Parenting

Bunda Merasa Anak Alami Hambatan dalam Pertumbuhan? Kenali Penyebab

pexels-photo-1116050

Beberapa waktu lalu soal stunting jadi kekhawatiran khususnya para ibu muda. Bunda sendiri sudah tahu apa itu stunting? Yup! Stunting adalah sebuah masalah dimana seorang bayi atau anak-anak mengalami hambatan dalam pertumbuhannya sehingga ia gagal memiliki tinggi yang ideal untuk anak-anak seusianya

Stunting disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang penting dalam tubuh

Masalah ini memang disebabkan oleh kurangnya nutrisi yang penting dalam tubuh, seperti lemak, karbohidrat, serta protein. Tapi tubuh anak tersebut tetap kelihatan gemuk sehingga orangtua rentan menyalahartikan situasi tersebut dan menganggap anak mereka kelihatan sehat. Padahal, kegemukan di usianya sejatinya belum tentu wajar. Bisa jadi gejala dari penyakit kurang gizi dan juga stunting.

Karena stunting, si kecil bisa kelelahan tanpa alasan yang jelas dan mudah emosi

Salah satu yang paling kelihatan yaitu si kecil bisa kelelahan tanpa alasan yang jelas. Ini karena hormon tiroksin—salah satu hormon yang memegang peranan penting dalam pertumbuhan anak ternyata berada di titik terendah atau bisa dikatakan gagal berkembang di dalam tubuh. Kalau hormon tiroksin rendah, ya itu tadi, si kecil jadi mudah lelah Bun. Belum lagi masalah kulit kering serta masalah terhadap tingkat kehangatan tubuh.

pexels-photo-755049 (1)

Kasus stunting yang terjadi pada anak tak hanya membuat hormon tiroksin menurun, Bun. Bahkan bisa menganggu hormone lain yan g juga berdampak terhadap perilaku atau emosi. Bunda perlu tahu, bagi anak-anak yang mengidap stunting cenderung punya tingkat emosi yang tak stabil.

Mereka akan mudah marah, tersinggung, bahkan melampiaskan emosinya dengan mudah. Kalau masalah yang satu ini sudah terlihat, kemungkinan anak atau bayi Bunda jadi sedikit nakal dan susah diatur lantaran emoisnya tak dapat terjaga dengan baik. Bunda harus ekstra sabar dalam menghadapi situasi semacam ini.

Bukan hanya soal emosi yang  tidak stabil, gejala anak mengalami stunting adalah sulit atau kurangnya memberikan respon sosial. Sebagai orangtua, tentu Bunda selalu memberi arahan atau ajaran untuk bersosialisasi, kan? Tapi kalau Bunda mendapati buah hati Bunda mengalami gejala yang satu ini, Bunda perlu waspada.

Waspadai stunting saat pumbuhan anak mulai terhambat terutama di usia di bawah dua tahun

Soal perkembangan fisik si kecil pun juga perlu diperhatikan lho Bun. Bila pertumbuhannya mulai terhambat terutama di usia di bawah dua tahun, kemungkinan hal itu adalah gejala awal sekaligus makna dari stunting itu sendiri. Maka Bunda perlu mencari cara untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Jika tidak, nantinya akan sulit diatasi lagi kedepannya.

Faktanya, gejala stunting umumnya memang terlihat saat balita. Bahkan segala hal penyebab stunting sebenarnya sudah muncul atau terjadi sejak bayi masih didalam kandungan. Karenanya Bun, khususnya para Bunda memang sangat disarankan untuk selalu memperhatikan jenis makanan hingga pola makan ketika masih mengandung.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top