Parenting

Bun, Yuk Kenalan dengan Probiotik si Bakteri Baik untuk Tubuh Si Kecil

pexels-photo-302482

Bun, demi tumbuh kembang buah hati yang optimal, penting bagi kita sebagai orangtua untuk lebih memperhatikan asupan gizi dan makanan anak. Pasalnya, makanan anak merupakan ‘media’ terbaik demi mendapatkan tumbuh kembang anak yang sesuai harapan. Di dalam makanan anak memang terdapat banyak kandungan nutrisi, tapi satu yang tak boleh dilupakan yaitu probiotik, Bun.

Riset yang dilakukan pada 2013 membuktikan, suplementasi  probiotik yang secara klinis terbukti efektif membantu pertumbuhan usia anak 1-6 tahun. Bunda sendiri tahu tidak apa itu probiotik? Yup, probiotik adalah bakteri alami yang terdapat dalam sistem pencernaan.

Bunda perlu tahu, kesehatan sistem pencernaan ternyata faktor kunci membuat anak tumbuh bahagia lho Bun. Hal ini dijelaskan langsung oleh Ketua Pediatri di Free University of Brussels Academic Hospital, Belgia, Prof Yvan Vandenplas.

“Sejak masih dalam kandungan hingga tumbuh kembangnya, sangat banyak manfaat probiotik yang vital untuk tumbuh kembang anak,” tutur Yvan dalam acara Nestlé Nutrition Masterclass: “Peran Probiotik Dalam Mendukung Generasi Yang Sehat dan Bahagia” di Hotel Ayana Mid Plaza Jakarta, pekan lalu.

Menurutnya, terdapat tiga jenis bakteri baik yang sudah terbukti klinis bermanfaat untuk kesehatan anak. Tiga jenis bakteri tersebut antara lain Lactobacillus reuteri, Bridobacterium lactis dan Lactobacillus rhamnosus.

Bun, menurut Yvan, ketiga jenis bakteri baik ini tak hanya menyehatkan pencernaan, namun memiliki manfaat lain untuk perkembangan anak.

“Tak hanya untuk kesehatan sistem pencernaan, ke semua jenis bakteri baik ini memiliki fungsi yang spesifik,” sambung Yvan.

Lactobacillus reuteri, probiotik jenis ini ternyata dapat mencegah kolik pada anak. Selain itu, juga mencegah penyakit diare pada anak.

Sementara itu, ada juga Bifidobacterium Lactis yang berdampak signifikan terhadap imunitas tubuh. Tak hanya membuat anak tak mudah sakit, jenis bakteri baik ini membuat respon anak akan lebih baik terhadap vaksin. Bakteri ini juga berperan membantu meminimalkan infeksi sistem pencernaan yg rentan dialami bayi lahir prematur.

Terakhir ada juga Lactobacillus Rhamnosus, yang efektif mengurangi risiko alergi pada anak.Lactobacillus Rhamnosus juga dapat mengurangi infeksi saluran pernapasan yg rentan pada anak.

Selain itu, risiko anak terkena penyakit pada sistem pencernaan juga akan berkurang signifikan.

Pendekatan paling baik untuk memberikan probiotik pun adalah lewat makanan, bukan obat. Ini berdasarkan hasil penelitian. Susu pertumbuhan, salah satunya, ternyata menjadi media paling efektif untuk fortifikasi dan pendekatan efektif pemenuhan zat gizi anak, termasuk memberi asupan mengandung probiotik.

“Kita perlu menyehatkan sistem pencernaan generasi anak-anak kita supaya tumbuh sehat danbahagia dengan beberapa zat gizi. Saya yakin konsep ini tidak baru, tapi yang diperlukan adalah menyederhanakan konsep supaya mudah dicerna,” kata Head of Medical and Nutrition Services Nestle Indonesia Ray Basrowi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top