Parenting

Agar Orangtua Paham dengan Jenis-jenis Kecerdasan, Inilah 8 Kecerdasan Anak yang Perlu Diketahui

Cara Mengenali 8 Kecerdasan Anak

Kebanyakan dari orang tua menilai kecerdasan anak hanya dari rengkin atau nilai rapornya saja dan mengabaikan berbagai kecerdasan lainnya. padahal jika anda tahu ada banyak sekali jenis kecerdasan yang dimiliki oleh manusia. Kecerdasan bukanlah hanya dilihat dari nilai-nilai rapor seseorang saja tapi menurut Thomas Armstrong, Ph.D, seorang ahli di bidang multiple intelligences mengatakan bahwa kecerdasan bukan hanya pada sisi akademik saja tapi termasuk juga semua bakat dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang. Menurutnya, setiap orang sebenarnya cerdas atau pintar tapi masing-masing orang memiliki jenis kecerdasan yang berbeda-beda. Untuk itulah, mulai sekarang ini jangan memandang kecerdasan anak hanya dari satu sisi saja tapi kita perlu memandangnya dari banyak hal sehingga kita bisa tahu bahwa dia anak cerdas.

Agar kita bisa lebih paham dengan jenis-jenis kecerdasan, inilah 8 kecerdasan anak yang perlu kita tahu:

  1. Word Smart.

Word Smart adalah salah satu 8 jenis kecerdasan anak yang perlu anda ketahui. Anak yang memiliki kecerdasan yang satu ini akan cenderung suka membaca, menulis, dan juga berbicara. Jika anda menemukan anak yang seperti itu, anda dapat mengajaknya untuk membaca cerita, bermain blok dengan kata-kata, dan lain sebagainya. permainan tersebut akan melatih anak untuk mengembangkan ceritanya.

  1. Number Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan ini adalah suka untuk berfikir logika. Anak akan menyukai hal-hal yang berhubungan dengan angka. Untuk mengembangkan kecerdasan ini, orang tua dapat membuat permainan yang mengharuskan anak untuk menghitung. Misalnya saja permainan monopoli yang memang mengharuskan orang untuk berhitung saat memainkannya.

  1. Nature Smart.

Anak yang memiliki kecerdasan seperti ini memiliki ciri menyukai alam, suka dengan binatang, menyukai tumbuh-tumbuhan, bahkan ada beberapa anak yang sudah bisa menggolongkan tumbuhan. Untuk mengembangkan kecerdasannya, orang tua bisa membuatkan anak sebuah kebun kecil. Biarkan dia berkreasi disana.

  1. Self Smart.

8 jenis kecerdasan anak yang lainnya adalah Self Smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini cenderung suka bermain sendiri. Selain itu, meskipun masih kecil dia sudah bisa menentukan kalau sudah besar mau jadi apa sehingga rasa percaya dirinya cukup besar. untuk mengembangkannya, orang tua bisa mengajaknya untuk berbicara dari hati kehati. Dukung dan arahkan keinginannnya itu.

  1. People Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan yang satu ini adalah akan terlihat saat dia bermain bersama teman-temannya. Dia akan memiliki sikap empati yang besar, memiliki jiwa kepemimpinan, dan juga dapat memahami perasaan teman-temannya. Untuk mengembangkan kecerdasannya, orang tua dapat mengajak anak untuk datang dalam sebuah acara keluarga, bermain bersama teman-temannya di luar rumah, dan hal lain yang berhubungan dengan orang banyak.

  1. Body Smart.

Yang termasuk dalam 8 jenis kecerdasan anak lainnya adalah Body Smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya suka berolahraga, suka menari, dan dapat berkreasi dengan menggunakan tangannya. Untuk mengembangkan kecerdasannya itu, orang tua bisa mengajaknya berolahraga, menari, atau nonton bioskop.

  1. Picture Smart.

Ciri dari anak yang memiliki kecerdasan ini adalah suka menggambar, memiliki imaginasi, suka dengan seni, dan biasanya memiliki kesukaan membuat sesuatu dengan menggunakan balok. Untuk memgembangkannya, orang tua dapat mengajak anak untuk menggambar, dan melatih anak untuk menari.

