi yang dimiliki oleh si kecil pada telur. Jika hal itu terjadi sebaiknya berikan jenis makanan lain yang aman untuknya.

Pada Saat Anak Sakit, Daging Ayam Akan Menjadi Pilihan Makanan Yang Membantu Penyembuhannya

Makanan ini menjadi salah satu asupan yang perlu diutamakan untuk anak karena daging kaya akan zat besi yang baik bagi perkembangan otak, pertumbuhan serta sumber energi. Pada saat anak sedang sakit, semua kandungan tersebut akan sangat membantu penyembuhannya. Pilihlah jenis daging yang jenis rasa dan teksturnya halus seperti daging ayam dan kalkun. Sajikan daging dengan beberapa potong-potongan kecil yang halus, agar lebih mudah untuk dikunyah oleh si kecil. Jika ingin memilih jenis daging lain, anda juga bisa memberinya daging sapi. Dengan tetap memotongnya dalam beberapa potongan kecil, namun jika dalam keadaan sakit daging ayam lebih dianjurkan.

Tak Hanya Segar, Salad Buah Juga Akan Membantu Si Kecil Lebih Kuat Lagi

Memberinya sajian makanan menarik dengan berbagai jenis buah tentu akan membuat si kecil lebih tertarik. Pilihlah jenis buah yang memang sesuai dengan kebutuhannya saat proses penyembuhan. Pastikan pula buah yang anda pakai benar-benar bersih dan bebas dari zat kimia, serta pestisida lainya. Buah-buahan adalah sumber gizi yang sehat, apalagi anda bisa memberikan berbagai jenis buah untuk si kecil. Vitamin, mineral, dan zat besi yang tinggi pun bisa didapatkan anak. Dengan begitu kandungan berbagai jenis vitamin yang ada akan membantu si kecil lebih kuat lagi.

Tak Perlu Ragu Untuk Memberikan Sereal Dan Biskuit Pada Anak Bunda

Sering digunakan untuk bahan makanan untuk diet, ternyata sereal dan biskuit juga baik untuk sarapan si kecil. Selain mengandung karbohidrat, vitamin serta nutrisi yang terdapat dalam sereal dan biskuit juga mudah dicerna olehnya. Hal lain yang akan membantu proses penyembuhan pada si kecil saat sakit adalah kandungan vitamin B kompleks yang terdapat didalamnya. Sereal juga kaya akan zat besi (Fe) dan copper (Co). Jenis mineral ini  sangat membantu proses pertumbuhan anak. Zat besi juga untuk pembentukan sel darah merah dan copper untuk pembentukan kerangka tulang. Jadi mulai sekarang tentu bunda tak merasa ragu lagi untuk memberikan sereal dan biskuit pada anak bukan?

Makanan Bervariasi Yang Disesuaikan Dengan Selera Makannya Akan Membuat Anak Lahap Makan

Ketika kesehatannya sedang terganggu tentu ia akan sedikit lebih rewel dari biasanya, termasuk dalam soal makanan. Untuk itu anda bisa mengakalinya dengan memberinya makanan yang bervariasi untuk mendatangkan selera makannya. Aturlah makanan dengan jenis yang berbeda untuk dikonsumsi pada saat sarapan, makan siang dan malam. Dengan begitu ia tidak akan merasa bosan karena akan mengonsumsi makanan yang sama selama tiga kali dalam sehari.

Berikan Juga Makanan Yang Kaya Protein!

Untuk menstabilkan kondisi kesehatan si kecil, tentu anda harus memberikan makanan dengan kandungan protein yang banyak. Anda bisa memberinya beberapa jenis makanan yang memang kaya akan protein seperti keju dan yogurt misalnya. Olahlah beberapa jenis makanan dan jangan lupa untuk mencampurkan keju ke dalamnya. Ketika nafsu makannya sudah mulai membaik itu akan sangat membantu dalam upaya proses penyembuhannya.

Asupan Air Juga Penting Bunda!

Anda juga harus memerhatikan kebutuhan anak saat ia sedang sakit. Karena ini menjadi sumber energi yang paling utama bagi tubuh, jangan sampai tubuhnyanya kekurangan cairan. Hal itu bisa berdampak buruk baginya nanti, sebaliknya jika kebutuhan airnya terpenuhi proses penyembuhannya dari sakit pun akan lebih mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Jangan Mau Didikte Tayangan Yang Itu-Itu Saja, Bunda Harus Merdeka Memilih Program TV Untuk Anak

Four-kids-watching-a-movie

Sejatinya sah-sah saja mengizinkan anak-anak menonton televisi. Apalagi saat momen golden age, anak-anak lebih cepat menangkap informasi. Apabila mereka menonton tayangan yang mengandung konten positif, bukankah hal itu baik bagi perkembangan si kecil?

