Mom Life

Bunda sedang Promil? Katakan Pada Ayah Supaya Jangan Banyak-banyak Konsumsi Makanan yang Manis-manis

pexels-photo-266011

Untukmu dan pasangan yang sedang menjalankan program hamil atau promil, sebaiknya perlu memperhatikan juga asupan makanan. Ternyata ada lho beberapa makanan yang dianggap sebagai “pembunuh sperma”. Yup, ternyata kalau salah makan, promil pun akhirnya gagal.

Sebagai pasangan, Bunda perlu mengingatkan ayah supaya harus lebih waspada dan lebih jeli ya terutama dalam memilih makanan. Yang perlu digarisbawahi, menuruti semua anjuran dokter tak akan membuahkan hasil kalau si ayah masih kurang hati-hati dalam mengonsumsi makanan.

Makanan dan Minuman Manis

Mengkonsumsi gula atau pemanis buatan secara berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung dan menurunkan kualitas sperma. Selain itu, asupan gula yang terlalu banyak bisa berisiko terkena diabetes dan tekanan darah tinggi. Kedua penyakit ini tidak baik bagi Ayah yang sedang menjalankan program hamil.

Makanan Kalengan

Bun, makanan kalengan seperti sarden, kornet, atau kacang-kacangan mengandung bisphenol A (BPA). Dr. Peter Chew seorang ahli kandungan mengatakan, BPA bahkan bisa menurunkan kualitas dan kuantitas sperma. Karenanya, hindari konsumsi makanan instan dalam kaleng jika Bunda dan pasangan sedang dalam program hamil.

Alkohol

Dr. Ho Siew Hong ahli Urologi dari RS Gleneagles mengatakan, alkohol bisa memengaruhi kualitas sperma secara negatif, juga berdampak buruk pada kesehatan jantung. Di lain sisi, alkohol meningkatkan homron estrogen dalam tubuh laki-laki, yang membuat kualitas sperma jadi turun, Bun. Coba yuk beritahu Ayah yang mungkin masih suka mengonsumsi minuman beralkohol, cobalah untuk mengindarinya saat sedang promil.

Jeroan Hewan

Bun, bilang ke ayah, kalau beli semangkuk bubur ayam, tak usah beli tambahan sate ati ampela atau usus. Kurangi juga menu makanan sambel goreng ati ya Bun. Jeroan hewan mengandung mineral kadmium yang memiliki dampak buruk pada sperma, terutama jika Ayah masih jadi perokok aktif. Hal ini akan berdampak pada kualitas sperma.

Produk Berbahan Kedelai

Dr Christopher Chong menjelaskan, konsumsi tinggi makanan berbahan kedelai bisa menurunkan kuantitas sperma, karena kandungan yang ada dalam makanan tersebut berfungsi meniru hormon perempuan yakni estrogen. Meski belum diketahui jumlah pasti berapa asupan kedelai yang harus dikurangi, tidak ada salahnya untuk menghindarinya.

Susu Kaya Lemak

Bun, bukan hanya buah dan sayur yang terkontaminasi pestisida yang patut dihindari. Melainkan juga susu sapi. Pestisda dan bahan kimia pada tanaman, bisa masuk ke dalam tubuh hewan ternak melalui lingkungan. Setelah dikonsumsi oleh sapi, kontaminasi bahan berbahaya ini dengan susu yang dihasilkan hewan ternak bisa menurunkan kualitas sperma.

Sebaiknya, hindari susu tinggi lemak dan produk olahan susu seperti yogurt dan keju. Karenanya, kalaupun mau mengonsumsi susu, pilihlah jenis susu yang rendah lemak ya Bun

Di lain sisi, demi meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma, Dr Chong menyarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya antioksidan dan zat besi demi kesehatan sperma. Misalnya buah anggur, blueberry, juga brokoli dan bayam yang mencegah kerusakan sel di sperma. Selain itu, perbanyak juga konsumsi tiram yang kaya akan vitamin C, E, dan B serta asam folat yang bisa meningkatkan produksi sperma. Kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, lentil, walnut dan kuaci bisa menjadi pilihan untuk Ayah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bila Si Kecil Demam, Tak Usah Panik, Hadapi dengan Tips-tips ini Bun…

adorable-21998_640

Semua bayi pasti pernah mengalami demam. Kondisi ini memang umum terjadi pada semua orang, termasuk si Kecil. Bayi dikatakan demam bila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius. Sebagai orang tua, Bunda pasti sempat didera panik dan khawatir mendapati situasi semacam ini. Tenang, tidak perlu tergesa-gesa ke dokter ketika menghadapi situasi semacam ini. Ada kalanya demam pada bayi adalah suatu kondisi yang normal terjadi dan bisa ditangani di rumah.