  1. Music Smart.

Yang termasuk dalam 8 jenis kecerdasan anak yang terakhir adalah music smart. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya suka menyanyi, bermain musik, bahkan bisa menghafal beberapa lagu. Untuk mengembangkannya, orang tua dapat mengajak anak untuk nyanyi bersama, bermain alat musik, dan hal lainnya yang berhubungan dengan musik.

Itulah 8 jenis kecerdasan anak yang perlu diketahui oleh orang tua. Semoga setelah mengetahuinya orang tua tidak lagi menganggap kecerdasan anak hanya dari satu sisi saja.

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Menangani Bayi yang Lahir dengan Berat Badan Rendah Kuncinya Jangan Minder Bun

babyyy

Tidak semua Bunda dapat melahirkan buah hatinya dengan berat badan normal. Ada sebagian lain yang harus bergumul dengan realita kalau bayi yang dilahirkannya memiliki berat badan rendah. Situasi semacam ini pasti membuat khawatir ibu manapun ya Bun.

Bahkan menurut Karen Mathewson, PhD, dari McMaster University mengatakan penelitian yang dilakukan membuktikan kalau individu yang memiliki berat lahir sangat rendah berisiko lebih tinggi mengalami masalah psikologis dibanding individu yang memiliki berat lahir normal.

Kondisi yang diderita bisa berupa masalah kecemasan dan masalah sosial. Tapi tak usah takut atau khawatir berlebihan Bun. Kemungkinan untuk bertahan hidup pada bayi dengan berat badan lahir rendah semakin meningkat seiring peningkatan perawatan untuk bayi prematur dan lemah. Sekarang waktunya untuk bersikap proaktif, yaitu dengan melakukan hal-hal ini.

  1. Menyusui: Jangan sampai Bunda menolak untuk memberikan ASI untuk si kecil ya. Sebab keberadaan ASI tak hanya meningkatkan berat badannya lho Bun. Melainkan juga memperkuat sistem kekebalan tubuhnya. Dengan kondisi bayi lahir dengan berat badan rendah, intensitas menyusui pun perlu Bunda tingkatkan lagi
  2. Jangan lupa untuk mengecek kesehatannya juga ya Bun. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Bawa bayi ke dokter secara teratur untuk memahami tumbuh kembangnya.
  3. Awasi terus soal berat badan bayi ya Bun. Saat bayi bertambah besar, coba periksa dengan rutin Bun soal penambahan berat badannya. Bila berat badannya meningkat drastis, hati-hati lho Bun. Hal itu justru berbahaya karena bisa menyebabkan masalah berat dan tinggi badan padanya.
  4. Pastikan berat badannya bertambah dan si kecil tetap sehat. Cukup berikan ASI secara rutin. Hal penting lainnya, hindari memberi gula tambahan untuk bayi dengan tujuan agar berat badannya bertambah. Tetap menyusui atau berikan susu formula hingga ia mencapai usia 6 bulan. Tawarkan makanan bernutrisi setelah usianya 6 bulan.
  5. Terpenting, Bunda harus tetap positif. Menambah berat adalah proses bertahap, dan bisa butuh waktu berbulan-bulan. Lakukan apa yang Bunda bisa dan jangan kehilangan harapan. Bersabar dan tetap berpikir positif.

Bunda, langkah-langkah di atas bisa bermanfaat bila berat badan bayi yang rendah masih bisa diatasi. Tapi bila beratnya terlalu rendah, bayi kemungkinan akan butuh penanganan di rumah sakit. Umumnya penanganan untuk bayi dengan berat badan lahir rendah akan dirawat di Neonatal Intensive Care Unit atau NICU.

Pun dengan asupan gizi si kecil. Biasanya ada perlakuan khusus soal pemberian makanan dimana bayi mendapat makanan melalui selang langsung ke mulut bila ia tidak bisa menghisap atau bisa juga menggunakan infus.

