Parenting

Agar Anak Anda Kian Cerdas, Optimalkan Kecerdasannya Dengan 5 Langkah Ini Bun!

creating

Setiap anak-anak mempunyai keunikan masing-masing. Meski begitu orangtua harus memiliki wawasan luas agar dapat mengoptimalkan kecerdasan anak. Dibutuhkan langkah tepat agar kecerdasan anak dapat dikembangkan semaksimal mungkin.

Banyak cara yang dapat anda lakukan untuk mengembangkan kecerdasan anak secara nyata. Memang kecerdasan berkembang seiring meningkatnya kapasitas mental anak dalam berpikir, namun buah hati tetap membutuhkan pengarahan yang tepat dari orangtuanya. Lantas apa saja yang harus dilakukan orangtua guna mencapai tujuan tersebut?

Mulai Dengan Melatih Kreativitas Anak Sedini Mungkin Bun!

Kecerdasan anak bukan hanya diukur dari hal-hal formal. Oleh karena otak kiri dan kanan anak sudah semestinya seimbang. Untuk mencapai hal itu, kreativitas anak untuk menuangkan imajinasinya merupakan hal yang penting untuk dilakukan.

Dari kreativitas itulah akan muncul sebuah struktural abstrak yang bila diarahkan dengan baik maka anak akan mampu untuk mengenali dirinya sendiri, serta memilki keinginan untuk mengeksplorasi kecerdasannya.

Kawal Dan Arahkan Watak Anak, Dengan Begitu Anak Akan Mampu Menyeimbangkan Kemampuan Dan Wataknya

Ungkapan “Anak tidak jauh berbeda watak dengan orangtuanya” atau peribahasa “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” sudah lazim kita dengar dalam kehidupan sehari-hati. Orangtua jelas memiliki pengaruh penting saat anak berproses untuk mengenal jati dirinya. Saat anak berada dalam usia emas, orangtua harus jeli mengamati perkembangan watak buah hati.

Salah satu tugas penting orangtua adalah dari awal mengenal sekaligus melukis watak anak agar dalam bersikap anak mampu memaknai sifat dan sikapnya untuk menjadikan watak dalam diri bisa dikendalikan. Dengan begitu anak pun akan mampu menyeimbangkan antara kemampuan dan watak dirinya.

Kenali Minat Anak Dan Arahkan Untuk Semakin Mengoptimalkan Potensinya

Dalam pertumbuhannya anak akan berkenalan dengan berbagai macam pengetahuan ataupun bidang baru. Untuk beberapa hal yang berkenaan langsung dengan wawasan serta pengetahuan akan jadi selaras jika anak memiliki minat yang sama.

Akan lebih baik bila orangtua dapat menyesuaikan struktur pengetahuan yang akan dipelajari dengan minta anak. Meski begitu selama masa emas anak dapat mengolah pengetahuan menjadi ilmu baru yang sangat penting dalam memaksimalkan potensi diri untuk berkembang secara konsisten.

Pelan-pelan Latih Anak Berpikir Dan Bersikap Bijaksana Agar Kecerdasan Emosinya Optimal

Orang yang disegani akan memiliki tingkat kebijaksanaan yang lebih tinggi daripada orang yang ditakuti. Itulah mungkin awal kalimat yang tepat untuk membahas mengenai kebijaksaan yang akan mampu membuat pelatihan yang sangat penting bagi anak sekaligus orang tua yang membimbingnya. Karena dengan mengajarinya menjadi sosok bijaksana, maka sosok calon pemimpin yang berwibawa akan dimiliki oleh anak. Dari situ pula, anak akan semakin mampu mengontrol emosi, berlaku adil, hingga percaya diri menjadi sebuah pemaknaan tentang ciri sang buah hati, karena itulah hal tersebuh mampu melukiskan kebijaksaan dari anak.

Pun Melatih Si Kecil Bertanggung Jawab Harus Dilakukan Agar Kecerdasannya Kian Berkembang

JIka Anda menginginkan anak dapat menyelesaikan sebuah tugasnya dengan baik, maka Anda sangat memerlukan  tanggung jawab dari anak tentunya. Bagi sebagian besar orang tua, melatih anak bertanggung jawab pada suatu hal adalah pembelajaran dini yang sangat penting tentunya.