Demam sendiri sejatinya adalah suatu gejala dimana tubuh si kecil sedang melawan penyakit. Misalnya demam lantaran si kecil baru saja diimunisasi. Pada kondisi ini, demam bisa dianggap menjadi bukti bahwa sistem kekebalan tubuhnya bekerja dengan baik.

Demam juga bisa menyeranng bayi jika terlalu lama beraktivitas di luar ruangan lantaran cuaca panas. Atau bisa juga terjadi ketika Anda memakaikan baju yang terlalu tebal. Karenanya, Bunda tidak perlu khawatir secara berlebihan jika tubuh bayi terasa panas, tapi dia masih terlihat aktif dan masih mau minum susu.

toddler-1245674_640

Bun, demam pada bayi tak selalu menandakan hal yang berbahaya. Namun terdapat kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian lebih. Bunda harus waspada ketika bayi mengalami demam yang disertai dengan tanda-tanda seperti tak nafsu makan, terlihat lesu dan tidak bersemangat saat diajak bermain, tidak responsif, si kecil memiliki ruam, diare, sesak napas, bahkan dehidrasi.

Selain itu, demam pada bayi yang usianya masih kurang dari 3 bulan, sebaiknya segera rujuk si kecil ke dokter ya Bun. Karena demam pada usia ini bisa menandakan bahwa bayi mengalami kondisi yang serius. Bayi berusia 3 bulan ke bawah belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Ini memungkinkan kuman dan virus dapat lebih mudah menyebar dan merusak jaringan tubuhnya dengan cepat.

adorable-21998_640

Sementara, untuk bayi di atas tiga bulan, Bunda dapat membawanya ke dokter jika demam tidak kunjung turun atau makin parah dalam waktu 24 jam, atau jika bayi tidak mau minum.

Demi Mengatasi Demam Tersebut, Bunda bisa melakukan beberapa langkah sederhana seperti:

  1. Bunda harus bersikap tenang. Sebab bila orangtua panik atau gugup, hal itu akan dirasakan oleh bayi dan gejala demamnya bisa bertambah parah karena ia akan terus menangis.
  2. Memeriksa suhu tubuh bayi. Dengan mengetahui seberapa tinggi suhu tubuhnya, Bunda akan tahu cara tepat menanganinya.
  3. Dan yang terpenting, berikan pengobatan yang sesuai. Bila suhu tubuh bayi 38 derajat celcius, gunakan obat penurun demam bagi bayi dibawah usia 1 tahun. Diatas satu tahun, Bunda bisa memberikan kompres hingga suhu tubuhnya menurun.
  4. Jika kesulitan menghubungi dokter, kendalikan suhu tubuh bayi agar tidak naik. Dan catat obat apa yang diberikan untuk menurunkan demam sebagai bahan laporan jika nanti dokter datang. Dinginkan suhu ruangan dengan membuka jendela agar ruangan terasa lebih sejuk dan tidak pengap. Basahi handuk dengan air dingin, kemudian usapkan pada kening bayi, serta leher dan lengannya. Bunda juga bisa mengusap seluruh tubuh bayi dengan air bersuhu ruang. Jangan gunakan air es karena bisa mengakibatkan gejalanya bertambah parah.
  5. Beri minuman dingin jika bayi cukup umur untuk konsumsi selain ASI
  6. Beri obat penurun demam sesuai anjuran dokter
  7. Menyusui bayi sesuai keinginannya, bila bayi tak ingin menyusu jangan memaksanya
  8. Periksa suhu tubuhnya secara rutin, setiap beberapa jam sekali
  9. Hubungi dokter jika semua perawatan diatas tidak kunjung membuat demamnya turun. Demam bisa menyebabkan bayi mudah terkena dehidrasi, karena itu usahakan untuk memberinya minum yang banyak. Bila sudah MPASI, berikan dia jus buah dan sayuran buatan sendiri. Tubuh yang kekurangan cairan bisa membuatnya sulit melawan demam, karena itu beri cairan yang banyak.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Jangan Biarkan Si Kecil Menghirup Asap Rokok

adult-art-baby-235243

Berhenti merokok berarti memberi diri kesempatan untuk hidup lebih sehat dan lebih lama. Kepada orangtua perokok yang berniat menghentikan kebiasaan buruk ini, tapi masih belum berhasil dengan satu cara, jangan cemas. Masih banyak jalan lain yang dapat dicoba untuk sukses menjalankan cara berhenti merokok.