Hanya saja belakangan muatan dalam acara televisi tak lagi ‘ramah’ untuk anak-anak. Di samping itu, kurangnya perhatian orangtua menyortir tayangan mana yang layak menjadi tontonan buah hati membuat banyak anak-anak yang akhirnya terperangkap pada tayangan televisi yang hanya mengejar rating penonton. Belum lagi dengan dampak yang akan ditimbulkan ke depannya.

pexels-photo-236215

Jumlah Tayangan Sinetron di Beberapa Stasiun TV Membuat Anak Tak Punya Pilihan Saat Menonton

Satu stasiun tv paling sedikit menayangkan dua sinetron dalam durasi lebih dari dua jam. Jika dua hingga lima stasiun tv lokal menjadikan sinetron sebagai program andalan mereka, maka anak-anak pun mau tak mau ikut menonton tayangan yang ada di tv. Jika si kecil terus-menerus melakukan hal ini, akan timbul pula dampak bagi psikologisnya.

pexels-photo-301977

Selain Krisis Tayangan Bermutu, Nyatanya Anak-Anak Pun Mulai Kesulitan Mendengar Lagu-Lagu Sesuai Usianya

Mulai dari radio hingga televisi, bunda pasti kesulitan menemukan lagu bergenre anak-anak. Karena memang saat ini lagu-lagu yang ada ditujukkan untuk orang dewasa. Tapi lantaran tak ada lagu yang mewakili usianya, mau tak mau anak-anak ikut mendengarkan lagu tersebut kemudian jadi hapal di benaknya. Bukankah tak lazim melihat anak-anak fasih menyanyikan lagu cinta-cintaan?

pexels-photo-321441

Efek Paling Buruk Yaitu Saat Si Kecil Mulai Menirukan Apa Yang Ditontonnya Lewat Televisi

Anak-anak dikenal sebagai peniru yang cakap. Baik meniru kebiasaan orangtuanya maupun sekitarnya. Selain itu, mereka pun akan meniru tokoh yang menurutnya layak dijadikan figur idola. Tak jarang aksi para tokoh utama dalam sinetron masa kini pada akhirnya ditiru dan dijadikan ‘mainan’ anak-anak saat berinteraksi dengan teman sebayanya. Hal ini mulai masuk fase yang mengkhawatirkan jika si kecil mulai meniru adegan yang tergolong kasar seperti berkelahi, melabrak, atau melakukan bullying lewat kata-kata.

pexels-photo-235554

Apabila Sudah Terlanjur, Perlu Peran Aktif Orangtua Untuk Memberi Penjelasan

Tidak ada kata terlambat bagi orangtua untuk mengarahkan buah hati mereka. Jika si anak sudah terlanjur menonton sinetron atau menyanyikan lagu-lagu dewasa yang berbau percintaan, sudah selayaknya orangtua memberi penjelasan sesuai dengan kapasitas perkembangan si kecil. Misalnya menjelaskan pada si kecil apa itu cinta dan apa yang membuat orang harus mencintai orang lain atau sesama.

Mengarahkan anak kepada hal yang positif adalah salah satu cara menghalau dampak negatif yang sewaktu-waktu bisa timbul jika sudah terlanjur menonton tayangan tersebut. Baru kemudian orangtua bisa mengarahkan anak agar tak lagi menonton sinetron. Sejatinya tak perlu larangan keras, kuncinya hanya pengawasan yang lebih jeli dari orangtua.

pexels-photo-333529

Kedepannya Anak Perlu Dilindungi Dan Diberi Pilihan Tayangan Yang Sesuai Usianya

Nah, tentunya kita sebagai orang tua yang harus pandai mengatur tayangan untuk anak bukan? Agar tak lagi “kecolongan”, Bunda bisa memilih BigTV sebagai penyedia layanan televisi di rumah. Karena BIGTV memberikan solusi tayangan TV yang BERKUALITAS, MENDIDIK dan AMAN bagi perkembangan anak Anda. Setidaknya ada 5 fitur BigTV yang bisa dimanfaatkan untuk memberi anak tayangan yang berkualitas.

