Kesehatan Ibu & Anak

Penyakit-penyakit Ini Akan Sering Menyerang Anak Saat Masih Balita. Agar Tak Panik, Kenali Ciri Dan Cara Penanganannya Bunda

child (5)

Masa balita pada anak merupakan masa dimana dirinya rentan terserang penyakit karena sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna. Sebab sistem imun yang sempurna baru akan tercapai saat usianya menginjak 5 tahun.

Selain itu faktor lingkungan juga mempengaruhi anak terserang penyakit, seperti asap rokok dan bakteri atau paparan kuman yang bisa saja tersentuh olehnya. Untuk itu kita perlu tetap waspada dan memahami apa saja penyakit yang bisa menyerang anak saat mereka masih balita.

Demam, Bila Hal Ini Terjadi Ketahui Penyebabnya Agar Bunda Bisa Memberikan Penanganan Tepat

Ketika suhu tubuh si kecil melebihi kondisi normal, itu berarti bahwa dia sedang demam, demam pada anak terutama saat mereka balita dapat disebabkan oleh banyak faktor. Bisa jadi karena mengalami dehidrasi, kelelahan sehabis bermain, tumbuh gigi atau sebagai respon dari tubuhnya setiap kali usai imunisasi.

Pertolongan pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan memberinya obat penurun demam, karena demam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kejang pada anak. Namun apabila si kecil pernah memiliki riwayat kejang dan panasnya tidak kunjung turun meskipun sudah diberi obat penurun panas, kita bisa langsung membawanya ke dokter untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan.

Batuk, Jika Batuk Si Kecil Tidak Sembuh Dalam Waktu 2-3 Hari Segera Bawa Ke Dokter Bun!

Penyebab batuk yang paling umum di alami oleh anak adalah kemungkinan selesma, atau dikenal juga sebagai infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Atau disebabkan oleh udara di lingkungan sekitar, debu dari luar atau asap rokok yang secara tidak sengaja telah dihirup oleh sang anak sehingga mengotori saluran pernafasannya dan menyebabnya batuk-batuk.

Jika gejala batuk yang dialaminya tidak sembuh dalam waktu 2-3 hari, kita harus membawanya ke dokter untuk diberikan obat yang dibutuhkan. Selanjutnya Bunda harus memerhatikan asupan nutrisi yang diterimanya dan kondisi udara di lingkungan sekitar.

Tak Hanya Menyerang Orang Dewasa, Flu Juga Bisa Menyerang Balita

Sebagian besar Flu yang menyerang balita sebagian besar disebabkan oleh virus yang jumlahnya ratusan, sering ditandai dengan gejala hidung berair, tersumbat dan sering disertai dengan batuk dan demam. Selain virus, flu juga bisa disebabkan oleh bakteri yang disertai demam pada anak.

Cairan yang keluar dari hidung anak sering membuat nafasnya tersumbat kita bisa memberinya obat tetes hidung atau menyedot cairan yang ada di hidungnya dengan alat khusu untuk membantunya bisa bernafas tanpa merasa sesak akibat cairan karena flu yang di alaminya.

Diare Pada Anak Bisa Disebabkan Oleh Infeksi Bakteri Atau Alergi Makanan

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus atau sang anak memiliki alergi pada makanan dan obat tertentu. Bila frekuensi BAB yang dialami anak menjadi lebih sering dan fesesnya lebih encer (berair), itu berarti ia mengalami diare.

Penyakit ini tidak berbahaya asalkan kita mampu menjaga kecukupan asupan cairan dan nutrisi anak. Diare umumnya hanya menyebabkan dehidrasi ringan seperti mulut yang sedikit kering, lebih sering haus, dan berkurangnya urin. Jika diare yang dialaminya tidak kunjung membaik lebih dari 24 jam sebaiknya kita membawa anak langsung ke dokter anak.

Campak Yang Ditandai Dengan Munculnya Bercak-bercak Merah Pada Seluruh Bagian Tubuhnya

Virus campak atau morbili ini biasanya ditandai dengan timbulnya bercak-bercak merah pada tubuh anak di seluruh bagian tubuhnya. Sebelumnya anak akan mengalami demam tinggi yang naik turun dan bahkan kadang disertai oleh diare sebelumnya akhirnya bercak-bercak merah akan menyerang tubuh si kecil, dan jika sudah keluar semua demamnya akan berangsur turun dengan sendirinya.