Memang benar adanya, namun pembelajaran bertanggung jawab sesuai usianya sebagai tahap perkembangan sekaligus kecerdasan anak merupakan hal yang lebih penting lagi. Jadi, anak akan dapat memacu sebagai sosok yang bertanggung jawab tanpa adanya sebuah poin yang harus ditinggalkan dari orang tua yaitu perkembangan menurut usia anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bunda yang Sedang Hamil, Ketika Tidur Usahakan Miring Ke Kiri Ya

pexels-photo-1464822

Selama kehamilan Bunda mungkin dilanda kecemasan karena khawatir terjadi sesuatu pada bayi dalam kandungan karena kesalahan perilaku. Karena itu kemudian Bunda berlaku sangat berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu.

Setelah si kecil lahir, bukan berarti perasaan langsung lega begitu saja. Bunda lagi-lagi merasa cemas melakukan kekeliruan dalam merawat si kecil. Semua hal itu wajar dan tak perlu panik ya Bunda.

Sebab semua orang tua pasti ingin yang terbaik bagi anaknya. Namun kebanyakan dari kita tidak punya pengetahuan yang cukup untuk menangani bayi yang baru lahir. Karena itu Bunda dilanda kecemasan soal hal ini.

Nah mari coba menenangkan diri ya Bunda, setidaknya ada beberapa hal yang menjadi dasar penting yang wajib bunda kuasai dalam hal merawat bayi yang baru lahir. Dengan melakukannya sesuai petunjuk, si kecil akan baik-baik saja dan Bunda akan membantunya dalam perkembangannya di kemudian hari kelak.

Selama Tali Pusat Belum Puput, Harus Dirawat Ya Bunda

newborn-1399193_640

Tali pusat jadi bagian penting dari bayi ketika dalam kandungan karena organ ini menjadi sumber makanan dan mengalirkan oksigen dari Bunda. Setelah bayi lahir, tali pusat yang tadinya jadi penghubung oksigen dari bunda pada bayi akan dipotong sekitar 2 sampai 3 cm. Sisa tali pusat nantinya akan puput dengan sendirinya.

Meski akan puput secara alami, ada hal penting yang harus Bunda perhatikan ketika menanganinya. Gusti Ayu Puspita Devi S.Keb, seorang Bidan yang sudah mengedukasi lebih dari 1.000 bayi menuturkan bahwa selama tali pusat belum puput, bunda disarankan untuk tetap memastikan tali pusat tetap bersih dan kering. Sebisa mungkin mandikan bayi dengan washlap atau spons. Hindari pula memandikan bayi ke dalam bak mandi yang airnya penuh, agar tali pusat tidak terendam air.

Sebab hal ini akan mengakibatkan tali pusat basah dan lembap, yang tidak baik untuk kesehatan si Bayi. Hindari pula untuk membersihkan tali pusat dengan sabun atau cairan antiseptik lainnya. Seusai mandi, keringkan tali pusat dengan kain bersih dan balut dengan kain kasa yang steril.

Selanjutnya bunda juga perlu memastikan pemasangan popok. Pastikan jika tali pusat tak akan terkena air seni dan tinja untuk menghindari infeksi pada tali pusat. Jangan pula menarik tali pusat dengan paksa, karena ini bisa menyebabkan pendarahan pada pusat. Biarkan ia kering dan puput dengan sendirinya, dengan memastikan tali pusat tetap bersih dan tidak basah.

Bayi Boleh Dipijat Dari Usia 0, Tapi…

Mother massaging her child's foot, shallow focus

Faktanya pemijatan pada bayi dapat dilakukan sejak bayi baru lahir, dari usia 0 hingga 3 tahun. Namun alangkah lebih baik, jika dilakukan pada masa 6 atau 7 bulan kehidupannya. Dengan catatan, si kecil sedang dalam kondisi baik dan stabil dari segi medis.

Bunda bisa memberikan sentuhan-sentuhan lembut untuk memijatnya. Bunda juga boleh melakukannya dengan penyertaan komunikasi secara verbal kepada dirinya sebagai bentuk cinta kasih. Hal ini akan jadi salah satu cara untuk meningkatkan bonding antara bunda dan bayi.

Stimulasi ini akan jadi pengaruh baik yang akan mendukung tumbuh kembang si kecil. Mulai dari meningkatkan sistem imunitas tubuh, membantu bayi belajar rileksasi, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur miliknya.

