Parenting

Hubungan Ayah dan Anak Harus Dibina Sejak Usia Dini, Ini Cara-Cara yang Bisa Mendekatkan Ayah dan Anak

panutanayah

Tugas seorang ayah bukan hanya mencari nafkah bagi keluarganya.
 Seorang ayah idealnya bisa menjadi panutan bagi anak-anaknya. Ayah diharapkan bisa membentuk karakter anak laki-lakinya sekaligus bisa menjadi figur laki-laki pertama yang dikenal anak perempuannya.

panutanayah

Banyak ayah, terutama yang tinggal di kota-kota besar, yang sulit untuk dekat dengan anaknya. Untuk itu, hubungan antara ayah dan anak harus dibina dengan baik sejak dini, karena kalau tidak maka dikhawatirkan bisa mempengaruhi perilaku anak ketika ia sudah beranjak dewasa. Hubungan dengan ayah menjadi salah satu faktor penting dalam tumbuh kembang seorang anak. Berikut cara-cara yang bisa para ayah lakukan agar bisa dekat dengan anaknya:

Ayah dan Anak Harus Sering Berinteraksi Dengan Melakukan Kegiatan Bersama

Sesibuk apapun di kantor, ayah harus bisa menyediakan waktu khusus untuk anaknya. Apabila biasanya ayah hanya menyediakan waktu di akhir pekan maka sediakan juga waktu di hari lain dengan mengambil cuti. Melakukan berbagai kegiatan bersama bisa mendekatkan keduanya, seperti bermain bola, bersepeda, memancing, mengunjungi musem, makan di restoran dan ke toko buku. Dengan terus berinteraksi setiap hari, maka ayah dan anak bisa lebih mengenal satu sama lain. Setelah pulang kerja, sempatkan waktu untuk mengobrol dengan anak. Ayah bisa menceritakan dongeng sambil melakukan mimik wajah dan mengeluarkan suara yang bisa membuat anak tertawa. Selain itu, cerita kenangan masa kecil ayah yang lucu juga bisa membuat anak tertarik untuk mendengarnya. Dan tanpa disadari, anak akan terus mengingat cerita itu sampai ia dewasa. Cara sesimpel itu saja bisa menciptakan kedekatan Anda dengan anak. Jadi tidak harus melulu dengan memberikan anak mainan yang mahal, bukan?

Bentuk Ikatan yang Kuat Dengan Anak Karena Bisa Bantu Perkembangan Mentalnya

Hubungan yang baik antara ayah dan anak laki-laki bisa membuat anaknya tidak emosional dan mampu mengenali perasaannya dengan baik. Sedangkan untuk anak perempuan, ia bisa memiliki rasa percaya diri dan mandiri yang tinggi. Ayah bisa mencegah anak-anaknya mengalami masalah kesehatan mental. Kesehatan mental anak yang buruk biasanya dipengaruhi oleh buruknya cara orangtuanya mendidik. Orangtua adalah sosok utama yang bisa menentukan bagaimana tumbuh kembang seorang anak. Sosok lainnya adalah teman dan kerabat dekat. Baik ibu atau ayah sama-sama mempunyai peran yang sama. Namun, ayah lebih mempunyai andil yang besar dalam perkembangan mental anak. Untuk itu, peran ayah tidak boleh dianggap remeh dalam mengatasi masalah psikologis sang anak.

Ayah Harus Tunjukan Sikap yang Baik Karena Anak Suka Meniru

Anak biasanya suka meniru apa yang dilakukan oleh ayahnya. Anak akan mengamati bagaimana fisik ayah dan juga bagaimana ayah melakukan berbagai hal, seperti bekerja dan hobi. Anak bisa mengidentifikasi apa yang dimiliki dan dilakukan ayahnya. Jadi, ia akan mulai berpikir, merasa, dan bersikap seperti ayahnya. Untuk itu, ayah harus bisa memberi contoh yang baik kepada anaknya. Ketika anak dinilai berhasil meniru apa yang dilakukan ayahnya, maka ia akan diberi pujian. Dengan begitu, anak akan terus melakukan hal itu. Namun, harus diwaspadai ketika anak perempuan kebablasan meniru ayahnya, karena dikhawatirkan bisa bertumbuh menjadi anak yang maskulin. Sama halnya dengan anak laki-laki, jangan sampai terus menerus meniru ibunya karena ia akan tumbuh menjadi anak yang feminim.

Libatkan Ibu Untuk Mengarahkan Anak Agar Terbiasa Dekat Dengan Ayah

Hubungan yang paling baik antara anak dan orangtua sebenarnya adalah dekat dengan ayah dan ibu. Namun, ibu yang biasanya lebih berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar sang anak sejak kecil, mulai dari memberinya makan dan minum ketika haus dan lapar, merawat anaknya ketika sakit, dan melindungi anaknya ketika sedang merasa ketakutan. Ayah yang biasanya bertugas mencari nafkah di luar rumah, menjadikan ibu berperan lebih banyak dalam merawat anak di rumah. Ibu harus membantu agar hubungan ayah dan anak bisa terjalin dengan baik. Ibu bisa berdiskusi dengan ayah dalam menangani sang anak. Misalnya, anak menangis lalu ayah akan menanganinya terlebih dahulu baru kemudian disusul ibu. Ayah harus diajari cara menghadapi anak, misalnya bagaimana memelukya atau cara berbicara dengan anak. Ibu bisa memberikan waktu agar ayah dan anak bisa menghabiskan waktu bersama. Ketika ayah pulang dar kantor, ibu ajari anak untuk menyambutnya dengan pelukan hangat dan senyuman. Bila perlu, ibu minta anak untuk memijat lembut sang ayah yang merasa letih karena sudah bekerja dari pagi hingga malam hari. Ayah harus terbiasa terlibat dalam komunikasi agar kehadirannya bisa dirasakan oleh anak. Biarkan anak terbiasa untuk bercerita mengenai apapun yang ia alami kepada ayahnya. Ayah harus bisa menjalin kedekatan dengan anak secara konsisten dan berkesinambungan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau Bunda Ingin Suasana Hatinya Lebih Berwarna, Ini Caranya

Urusan suasana hati kadang jadi sesuatu yang membuat Bunda bingung sendiri. Jika berubah ke arah yang lebih baik sih, tentu tak akan jadi masalah. Tapi yang kadang membuat kita resah, justru mood yang tadinya baik tiba-tiba rusak tak tahu karena apa.