Bercak merah pada tubuhnya biasanya akan mengering dan hitam lalu hilang. Untuk menangani gejala campak yang dialami anak kita bisa memberinya obat penurun panas guna menstabilkan suhu tubuhnya, tapi jika keadaannya tidak menunjukkan gejala yang membaik setelah diberi obat maka kita harus segera membawanya ke rumah sakit atau dokter terdekat.

Cacar Air Pun Biasanya Dialami Oleh Anak Dengan Usia Dibawah 10 Tahun

Penyakit yang umumnya di alami oleh anak dibawah 10 tahun ini memiliki gejala khas yang dapat kita lihat berupa bintik-bintik merah pada tubuh yang anak untuk beberapa hari kemudian berubah menjadi benjolan-benjolan berisi air yang menyebar ke seluruh tubuh dan menimbulkan rasa gatal yang kemudian akan mengering dan menjadi koreng dan akan terkelupas dalam waktu 7-14 hari.

Penanganan khusus yang bisa kita lakukan adalah mengurangi gejalanya adalah dengan mengoleskan krim untuk membantu mengurangi rasa gatal. Jika anak juga mengalami demam berikan obat penurun demam. Pemberian vaksin akan mampu menangkal serangan cacar air secara efektif. Hal lain yang perlu kita ketahui adalah virus cacar air sangat mudah sekali untuk menular, untuk itu kita harus memastikan bahwa si kecil sudah benar-benar sembuh untuk bisa memperbolehkannya keluar rumah.

Agar Anak Tak Mengalami Gigi Berlubang Ajari Dia Untuk Merawat Giginya Bun!

Hal ini biasanya disebabkan oleh beberapa kebiasaan yang belum mampu dilakukan anak dengan teratur, ketika dia sudah memasuki masa dimana ia telah boleh monkonsumsi banyak jenis makanan tapi belum bisa membersihkan giginya dengan baik. Atau dia suka mengonsumsi coklat dan  makanan manis lainnya dengan berlebihan, minum susu dari dot hingga tertidur hal ini adalah faktor-faktor yang sering mempengaruhi gigi berlubang pada anak.

Untuk itu kita bisa membantunya untuk mencegah agar giginya tidak berlubang dengan mengawasi makanan yang dikonsumsinya dan kebiasaan yang sering dia lakukan. Penting mengajari anak untuk biasa membersihkan giginya setelah sarapan pagi dan malam sebelum tidur. Disamping itu lakukan juga pemeriksaan gigi untuknya minimal 6 bulan sekali.

Cacingan Jelas Tak Bisa Diremehkan, Sebab Bila Dibiarkan Dapat Menyebabkan Kekurangan Gizi Dan Zat Besi, Serta Menurunnya Berat Badan

Cacingan disebabkan oleh parasit cacing yang hidup di usus besar dan usus halus. Cacing bisa bertahan hidup karena mendapat nutrisi dari menyerap darah di dinding usus dan sari makanan yang di konsumsi oleh anak atau pun orang dewasa. Biasanya gejala cacingan pada anak ini ditandai dengan nafsu makan yang berkurang, badan mendadak kurus, lemah dan sering mual bahkan muntah.

Kita juga wajib memerhatikan apa yang dimakan oleh anak dan di mana biasa bermain, serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan tubuhnya sendiri agar terhindar dari berbagai bakteri dan kuman yang bisa mengundang gejala cacingan. Karena jika diabaikan atau tidak diobati, cacingan pada anak bisa menyebabkan kekurangan gizi, kekurangan zat besi, menurunnya berat badan dan jelas akan mempengaruhi kesehatan fisiknya.

Saat Anak Anda Kejang, Penting Untuk Tetap Bersikap Tenang Bunda

Meski belum diketahui penyebab dari kejang yang sebenarnya, tapi gejala ini biasa berhubungan dengan kondisi kesehatan tertentu yang dialami anak seperti demam tinggi atau epilepsi. Faktor genetik juga mempengaruhi terjadinya kejang pada anak. Satu dari empat anak yang mengalami kejang demam memiliki riwayat anggota keluarga yang pernah mengalami kondisi yang sama.

