Parenting

Bunda Cemas Karena Anak Kecanduan Bermain Game? Begini Cara Efektif Mengatasinya!

play

Perkembangan teknologi saat ini sudah demikian pesat, hingga merambah industri game. Bukan hanya dimainkan oleh orang dewasa saja, terkadang anak-anak malah lebih lihai. Sayangnya beberapa orangtua justru menjadikan game layaknya “pengasuh” bagi anaknya. Asal anak sudah diam di rumah dan tidak rewel dengan ditemani game favoritnya, maka orangtua pun akan merasa tenang.

Kondisi ini sepintas akan memudahkan orang tua. Tapi jika hal tersebut berlansung terus maka akan semakin sulit bagi orangtua untuk menghentikan kebiasaan bermain game pada anak. Si kecil akan terlanjur nyaman dan asyik bermain game. Perlu dilakukan langkah-langkah yang serius untuk menjauhkan anak dari pengaruh buruk bermain game secara terus menerus.

Mengomunikasikannya Dengan Anak Adalah Hal Pertama Yang Harus Dilakukan!

Komunikasi adalah langkah yang sangat penting untuk menjuhkan anak dari pengaruh buruk bermain game secara terus menerus. Anda dapat menanyakan langsung kepada anak apa yang membuatnya lebih menyukai bermain game daripada beraktivitas di luar. Perlu anda ketahui bahwa terkadang kesukaan anak pada game sebenarnya hanyalah sebagai pelarian dari realitas yang ada. Anda juga dapat menjelaskan apa saja dampak-dampak negatif jika dia terus bermain game. Dengan begitu anak akan secara sukarela mengurangi intensitas bermain game-nya.

Berikan Perhatian Lebih Untuk  Buah Hati

Seperti yang sudah disampaikan di atas bahwa salah satu penyebab anak terlalu asyik dengan game adalah karena ingin melarikan diri dari realitas yang ada di sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah anak merasa kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya. Untuk itu, berikan perhatian yang lebih pada anak. Hal ini bisa membuatnya nyaman dan merasa tidak diabaikan sehingga keinginannya untuk nge-game pun perlahan-lahan akan berkurang.

Terapkan Batasan Pada Anak Saat Bermain Game

Melarang anak untuk bermain video game juga bukanlah tindakan yang tepat untuk menghindarkan anak dari pengaruh teknologi tersebut. Biar bagaimanapun juga anak perlu mengikuti perkembangan jaman saat ini. Anda tidak perlu menganggap bahwa video game adalah sebuah musuh yang harus dijauhi sepenuhnya. Tapi memang perlu ada batasan-batasan yang harus disepakati bersama. Jangan ragu-ragu untuk menegur anak jika dia sudah bermain game melebihi waktu yang telah disepakati bersama. Selain untuk kedisiplinan, hal ini juga untuk membuat anak tidak terlalu banyak nge-game.

Jangan Meletakan Perangkat Komputer Atau Video Game Di Kamar

Entah dengan alasan untuk memudahkan anak atau alasan lainnya, orangtua sering kali meletakan komputer atau perangkat video game di kamar anak. Sepertinya terlihat sepele, tapi hal ini justru akan membuat anak menjadi seorang pemalas. Untuk itulah, letakan komputer atau perangkat video game di ruang keluarga atau di ruangan yang sering menjadi tempat berkumpulnya keluarga. Dengan begitu seluruh anggota keluarga pun dapat ikut mengontrol dan mengawasi anak saat dia bermain game.

Gantilah Password Di Komputer Atau Perangkat Untuk Bermain Video Game Secara Rutin

Cara selanjutnya untuk mengurangi kecanduan game pada anak adalah dengan rutin mengganti password pada perangkat komputer atau perangkat bermain game. Anak pun jadi tak bisa bermain game sesuka hati, kecuali bila anda sendiri yang membukakannya. Jadi orangtua pun bisa lebih tenang.

Berikan Teladan Yang Baik Bunda!

Inilah cara yang paling pas untuk mengatasi kecanduan game pada anak. Si kecil akan meniru apa yang dia lihat dan dengar dari orang-orang di sekitarnya, terutama orangtuanya. Dengan memberikan teladan yang baik maka secara otomatis anak pun akan mengikutinya.

Video game memang sebuah teknologi yang sulit untuk dihindari. Tapi dengan memberikan pengarahan yang benar maka anak pun akan dapat menggunakannya dengan baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top