Kesehatan Ibu & Anak

Bunda, Ini Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Perut kembung pada bayi seringkali membuat bayi rewel, muntah bahkan sampai demam. Tentu, Bunda merasa khawatir dengan kondisi buah hati yang seperti ini. Jangan khwatir, Bunda! Segera atasi kembung pada bayi dengan praktikkan langkah jitunya berikut ini!

1. Menepuk lembut punggung bayi

Atasi kembung pada bayi dengan menepuk lembut punggungnya setiap kali ia habis menyusui. Caranya, angkat tubuh bayi dalam posisi tegak dan posisikan kepalanya berada di pundak Anda. Setelah itu, tepuk-tepuk punggungnya secara lembut hingga ia sendawa. Mudah, bukan?

2. Gosok perut bayi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menelentangkan tubuh si kecil, lalu oleskan sedikit minyak telon atau minyak kayu putih ke permukaan perutnya. Setelah itu, gosok lembut perut bayi searah jarum jam. Cara ini dijamin dapat membuat perut bayi terasa nyaman sekaligus mendorong gas berlebih agar keluar.

3. Betulkan posisi menyusui

Satu hal yang sering terlupakan oleh ibu muda adalah seperti apa posisi menyusui yang benar. Karena, jika sampai salah, maka hal ini justru akan membuat perut bayi kembung dan begah. Untuk menghindari kemungkinan buruk ini, selalu pastikan bahwa kepala bayi lebih tinggi dibanding perutnya. Dengan begitu, bayi akan lebih mudah sendawa karena susu akan langsung mengalir ke perut dan mendorong gas berlebih keluar

4. Buat bayi agar lebih aktif

Bagi Anda yang memiliki buah hati yang sudah bisa berjalan atau merangkak, maka selalu berikan ia stimulus agar terus bergerak aktif. Nah, khusus untuk bayi yang masih belum bisa berjalan atau merangkak, maka cobalah cara berikut ini: posisi tubuh bayi dalam keadaan telentang, lalu angkat kedua kakinya dan buatlah gerakan seakan-akan sedang berjalan. Jika dilakukan dengan benar, cara ini dijamin dapat membuat kembung pada bayi reda dengan segera..

5. Mandikan dengan air hangat

Cara mengatasi perut kembung pada bayi yang terakhir adalah dengan memandikannya menggunakan air hangat. Jika si kecil sudah mulai rewel, dan cara yang telah disebutkan sebelumnya tetap tidak memberikan hasil maksimal, maka segera mandikan ia dengan air hangat suam-suam kuku. Suhu hangat terbukti dapat membuat perut bayi terasa lebih nyaman, Dengan begitu, dijamin kondisinya akan membaik dan tidak akan rewel lagi.

Itu tadi 6 cara mengatasi perut kembung pada bayi yang dapat dicoba oleh para ibu. Semoga bermanfaat, Bunda!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: 5 Cara Mudah Atasi Masalah Perut Bayi Kembung - BumBumCak.my

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

7 Makanan Tak Sehat, yang Mungkin Sering Bunda Berikan Pada si Kecil di Rumah

Beberapa anak kecil, sudah terlalu banyak mengkonsumsi gula yang berlebihan bahkan sejak usia mereka masih sangat belia. Padahal hal ini akan mempengaruhi pola makanannya, seiring dengan tumbuh kembangnya. Kandungan gula ini akan jadi sesuatu yang mengurangi kepekaan mereka. Maka tak perlu heran, jika makanan biasa lainnya akan terlihat tak begitu menarik dimata mereka.  Selain itu, ada juga beberapa makanan yang tak boleh dikonsumsi karena karakteristik fisiologis tubuh mereka.

Nah kali ini sayangianak, ingin membantu bunda untuk bisa lebih memahami, manakah makanan sehat yang pantas untuk anak dengan makanan sehat yang sebaiknya masih belum bisa dikonsumsi olehnya.

Daripada Minum Jus, Sebaiknya si Kecil Diberi Buah Saja Bun

charles-etoroma-390116-unsplash

Berkaca dari beberapa tayangan televisi, banyak keluarga yang menyajikan jus sebagai minuman saat sarapan pagi. Atau jangan-jangan bunda juga begitu? Minuman ini boleh dikatakan memang cukup populer, tak hanya untuk orang dewasa tapi anak-anak juga. Apalagi jus kemasan.