Untuk itu hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi dan menangani kejang yang dialami anak adalah dengan tetap tenang. Jangan menahan gerakan kejang yang dialaminya dan cobalah untuk meletakknya diatas permukaan yang aman seperti karpet di lantai dan hindari untuk memberikan obat apapun kedalam mulutnya saat ia kejang. Disamping itu kita tidak perlu terlalu khawatir jika kejang yang dialaminya masih dalam batas wajar.

Alergi, Untuk Mengatasinya Hindarkan Buah Hati Dari Hal-hal Yang Bisa Memicunya Terserang Alergi

Dan yang terakhir adalah alergi pada anak yang bisa saja menyerangnya tanpa kita sadari, entah itu disebabkan oleh makanan, minuman ataupun keadaan cuaca yang memang tidak biasa dia terima. Bisa juga disebabkan oleh faktor genetik yang memang memiliki alergi pada hal-hal tertentu, misalnya sang ayah tidak bisa memakan telur lalu hal ini juga dialami anak kita. Kita harus tetap mengawasi setiap perubahan yang terjadi akan dirinya, dan memastikan bahwa dia terhindar dari hal-hal yang bisa memicunya terserang alergi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Tak Hanya Laki-laki, Anak Perempuan Juga Boleh Main LEGO Kok Bun…

Bunda mungkin pernah berpikir bahwa mainan untuk si kecil, baiknya dipilih sesuai gendernya saja. Robot-robotan untuk anak laki-laki dan bonerka barbie untuk anak perempuan. Padahal nih bun, di Inggris ada satu kampanye “Let’s Toys Be Toys” yang sudah dimulai sejak 2012 lalu yang masih berlangsung hingga saat ini.

Bertujuan untuk menyetarakan mainan anak-anak, sehingga perlu ada label untuk perempuan dan laki-laki lagi. Menariknya lagi, menurut Kementrian Pendidikan Inggris, kampanye ini dipercaya mampu untuk mengurangi ketimpangan gender dalam sektor-sektor tertentu. Entah itu pekerjaan, hobi atau hal lain yang akan mereka lakukan.

Nah, jika selama ini bunda juga berpikir bahwa mainan LEGO hanya diperuntukkan untuk anak laki-laki saja. Nyatanya nggak loh bun. Karena pada beberapa serinya, ada juga yang memang diperuntukkan untuk anak perempuan dengan beberapa seri. Kalau bunda masih bingung, kira-kira seri mana yang sekira pas untuk si kecil cantik di rumah. LEGO Friends 41329 yang diperuntukkan dia yang berusia 6-12 tahun ini mungkin sangatlah pas.

P1090216

Seperti karakter perempuan pada LEGO Friends yang biasanya, Olivia nama dari gadis kecil di seri ini, juga mendapatkan kamar tidur dengan alas tempat tidur bentuk hati dengan beberapa benda lain yang memang jadi kebutuhan khususnya. Seri LEGO Friends Olivia’s Deluxe Bedroom 41329 adalah salah satu yang terbesar dari tiga seri yang dirilis pada awal 2018 lalu. Memiliki tempat tidur yang mirip roket dengan satu set pc yang terlihat nyaman.  

P1090235

Seperti yang tadi kami sudah bilang,sebagian besar warna dari komponen seri ini didominasi oleh warna merah muda. Jadi warna yang mungkin disukai si kecil di rumah. Ia juga memiliki robot bernama Zobito, yang terletak di sisi tempat tidurnya, yang memiliki sistem lift dan track yang berfungsi untuk naik turun hingga ke atas bagian ruangan. Tidak terlalu memiliki banyak komponen, si kecil pasti bisa merakitnya dengan mudah tanpa halangan hanya dalam waktu satu atau dua jam.

P1090404

Oh iya bun, satu benda lucu yang si kecil juga pasti suka adalah Elemen aksesori termasuk tablet, cangkir kopi, dan botol susu, dan grinder kopi yang juga dimilikinya.

Bagaiamana bun, menarik kan? Jadi mainan yang akan disukainya, LEGO Friends 41329 Olivia ini bisa bunda temukan di beberapa marketplace dan LEGO Store di seluruh Indonesia dengan kurang lebih 300 ribu rupiah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Bantu si Kecil Berimajinasi dengan Permainan LEGO City

Tak ada yang lebih menyenangkan, daripada bisa melihat si kecil bermain dengan bahagia. Dan akan semakin terasa sempurna, jika permainan yang dimainkannya membantunya tumbuh jadi anak yang lebih bijak dan pintar. Nah, untuk bunda yang masih bingung kira-kira jenis mainan seperti apa yang baik untuk si kecil di rumah. Kali ini, Sayangianak ingin berbagi informasi tentang satu seri LEGO City yang bisa bunda pilih.

