Parenting

Agar Orangtua Paham dengan Jenis-jenis Kecerdasan, Inilah 8 Kecerdasan Anak yang Perlu Diketahui

Cara Mengenali 8 Kecerdasan Anak

Kebanyakan dari orang tua menilai kecerdasan anak hanya dari rengkin atau nilai rapornya saja dan mengabaikan berbagai kecerdasan lainnya. padahal jika anda tahu ada banyak sekali jenis kecerdasan yang dimiliki oleh manusia. Kecerdasan bukanlah hanya dilihat dari nilai-nilai rapor seseorang saja tapi menurut Thomas Armstrong, Ph.D, seorang ahli di bidang multiple intelligences mengatakan bahwa kecerdasan bukan hanya pada sisi akademik saja tapi termasuk juga semua bakat dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang. Menurutnya, setiap orang sebenarnya cerdas atau pintar tapi masing-masing orang memiliki jenis kecerdasan yang berbeda-beda. Untuk itulah, mulai sekarang ini jangan memandang kecerdasan anak hanya dari satu sisi saja tapi kita perlu memandangnya dari banyak hal sehingga kita bisa tahu bahwa dia anak cerdas.

Agar kita bisa lebih paham dengan jenis-jenis kecerdasan, inilah 8 kecerdasan anak yang perlu kita tahu:

  1. Word Smart.

Word Smart adalah salah satu 8 jenis kecerdasan anak yang perlu anda ketahui. Anak yang memiliki kecerdasan yang satu ini akan cenderung suka membaca, menulis, dan juga berbicara. Jika anda menemukan anak yang seperti itu, anda dapat mengajaknya untuk membaca cerita, bermain blok dengan kata-kata, dan lain sebagainya. permainan tersebut akan melatih anak untuk mengembangkan ceritanya.

  1. Number Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan ini adalah suka untuk berfikir logika. Anak akan menyukai hal-hal yang berhubungan dengan angka. Untuk mengembangkan kecerdasan ini, orang tua dapat membuat permainan yang mengharuskan anak untuk menghitung. Misalnya saja permainan monopoli yang memang mengharuskan orang untuk berhitung saat memainkannya.

  1. Nature Smart.

Anak yang memiliki kecerdasan seperti ini memiliki ciri menyukai alam, suka dengan binatang, menyukai tumbuh-tumbuhan, bahkan ada beberapa anak yang sudah bisa menggolongkan tumbuhan. Untuk mengembangkan kecerdasannya, orang tua bisa membuatkan anak sebuah kebun kecil. Biarkan dia berkreasi disana.

  1. Self Smart.

8 jenis kecerdasan anak yang lainnya adalah Self Smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini cenderung suka bermain sendiri. Selain itu, meskipun masih kecil dia sudah bisa menentukan kalau sudah besar mau jadi apa sehingga rasa percaya dirinya cukup besar. untuk mengembangkannya, orang tua bisa mengajaknya untuk berbicara dari hati kehati. Dukung dan arahkan keinginannnya itu.

  1. People Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan yang satu ini adalah akan terlihat saat dia bermain bersama teman-temannya. Dia akan memiliki sikap empati yang besar, memiliki jiwa kepemimpinan, dan juga dapat memahami perasaan teman-temannya. Untuk mengembangkan kecerdasannya, orang tua dapat mengajak anak untuk datang dalam sebuah acara keluarga, bermain bersama teman-temannya di luar rumah, dan hal lain yang berhubungan dengan orang banyak.

  1. Body Smart.

Yang termasuk dalam 8 jenis kecerdasan anak lainnya adalah Body Smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya suka berolahraga, suka menari, dan dapat berkreasi dengan menggunakan tangannya. Untuk mengembangkan kecerdasannya itu, orang tua bisa mengajaknya berolahraga, menari, atau nonton bioskop.

  1. Picture Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan ini adalah suka menggambar, memiliki imaginasi, suka dengan seni, dan biasanya memiliki kesukaan membuat sesuatu dengan menggunakan balok. Untuk memgembangkannya, orang tua dapat mengajak anak untuk menggambar, dan melatih anak untuk menari.