Hadir dengan kemasan yang menawarkan kesan berbeda, bunda perlu tahu jika satu gelas jus mengandung 5-6 sendok teh gula. Dan jika minuman ini terlalu sering dikonsumsi oleh si kecil, bisa berpengaruh buruk pada metabolisme karbohidrat dalam tubuhnya.

Sejalan dengan itu, daripada harus memberi si kecil jus The American Academy of Pediatrics, justru lebih menganjurkan si kecil makan buah daripada minum jus. Jika memang masih tetap inginkan jus, lebih baik bunda buatkan jus sendiri saja ya.

Memang sih Mengandung Susu, Tapi Yogurt Tak Selalu Baik untuk Anak

brenda-godinez-228182-unsplash

Langkah pertama yang harus kita perhatikan sebelum memilih yogurt untuk si kecil, adalah memerhatian bahan dan kandungannya. Selain itu, bunda juga dianjurkan untuk lebih memilih yogurt yang disimpan di lemari pendingin daripada yang dibirkan di rak terbuka. Selanjutnya, daripada yang manis lebih baik pilih yogurt yang alami saja.

Kandungan gula, lemak dan kalori yang terdapat dalam yogurt dipercaya akan jadi pemicu yang menyebabkan si kecil menjadi kelebihan berat badan. Serta beresiko pula terkena diabetes.

Disebut Sebagai Salah Satu Pengganti Nasi, Sereal pun Tak Melulu Baik Untuk si Buah Hati

providence-doucet-154365-unsplash

Beberapa jenis makanan yang ditampilkan begitu sehat dalam pajangan, kadang tak semuanya benar. Karena faktanya, makanan yang biasanya bersumber dair jagung dan gandum ini lebih banyak mengandung gula, sedangan vitamin dan mineralnya hilang saat proses produkti. Dan hanya karbohidratlah yang tersisa.

Walau sereal memang bisa jadi penahan rasa lapar, bukan berarti si kecil akan kenyang hanya dengan mengkonsumsi sereal saja. Sebagai gantinya, bunda mungkin bisa memilih oatmeal, dengan tambahan buah dan kacang yang akan menarik perhatiannya. Selain itu, ini juga akan lebih baik untuk tubuhnya.

Selanjutnya, Jangan Pernah Memberi Madu pada si Kecil dibawah Usia 2 Tahun

sonja-langford-313-unsplash

Mengadopsi budaya timur, beberapa pengobatan kadang diselesaikan dengan cara menjadikan madu sebagai salah satu bahan-bahannya. Padahal memberikan madu pada anak yang masih belum memiliki kekebalan tubuh sempurna bisa beresiko menyebabkan penyakit botulisme.

Walau angka penyakit ini masih jarang terdengar, jauh lebih baik mencegah kan bun. Untuk itu, sebaiknya sebelum genap berusia 2 tahun. Cobalah untuk tidak memberikan madu pada is buah hati.

Anggur Memang Buah yang Kaya Nutrisi Tapi Sebaiknya Tak Diberi Pada Si Buah Hati yang Masih Kecil

rohit-tandon-67718-unsplash

Dipercaya mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak-anak, tak lantas membuat anggur baik untuk dikonsumsi si kecil. Teksturnya yang licin serta ukurannya yang cenderung cukup besar untuk ukuran anak-anak. Kadang jadi pemicu yang bisa membuat mereka tersedak.

Lagipula buah ini sulit untuk diproses pada saluran percernaan si kecil, jika memang dia masih berusia dibawah 2 tahun. Bunda lebih disarankan untuk memberinya pisang, dengan catatan dilumatkan terlebih dahulu juga ya bun.

Anak-anak Hanya Perlu Vitamin dari Sumber Makanan, Mereka Tak Butuh Sumplemen

sharon-pittaway-562631-unsplash

Hem, memang sih bun perihal vitamin masih jadi pembahasan yang cukup kontroversial. Bahkan kadang kala, sebagai orangtua kita hanya mengandalkan pengetahuan dasar yang kita dapat dari beberapa orang daripada harus beerkonsultasi pada ahlinya.

Anak-anak hanya dianjurkan untuk mendapatkan vitamin dari makanan yang mereka konsumsi. Maka kita tak perlu memberi mereka sumplemen apapun.

Teh atau Milkshake? Bukan Dua-duanya

toa-heftiba-409698-unsplash

Nah, pada situasi seperti ini kadang kita pasti akan menjatuhkan pilihan pada milkshake kan bun. Apalagi kalau si kecil sudah gencar untuk meminta untuk meminumnya. Padahal ternyata, dua jenis minuman ini sama saja. Sama-sama tak baik untuk kesehatah si kecil. Bahkan serupa berbahayanya dengan minuman soda yang juga mengandung lemak dan gula yang banyak.