Pertama Decoder Lock, BIGTV memberikan fasilitas untuk orang tua dapat mengatur/membatasi waktu anak kita dalam menonton tayangan televisi. Hal ini penting karena mengatur durasi alias lamanya anak menonton televisi jadi faktor utama sukses tidaknya orang tua mendidik anak dengan televisi.

Kedua Parental Lock, BIGTV memberikan kemudahan untuk mengatur tayangan atau program sesuai usia anak. Dengan opsi ini tentunya tidak ada lagi cerita anak mengakses tayangan yang belum sesuai usianya bukan?

Ketiga Channel Lock, BIGTV membantu kita untuk dapat mengunci channel/program tertentu yang tidak aman untuk anak Anda. Untuk channel yang memang sama sekali tak boleh diakses, bunda punya pilihan untuk menguncinya total sehingga aman dari jangkauan anak-anak.

Keempat HD Quality, Channel BIGTV berkualitas High Definition/HD, sehingga tayangan BIGTV lebih tajam, jelas dan nyaman ditonton oleh anak. Mengingat anak secara indera masih terus dalam perkembangan tentunya penting untuk membuat matanya tetap nyaman dengan tayangan yang tajam dengan kualitas High Definition.

Kelima Bilingual, BIGTV hadir dalam 2 bahasa yaitu Indonesia dan Inggris yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak. Melalui fitur ini anak akan secara tak sadar dan gembira mempelajari bahasa inggris melalui tayangan favoritnya.

Untuk mencicipi fitur tersebut Bunda bisa memanfaatkan program promo Gelegar Kemerdekaan Big TV. Salah satunya Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Atau bisa mencoba Paket BIG SUN UNLIMITED yang dengan harga terjangkau mulai dari 329 ribu/bulan kita akan mendapatkan 80 Channel (53 Channel SD + 27 Channel HD), akses internet unlimited dan akses gratis untuk menonton channel-channel BIGTV melalui laptop, tablet atau smartphone.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV. Yuk siapkan fasilitas tayangan sehat untuk si buah hati!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Meski Jadi Ibu Rumah Tangga, Bunda Juga Tetap Perlu Me Time

Hampir semua perempuan yang memilih menjadi istri sekaligus ibu, tak pernah membayangkan apa yang kemudian akan dihadapinya kelak. Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu 24 jam sehari dengan 7 hari seminggu. Tidak mengenal jam istirahat dan tak ada hari libur. Mulai dari merawat anak, mendidiknya, menyayangi pasangan, merawat rumah dan setumpuk kewajiban lain yang harus diselesaikan tiap harinya.

Hal tersebut memang benar adanya. Namun Bunda, meski demikian keadaannya, bukan berarti bunda harus melupakan me time yang mungkin saat sebelum menikah jauh lebih sering dilakukan. Me time atau waktu untuk menyenangkan diri sendiri adalah hak setiap orang, termasuk bagi seorang ibu rumah tangga.

Mengapa? Karena dengan me time nyatanya ampuh mengusir rasa suntuk, penat, bosan, atau bahkan lelah dari seorang ibu rumah tangga. Bukankah rumah tangga akan bahagia bila bunda pun bahagia?

Ibu yang Tak Punya Me Time Rentan Depresi yang Membuat Emosinya Bisa Meledak Sewaktu-waktu

ibu depresi

Meski dari luar terlihat baik-baik saja, bunda yang tak punya kesempatan untuk me time sejatinya tengah menimbun depresi. Jika terus dibiarkan, emosi dan depresi bunda yang sudah menumpuk bisa saja meledak sewaktu-waktu. Sayangnya banyak Bunda yang tak menyadari hal ini dan membiarkan tekanan ini terus menumpuk dalam diri.

Bahkan Sedihnya Karena Tertekan dengan Segala Rutinitas Pekerjaan Rumah, Bunda pun Rentan Melampiaskan Kekesalan pada Anak-anak

anak takut

Nyatanya me time memang sangat diperlukan. Efeknya bukan hanya pada bunda saja, karena seringkali jika bunda sudah kesal, anak-anak menjadi pelampiasan. Karena depresi dan lelah menyatu, bunda mulai berpikir bahwa anak-anak yang membuatnya tak memiliki me time seperti dulu.