  1. Music Smart.

Yang termasuk dalam 8 jenis kecerdasan anak yang terakhir adalah music smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya suka menyanyi, bermain musik, bahkan bisa menghafal beberapa lagu. Untuk mengembangkannya, orang tua dapat mengajak anak untuk nyanyi bersama, bermain alat musik, dan hal lainnya yang berhubungan dengan musik.

Itulah 8 jenis kecerdasan anak yang perlu diketahui oleh orang tua. Semoga setelah mengetahuinya orang tua tidak lagi menganggap kecerdasan anak hanya dari satu sisi saja.

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau Bunda Ingin Suasana Hatinya Lebih Berwarna, Ini Caranya

Urusan suasana hati kadang jadi sesuatu yang membuat Bunda bingung sendiri. Jika berubah ke arah yang lebih baik sih, tentu tak akan jadi masalah. Tapi yang kadang membuat kita resah, justru mood yang tadinya baik tiba-tiba rusak tak tahu karena apa.

Masalahnya, efek perubahan mood ini bukan hanya berpengaruh terhadap Bunda secara pribadi, namun juga ke anggota keluarga yang lain. Si kecil yang hanya manja dan ingin diperhatikan Bunda, bisa menjadi sasaran omelan jika mood Bunda tak baik.

Nah tak perlu buru-buru menyalahkan orang lain untuk urusan ini, sebab ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk dapat mengembalikan mood yang tadinya buruk berubah menjadi baik lagi.

Mendengarkan Lagu Kesukaan Secara Berulang-ulang

1b

Musik memang punya nyawa tersendiri untuk segala situasi. Jadi jangan heran jika disetiap kesempatan baik sedang bahagia atau bersedih, ada lagu yang tetap dilantunkan. Bahkan Berdasarkan riset yang dilakukan Ferguson, yang juga telah dipublikasikan di The Journal of Positive Psychology, seseorang yang sedang bad mood bisa lebih sukses meningkatkan mood mereka dengan cara mendengarkan musik.

Caranya pun terbilang cukup sederhana, sebab ketenangan ini bisa kita dapatkan dari hal kecil yang setiap hari kta pegang. Baik dari telepon genggam, atau dari komputer di ruang kerja. Pilihlah musik atau lagu yang benar-benar Bunda suka, ritme dan lirik yang masuk ke telinga akan mendorong energi baru untuk meningkatkan mood kembali baik.

Nikmati Camilan Favoritmu, Meski Harus Sejenak Melupakan Dietmu

2

Lupakan dulu urusan dietmu, jika memang benar-benar ingin mengembalikan mood menjadi baik lagi. Sah-sah saja jika Bunda ingin coba menikmati beberapa cemilan kesukaan. Sebab dari beberapa penelitian yang ada, Kalau mood sudah tak menentu, mengonsumsi makanan yang tepat bisa jadi salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat.

Bunda juga bebas memiik cemilannya apa, mulai dari makanan atau perman hingga beberapa jenis coklat pilihan. Selain membuat perut juga kenyang, manfaat lain dari makanan yang Bunda konsumsi saat sedang bad mood dipercaya memberi ketenangan dan kenyamanan jiwa. Jadi tak heran, setiap kali seorang perempuan sedang berada pada situasi mood yang buruk. Ia akan kembali baik sesaat setelah ia mengkonsumsi beberapa cemilan atau makanan ringan.

Atur kembali Perabot Agar Ada Suasana Baru

3

Situasi sekitar sangat berpengaruh pada mood seseorang. Karena itu jika berhari-hari dilanda mood jelek, cobalah untuk melakukan perubahan pada kondisi sekitarmu. Salah satunya adalah dengan mengatur ulang tata letak perabotanmu.

Di rumah misalnya, Bunda bisa mengganti posisi tempat tidur atau sofa. Bisa juga dengan mengubah-ubah hiasan yang ada di rumah. Sementara di kantor, Bunda bisa mulai membereskan meja kerjamu. Mengatur ulang yang apa yang seharusnya ada di meja dan apa yang tidak. Dengan melakukan ini, Bunda akan merasa berada disituasi yang baru, dan mood Bunda akan membaik.