Dari penelitian terbaru yang dilakukan oleh para ahli, minum minuman berlemak dengan intesitas yang cukup sering akan menyebabkan perkembangan penyakit kardiovaskular. Dan ini sangat berbahaya bagi orang dewasa, apalagi anak-anak yang masih belia.

Benar memang, akan sangat susah untuk tak memberikan mereka makan gula sama sekali. Maka untuk itu, hal yang perlu kita lakukan hanyalah bersikap tegas untuk memberi si kecil pemahaman. Sampaikan pada mereka bahwa mengkonsumsi jenis makanan biasa lain lebih baik daripada makanan makanan yang manis-manis seperti yang mereka sukai.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: 5 Cara Mudah Atasi Masalah Perut Bayi Kembung - BumBumCak.my

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa yang Perlu Bunda Lakukan, Saat Si Kecil Tiba-tiba Batuk Pilek Saat Liburan?

Menikmati setiap momen dengan menyenangkan, jelas jadi gambaran dari liburan yang Bunda inginkan. Beberapa kebutuhan pun sudah disiapkan, demi liburan yang membahagiakan. Tidak hanya untuk kita sebagai orangtua, tapi untuk si kecil yang juga turut serta.

Tapi, bagaimana jika si kecil mendadak batuk pilek dan tak lagi bergairah untuk menikmati liburan? Karena yang namanya penyakit, kadang tak bisa kita prediksi ya Bun, maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan pada si kecil yang tiba-tiba terserang batuk pilek saat liburan.

Hal Pertama, Bunda Harus Mengukur Suhu Tubuh si Kecil

Mother taking son's temperature

Beberapa jenis batuk, sering kali disertai dengan demam yang tinggi. Nah, karena perawatan tiap jenis batuk pilek juga berbeda, maka bunda perlu mengukur seberapa tinggi suhu tubuh si Kecil ya Bun.

Dari sini kita akan tahu, apakah si Kecil juga perlu diberi obat penurun demam atau tidak. Karena untuk kasus yang ringan, suhu tubuh hangat hanya merupakan gejala dari tubuh yang sedang melawan penyakit yang ada dalam tubuh. Bahkan suhu tubuh yang panas justru membantu mematikan virus dan bakteri.

Karena itu, jika dirasa tidak perlu, maka kita cukup berfokus pada penyembuhan batuk pileknya saja. Tapi sebelum itu, untuk membantu batuk pileknya mereda, kita boleh membantunya dengan memberinya minum air putih sedikit demi sedikit.

Selanjutnya Beri Makanan Hangat dan Tingkatkan Asupan Nutrisinya

pexels-photo-539451

Nah, sebelum kita berangkat liburan, Bunda pastilah sudah mempersiapkan segala kebutuhan kan? Maka mintalah si Kecil untuk mau makan makanan yang sekiranya bisa memulihkan kekuatannya.

Jenis makanannya pun bisa bunda cocokkan dengan apa yang sekiranya disukai si Kecil. Namun, sop ayam hangat jadi salah satu makanan yang perlu ia konsumsi sekarang. Karena jenis makanan yang satu ini, dipercaya mampu jadi obat alami untuk mengobati batuk pilek yang dialami si Kecil.

Bahkan jika persediaan makanan yang kita bawa masih dirasa kurang, Bunda boleh mencari makanan lain yang lebih bergizi di sekitar tempat berlibur.

Bunda Juga Perlu Beri Waktu Untuk Istirahat yang Cukup

pexels-photo-101523

Situasi ini memang mungkin membuat kita sedikit dilema, tapi kesembuhan si Kecil adalah hal yang perlu dipikirkan sekarang. Bunda perlu memberinya waktu untuk beristirahat yang cukup. Lagi pula, memaksanya untuk tetap menikmati liburan pastilah akan memperburuk kondisi kesehatannya.

Beri ia tempat yang nyaman untuk bisa berbaring sebentar dengan baik. Bahkan jika memang dirasa perlu, kita bisa pulang sebentar ke penginapan agar si Kecil bisa menikmati istirahat yang benar, Sebelum nanti bisa melanjutkan perjalanan liburan.

Untuk Membantunya Pulih Lebih Cepat, Cobalah Balurkan Balsam Hangat

Kondisi si Kecil yang sehat, jelas jadi sesuatu yang akan menyempurnakan liburan, maka jika ia mendadak terkena batuk pilek secara dadakan. Bunda perlu memberinya bantuan penyembuhan yang tepat, agar sembuh lebih cepat.

