Parenting

Inilah Keterampilan Hidup Yang Perlu Anak Tahu Sebelum Menginjak Usia 10 Tahun

skillanak

Saat ini kemampuan teknologi memanglah sangat diperlukan oleh anak-anak kita. Namun meski pun demikian, sebagai orang tua jangan sampai lupa jika anak juga sangat perlu untuk diajarkan keterampilan hidup lain sebelum mereka menginjak usia 10 tahun. Lalu keterampilan apa saja yang pantas untuk dibekalkan untuk mereka? Dalam artikel ini penulis akan mencoba untuk menjelaskannya.

Keterampilan hidup yang harus diberikan kepada anak selain teknologi

Sebagiaian orang tua pasti tidak ingin mengajarkan anak-anak mencuci pakaiannya sendiri diusia dini. Mereka berdalih karena kasihan sebab masih kecil dan masa bermain. Padahal hal tersebut amatlah penting bagi anak anda, sebab ketika dia dewasa ketika dia hidup diperantauan akan hidup mandiri. Oleh karena itulah, kemampuan mencuci ini harus dimiliki ketika dia hidup menjadi anak rantau.

Anda sebagai orang tua bisa mengajarkan pada anak bagaimana mencuci baju yang baik dan benar, menjemur baju dan menyeterikanya sendiri.

  1. Ajarkan untuk mengobati lukanya sendiri.

Biasanya ketika anak kecil terjatuh akan merasa heboh dan menangis keras-keras. Ujungnya akan meminta orang tuanya untuk mengobati lukanya tersebut. Supaya anak anda tidak selalu begitu ketika terjatuh, maka anda sebagai orang tua wajib untuk mengajarkan kepada anak anda mengobati luka sejak dini. Ajarkan hal tersebut sebelum berusia 10 tahun supaya paham dan mengerti.

  1. Ajarkan anak untuk membersihkan kamar mandi.

Sebaiknya anda sebagai orang tua harus selalu menanamkan hidup bersih pada anak. Sebagai contoh saja, anda harus mengajarkan anak untuk membersihkan kamar mandi. Meski pun ketika masih kecil hasilnya masih tak karu-karuan, tetapi anda perlu berikan apresiasi sebagai wujud dia telah membantu kinerja ibunya.

  1. Ajarkan menulis surat.

Sudah tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sekarang ini banyak anak yang menggunakan alat komunikasinya dengan teknologi, termasuk memakai social media. Sebuah penelitian ABG teknologi telah membuktikan jika 50 anak berusia enam tahun sampai Sembilan tahun lebih sering berkomunikasi dengan temannya secara online. Pada dasarnya memang tidak ada yang salah sih dengan hal tersebut, tetapi kondisi tersebut    sering membuat anak lupa bahkan tidak paham bagaimana cara menuliskan surat yang baik dan benar. Hasilnya mereka tidak mampu memahami kaidah berbahasa yang baik dan benar. Oleh karena itulah, sebagai orang tua wajib untuk memperkenalkan cara menulis surat dan memahami kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

  1. Ajarkan anak untuk bergaul.

Terkadang anak akan mengalami yang namanya sulit bergaul. Hal itu karena anak tersebut sering sibuk sendiri dengan aktifitas yang lain, seperti misalnya bermain game online, bermain gadget, dan terlalu asik dengan kegiatan-kegiatan social media lainnya. Anda sebaiknya sebagai orang tua mengajarkan anak untuk bergaul dengan kawan-kawan yang lain supaya ketika anak anda kelak hidup dalam perantauan bisa memiliki teman yang banyak.

  1. Menyiapkan makan sendiri.

Anda sebagai orang tua harus berusaha untuk mengajarkan kepada anak anda tentang menyiapkan bekal atau makan sendiri. Hal itu harus diajarkan sedini mungkin supaya dia terbiasa. Anda bisa memulai hal yang kecil terlebih dahulu seperti mengolesi roti dengan susu, memotong roti, menggoreng telur dan memasukan bekal ke dalam wadah. Dengan begitu anak akan dapat memahami dengan sendirinya.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa orang tua wajib mengajarkan keterampilan hidup sejak dini. Sebab itu sangatlah penting bagi kehidupan si kecil kelak.

Demikianlah pembahasan tentang keterampilan hidup yang patut anak tahu sebelum usia 10 tahun. Semoga dapat bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu, Kirimkan Foto Terbaik Keluargamu

momenkeluarga

Zaman dahulu kenangan keluarga diceritakan hanya melalui kisah-kisah verbal orang tua kepada anak cucunya. Kemudian datang era tulisan, dimana kenangan dituliskan dalam buku tulis dan untuk diberikan kepada generasi selanjutnya.

Lalu cara itu berganti ketika Kodak memperkenalkan kamera portabel yang bisa dibawa kemana-mana. Momen-momen penting keluarga tersimpan manis dalam album-album foto atau pigura yang dipajang di ruang-ruang tamu.

Tapi kemudian cara itu mulai luntur ketika datang era telepon pintar. Foto-foto kebersamaanmu Kini seringnya hanya tersimpan dalam penyimpanan gadget atau dalam unggahan sosial media. Saat itu pula kita tak lagi melihat keberadaan foto-foto itu sepenting ketika era dalam album dahulu.

Berapa banyak foto yang hilang karena gadgetmu bermasalah dan harus direset? Bagaimana pulak dengan foto jalan pertama si kecil yang kini hilang karena akun sosial mediamu diretas orang tak bertanggung jawab?

Ah, apakah kamu termasuk orang yang sangat telaten menyimpan semua foto-foto kenangan itu? Kamu menyimpan salah satu foto terbaik momen bersama keluargamu yang mungkin tak pernah terulang?

Kirimkan foto terbaikmu itu, agar semua bisa belajar dari kasih dan sayangmu bersama keluarga. Foto terbaik akan memenangkan Smartpone dan Smartfren MIFI

Ikuti Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu

Upload

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top