Ubah Penampilan Untuk Bisa Dapat Mood Yang Baru

4

Kapan terakhir Bunda mengubah penampilan? Bisa jadi model potongan rambut sudah lama sekali tak berganti. Atau kapan terakhir Bunda memilih model baju yang berbeda? Hal-hal statis macam ini yang kadang membuat perasaanmu jadi bosan. Ujungnya moodmu jadi jelek. Sudah punya si kecil bukan berarti Bunda lantas cuek dengan penampilan bukan?

Cobalah penampilan-penampilan baru yang di luar kebiasaanmu. Meski di awal mungkin terasa ada yang janggal namun tak lama kemudian Bunda akan mendapati dirimu yang baru dengan suasana hati yang lebih baik.

Ubah Juga Kendaraan Yang Bunda Gunakan Sehari-Hari

suzui 1

Ketika berbicara soal mengganti penampilan tentunya akan sangat berpengaruh dengan kendaraan yang Bunda gunakan. Sebab kendaraan menjadi hal yang setiap hari Bunda gunakan bukan? Bayangkan Bunda setiap hari menggunakan motor dengan taampilan yang membosankan. Tentunya mood Bunda juga tidak akan beranjak baik.

Nah, Bunda bisa melirik motor Address Playful dari Suzuki untuk ini. Sebagai skuter yang didedikasikan untuk pasar anak muda dengan beragam karakter dan aktivitas, SIS merancang Suzuki Address Playful dengan panel bodi yang menarik yang bisa menceriakan harimu.

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter Bunda. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, Bunda pasti akan mendapatkan suasana hati yang lebih baik lagi.

Yuk kembalikan mood positifmu sekarang!

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Agar Anak Makin Nyaman Belajar, Siapkan Gadget Ini Saat Dia Kembali Masuk Sekolah Bun

child-1822471_640

Libur telah tiba. Anak-anak pun antusias menikmati liburan. Untuk sejenak mereka tak lagi menjalani rutinitas belajar di sekolah. Bunda tentu juga telah menyiapkan agenda seru agar liburan terasa menyenangkan bukan? Meski begitu, sebaiknya Bunda pun meluangkan waktu untuk menyiapkan gadget-gadget yang akan kembali dibutuhkan si kecil begitu liburan usai.

Keberadaan gadget tersebut tidak bisa dianggap remeh, sebab bisa digunakan untuk memantau keberadaan buah hati dan juga digunakan anak untuk menunjang proses pembelajarannya. Lalu apa sajakah gadget-gadget yang dibutuhkan anak?

Jam Tangan Pintar Untuk Memantau Keberadaan Anak

Keamanan anak menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan orangtua. Apa lagi baru-baru ini banyak berita adanya penculikan terhadap anak sekolah. Hal itu membuat orangtua semakin khawatir dan cemas akan keberadaan anak-anaknya. Maka akan lebih baik jika orangtua bisa memberikan jam tangan yang memiliki fitur untuk mengetahui lokasi anak. Dengan demikian Bunda pun bisa lebih tenang.

Bekali Anak Dengan Handphone, Namun Sebaiknya Bunda Tidak Memberinya Smartphone

Menurut seorang psikolog anak dan remaja, anak yang berusia 10 tahun sudah boleh dibekali dengan gadget. Maka dari itulah, kita sebagai orangtua bisa memberikan gadget pada anak ketika dia duduk di bangku sekolah dasar sesuai kebutuhannya. Karena kebutuhan akan gadget masih sebatas untuk mengetahui keberadaan anak dan melakukan komunikasi dengan Bunda, maka memberinya smartphone sebenarnya belum terlalu dibutuhkan.

Komputer atau Laptop Juga Tak Kalah Penting. Lengkapi Juga Dengan Printer ya Bun!