Artikel-1-Pertolongan-Pertama-Pada-Batuk-Pilek-2

Nah, untuk itu Bunda bisa mengikut sertakan Transpulmin selama liburan. Hadir dengan kemasan yang tidak terlalu besar, produk obat balsem ini ada dalam dua varian yang berbeda dengan manfaat yang serupa. Untuk varian Transpulmin Baby atau BB dengan kemasan putih ditujukan pada si kecil berusia dibawah 2 tahun, hanya terdapat dua kandungan utama yakni, Eucalyptus Oil dan Ekstra Bunga Chamomile, yang efektif membantu meredakan batuk pilek dan menjaga si Kecil tetap hangat.

Nah sedangkan pada Transpulmin Kids kemasan kuning, ditujukan untuk si Kecil berusia lebih dari 2 tahun, Selain mengandung Eucalyptus Oil dan Ekstrak Bunga Chamomile, juga mengandung Champor, yang akan membantu melegakan pernasapan dan mengatasi batuk pilek pada si Kecil saat liburan.

Kalau si Kecil bebas batuk dan pilek, kita dan si Kecil pasti bisa melanjutkan liburan dengan menyenangkan. Dan Pastikan pula #SelaluAdaTranspulmin di setiap liburan keluarga dan dimana pun bunda dan si Kecil berada.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: 5 Cara Mudah Atasi Masalah Perut Bayi Kembung - BumBumCak.my

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Harus Mudik Bersama Si Kecil? Tenang Bunda, Ini Yang Harus Dipersiapkan

mom-packing-toddler

Memboyong si kecil untuk turut serta mudik ke kampung halaman, jelas jadi sebuah tantangan. Bahkan mendadak bunda akan bertanya pada diri sendiri. Memangnya sanggup?

Dibandingkan bepergian sendiri, kegiatan ini memang akan jadi perjalanan yang cukup merepotkan. Apalagi jika ini adalah kali pertama si kecil ikut dalam perjalanan yang cukup panjang. Tanpa terkecuali, baik itu naik mobil pribadi atau transportasi umum.

Karena itu kita butuh melakukan persiapan dengan matang. Jangan sampai si kecil akan rewel dan menganggu perjalanan. Nah, agar mudik bersama si kecil bisa dilalui dengan menyenangkan. Ada beberapa hal yang perlu bunda persiapkan.

Jika si Kecil Sudah Dirasa Cukup Paham, Cobalah Bunda Ceritakan Situasi yang Akan Dilalui

4b8432c9e9f38e1b

Anak yang sudah mulai bisa berinteraksi, biasanya akan merasa bingung dan kaget jika tiba-tiba diajak pergi mudik. Apalagi jika itu adalah, kali pertama mereka merasakannya. Untuk itu bunda boleh memberinya pengertian lewat cerita.

“Nanti kita naik mobilnya lama ya, nak. Kita akan lewat jalan yang naik turun, dan melewati banyak pohon-pohon. Kita juga akan berbagi jalan sama orang lain. Jadi, kita akan mengantri. Nanti seru deh, kamu bisa lihat banyak mobil dan motor selama perjalanan.”

Dengan begitu, si kecil tak lagi akan bertanya-tanya kenapa kita masih saja di perjalanan dan belum sampai tujuan. Selanjutnya, bunda bisa mulai menceritakan beberapa hal yang mungkin akan disaksikannya di kampung halaman. Hal ini bertujuan untuk membantu si kecil beradaptasi, ketika nanti sudah sampai.

Siapkan Tas Khusus Perlengkapan Anak yang Bisa Memuat Segala Keperluannya

Tas

Demi memudahkan kita selama perjalanan, baiknya bunda membawa satu tas yang khusus untuk perlengkapan si buah hati. Pilihlah tas yang tidak terlalu besar, tapi juga tak terlalu kecil. Lalu tempatkan peralatan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Usahakan tas ini terpisah dengan tas yang memuat barang bawaan lain. Jadi khusus tas ini bisa diletakan di dekat Bunda. Sehingga jika nanti ada yang perlu, bunda tak perlu susah payah mencari untuk menemukannya lagi. Selain menghemat waktu, ini juga akan jadi salah satu hal yang memudahkan kita melakukan perjalanan sembari tetap memomong si kecil di jalan.