Bunda itu Ibarat ceret air kebahagian. Tak mungkin bisa menuang kebahagiaan ke seluruh keluarga jika bunda sendiri tak bahagia bukan?

Ujungnya Bunda Bisa Mulai Menyesal dengan Pernikahan. Agar Hal itu Tak Terjadi, Sebaiknya Bunda Segera Konsultasi dengan Suami untuk Melakukan Me Time

berdua suami

Berkonsultasi dengan suami mengenai masalah ini sangatlah perlu. Karena nyatanya masih ada yang merasa tidak puas dengan kehidupan pernikahannya meski sang suami memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Padahal, Pernikahan yang telah bunda lalui bersama suami bukanlah hal yang layak disesali. Pasti suami mengizinkan apalagi demi kebahagiaan bunda.

Penelitian pun Mengatakan Menyediakan Waktu Me Time Ternyata Memberi Manfaat Baik Secara Psikologis dan Meningkatkan Kesejahteraan di dalam Keluarga

keluarga

Hasil studi dari Alyssa Westring, asisten professor di DePaul University, Chicago dan Stew Friedman, professor manajemen di Wharton School membuktikan bahwa me time penting dan bermanfaat bagi individu. Mereka melakukan penelitian terhadap sekumpulan orang dewasa yang berstatus ayah dan ibu yang rutin menyediakan waktu me time sepanjang 12-15 minggu ternyata mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan pribadi, kepuasan kerja, maupun kepuasan bersama keluarga mereka. Hal itu lantaran me time memberi manfaat baik secara psikologis dan fisik.

Saat Sudah Merencanakan Waktu Me Time, Yakinkan pada Suami Bahwa Semua Urusan Rumah Tangga Tetap Akan Berjalan Normal Selama Bunda Istirahat

ayah anak

Ada kalanya saat berkonsultasi, suami bisa saja tak setuju saat bunda harus meninggalkan urusan rumah tangga. Jika demikian, bunda harus pintar-pintar bernegosiasi dan meyakinkannya. Apalagi jika bunda telah memiliki rencana yang matang dan optimis jika me time tak akan mengganggu rutinitas dan urusan rumah tangga yang selama ini bunda kerjakan.

Tak ada salahnya meminta tolong pada orang terdekat selain suami jika memang bunda merasa perlu bantuan untuk membereskan urusan ini. Namun bunda juga bisa mencoba cara lain yaitu dengan melibatkan suami dalam mengurus rumah dan mengasuh anak secara bertahap. Jadi ketika tiba waktunya bunda beristirahat, suami tak akan kaget dan lebih santai karena sudah terbiasa menangani masalah keluarga.

Me Time Bisa Dilakukan Dimana Saja, Termasuk Di Rumah Menonton Tayangan Favorit

menonton televisi

Kekeliruan yang sering terjadi adalah berpikir bahwa me time haruslah berlibur dengan memakan waktu yang lama dan perlu perencanaan matang. Padahal sesungguhnya esensi dari me time adalah dengan menyisihkan waktu “istirahat” untuk diri sendiri.

Hal ini bisa bunda lakukan di rumah dan setiap hari kok. Seperti juga semua aktivitas pekerjaan lainnya, Bunda bisa beristirahat dan menarik nafas sejenak. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan mulai dari membaca buku hingga menonton tayangan televisi yang mengasyikan.

Nah, untuk Me Time tentunya bunda akan membutuhkan banyak pilihan tayangan bukan? Jangan sampai waktu istirahat bunda tak maksimal karena terpaksa menonton tayangan dengan pilihan program yang terbatas.

Salah satu yang pantas Bunda lirik itu BigTV. Apalagi penyedia layanan televisi satelit terbesar di Indonesia ini punya promo gelegar kemerdekaan. Dengan berlangganan paket Eazy 12 bulan bunda bisa merdeka selama 3 bulan plus bisa mengupgrade semua channel.

Atau Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Paling tidak, untuk di rumah Bunda bisa menikmati tayangan FirstMediaX dimana saja di seluruh ruangan. Apalagi paket ini sudah juga disertakan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps unlimited. Sementara untuk akses internet di luar rumah akan diberikan starter pack bolt gratis.