Ada sebab kenapa bayi mengalami berat lahir yang rendah Bun. Faktor keturunan pun salah satunya. Tak hanya itu, faktor lainnya meliputi:

Bayi Lahir Prematur

Bayi dianggap prematur bila lahir sebelum minggu 37 kehamilan. Janin mendapat tambahan berat badan di tahap akhir kehamilan. Karenanya, bayi yang lahir awal punya waktu lebih sedikit untuk tumbuh dan berkembang di rahim ibu. Ini sebabnya bayi prematur beratnya kurang atau tidak bisa memiliki berat badan rata-rata.

Ibu Masih Berusia Remaja

Di penelitian tahun 2010 pada bayi yang lahir di Inggris, peneliti menemukan kalau ibu usia remaja lebih mungkin melahirkan prematur, dan bayi mereka lebih mungkin memiliki berat lahir rendah. Ini terutama terjadi pada kehamilan kedua. Peneliti juga menemukan, ibu usia remaja kurang mungkin mendapat perawatan kehamilan yang baik.

Penyakit Menular Seksual

Infeksi menular seksual bisa menyebabkan bencana pada seluruh tubuh wanita, dan ini termasuk serviks dan organ lainnya. Ada beberapa konsekuensi yang sangat serius pada bayi, termasuk kebutaan. Bila wanita mengidap penyakit menular seksual, ia perlu berkonsultasi ke dokter dan menjalani perawatan selama hamil dan menggunakan kondom untuk menghindarinya sejak awal.

Pola makan vegetarian

Ada beberapa Bunda yang menerapkan pola makan vegetarian dan sangat sehat selama kehamilan, tapi Bunda harus sangat berhati-hati dalam memastikan jumlah protein yang cukup dan makanan kaya zat besi lainnya. Kacang, bayam, rumput laut, dan kedelai menjadi penyedia zat besi yang bagus, tapi sering kali dokter menyarankan orang yang menerapkan pola makan sehat untuk mengonsumsi suplemen zat besi.

Kehamilan Kembar

Bila Anda hamil lebih dari satu bayi, berat masing-masing bayi akan di bawah 2,5 kg. Ini karena bayi berkompetisi untuk memperoleh nutrisi, sehingga membuat rahim kencang dan memberi tekanan lebih pada ibu.

Tekanan Darah Tinggi

Bila Bunda mengalami tekanan darah tinggi, aliran darah ke bayi dari plasenta akan terganggu, dan menyebabkan berat badan lahir rendah pada bayi.

Konsumsi Obat Terlarang dan Alkohol

Konsumsi obat-obatan dan alkohol selama hamil akan mempengaruhi pertumbuhan bayi dan berdampak pada berat badannya. Alkohol dan narkotika melepas bahan kimia berbahaya di plasenta yang mengganggu persediaan oksigen untuk bayi dan karenanya menghambat pertumbuhan dan perkembangannya.

Masalah Plasenta

Bila Bunda mengalami masalah terkait plasenta, baik plasenta pervia dimana posisi plasenta di rahim menutup serviks atau preeklampsia dimana Bunda mengalami komplikasi kehamilan, hal tersebut bisa mempengaruhi aliran darah dan nutrisi ke janin, sehingga membuat bayi memiliki berat badan lahir rendah.

Diabetes

Diabetes biasanya terkait dengan bayi besar, tapi juga menyebabkan persalinan prematur di beberapa kasus yang akan mempengaruhi berat badan lahir bayi.

Abnormal pada Serviks

Serviks yang abnormal bisa menstimulasi kelahiran prematur sehingga menyebabkan berat badan lahir rendah pada bayi. Tapi dokter mengatasi kondisi ini dengan menggunakan teknik jahitan yang disebut cerclage, dan Bunda disarankan untuk menjalani bed rest total selama melakukan perawatan tersebut.

Dengan penanganan tepat, beberapa bayi bisa berhasil mengatasi berat lahir rendah dalam beberapa bulan pertama. Kuncinya, Bunda jangan cemas bila dokter memberitahu tentang berat bayi yang rendah. Kecemasan Bunda tidak membantu menambah berat badan bayi.

