Parenting

Bun, Pola Asuh Yang Tidak Kompak Bisa Berpengaruh Buruk Pada Anak Loh! Ajak Suami Kompak Mendidik Anak Mulai Sekarang

child

Memiliki anak yang berkepribadian kuat dan berprestasi adalah dambaan oleh semua orangtua. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara untuk menciptakan seorang anak yang sesuai dengan harapan?

Kunci dari pertanyaan tersebut adalah kekompakan orangtua dalam mendidik anaknya. Memang antara anda dan suami memiliki latar belakang yang berbeda. Tapi jika perbedaan itu bisa disatukan dan bisa dikompakan untuk mendidik anak, maka bisa menjadi sesuatu yang sangat bagus untuk perkembangan anak.

Inne Moesianto, psikolog dari Lascha Citta Pratama menyatakan bahwa orangtua yang kompak akan membuat anak menjadi seorang yang kepribadiannya terarah, memiliki rasa percaya diri yang bagus, berkarakter, dan akan menghormati kedua orangtuanya sehingga secara otomatis akan meningkatkan prestasinya. Selain itu, aturan di dalam keluarga yang jelas akan membuat anak menjadi seorang yang disiplin.

Lalu apa saja yang harus dilakukan orangtua agar bisa mendidik anak dengan kompak?

Usahakan Untuk Kompak Dengan Suami Dalam Mengambil Keputusan Ya Bun!

Jika suami berkata “tidak”, maka Bunda pun harus berkata “tidak. Sebaliknya, jika suami berkata “iya”, maka Bunda pun harus berkata “iya”. Sikap yang seperti itu harus tetap dipertahankan. Jangan sampai antara Bunda dan suami berbeda pendapat di depan si anak. Hal ini akan berakibat yang kurang baik bagi perkembangannya. Bisa jadi anak pun justru bingung saat melihat orangtuanya justru berbeda pendapat di hadapannya.

Seia-Sekata Dalam Menentukan Waktu Belajar Dan Bermain Buah Hati

Anda dan suami secara bersama-sama harus menentukan jam belajar dan bermain. Ini perlu untuk dilakukan karena anak akan cenderung lebih menyukai jam bermain dari pada jam belajar. Buatlah kesepakatan terlebih dahulu. Jika Bunda dan suami sudah saling menyetujui maka bisa disampaikan pada anak.

Bukan Hanya Membuat Peraturan, Anda Dan Suami Juga Harus Menegakkannya

Meskipun anda dan suami adalah pihak yang membuat peraturan, tapi kalian juga harus menegakannya. Orangtua harus menjadi contoh yang baik untuk kedisiplinan aturan yang sudah dibuatnya sendiri. Dengan begitu anak pun akan mengerti bahwa peraturan adalah hal yang harus dilaksanakan. Si kecil pun bisa belajar disiplin sejak dini. Hal ini jelas akan berpengaruh pada kesuksesannya dimasa depan

Jika Anak Protes, Jangan Memarahinya. Jelaskan Pelan-pelan Hingga Dia Mengerti

Jika anak anda protes terhadap anda atau suami, maka orangtua harus bisa menjadi sosok yang dapat melegakan hatinya. Jelaskanlah baik-baik agar anak dapat menerimanya dengan suka rela. Usia anak yang masih sangat belia bisa saja membuatnya membutuhkan bantuan orang lain untuk memahami hal yang baru baginya.

Berbeda Pendapat Adalah Hal Yang Wajar, Namun Usahakan Untuk tidak Menampakkannya Di Depan Anak

Ada kemungkinan antara anda dan suami akan terjadi perbedaan pendapat. Jika hal itu terjadi maka anda tidak perlu menampakannya di depan anak. Tidak bijak berdebat di depan anak. Hal itu bisa membuatnya bingung,

Untuk karena itu hindari berdebat di depan anak. Orangtua dapat mencari kondisi yang lebih tepat untuk mendiskusikannya.

Bagaimana? Memang sepertinya sulit untuk dijalani. Tapi jika anda sudah memulainya maka kekompakan pun akan lekas terjalin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top