Sering jadi sesuatu yang membuat dilema, terutama bagi mereka yang ingin berhenti merokok demi anaknya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar berhasil berhenti merokok. Berikut ini tips-tipsnya.

Lagipula, Merokok Serupa dengan Melakukan Penganiayaan terhadap Sang Bayi

Di lain sisi, paparan asap rokok diketahui bisa meningkatkan risiko tejadinya berbagai gangguan kesehatan dan penyakit. Bayi dan anak-anak yang terpapar asap rokok berisiko tinggi mengalami iritasi mata, infeksi telinga, alergi, asma, bronkitis, pneumonia, meningitis, dan sindrom kematian bayi mendadak. Bahkan, membiarkan bayi terpapar asap rokok sama dengan melakukan penganiayaan lho! Tak percaya? Ini dia alasannya

Ketahui Dulu Cara Agar Si Kecil Bisa Menolak Rokok yang Akan Ia Hadapi di Pergaulan Ketika Nanti Remaja

Si kecil lambat laun akan mengenal dunia luar. Ada banyak hal yang semula tak ia ketahui namun ia jadi penasaran karena pergaulan. Termasuk urusan rokok. Akan ada potensi si kecil nantinya penasaran apa itu rokok dan bagaimana sensasi saat merasakannya. Untuk itu, jika Bunda keberatan si kecil nantinya jadi perokok, ada baiknya sejak kecil diajarkan dan diberi pengertian tentang beberapa hal ini ya Bun.

Namun, Meski Bunda Masih Merokok, Memberi ASI Tak Boleh Ditunda ya Bun

Sementara itu, untuk ibu yang memang sudah jadi perokok aktif, tak perlu minder apalagi melepaskan tanggung jawab memberi ASI ya Bun. Pertanyaan mengenai bolehkah bayi mendapatkan asi dari ibu yang masih merokok, boleh Bunda tilik sendiri di tulisan ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kenyaman Berkendara, Konon Jadi Pilihan Generasi Milenial

Rasa nyaman dalam berkendara jadi perhatian semua kalangan, termasuk generasi milenial. Apalagi generasi yang dikenal dinamis ini, selalu diselingi aktivitas padat yang membuat mereka kerap berpindah-pindah tempat. Tentu, rasa lelah bakal menyelimuti, ditambah lagi harus berkendara sendiri. Wajar apabila generasi milenial sangat mendambakan kendaraan yang mengerti dirinya alias nyaman di bawa ke mana-mana.

Demi menjawab keresahan akan rasa nyaman. Suzuki mengeluarkan motor matic Nex II. Motor ini memprioritaskan rasa nyaman para pengendara seperti generasi milenial lewat fitur yang dimiliki. Dari porsi tempat duduk atau jok, tingginya telah disesuaikan untuk postur anak muda Indonesia kebanyakan. Pengendara tidak akan lagi mengeluh rasa pegal bagian pinggang atau pinggul saat berkendara.

rsz_2native-ads-nex-ii-landscape

Selain itu, Suzuki Nex II kini hadir dengan kompartemen luas di bagian depan. Pengendara bisa menaruh barang lebih banyak tanpa khawatir. Seperti inner pocket Suzuki Nex II yang mampu menampung botol air minum dengan isi 600 ml. Bahkan untuk pengendara yang membawa tas dalam beraktivitas bisa menggantung di bagian depan. Karena terdapat hook yang berfungsi untuk menaruh tas.

Kepuasan pengendara tidak hanya dalam kenyamanan tentunya. Motor ini motor ini juga dibekali mesin berkapasitas 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance).Di mana mesinnya mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Serta memiliki kapasitas tangki penuh 3,6 Liter yang bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km.

Nah selain fitur-fitusayar asik yang sudah dijelaskan sedari tadi, Bunda juga bebas memiih varian Suzuki Nex II mana yang sesuai dengan keinginan hati. Mulai dari Sporty Runner – Brilliant White, Sporty Runner – Titan Black, Sporty Runner – Stronger Red, Fancy Dynamic – Brilliant White, Fancy Dynamic – Titan Black, Fancy Dynamic – Stronger Red, Standard – Briliant White, Standard – Titan Black, Standard – Stronger Red, Elegant Standar – Solid Black, Elegant Standar – Mat Stellar Blue, Elegant Premium – Solid Black, dan Elegant Premium – Mat Stellar Blue.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top