Bila situasi semacam ini sedang Bunda alami, jangan sungkan untuk bicara pada bidan atau dokter. Terpenting, cintailah tubuh Bunda dan usahakan untuk tetap hidup sehat baik fisik maupun mentalnya ya Bun.

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Liburan Jangan Hanya ke Mall, Sesekali Ajak Buah Hati Berpetualang Yuk Bun

kidss

Mungkin karena minimnya tempat rekreasi, akhirnya setiap akhir pekan Bunda dan Ayah hanya mengajak si kecil ke mall untuk sedikit rekreasi. Padahal, alternatif jalan-jalan bukan hanya mall kan Bun? Yuk Bun, luangkan waktu Bunda untuk mengajak si kecil berlibur. Alih-alih hanya mengajaknya ke tempat rekreasi, Budan juga bisa lho mengajaknya berlibur ke tempat yang menawarkan wisata alam.

Dengan melakukan liburan, anak-anak menemukan hal baru dengan bersenang-senang, sehingga energi mereka kembali penuh. Bunda bisa bawa anak-anak ke tempat alam bebas seperti pantai, gunung, danau, dan sebagainya. Sebab dibanding hanya ke taman rekreasi, ini dia manfaatnya kalau Bunda mengajak buah hati mengeksplorasi alam.

Liburan di Alam Akan Meninggalkan Kesan Bagi Anak

Memperkenalkan anak pada beraneka ragam jenis flora-fauna, berwisata ke air terjun, pohon pinus dan lain sebagainya yang dikunjungi pastinya akan memberikan sebuah kesan yang tak terlupakan dan membentuk kepribadian yang lebih baik yaitu anak akan lebih menghargai untuk melestarikannya. Karenanya, kalau si kecil terbilang sudah mandiri, jangan ragu mengajaknya liburan ke alam ya Bun.

Secara Tak Sadar, Bunda Membantunya Membangun Kreativitas

Dengan berwisata ke alam, Bunda sekeluarga akan lebih kreatif dalam menghadapi masalah di tempat tujuan. Misalnya ketika ingin membangun tenda kemping, mungkin si kecil tadinya tak mengerti caranya, tapi pada akhirnya momen ini melatih rasa kebersamaan, serta kretivitas lainnya akan muncul dengan sendirinya.

Membuat Badan Lebih Bugar

Dengan berwisata alam, hal ini akan membuat badan lebih bugar. Bukan hanya bugar untuk Bunda dan Ayah, tapi juga untuk si kecil. Aktivitas seperti tenda, hiking, dan aneka kegiatan lainnya bersama anak memerlukan fisik yang sangat prima. Di sinilah para orangtua bisa melatih badan seluruh anggota keluarga sekaligus berolahraga, sehingga tubuh jadi lebih bugar dan sehat. Apalagi terkena paparan sinar matahari, anak akan mendapat asupan vitamin E untuk kulit dan tubuh.

Membuat Pikiran Rileks

Jauh dari hiruk pikuk perkotaan maupun polusi udara, Bunda dan anak bisa menghirup udara segar yang akan membuat badan dan pikiran lebih rileks. Di sinilah baik Bunda maupun si kecil memiliki energi serta semangat baru. Di lain sisi, berada jauh dari hal-hal yang mengganggu seperti kebisingan dari kondisi kemacetan dan bisa bersantai sepenuhnya maka mood anak pun ikut berpengaruh, mereka jadi lebih baik. Anak merasa lebih bahagia, lebih ramah, dan tingkat kekompakan pun bakal naik.

Menguatkan Hubungan Antar Anggota Keluarga

Jika biasanya orang tua bekerja hingga terbatasnya interaksi dengan keluarga, maka orang tua dapat memperbaiki dengan cara berlibur ke alam terbuka. Bunda sekeluarga bisa menikmati indahnya panorama alam yang membuat keharmonisan keluarga semakin erat. Hal tersebut sangat membantu untuk menumbuhkan keakraban dengan anak maupun orang-orang tercinta.