Dizaman sekarang ini, anak yang duduk dibangku sekolah dasar sudah membutuhkan laptop atau komputer untuk mengerjakan tugas sekolahnya. Maka, orangtua sebaiknya memberikan komputer atau laptop untuk anak mengerjakan tugas sekolahnya. Namun dengan catatan, jangan diletakan di kamar anak, melainkan letakanlah di ruang keluarga atau kamar Bunda. Dengan demikian Bunda bisa mengecek apa saja yang telah diakses oleh anak saat berselancar di dunia maya.

Bunda sebaiknya juga menyiapkan printer demi kelancaran anak mengerjakan tugass. Sebab banyak tugas yang harus dikerjakan dengan komputer kemudian dicetak. Sebagai contoh saja, ketika anak memiliki PR untuk membuat silsilah keluarga dan diminta mengumpulkannya dalam bentuk hard copy, maka tentu harus dicetak dengan menggunakan printer.

Sebaiknya Bunda pun Menyediakan Koneksi Internet atau Modem

Sekarang ini sudah zamannya serba online, maka koneksi internet juga sangat diperlukan oleh anak. Namun meski demikian, kita sebagai orangtua harus benar-benar ketat memantau kondisi anak saat dia mulai mengoperasikan internet, sebab jika dibiarkan akan sangat berbahaya. Selain itu, jika kita tidak memantaunya, dikhawatirkan anak akan membuka hal-hal yang tidak mendidik. Misalnya membuka game atau mengakses tayangan yang tidak layak untuk anak.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa anak perlu dibekali dengan gadget, tetapi kita sebagai orangtua wajib untuk memantau penggunaannya. Hal itu dimaksudkan supaya anak-anak kita tak terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya sampai kecanduan gadget atau game online hingga tak mau belajar. Oleh karena itu peran aktif orangtua untuk mengontrol anak dalam hal penggunaan gadget sangat dibutuhkan

 

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Mengenal Lebih Dekat Metode Mpasi Baby Led Weaning, Si Kecil Yang Makan Sendiri

Tumbuh kembang si kecil memang jadi proses istimewa yang harus kita ikuti. Bagaimana dirinya mulai berkata-kata, merangkak hingga akhirnya belajar untuk makan. Saat si kecil memasuki enam bulan, biasanya ini adalah masa aktif untuknya melakukan banyak hal. Bahkan menjadi momen bagus untuk mulai memberinya makan padat. Nah, untuk memberinya makan, ada beberapa jenis Mpasi yang kita berikan pada si kecil.

Dari beberapa teknik Mpasi yang bisa kita terapkan, saat ini Mpasi dengan metode Baby Led Weaning sedang digemari oleh sebagian besar ibu. Ini adalah metode memperkenalkan makanan pada bayi dengan cara self-feeding, yaitu bayi memberi makan dirinya sendiri. Sebelum memutuskan untuk mencoba metode ini, Bunda dapat membaca ulasan berikut.

Sama Halnya Dengan Metode Lain, Baby Led Weaning Juga Bertujuan Memperkenalkan Makanan Kepada Si Kecil

Dipopulerkan oleh Gill Rapley, seorang health visitor dari Inggris, Baby Led Weaning adalah cara memperkenalkan makanan kepada si kecil dengan membiarkannya makan sendiri. Si kecil pun jadi berkesempatan untuk memegang dan menyuapi makanannya sendiri. Intinya BLW adalah kebebasan untuk anak bisa mengeksplorasi makanannya sendiri.

Ketahui Waktu Yang Pas Untuk Mulai Melakukan Baby Led Weaning

Meski usia bukanlah satu-satunya patokan yang harus kita jadikan syarat untuk memperbolehkannya makan sendiri. Tapi hal ini memang jadi faktor penting yang tak boleh luput dari perhatian. Untuk itu para ahli dari The American Academy of Pediatric (AAP) merekomendasikan waktu yang tepat bagi bayi untuk mulai melakukan Baby Led Weaning pada usia 6 bulan.  Pada usia tersebut fungsi lidah untuk mengecap rasa juga sudah berfungsi lebih baik, si kecil pun sudah bisa mengunyah dan melepehkan makanan jika dirasanya tak enak.