P1090223

Dari tampilannya, bunda bisa lihat jika Seri LEGO City 60176 ini, konon diperuntukkan untuk si kecil yang berusia 5 sampai 12 tahun. Terdiri dari dua buah, yakni satu set perahu speedboat polisi dengan minifigure plus rakit ban lengkap dan dayungnya serta satu kotak harta karun miliknya.

Jadi salah satu permaianan yang cukup menyenangkan. Bunda bisa menemani si kecil untuk merangkainya bersama, atau hanya sekedar menemani dan memerhatikannya berkreasi. Ini akan jadi seri yang menarik, sekaligus menyenangkannya.

P1090255

Tak begitu susah untuk disusun, speedboat milik sang Polisi memiliki bentuk yang cukup menarik. Walau hanya terdiri dari 6 rangkaian yang lebar, kerangka lain memiliki panjang yang cukup menarik. Hingga membuat penampilannya cukup terlihat unik. 

P1090355

Warna biru yang diaplikasikan dengan dua lampu dibelakang kemudi dari sang kapten Polisi, jadi detail lain yang pasti disukai si kecil loh bun. Untuk itu, kami sepakat jika Design pemilihan bentuk dan warna perahu polisi ini jadi sesuatu yang cukup menarik dan epik.

P1090360

Tak kalah menarik dari perahu cepat milik sang polisi, rakit karet dari sang penjahat pun terlihat kuat. Membawa seekor binatang, dengan satu kotak hasil curian. Jika harus digambarkan, minifigure ini sedang jadi target yang akan dikejar oleh sang polisi.

Oh iya bun, bukan hanya membantunya berpikir untuk mampu menyatukan bagian per bagian saja, hasil jadi perahu polisi rakitan di kecil ini, jadi sesuat yang nanti juga membantunya, mengenali hal-hal yang mungkin sederhana namun bermakna. Si kecil jadi bisa tahu, bagaimana gambaran bentuk perahu yang mungkin dipakai oleh seorang polisi.

Condong diperuntukkan untuk anak laki-laki, mainan blok dan puzzle ini didesain untuk memberikan tantangan bermain yang cukup menyenangkan. Terdiri dari 126 pcs bricks , LEGO City 60176 ini dipercaya bisa membantu si kecil untuk mengembangkan imajinasi. Dilabeli harga sebesar Rp. 299.000,-, bunda bisa membelikannya untuk si kecil di beberapa LEGO Store yang ada di seluruh wilayah Indonesia dan beberapa market place yang ada.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Habiskan Quality Time Keluarga dengan Susun LEGO Bersama

Tak ada yang lebih menyenangkan dibanding melihat keseriusan anggota keluarga saat menyusun keping-keping lego bersama. Keluarga kami sudah kehabisan ide ihwal quality time. Tak semua senang jalan-jalan di akhir pekan, sebab kemacetan jalanan hanya membuat stress dan lelah setibanya di rumah. Akhirnya, kami pun jadi lebih sering mengisi waktu dengan menonton televisi atau bercengkrama sebentar setelah makan bersama.

Tapi hari itu berbeda, kami memutuskan untuk membawa sekotak LEGO di tengah perbincangan keluarga. Sepertinya ini akan jadi cara yang menyenangkan sebagai alternatif mendapatkan waktu yang berkualitas bersama keluarga. Seru sekali membayangkan setiap anggota keluarga terlibat dan mau bekerjasama untuk menyusun LEGO sesuai desain yang sudah disepakati.

Semua setuju, akhirnya di ruang tengah, tempat kami biasa menonton televisi, aku pun menyiapkan sekotak LEGO. Adikku, Bagus Christian Prasojo yang berusia 11 tahun kelihatan tak sabar untuk memulai aktivitas ini.

Benar saja, Bagus yang paling antusias. Ia seolah-olah menjadi ‘kapten’ yang siap memberi instruksi kepada dua kakak dan dua orangtuanya dalam menyusun keping demi keping LEGO yang kami taruh di satu wadah besar. Aku sendiri yang jarang sekali mau melibatkan diri dalam menyusun LEGO, tetiba jadi antusias. Akankah hasilnya nanti sesuai dengan ekspetasi atau tidak.