Nah Bun, sebelum terburu-buru mengajaknya berlibur, yuk terapkan beberapa tips ini agar si kecil pun tak merasa terkejut dan bisa tetap menikmati liburannya sembari berpetualang.

  • Pastikan sebelum bepergian, anak-anak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat, serta dalam kondisi fit.
  • Perhatikan juga jenis tas yang sesuai dengan acara atau tujuan berliburnya. Ada baiknya Bunda memilih tas dengan warna cerah supaya tas mudah dikenali saat pengambilan bagasi.
  • Bunda wajib membuat daftar barang yang akan dibawa agar tidak ketinggalan saat di perjalanan atau tempat tujuan.
  • Pikirkan juga serta diskusikan waktu perjalanan, tujuan, usia anak-anak, dan jenis transportasi yang digunakan bersama keluarga.
  • Kalau memang ingin berpetualang ke luar negeri, jangan lupakan tiket atau dokumen pendukung, pakaian dan alas kaki, perlengkapan mandi,baby carrier atau stoller  dan lain-lain.
  • Perlengkapan elektronik seperi ponsel, charger, power bank, dan kamera ikut menjadi barang wajib dibawa. Dan yang pastinya traveling membawa anak akan menjadi kenangan seru yang tak lupa diabadikan oleh kamera.

 

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Cerita Ben Kasyafani yang Masih Berat Harus Tidur Terpisah dengan sang Buah Hati

benkasyafani

Memiliki anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang akan membuat orangtua tetiba tak sadar kalau buah hatinya sudah tumbuh besar dan harus dididik mandiri. Kenyataan ini seringkali sukar diterima oleh sebagian orangtua. Tak terkecuali Ben Kasyafani, host sekaligus ayah dari Sienna Ameerah Kasyafani ini bahkan membagikan suka dukanya lewat Instagram.

Dalam postingan foto bersama Sienna dan sang istri, Ines. Ben berkata kalau Nena (panggilan akrab Sienna), yang akan memasuki usia 6 tahun, selalu memberikan jawaban berupa mengulur-ulur waktu agar bisa terus tidur bersama ayah bundanya. Dan ayah tetaplah ayah, ujung-ujungnya justru Ben yang sejatinya tak rela kalau putri kecilnya itu tidur sendiri.

“Tapi kalau lihat semalam dia tidur, kayaknya kita yang berat deh lepas kamu tidur sendiri, Nak, yang ada kita berdua numpang tidur di kamar kamu,” tulis Ben dalam keterangan foto.

Bicara soal anak yang harus terpisah tidurnya dengan orang tua, sebenarnya saat usia anak bertambah, sudah saatnya anak tidur terpisah dari orang tua. Tapi kira-kira di usia berapa ya Bun? Nah, menurut dr William Sears, selaku dokter anak, mengatakan, sebaiknya Bunda sudah memberikan pengertian dan melepaskannya untuk tidur sendiri saat dia mulai masuk sekolah.

Karena pada usia 6-7 tahun, anak seharusnya sudah bisa tidur sendiri di kamarnya. Nah, untuk melatih agar berani tidur sendiri di kamarnya, bisa dimulai saat anak menginjak usia 3 tahun.

“Kondisi ini akan memberinya proses pembelajaran secara bertahap sehingga saat anak mencapai usia sekolah, dia sudah berani tidur di kamarnya sendiri,” ungkap William dikutip dari detik.com.

Untuk langkah awal, tak ada salahnya turut menemani si kecil hingga tertidur pulas, setelah itu orang tua bisa meninggalkan anak tidur sendiri di kamarnya. Hal penting lain adalah orang tua harus bersifat fleksibel, dalam arti jika suatu saat anak terbangun di malam hari dan ingin pindah ke kamar orang tuanya, maka tak perlu dilarang.

2 Comments

2 Comments

  1. Sri kartiningsih

    May 16, 2017 at 1:49 pm

    Kompetisi foto wefie paling lambat kapan

  2. Pingback: Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini – Kabar UPI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top