Pilihan Makanan Yang Diberikan Saat BLW Juga Harus Diperhatikan

Sebelum memutuskan untuk memperkenalkannya pada Baby Led Weaning kita perlu tahu makanan apa saja yang cocok. Karena si kecil masih baru ingin memulai makan, tidak ada salahnya jika kita memberinya makanan dengan jenis yang berbeda-beda. Pastikan juga jika makanan yang ia konsumsi mengandung gizi yang tinggi.

Seperti wortel, brokoli dan beberapa jenis sayuran dan buah-buah lainnya. Untuk cara penyajian, sayuran sebaiknya dikukus agar memudahkan si kecil mengunyah makanan. Sedangkan untuk buah-buahan, Bunda bisa menyajikannnya dengan ukuran yang cukup bisa dia pegang. Tidak terlalu besar juga tak kelewat kecil untuk meminimalisir kemungkinan buah hati tersedak.

Lalu Bagaimana Teknik Pemberian Baby Led Weaning Yang Tepat Untuk Si Kecil?

Untuk yang satu ini kita mungkin masih banyak bertanya-tanya, tentang bagaimana teknik yang tepat dan benar. Seperti yang dikatakan penyanyi Andien pada akun instagramnya beberapa waktu lalu. Andien menjelaskan bahwa proses makan adalah proses stimulasi. Anak belajar, dia belajar menggigit, mengunyah, menghaluskan, dan menelan. Mereka bermain-main dan mengeksplor setiap makanan yang dipegangnya. Ketika makanan yang berhasil dimasukkan mulut terlalu besar, terlalu panjang, atau tidak bisa dikunyah dengan baik sehingga tidak bisa tertelan, maka bayi secara naluriah akan mengeluarkannya.

Nah jika Bunda masih merasa khawatir jika ternya si kecil akan tersedak, sebaiknya hindari makanan yang bisa membuatnya tersedak, seperti kacang, anggur utuh, serta apel dengan kulitnya. Pastikan pula jika kita tetap bersama dengannya ketika dia sedang makan. Pastikan pula dia tetap duduk selama makan dan hindari juga pemberian makanan yang mengundang alergi untuk si kecil.

Kecemasan Karena Si Kecil Makan Sendiri Memang Wajar Tapi Ini Bukan Berarti Hal Yang Tak Boleh Di Lakukan, Karena BLW Adalah Hal Yang Patut Di Coba

Untuk permulaan mungkin kita akan merasa sedikit was-was ketika buah hati mulai mengambil beberapa makanan dan mengunyahnya sendiri. Pada tahap itu tentu akan sangat wajar jika dia berkali-kali akan menjatuhkan beberapa makanannya. Daripada harus repot-repot untuk membersihkan lantai sebaiknya kita memberinya alas di lantai, untuk menampung semua makanan yang dia jatuhkan.

Karena ini adalah awalan untuk si kecil belajar makan, mungkin dia akan mengalami kekurangan zat besi. Untuk itu selain memberinya makanan yang mengandung asupan zat besi yang tinggi, kita juga bisa menyiasatinya dengan makanan lain yang bisa diterimanya dengan baik. Bunda harus tetap bersamanya ketika si kecil sedang makan untuk  memastikan sudah seberapa banyak makanan yang dia masukkan ke dalam mulutnya. Dengan begitu kita bisa mengukur seberapa banyak asupan gizi yang telah masuk ke dalam tubuhnya

 

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Kerap Tak Dianggap Masalah, Terbiasa Tidur Malam Ternyata Berpengaruh Buruk Pada Perkembangan Anak Bun

portrait-child-hands-57449

Membuat anak cepat tertidur itu memang susah ya Bun. Apalagi jika si kecil malah rentan rewel saat diajak ke tempat tidur. Kalau sudah begitu, pekerjaan sebagai ibu pun terasa sangat menguras tenaga. Tapi Bunda, tak boleh begitu saja menyerah. Karena menidurkan dan membuat anak punya jam tidur yang cukup itu banyak manfaatnya. Justru yang harus dihindari itu ketika si kecil sudah mulai terbiasa begadang.