Bayi Boleh Dimandikan, Tapi Jangan Terlalu Sering

279228-P5UI7Z-794

Tak ada patokan pasti, sebaiknya berapa kali bayi dimandikan dalam sehari. Ada yang 2 kali sehari, dan ada pula yang 1 kali sehari. Atau pagi hari dimandikan, sorenya cukup diseka saja.

Namun yang utama beberapa ahli pun menganjurkan untuk memandikan bayi 2 hingga 3 kali per minggu. Dan frekuensinya bisa ditingkatkan, seiring bertambahnya usia.

Caranya? Setidaknya ada 3 cara yang biasa digunakan oleh beberapa perawat, untuk memandikan bayi yang baru saja lahir. Pertama dengan memakai washlap dan diusapkan ke Bayi. Kedua memandikan bayi dengan dicelupkan ke bak mandi. Sedangkan ketiga memandikan bayi dengan dibedong menggunakan selimut. Bunda boleh memilih. Kira-kira cara mana yang paling sesuai untuk bunda lakukan pada si kecil sesuai dengan kebutuhan.

Meski tata cara memandikannya berbeda, hal lain yang perlu dilakukan dalam proses memandikan hampir serupa untuk ketiga tekniknya. Diawali dengan membersihkan area mata dari dalam keluar, mulut, dan membersihkan wajah bayi hingga ke kepala sampai ujung kakinya. Selanjutnya, bunda boleh mengeringkan bayi dengan menggunakan handuk berbahan lembut.

Hal Lain yang Juga Perlu Bunda Perhatikan Adalah Tata Cara Mengganti Popok yang Sesuai Anjuran

pexels-photo-1556706

Sekilas kegiatan ini mungkin terlihat sepele, karena dalam bayangan bunda mungkin mengganti popok hanyalah membuka dan memasang pakaian bawah pada tubunya si kecil saja. Tapi, untuk mengganti popok pada bayi baru lahir beda loh bun.

Karena setidaknya ada beberapa hal yang bunda perlu siapkan, mulai dari matras pelapis, popok yang bersih, wadah berisi air hangat, kapas untuk membersihkan bokong bayi dan baby cream.

Mulailah dengan meletakkan si kecil di atas matras dengan memastikan posisinya aman. Lepaskan popok yang ia kenakan, lalu bersihkan bagian pinggang kebawah menggunakan kapas yang dibasahi dengan air hangat dari depan ke belakang. Keringkan bagian lipatan bokongnya dengan handuk bersih dan oleskan baby cream.

Selanjutnya, pasang popok yang bersih dengan posisi menutupi bokong dan tubuh bagian depan dengan baik, lalu ikat tali popok dengan tidak terlalu longgar tapi juga tidak terlalu kencang.

Jika Masih Dirasa Kurang, Bunda Juga Boleh Belajar Tentang Cara Perawatan Bayi yang Baru Lahir Lainnya dari Para Ahli di Bidangnya

pexels-photo-789786

Menjadi orangtua baru atau kembali merawat bayi yang baru lahir, memang bukanlah sebuah tugas mudah. Tapi bukan berarti juga, bunda tak bisa melakoninya. Beruntungnya, kini kita ada pada masa yang bisa dengan mudah mempelajari banyak hal hanya dengan telepon genggam saja. Termasuk tata cara perawatan si kecil yang baru saja lahir.

Menariknya, untuk urusan hal terbaik dan perawatan bayi baru lahir, bunda bisa menengok beberapa video yang disajikan oleh JOHNSON’S® . Menjadi, standar dunia dalam perawatan kulit bayi selama lebih dari 125 tahun ini, kali ini JOHNSON’S® menghadirkan 125 video edukasi yang mencakup hal-hal yang “Terbaik Untuk Bayi”, dan salah satunya bagiannya adalah “Perawatan Bayi Baru Lahir” yang bisa bunda lihat disini.

Informasi yang disajikan tersebut bekerja sama dengan beberapa tenaga ahli kesehatan yang ahli di bidangnya masing-masing. Video-video ini ditujukan oleh JOHNSON’S® sebagai bentuk apresiasi kepada para ibu di seluruh Indonesia.

Bagaimana bunda? Yuk, belajar bersama-sama agar lebih paham tata cara perawatan bayi baru lahir yang benar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top