Kalau 69 channel belum cukup, Bunda bisa memilih Eazy 1 Big Star Unlimited dengan harga 439 ribu rupiah per bulan. Pilihan Channelnya lebih banyak hingga 92 channel dengan 32 diantaranya sudah berkualitas HD. Tambahannya Bunda tetap punya akses ke FirstMediaX, plus akses internet hingga 20 Mbps unlimited dan starter pack bolt gratis.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV di sini. Yuk siapkan fasilitas untuk Me time Bunda!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bunda, 17 Agustus Sudah Di Depan Mata. Jangan Lupa Latih Si Kecil Untuk Mulai Memaknai Arti Kemerdekaan!

pexels-photo-173666

Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia tinggal menghitung hari. Berbagai jenis perlombaan pun digelar untuk memeriahkan momen itu. Bukan hanya untuk orang dewasa, sederat lomba untuk anak-anak pun menarik perhatian si kecil. Inilah saatnya dia ikut berpartisipasi. Membiarkan anak mengikuti lomba 17-an adalah cara awal mengenalkan momen hari kemerdekaan padanya, meski ia mungkin belum tahu makna sesungguhnya tentang kemerdekaan. Selanjutnya, giliran Bunda untuk berperan aktif agar si kecil jadi lebih tahu tentang kemerdekaan dan perjuangan para pahlawan.

Pada dasarnya, mengenalkan arti kemerdekaan pada buah hati bisa dilakukan kapan pun. Termasuk menjelang momen 17-an seperti ini. Banyak cara yang dapat Bunda lakukan dari sekadar mengajak anak berpartisipasi dalam lomba di lingkungan tempat tinggal. Bunda harus memahami bahwa mengenalkan nasionalisme pada buah hati juga penting. Terapkan lima hal berikut agar si kecil mulai memahami makna hari kemerdekaan.

pexels-photo-54536

Mengajaknya Berkunjung ke Museum Agar Si Kecil Mulai ‘Melek’ Sejarah

Untuk mengisi liburan saat tanggal merah nanti tak ada salahnya Bunda mengajak si kecil berkunjung ke museum. Di sana, biarkan si kecil bereksplorasi melihat foto-foto pahlawan dan arsip sejarah yang tersimpan di dalam museum. Bunda tak perlu terlalu serius atau menekannya untuk mengenal satu demi satu wajah pahlawan atau cerita perjuangan semasa penjajahan dulu. Cukup arahkan si kecil agar ia bisa memahami jika ada perjuangan berat nan heroik yang harus dilalui para pahlawan demi merebut kemerdekaan.

reading-77167 (1)

Ajak Si Kecil Untuk Mengenal Wajah dan Mengingat Nama Para Pahlawan Lewat Buku Cerita Bergambar, Cara Ini Lebih Dinamis dan Ekspresif

Saat Bunda berinisiatif mengenalkan wajah para pahlawan pada si kecil, lupakan gaya serius nan monoton yang membuat anda tampak seperti guru sejarah. Justru Bunda bisa ajari anak dengan gaya yang lebih dinamis yaitu memberinya sebuah buku cerita atau poster bergambar pahlawan, lalu menuturkan cerita perjuangan pahlawan tersebut pada si kecil. Sesekali kisah perjuangan para pahlawan bangsa pun dapat Bunda tuturkan sebagai cerita pengantar tidur si kecil. Atau jika buah hati Bunda cukup ekspresif, ajaklah dia menyelesaikan kuis sederhana seperti mencocokan nama pahlawan dengan foto wajah pahlawan tersebut. Meski sederhana, justru kuis semacam ini akan melatih daya ingatnya.

Four-kids-watching-a-movie

Televisi Swasta Biasanya Menyuguhkan Tayangan Langsung Upacara Pengibaran Bendera di Istana Negara, Ajak Si Kecil Untuk Ikut Menonton Tayangan Tersebut!

Upacara pengibaran bendera di Istana Negara adalah momen yang hanya terjadi setahun sekali. Mengajaknya menonton tayangan tersebut justru sangat tepat agar si kecil mulai paham makna menghormati bendera. Alihkan perhatiannya agar sejenak meninggalkan mainan kesukaan atau gadget yang ada di tangannya agar mau menonton upacara pengibaran bendera. Jika anak mulai tertarik lantaran terkesima melihat formasi para paskibraka, katakan padanya suatu saat kesempatan itu pasti datang bila ia sudah menginjak remaja.

pexels-photo-235554 (1)

Setel Lagu-lagu Wajib Nasional dan Jelaskan Alasan Bunda Melakukan Hal Itu!