Untung saja ada buku panduan yang sangat membantu pemula seperti anggota keluargaku lainnya kecuali Bagus. Kami yang merasa kebingungan saat hendak menyematkan keping tersebut supaya menjadi kerangka yang padu, bisa terbantu karena visualisasi yang ada di buku panduan sangatlah membantu.

Dengan aktivitas semacam ini, akhirnya canda dan tawa pun bergulir. Belum lagi keinginan kami agar LEGO cepat tersusun, tapi memang, permainan ini pun melatih kami sekeluarga untuk bekerjasama bahkan dalam hal menyusun rangkaian terkecil. Setidaknya kami menuntaskan tantangan bermain LEGO sekitar dua jam. Akhirnya tersusun sesuai gambar yang ditampilkan di halaman depan buku panduan. Ternyata semacam ada kepuasan tersendiri yang kami temukan sekeluarga. Di lain sisi, kami jadi tahu, Bagus ternyata sangat menyukai permainan semacam ini.

P1090225

Faktanya, LEGO memang salah satu permainan yang bisa membangun kreativitas dan mengembangkan kecerdasan buah hati. Tak cuma menawarkan sisi edukatifnya, berkat cara kerja permainan lego berupa susun menyusun, hal ini pun jadi meningkatkan kedekatan anak dan orangtua. Para Bunda sudah tahu manfaat ini?

Ratih Ibrahim, seorang psikolog anak pernah mengungkapkan, “Bermain LEGO, terutama bersama teman sebaya, membuat anak-anak didorong untuk mengeksplorasi dan mengembangkan seluruh aspek kecerdasannya tersebut,” katanya.

Saat Buah Hati Sedang Dalam Masa Tumbuh Kembang, LEGO Adalah Mainan Terbaik dibanding Mengenalkan Gawai padanya

zhen-hu-674293-unsplash

Untuk anak-anak yang sedang dalam usia tumbuh kembang, bermain LEGO adalah cara yang paling mudah untuk mengenalkan konsep dasar soal bentuk, warna, jumlah, jarak dan ruang. Setelahnya, permainan ini pun melatih imajinasi dan kreativitas anak yaitu dengan cara membuat bangunan, mengkombinasikan warna, dan sebagainya.

Sementara itu, soal logika pada anak, mereka pun akhirnya belajar membangun konsep dan strategi. Bermain LEGO pun mengajak si kecil memecahkan masalah saat menyusun mainan supaya bisa membentuk bangunan yang mereka inginkan. Saat menyusun, si kecil pun butuh konsentrasi penuh, hal ini juga merupakan latihan tersendiri untuknya.

kelly-sikkema-685119-unsplash

Seperti dikutip dari Okezone, Ratih melanjutkan, untuk kecerdasan psikomotor, lewat bermain LEGO anak-anak belajar koordinasi mata dan motorik. Motorik halusnya berkembang dan motorik kasarnya juga ikut bermain lewat gerakan meraih, menekan, mengambil warna LEGO yang sesuai, menarik, dan sebagainya.

Saat anak-anak ekspresif menyusun LEGO bahkan terlihat gembira, maka ini baik untuk emosinya. Sementara kalau menyusun lego bersama teman atau keluarga, maka hal ini akan melatihnya untuk interaksi, diskusi, kerjasama, sharing mainan, belajar memberi, mengalah, dan hal-hal lainnya yang didapatkan dengan bersosialisasi.

P1090073

Dan kepada orangtua, jangan lupa memberi apresiasi saat karya lego buah hati sudah tersusun rapi. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri pada buah hati karena hasil karyanya diapresiasi. Kalau buah hati sudah terbiasa bermain LEGO, maka lama kelamaan si kecil pun akan bisa bereksplorasi lebih jauh lagi, bahkan bisa menyusun bentuk baru tanpa buku panduan.

Ini tandanya orangtua harus bangga, sebab buah hati semakin bisa bereksplorasi dengan imajinasinya. Tapi kalau si kecil masih berpaku pada buku panduan, Bunda tak usah kecewa padanya. Justru ini tanda kalau si kecil tipikal yang disiplin dan taat mengikuti aturan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top