Mom Life

Doa Berhubungan Badan yang Harus Diingat Para Pasutri

Doa Berhubungan Badan

Bun, dalam Islam, melakukan hubungan suami istri sudah wajib hukumnya bila memang lelaki dan wanita telah diikat dalam perkawinan yang sah secara agama dan negara. Bahkan Islam sudah mengatur secara detail bagaimana cara berhubungan seks yang baik dan benar. Termasuk doa apa saja yang perlu diucapkan sebelum hingga sesudah melakukan hubungan badan.

Sebagai makhluk yang mengenal penciptanya, tentu Bunda dan suami juga dianjurkan untuk melakukan hubungan seks dengan cara yang mulia juga, bukan? Nah, untuk lebih jelasnya berikut 3 lafadz doa bersetubuh suami istri menurut islam:

1. Doa bersetubuh sebelum melakukan hubungan badan

Sebelum melakukan hubungan badan antara suami dan istri sebaiknya melafalkan doa terlebih dahulu. Adapun doanya yaitu:

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna”.

Doa ini bermakna bahwa Bunda memohon agar dijauhkan dari setan yang dapat merusak hubungan suami istri dan menjauhkan setan dari rezeki yang Allah berikan pada keluarga Bunda. Doa ini baiknya dilafalkan sebelum memulai untuk melakukan hubungan suami istri.

2. Doa bersetubuh ketika mengeluarkan air mani

Ketika mengeluarkan ari mani juga harus berdoa agar air mani yang dikeluarkan bisa memberikan keturunan yang baik. Adapun doa ketika mengeluarkan air mani yaitu:

اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً

“Allahummaj’alnuthfatna dzurriyyatan thayyibah”.

Arti dari doa ini yaitu ya Allah, semoga sperma yang kami keluarkan bisa menghasilkan keturunan yang baik.

3. Doa Bersetubuh setelah selesai melakukan hubungan badan

Setelah selesai melakukan hubungan badan hendaknya pasangan suami istri harus berdoa dengan mengucapkan hamdalah. Doa setelah melakukan hubungan badan ini ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan kenikmatan yang begitu indah ketika melakukan hubungan badan suami istri.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

“Alhamdu lillaahi Lladzii Khalaqa Minal Maa I Basyaraa”

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Pasutri Bisa Coba Posisi Yab Yum Demi Memperkuat Relasi

anticipation-belly-body-1376959

Bunda dan suami bosan dengan posisi seks yang begitu-begitu saja? Faktanya, penting sekali untuk bereksplorasi dengan cara baru, Bun. Hal ini supaya kehidupan rumah tangga semakin harmonis dan mempererat ikatan Bunda dan suami. Meski lelah setelah beraktivitas sehari penuh, Bunda dan suami tentu harus meluangkan waktu untuk bercinta.

Bahkan penulis sekaligus penasihat pernikahan asal Kanada Daniel Arseneault mengatakan, penting bagi pasangan suami istri meluangkan waktu untuk cinta.

“Satu hal paling penting yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan koneksi Anda dengan pasangan adalah membuat komitmen nyata dalam hubungan dan meluangkan waktu untuk cinta,” tutur Arseneault.

Apalagi bagi pasangan yang sudah memiliki kesibukan masing-masing, misalnya Bunda yang menghabiskan waktu mengurus anak atau memang ada pekerjaan di luar rumah, demikian juga ayah. Nah, itulah pentingnya Bunda dan ayah perlu meluangkan waktu berdua. Supaya keintiman pernikahan tetap terjaga. Kalau Ayah dan Bunda termasuk pasangan yang ingin menjajal hal baru, bagaimana dengan posisi seks yab yum?

Pernah dengar Bun? Mengutip dari HuffPost, yab yum merupakan trik bercinta yang berasal dari seks tantra, yaitu aktivitas seks yang sudah ada selama ribuan tahun lalu dan diwariskan dalam garis keturunan Buddha Tibet.

Seorang terapis hubungan seks dan tantra, Devika Singh mengatakan, dengan seks tantra, hubungan spiritual pernapasan yang disinkronkan, kontak mata yang dalam, dan perhatian tentu menjadi hal penting.

“Yab yum sering digambarkan sebagai ‘pelukan penuh’ dalam terjemahan tantra tertentu, ketika kita melihat dewa-dewa Buddha Tibet yang digambarkan dalam posisi ini. (Posisi) ini intens. Lihatlah bagaimana posisi ini dalam visualisasi yoga dan karya seni yang menghasilkan energi,” katanya.

Bunda perlu tahu, posisi yab yum digambarkan dimana ada pria duduk bersila dan wanita duduk di pangkuan menghadap wajahnya dengan kedua kaki yang disilangkan ke belakang tubuh serta tangan memegang punggung pria.