Memaksa si kecil untuk mendengarkan lagu wajib nasional bukanlah ide yang bagus. Apalagi memintanya menyanyikan secara resmi. Bunda harus mulai berpikir kreatif dan memberinya opsi berupa aransemen atau instrument lagu-lagu wajib nasional yang mulai banyak dinyanyikan oleh penyanyi anak. Saat di rumah, sesekali selingi lagu anak dengan lagu-lagu kebangsaan. Jika si kecil mulai bertanya, Bunda bisa jelaskan alasan mengapa menyuguhkan lagu tersebut, yaitu agar dia nantinya tak asing dengan lagu-lagu tersebut.

pexels-photo-220455

Melibatkan Si Kecil Ketika Memasang Atribut 17-an Akan Membuatnya Senang

Bendera adalah atribut 17-an yang biasanya hampir terpasang di setiap rumah menjelang hari kemerdekaan. Nah, Bunda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk mengajak si kecil ikut membantu mengikatkan atau mengerek bendera hingga mencapai puncak. Ketika si kecil mulai membantu, Bunda dapat mengajaknya mengobrol sembari bercerita tentang makna kemerdekaan sekaligus menjelaskan arti warna bendera merah putih pada si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Agar Tak Was-was, Yuk Bunda Kenali Penyebab Dan Cara Mengatasi Kepala Anak Yang Peyang!

baby sleep

Normalnya bayi terlahir dengan bentuk kepala bulat.  Tapi ternyata ada juga bentuk kepala bayi yang berbentuk tidak bulat ataupun rata. Banyak bayi terlahir dengan kepala berbentuk lonjong, yang disebabkan oleh adanya tekanan di jalan lahir pada waktu proses persalinan. Biasanya, bentuk kepala yang lonjong tersebut dapat kembali bulat dengan sendirinya dalam waktu sekitar 6 minggu.

Kepala bayi yang bentuknya tidak bulat, dan bukan disebabkan oleh tekanan pada proses persalinan, sering disebut dengan istilah peyang. Sebenarnya tidak ada penelitian yang menunjukkan jika  bentuk kepala yang tidak rata atau peyang akan mempengaruhi perkembangan otak bayi, hanya saja bentuk kepala bayi yang tidak rata akan mempengaruhi bentuk wajah dan kepala menjadi tidak simetris. Oleh karena itu jangan mengabaikan kondisi tersebut begitu saja ya Bun!

Mari Melihat Kondisi ‘Peyang’ Dari Kaca Mata Medis

Saat bayi dilahirkan, tulang tengkorak mereka masih lunak dan sambungan antar tulang tengkorak masih fleksibel untuk memberi ruang bagi pertumbuhan otak yang terjadi pada tahun pertama kehidupannya. Hal itulah yang membuat kepala bayi dapat berubah bentuk, sampai tulang tengkorak bayi benar-benar keras.

Dalam dunia kedokteran kepala bayi yang peyang biasa disebut plagiocephaly dan brachycephaly. Plagiocephaly merupakan suatu kondisi dimana salah satu sisi kepala bayi datar, sehingga bentuk kepala terkesan asimetris, posisi kedua telinga dapat menjadi tidak sejajar dan kepala terlihat seperti jajar genjang bila dilihat dari atas. Terkadang dahi dan wajah bisa menonjol sedikit di sisi yang sama dengan sisi kepala yang datar. Sedangkan brachycephaly kondisi dimana bagian belakang kepala bayi menjadi rata, menyebabkan kepala terkesan melebar, dan terkadang dahi menonjol ke depan.

Masalah Saat Di Rahim Hingga Salah Posisi Tidur Bayi Bisa Jadi Penyebab Kepala Si Kecil Peyang

Penyebab yang paling umum biasanya dikarenakan posisi tidur bayi. Posisi tidur telentang memang lebih aman bagi bayi, namun tidur telentang selama berjam-jam dengan posisi yang sama dapat menyebabkan kepala bayi menjadi datar pada satu sisi, terutama untuk bayi prematur. Penyebab lainnya adalah masalah pada rahim, tekanan dapat terjadi pada kepala bayi saat belum lahir, yang disebabkan oleh adanya penekanan di dalam rahim atau karena kekurangan cairan ketuban yang berfungsi untuk melindungi bayi.