Bawalah Buku atau Mainan Lain yang Menjadi Kesukaannya

Kids-Looking-at-Books

Menurut Rainer Jenss, presiden dan pendiri Family Travel Association, Anak-anak baru lahir hingga usia 2 tahun, sesungguhnya berada pada usia yang lebih mudah untuk diajak dalam perjalanan. Kita bisa membawa mereka ke mana saja dan membuat mereka senang selama kita menciptakan lingkungan yang nyaman bagi mereka dan menjaga mereka tetap dalam rutinitas seperti biasanya.

Itu artinya, selama perjalanan kita hanya perlu membuat si kecil merasa senang dan nyaman dan tetap merasa ‘homie’, dengan kegiatan yang biasa dilakoninya. Maka, agar terhindar dari kebosanan, bunda perlu untuk membawa beberapa buku atau mainan kesukaan. Pilihlah buku atau mainan yang bersifat interaktif dan edukatif. Sehingga memungkinkan untuk bisa dimainkan atau dibaca bersama dengan anggota keluarga lainnya.

Bawa Makanan dan Beberapa Snack Selama Perjalanan

306edea47315dda0

Biasanya, si kecil yang masih berusia di bawah satu tahun haruslah didampingi makanan pelengkap selain ASI. Maka untuk itu, pastikan jika bunda membawa makanan yang dibutuhkannya untuk tetap menjaga nutrisi yang ia butuhkan selama perjalanan.

Begitu pula dengan anak yang sudah menginjak 1 hingga 3 tahun, yang juga utuh asupan makanan tepat waktu setiap hari. Bunda bisa mempersiapkan makanannya sebelum berangkat, dengan menaruhnya pada wadah yang bisa menyimpan makanan sementara. Baik untuk yang tetap hangat atau yang tetap dingin.

Tak hanya itu saja, Bunda juga boleh membawa beberapa snack yang mungkin lebih disenangi oleh si Kecil. Seperti beberapa jenis cookies dan buah-buahan yang sudah dipotong kecil-kecil. Membawa makanan si Kecil ke perjalanan akan membantu Bunda untuk menjaganya tetap kenyang dan tak kekurangan asupan.

Dan Jangan Lupa Untuk Membawa Keperluan Khusus Lain, yang Memang Bunda Butuhkan Selama Mudik

Kesiapan lain yang juga perlu Bunda perhatikan adalah tetap menjaga kesehatan dan kondisi si Kecil selama perjalanan. Khususnya, kebersihan pakaian yang si Kecil kenakan selama mudik lebaran.

Tentunya Bunda tidak mungkin membawa seluruh isi lemari pakaian si Kecil, bukan? Sementara dalam situasi mudik dan libur lebaran, bisa jadi jasa cuci belum banyak yang buka. Oleh karena itu, Bunda perlu mengatasi sendiri kebersihan baju-baju si Kecil.

Mom Pack

Untuk mempermudah Bunda, bawalah cairan pembersih pakaian khusus anak, yang memang diperuntukan untuk situasi dalam perjalanan. Salah satu yang terbaik adalah Sleek Baby Laundry Travel Wash. Produk ini, mampu menghilangkan noda membandel, dengan kandungan ekstra jeruk nipis dan Natural Plant Extract yang alami melindungi pakaian si Kecil dari kuman dan bakteri.

Sleek Baby Laundry Travel Wash sudah teruji oleh para ahli dermatologis, aman untuk kulit si Kecil. Selain itu, produk ini juga tidak mengandung paraben, dan lembut di tangan Bunda. Sleek Baby Laundry Travel Wash memang dirancang khusus sebagai perlindungan alami si Kecil, terlebih pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya.

Sleek Baby

Karena ukurannya yang kecil dan travel friendly, Bunda bisa dengan praktis membawanya ke dalam tas khusus pakaian si Kecil. Selain itu, produk ini hadir dengan bentuk tube yang dipercaya sangat aman dari kemungkinan tumpah. Sehingga, Sleek Baby Laundry Travel Wash sangat pas untuk dibawa di perjalanan, dibanding deterjen berukuran besar yang biasa Bunda gunakan.

Nah, setelah Bunda mempersiapkan segala hal di atas, tentunya tak perlu lagi khawatir melakukan mudik lebaran bersama si Kecil. Nantinya, pengalaman ini justru akan jadi pengalaman tak terlupakan bagi Bunda sekeluarga. Selamat mudik, Bunda!

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: 5 Cara Mudah Atasi Masalah Perut Bayi Kembung - BumBumCak.my

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top