Masalahnya, efek perubahan mood ini bukan hanya berpengaruh terhadap Bunda secara pribadi, namun juga ke anggota keluarga yang lain. Si kecil yang hanya manja dan ingin diperhatikan Bunda, bisa menjadi sasaran omelan jika mood Bunda tak baik.

Nah tak perlu buru-buru menyalahkan orang lain untuk urusan ini, sebab ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk dapat mengembalikan mood yang tadinya buruk berubah menjadi baik lagi.

Mendengarkan Lagu Kesukaan Secara Berulang-ulang

1b

Musik memang punya nyawa tersendiri untuk segala situasi. Jadi jangan heran jika disetiap kesempatan baik sedang bahagia atau bersedih, ada lagu yang tetap dilantunkan. Bahkan Berdasarkan riset yang dilakukan Ferguson, yang juga telah dipublikasikan di The Journal of Positive Psychology, seseorang yang sedang bad mood bisa lebih sukses meningkatkan mood mereka dengan cara mendengarkan musik.

Caranya pun terbilang cukup sederhana, sebab ketenangan ini bisa kita dapatkan dari hal kecil yang setiap hari kta pegang. Baik dari telepon genggam, atau dari komputer di ruang kerja. Pilihlah musik atau lagu yang benar-benar Bunda suka, ritme dan lirik yang masuk ke telinga akan mendorong energi baru untuk meningkatkan mood kembali baik.

Nikmati Camilan Favoritmu, Meski Harus Sejenak Melupakan Dietmu

2

Lupakan dulu urusan dietmu, jika memang benar-benar ingin mengembalikan mood menjadi baik lagi. Sah-sah saja jika Bunda ingin coba menikmati beberapa cemilan kesukaan. Sebab dari beberapa penelitian yang ada, Kalau mood sudah tak menentu, mengonsumsi makanan yang tepat bisa jadi salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat.

Bunda juga bebas memiik cemilannya apa, mulai dari makanan atau perman hingga beberapa jenis coklat pilihan. Selain membuat perut juga kenyang, manfaat lain dari makanan yang Bunda konsumsi saat sedang bad mood dipercaya memberi ketenangan dan kenyamanan jiwa. Jadi tak heran, setiap kali seorang perempuan sedang berada pada situasi mood yang buruk. Ia akan kembali baik sesaat setelah ia mengkonsumsi beberapa cemilan atau makanan ringan.

Atur kembali Perabot Agar Ada Suasana Baru

3

Situasi sekitar sangat berpengaruh pada mood seseorang. Karena itu jika berhari-hari dilanda mood jelek, cobalah untuk melakukan perubahan pada kondisi sekitarmu. Salah satunya adalah dengan mengatur ulang tata letak perabotanmu.

Di rumah misalnya, Bunda bisa mengganti posisi tempat tidur atau sofa. Bisa juga dengan mengubah-ubah hiasan yang ada di rumah. Sementara di kantor, Bunda bisa mulai membereskan meja kerjamu. Mengatur ulang yang apa yang seharusnya ada di meja dan apa yang tidak. Dengan melakukan ini, Bunda akan merasa berada disituasi yang baru, dan mood Bunda akan membaik.

Ubah Penampilan Untuk Bisa Dapat Mood Yang Baru

4

Kapan terakhir Bunda mengubah penampilan? Bisa jadi model potongan rambut sudah lama sekali tak berganti. Atau kapan terakhir Bunda memilih model baju yang berbeda? Hal-hal statis macam ini yang kadang membuat perasaanmu jadi bosan. Ujungnya moodmu jadi jelek. Sudah punya si kecil bukan berarti Bunda lantas cuek dengan penampilan bukan?

Cobalah penampilan-penampilan baru yang di luar kebiasaanmu. Meski di awal mungkin terasa ada yang janggal namun tak lama kemudian Bunda akan mendapati dirimu yang baru dengan suasana hati yang lebih baik.

Ubah Juga Kendaraan Yang Bunda Gunakan Sehari-Hari

suzui 1

Ketika berbicara soal mengganti penampilan tentunya akan sangat berpengaruh dengan kendaraan yang Bunda gunakan. Sebab kendaraan menjadi hal yang setiap hari Bunda gunakan bukan? Bayangkan Bunda setiap hari menggunakan motor dengan taampilan yang membosankan. Tentunya mood Bunda juga tidak akan beranjak baik.

Nah, Bunda bisa melirik motor Address Playful dari Suzuki untuk ini. Sebagai skuter yang didedikasikan untuk pasar anak muda dengan beragam karakter dan aktivitas, SIS merancang Suzuki Address Playful dengan panel bodi yang menarik yang bisa menceriakan harimu.

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter Bunda. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, Bunda pasti akan mendapatkan suasana hati yang lebih baik lagi.

Yuk kembalikan mood positifmu sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top