Penyebab lainnya bisa karena kondisi craniosynostosis, dalam dunia medis kondisi itu bisa disebabkan oleh penyatuan lempeng-lempeng tulang tengkorak yang terlalu dini. Kondisi kepala yang peyang ini tidak menyebabkan rasa sakit pada bayi karena tulangnya yang masih lunak sehingga fleksibel. Sebenarnya bentuk kepala bayi yang peyang tidak berpengaruh pada perkembangan otaknya dan tidak menyebabkan kelainan bentuk kepala dikemudian hari, karena seiring berjalannya waktu bentuk kepala akan kembali normal.

Meskipun Tidak Berbahaya, Sebisa Mungkin Jangan Sampai Kepala Buah Hati Peyang

Meskipun tidak membahayakan kesehatan, kepala bayi peyang sebaiknya jangan diabaikan. Ada beberapa cara yang bisa anda gunakan untuk menghindari atau mengatasi kepala si buah hati yang peyang. Mengubah posisi tidurnya dapat mencegah kepala bayi menjadi peyang. Usahakan agar bayi tidur telentang dengan posisi kepala miring ke sisi kanan atau sisi kiri, secara bergantian.

Cara lain yang bisa dilakukan dengan mengubah posisi tempat tidurnya, bayi akan tertarik melihat benda-benda yang bercahaya terang atau ke arah jendela. Mengubah letak tempat tidurnya akan mendorong bayi untuk menengok ke arah yang berbeda, sehingga tidak selalu menekan di satu sisi saja. Bisa juga divariasikan dengan cara menggendong bayi pada posisi tegak, baik didekap atau dengan posisi miring untuk mengurangi penekanan pada bagian belakang kepalanya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Saat Anak Rewel Karena Sedang Tumbuh Gigi, Atasi Dengan Cara Ini Bunda!

baby mouth

Menjadi ibu membuat kita senantiasa ingin mengiringi tumbuh kembang buah hati. Tahap demi tahap pertumbuhan anak selalu mewarnai hari-hari seorang ibu. Tawa dan canda buah hati seperti obat yang paling ampuh untuk menghilangkan lelah. Tapi kalau anak sudah rewel, tak ayal lagi rasa stres bercampur khawatir pun datang mendera.

Salah satu tahap yang pasti dilewati oleh ibu adalah saat buah hati sedang dalam masa tumbuh gigi. Hal itu merupakan salah satu masa yang tak mudah, karena pada fase ini anak akan lebih rewel dari biasanya. Bahkan, kondisi ini bisa menimbulkan beberapa gejala yang tidak biasa. Oleh karena itu sebagai seorang ibu, kita harus bisa meminimalisir gejala tersebut agar tidak menimbulkan dampak yang lebih serius.

Ketahui Terlebih Dahulu Tanda-tanda Gigi Anak Sedang Tumbuh Agar Bisa Memperikan Penanganan Tepat Bun!

Gigi bayi sudah mulai berkembang di dalam gusi sejak di kandungan. Tak heran bila bakal gigi sudah dapat muncul saat bayi berusia tiga bulan, bahkan ada yang sudah nampak saat bayi baru lahir. Namun umumnya gigi bayi akan terlihat saat bayi 6 bulan. Biasanya yang tumbuh pertama kali adalah dua gigi bawah paling depan diikuti dua gigi atas paling depan. Pada usia tiga tahun, giginya baru akan lengkap seluruhnya.

Meskipun belum terlihat secara jelas, tapi anda bisa tahu bahwa buah hati anda sedang tumbuh gigi dengan mengenali ciri-ciri umumnya, antara lain suka memasukkan dan menggigiti benda yang dipegangnya, mengeluarkan air liur lebih banyak dari biasanya, lebih rewel dari biasanya akibat gusi terasa nyeri atau bengkak, sulit tidur nyenyak, atau tidak mau makan. Gejala-gejala lain seperti demam dan diare ternyata tidak terbukti secara medis.

Bayi yang sedang tumbuh gigi banyak memasukkan benda ke mulut hingga mengeluarkan air liur lebih banyak dan lebih sering dari biasanya. Untuk mengurangi ruam akibat air liur, sering-seringlah mengelap wajah, terutama daerah sekitar mulut dengan lap basah yang lembut.

Jangan Panik Saat Anak Rewel, Tangani Dengan Melakukan Hal Ini!

Saat anda sudah mengetahui beberapa gejala tersebut, jangan langsung memberikan obat pereda nyeri atau semacamnya. Anda bisa melakukan beberapa cara yang efektif membantu anak meredakan rasa nyeri saat giginya sedang tumbuh.