Bun, sekalipun kelihatannya mudah, mereka yang mengaku pernah mencoba posisi ini ternyata harus berlatih selama berjam-jam. Disarankan penulis buku Diana Daffner, cobalah melakukan posisi yab yum secara menyamping.

“Dengan sedikit manuver, pria melakukan penetrasi dengan lembut, lalu selama 10 menit, pasangan bisa fokus menyinkronkan energi mereka bersama dengan napas dan kontak mata. Ini membangkitkan aliran orgasme yang secara fisik menyenangkan, ikatan emosional, dan bermanfaat secara spiritual.”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Waktu Terbaik Berhubungan Seks untuk Pasutri

Hasrat berhubungan badan tiap pasutri tentu saja berbeda-beda. Hormon pun turut berperan dalam hal ini. Di lain sisi, bicara soal hubungan seks, sejatinya bisa dilakukan kapan saja. Bisa di pagi hari, siang, atau malam. Namun kapankah waktu paling tepat untuk melakukan aktivitas ini?

Dilansir dari laman Reader’s Digest, sebuah studi di Frontiers in Psychology menunjukkan, terdapat perbedaan waktu dalam kenaikan libido antara pria dan perempuan. Pria merasa lebih terangsang pada pagi hari, sedangkan perempuan pada malam hari. Jalan tengah dari perbedaan tersebut ada di tangan perempuan.

Mengutip Liputan6.com, studi ini menemukan, rata-rata pasangan melakukan hubungan seks antara pukul 21.00 malam hingga tengah malam, atau pada jam tidur. Kendati demikian, para ahli berpendapat seks sebelum tidur belum tentu ideal.

“Seks di waktu tidur tidak buruk; hanya saja kebanyakan orang kelelahan,” kata pakar kesehatan tidur Michael Breus.

Waktu yang dianggap nyaman untuk berhubungan seks memang bergantung pada masing-masing orang. Menurut terapis seks Lisa Thomas, seks pada malam hari dapat membuat kita bersemangat sehingga jam tidur menjadi lebih larut. Namun, bagi pasangan lain, hal itu mungkin memiliki efek sebaliknya.

“Bagi sebagian besar orang, seks adalah peredam ketegangan dan relaksasi. Orang-orang berhubungan seks di malam hari untuk membantu mereka tertidur,” katanya.

Breus dan Thomas setuju, langsung tidur bersama setelah bercinta merupakan hal yang baik. Menurut Breus, hubungan seks di pagi hari merupakan saat di mana tubuh lebih banyak energi dan gairah. Ini karena saat tidur malam tubuh tengah bekerja membangun hormon.

Namun, seks saat pagi hari tak melulu cocok bagi setiap orang. Jika merasa kurang tepat, Thomas merekomendasikan untuk berkreasi dengan waktu bercinta. Cobalah bertemu di rumah saat sore hari, atau ketika waktu menonton film bersama.

“Cara apa pun yang dilakukan pasangan untuk mengetahui trik membuatnya menyenangkan dan berhubungan adalah hal yang baik,” katanya. “Pasangan yang menggunakan seks untuk bersantai dan terhubung serta mengurangi stres dan ketegangan adalah mereka yang melakukan hubungan seks sepanjang hidup mereka.”

Namun jika Bunda sekali waktu ingin menyenangkan hati suami, maka lebih baik lakukan seks di pagi hari. Dr Shahzadi Harper mengatakan, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk pasutri berhubungan seks. Ini karena pada pagi hari hormon testosteron pada pria maupun wanita sedang dalam keadaan tinggi.

“Waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah di pagi hari. Kadar testosteron tengah memuncak pada pria dan wanita. Testosteron adalah hormon yang secara dominan dimiliki oleh pria, namun wanita juga memilikinya,” ujar Dr Shahzadi pada Daily Star.

Menurut Harper, hormon tersebut diperlukan untuk seseorang merasa berenergi dan terjaga sehingga mampu menimbulkan perasaan seksi.

“Menurut saya pagi hari adalah waktu yang paling baik,” ujarnya.

Mengutip laman Daily Star, hormon testosteron berfungsi untuk menstimulasi produksi sperma pada pria, meningkatkan massa tulang dan otot serta mengontrol hasrat seksual. Pria yang memiliki kadar testosteron rendah umumnya akan mengalami tanda-tanda seperti kelelahan, bertambahnya lemak tubuh, rambut rontok, serta kesulitan ereksi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Berhubungan Intim Terbukti Bantu Cegah Penuaan Pada Seseorang

Manfaat hubungan seks

Bagi pasutri, menikmati seks tentu menyenangkan. Bahkan kegiatan yang satu ini dipercaya melanggengkan hubungan Bunda dan suami. Menariknya, pasutri tak hanya mendapatkan manfaat batin. Sebab menurut penelitian, ada beragam manfaat dari hubungan seks yang perlu disadari oleh para pasutri.