Begadang dan terjaga berbeda makna ya Bun. Saat terjaga, ada kemungkinan rasa kantuk masih melekat padanya sehingga lebih mudah menidurkan si kecil. Namun jika ia menolak tidur pada waktu tidur yang Bunda tetapkan, kali ini Bunda pun harus memberinya pengertian mengenai risiko begadang.

Si Kecil Cenderung Mudah Berperilaku Agresif Jika Terbiasa Begadang Loh Bun!

sad

Bunda mungkin tak sadar, tapi anak yang terbiasa begadang umumnya akan mudah menunjukkan perilaku agresif. Saat tidur, baik anak-anak maupun orang dewasa akan mengeluarkan hormon endorphin yang membuat diri merasa nyaman dan bahagia. Tapi sebaliknya, jika anak-anak tidak mendapatkan jam tidur yang berkualitas, maka tubuhnya justru akan memproduksi hormon adrenalin. Hormon itulah yang membuat emosinya jadi tidak stabil dan cenderung emosional. Belum lagi lantaran dia harus menahan rasa kantuknya saat siang hari di sekolah.

Belum Lagi Akan Timbul Masalah dengan Perkembangan Kognitifnya, Hati-hati ya Bun!

pexels-photo-437747

Saat anak sudah mulai duduk di bangku sekolah, kebiasaan begadang bisa berpengaruh pada perkembangan kognitifnya. Mereka pasti akan sulit menjaga konsentrasi dan kesulitan untuk fokus pada materi pelajaran. Alhasil, pelajaran yang terserap pun minim karena fungsi otak tidak dapat bekerja maksimal. Jika sudah demikian, dampaknya akan terlihat pada rapor atau evaluasi hasil pembelajarannya.

Akibat Kurang Tidur, Daya Tahan Tubuhnya Akan Menurun Juga Loh Bun!

kid-girl-child-cute-160433

Kurang tidur tidak hanya mengganggu aktivitas dan kesehatan si kecil. Bunda perlu tahu, saat si kecil sibuk beraktivitas dengan tubuh yang tidak fit bahkan cenderung kelelahan, hal ini bisa membuat daya tahan tubuhnya semakin menurun. Bunda tahu kan, dengan kondisi yang demikian, si kecil akan lebih mudah terserang penyakit semisal flu, batuk, demam, dan sebagainya. Mulai sekarang, ingatkan si kecil agar tidak begadang ya Bun!

Karena Kurang Tidur, Bukan Tak Mungkin Si Kecil Akan Jadi Sosok yang Cenderung Menutup Diri. Ini Alasannya

anak takut

Bunda, anak yang kurang tidur akan memanfaatkan jam istirahat di sekolahnya untuk terlelap sementara. Hal ini yang akhirnya membuat mereka enggan bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya. Bahkan yang cukup krusial, ia akan melupakan jam makan dan memilih untuk tak melahap bekal buatan Bunda. Jika terus dibiarkan, mereka cenderung menutup diri dari lingkungan sekitar.

Tapi yang Paling Penting, Bunda Perlu Tahu dan Menyadari Bahaya Kurang Tidur yang dapat Merusak Otaknya

pexels-photo-101523

Hal ini terungkap lewat sebuah penelitian kecil di University Hospital of Zurich, Swiss. Para peneliti mengamati pengaruh kurang tidur terhadap 13 anak berusia 5 sampai 12 tahun, dan mereka menemukan bahwa anak-anak yang kekurangan waktu tidur atau memiliki kualitas tidur yang buruk, terdeteksi mengalami kerusakan otak secara keseluruhan, tak hanya bagian otak yang bertanggung jawab untuk daya ingat mereka.

Dalam penelitian itu, setelah durasi tidur anak-anak tersebut berkurang hingga setengahnya dari yang seharusnya mereka butuhkan sesuai usia mereka, terlihat kerusakan yang signifikan pada bagian belakang otak, yang berhubungan dengan gerakan yang direncanakan, penalaran ruang, dan fokus atau perhatian. Padahal, yang selama ini diketahui, kekurangan tidur berefek buruk bagi bagian depan otak. Meski begitu, baik anak-anak maupun orang dewasa sama-sama membutuhkan satu periode tidur lelap untuk dapat pulih setelah begadang.

 

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top