Anda bisa menggunakan teether untuk meredakan rasa gatal atau tidak nyaman pada gusinya yang baru saja tumbuh gigi. Teether adalah mainan berbentuk lingkaran yang mudah digenggam bayi dan aman dimasukkan ke mulut. Beberapa teether dapat didinginkan lebih dulu di dalam lemari pendingin untuk kemudian digunakan bayi untuk meredakan rasa gatal atau tidak nyaman pada gusinya yang baru tumbuh gigi. Meski begitu, hindari meletakkannya di dalam freezer agar tidak membahayakan gusi bayi. Pastikan membeli teether dengan label yang menjamin bahwa benda tersebut terbuat dari bahan yang tidak berbahaya bagi bayi.

Memberikan camilan yang sehat pada saat anak sedang tumbuh gigi jadi salah satu cara yang ampuh. Hal ini jelas lebih baik daripada anak anda memasukkan benda-benda yang belum tentu bersih. Jika usianya sudah enam bulan, anda bisa berikan camilan sehat sebagai penggantinya. Sepotong wortel atau apel dapat menjadi pilihan yang tepat untuk digenggam dan digigit bayi. Namun hindari memberikan makanan yang mengandung gula, seperti cokelat atau permen untuk menghindari kerusakan gigi. Selalu dampingi bayi saat mengonsumsi makanan untuk mengurangi risiko tersedak.

Minuman dingin bebas gula dapat diberikan sebagai pereda nyeri atau gatal bagi balita enam bulan ke atas yang tumbuh gigi. Tetapi pastikan minuman itu tidak terlalu dingin. Mengusap gusi yang gatal dengan jari atau kain flanel kecil yang bersih juga bisa anda lakukan untuk membantu si kecil. Tekanan ringan ini diharapkan akan membuat bayi lebih nyaman. Jangan lupa untuk membersihkannya, karena kebersihan juga jadi faktor penting untuk menjaga kesehatan anak.

Bawa Anak Anda Ke Dokter Jika Dalam Fase Ini Anda Kesulitan Mengatasinya Sendiri

Untuk beberapa kasus, si kecil akan menunjukkan gejala yang bisa membuat kita sebagai orangtua menjadi sangat khawatir. Seperti demam tinggi atau tangisan yang tidak berhenti karena rasa sakit yang dirasakan sang anak. Jika memang sudah benar-benar mengganggu, anda bisa membawa ke rumah sakit untuk meminta obat. Jangan berikan obat pada anak tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter demi menghindari pemberian dosis yang berlebih pada anak. Karena pada usia dini sistem kekebalan tubuh anak masih rentan, orang tua sebaiknya berhati-hati jika ingin memberikan obat pada anak.

Dokter biasanya akan memberikan parasetamol atau ibuprofen untuk mengurangi rasa nyeri akibat tumbuh gigi. Jangan sekali-sekali memberikan obat yang dijual bebas pada anak, terutama aspirin untuk balita karena bahan ini berisiko menyebabkan gangguan pada otak dan hati, sehingga baru boleh diberikan untuk pasien dengan umur diatas 16 tahun. Obat oles seperti benzocaine juga berisiko mendatangkan efek samping seperti turunnya kadar oksigen darah secara drastis atau metemoglobinemia. Jadi usahakan untuk teliti dan cermat sebelum memberikan obat untuk anak ya Bun!

Karena Giginya Baru Saja Tumbuh, Perawatan Giginya Juga Butuh Penanganan Khusus

Merawat gigi bayi yang baru tumbuh memerlukan penanganan khusus yang berbeda dari orang dewasa. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat merawat gigi buah hati yang baru saja tumbuh. Untuk menjaga agar bakteri tidak menempel, bersihkan giginya dengan menggunakan waslap atau kain flanel bersih yang dililitkan ke ujung telunjuk ibu tiap selesai makan dan menjelang tidur. Lakukan dengan lembut ya Bunda!

Setelah bayi agak besar, anda dapat mulai menggunakan pasta gigi khusus untuk balita yang tidak pedas. Jika gigi bayi telah tumbuh beberapa, anda juga dapat beralih menggunakan sikat gigi kecil yang lembut khusus untuk balita. Pilih sikat gigi dengan pegangan yang cukup besar untuk tangan Anda, kepala sikat kecil, dengan bulu sikat yang lembut.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top