Mengutip Psychology Today, pada tahun 2016, sejumlah peneliti dari Universitas Coventry di Inggris merilis hasil penelitian yang menunjukkan jika pria dan wanita yang aktif secara seksual ternyata memiliki fungsi kognitif yang lebih baik. Mereka yang konsisten berhubungan memiliki skor kognitif yang tinggi dari pada pasangan yang tidak atau jarang melakukan hubungan intim. Nah, berikut ini manfaatnya!

Mencegah Munculnya Penyakit Jantung

Bun, di dalam tubuh terdapat zat kimia yang bernama homosistein. Bila jumlahnya berlebihan maka dapat menyebabkan pembekuan darah di jantung, Bun. Nah, membekunya darah di jantung ini yang akhirnya membuat seseorang rentan mengalami serangan jantung atau gangguan jantung lainnya.

Nah, dikutip dari Hello Sehat, sejumlah penelitian membuktikan bahwa berhubungan seks dapat membantu mencegah penumpukan zat homosistein dengan cara mendorong sirkulasi darah. Namun, hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa manfaat berhubungan seks ini lebih banyak didapatkan oleh pria dibanding oleh wanita.

Membantu Tidur Agar Jadi Lebih Nyenyak

Seseorang biasanya merasa langsung mengantuk dan lelah pasca menikmati seks bersama pasangan. Tenang, mengantuk dan lelah pasca bercinta justru baik untuk kesehatan Bunda dan suami. Pasalnya, Bunda jadi tidur lebih nyenyak. Setelah orgasme, tubuh manusia memang akan melepaskan hormon prolaktin yang bisa membuat seseorang jadi sangat nyaman dan gampang mengantuk.

Meningkatkan Fungsi Otak

Bunda perlu tahu, pasangan yang berhubungan intim secara rutin justru membuat fungsi otak mereka meningkat. Sebuah studi dari Oxford University di Inggris ini juga mengatakan bahwa manfaat bercinta ini akan turut mendukung daya ingat seseorang. Saat bercinta, ada banyak sel-sel baru di otak yang tumbuh dan proses peradangan juga akan berkurang.

Mencegah Penuaan

Dokter Psikologi dari Royal Edinburgh Hospital, David Weeks mengatakan bahwa seks yang memuaskan dapat membuat kualitas hidup seseorang jadi bertambah. Selain itu, berhubungan seks juga membantu mencegah penuaan di wajah, baik untuk pria maupun wanita.

Ia juga menjelaskan bahwa orang yang rutin bercinta cenderung terlihat beberapa tahun lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya. Ini diduga karena pelepasan hrmon HGH dan endorfin sehabis bercinta dapat memperbaiki kesehatan kulit seseorang dan meregenerasi bahkan mencegah kulit jadi kendur dan keriput.

Mengurangi Stress

Bun, ketika bercinta, ada hormon dopamin dan endorfin yang dilepaskan tubuh sehingga membuat kita merasakan nikmat, puas, dan leganya terutama saat orgasme setelah bercinta. Faktanya, berhubungan intim juga merupakan sebuah aktivitas fisik yang menyenangankan dan dapat meningkatkan suasana hati seseorang serta mengurangi munculnya sinyal stres yang dikirim ke otak.

Membakar kalori

Tahukah Bunda, bercinta bisa membakar hingga 250 kalori. Ya, setelah bercinta, tentu ada orang yang mungkin akan terengah-engah kehabisan dan napas dan merasa lelah layaknya orang yang habis berolahraga. Itulah kenapa seks bisa jadi cara seru nan nikmat untuk membakar kelebihan kalori dalam tubuh.

Memperkuat daya Tahan Tubuh

Bahkan lebih jauh lagi, seorang pakar kesehatan seksual, dr, Yvonne Fulbright, Ph.D mengatakan, orang yang sering bercinta lebih jarang sakit daripada yang jarang berhubungan seks. Hal ini juga bisa dikatakan bahwa berhubungan seks bisa melindungi tubuh Anda dari bakteri atau virus penyebab penyakit.

Namun sejatinya berhubungan seks bukan satu-satunya cara membuat tubuh kita kebal dari bakteri. Jika Bunda dan suami ingin tetap bugar, maka tetaplah menjaga intensitas berhubungan seks dibarengi dengan beberapa hal baik seperti mengonsumsi makanan yang menyehatkan, tetap berolahraga, tidur pun cukup, serta menggunakan alat pelindung bila salah satu memiliki penyakit menular seksual. Hal ini dilakukan agar kekebalan tubuh Anda tetap kuat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top