Kesehatan Ibu & Anak

Bun, Pastikan Tahu Bedanya ASI Perah yang Layak Konsumsi dan yang Sudah Basi

adult-baby-blur-1667578

Masa menyusui adalah masa-masa yang menyenangkan sekaligus penuh tantangan untuk para ibu baru. Tak hanya mengurusi stok ASI untuk si kecil, Bunda pun perlu tahu lebih jauh lagi tentang ASI yang Bunda hasilkan selama masa menyusui. Salah satunya tentang ASI perah ya Bun.

ASI perah berbeda dengan ASI yang disimpan pada payudara ibu yang tak akan basi. Layaknya susu pada umumnya, ASI perah juga bisa basi lho, Bun. Nah, penyebabnya bisa karena salah cara penyimpanan atau wadah yang dipakai untuk menyimpan memang kurang bersih. Yang sering dilewatkan oleh para ibu, biasanya ibu baru sukar membedakan antara ASI perah yang masih segar dengan ASI perah yang sudah basi.

Padahal, ASI perah yang sudah basi dapat mengganggu sistem pencernaan si kecil niih Bun. Nah, untuk memudahkan Bunda, khususnya para ibu baru, yuk perhatikan tanda ASI perah (ASIP) yang Bunda miliki sudah tidak layak minum dengan cara-cara ini.

Bau ASI Tak Sedap, Bun

Bun, ASIP pun dapat berbau tak sedap. Untuk itu sebelum memberikan ASI pada si kecil, cobalah dahulu perhatikan aroma ASIP ya Bun. Misalnya, bila berbau asam atau mirip seperi susu sapi yang sudah basi, berarti ASIP tersebut tidak layak untuk diminum. Mengutip Kumparan, Senin (10/6), komponen lemak dan non lemak di dalam ASI cenderung akan terpisah saat disimpan. Biasanya, jika ASI perah masih segar, kedua komponen tersebut akan menyatu ketika diaduk pelan. Namun, bila lemak ASI tidak larut juga saat saat bunda mengaduknya, atau ada gumpalan di dalam ASI yang tidak mau larut saat diaduk, itu tandanya ASIP tersebut sudah basi.

Rasanya Asam Saat Bunda Cicip

Bila Bunda ragu dengan kualitas ASIP yang Bunda simpan, maka sebaiknya dicicipi dulu sebelum diberi pada anak. Meski rasa ASI bisa berbeda-beda tergantung makanan yang dikonsumsi ibu, namun tetap ada tanda kalau ASIP sudah basi. Untuk itu, ada baiknya sebelum Bunda simpan di kulkas, cicipi dulu rasa ASI tersebut. Kemudian ulangi dan cicipi ASI tersebut setelah beberapa jam ditaruh di kulkas. Bila Bunda mendapati bau dan rasanya berbeda, maka besar kemungkinan sudah terpapar bakteri atau jamur.

Bunda Menyimpan ASIP di Kulkas Lebih dari 3 Hari

ASIP yang disimpan di kulkas tapi bukan di freezer umumnya hanya bertahan 3-5 hari. Apalagi bila Bunda menyimpannya di kulas bagian pintu lemari es lebih dari lima hari, tentu saja ASI perah bisa basi, karena suhu lemari es yang tidak stabil akibat pintu dibuka-tutup. Nah ini bisa jadi salah satu contoh penyimpanan ASIP yang salah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bun, Pastikan Asupan ASI Si Kecil Terpenuhi dengan Cara Ini

adult-baby-babysitter-698878

Bayi yang baru lahir diusahakan untuk terus mengasup ASI dari Bundanya. Tak ada batasan waktu kapan ia harus menyusu dan kapan berhenti. Namun menariknya, kadang bayi hanya menyusu sebentar, tapi kadang juga dapat menyusu dalam rentang waktu yang relatif lama. Nah, hal semacam ini yang membuat Bunda sering bingung, kira-kira bagaimana ya caranya mengetahui asupan ASI Bunda sudah cukup untuknya si kecil.

Bun, tak perlu panik. Kendati menyusui memang tidak seperti memberi bayi susu dalam botol yang bisa dilihat jumlahnya, Bunda tetap dapat mengetahui si kecil sudah cukup mendapat ASI atau tidak. Mengutip dari Kumparan, Dr. Eveline P. N. Sp.A dalam laman Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI menjelaskan cara untuk mengetahui hal itu, yaitu dengan pengecekan pada bayi berdasarkan beberapa tanda-tanda

  • Bayi buang kecil 1 sampai 2 kali per hari dalam 12-24 jam pertama kehidupan
  • Urine si kecil sangat pekat dalam beberapa hari pertama dapat terlihat endapan merah bata yang merupakan kristal asam urat atau brick dust
  • Bayi buang air kecil 6 sampai 8 kali per hari setelah 5 hari
  • Tinja bayi pertama atau mekonium keluar dalam 24 jam pertama
  • Kolostrum membantu pengeluaran mekonium lebih cepat
  • Mekonium akan menipis menjadi hijau kecokelatan atau hijau kekuningan dalam 3 sampai 6 hari. Lebih dari 6 hari, tinja ASI sudah terbentuk yaitu cair, bau asam, bergas.

Sedangkan bayi yang tidak cukup mendapat ASI, kata Dr. Eveline, adalah memiliki tanda-tanda seperti berikut:

  • Urine bayi berwarna merah bata pada popok setelah hari ke 5
  • Bayi buang air kecil kurang dari 6 kali dalam 24 jam setelah hari ke 5
  • Mekonium bayi masih keluar setelah usianya 5 hari
  • Bayi kehilangan berat badan sebesar 7 persen atau lebih dalam 72 jam pertama, atau berat badan belum kembali ke berat lahir pada hari ke 7 sampai 10 maka sebaiknya mendapat evaluasi yang baik.

Jadi jangat khawatir lagi ya Bun, cek tanda-tanda di atas pada bayi Anda untuk mengetahui ia mendapat cukup ASI atau tidak, dan tetaplah terus semangat menyusui si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bila Menyapih Dirasa Susah, Mungkin Metodenya Ada yang Salah Bunda

adorable-baby-black-and-white-2015884

Bun, kegiatan menyapih untuk Bunda tentu menjadi momen yang berat. Terlebih bagi para Bunda yang baru pertama memiliki anak. Belum lagi proses menyapih pun sangat menguras fisik, pikiran, hingga emosi. Momen seperti tak tega pada buah hati, akhirnya membuat Bunda kian mengulur waktu proses menyapih si kecil.

Biasanya, anak sudah bisa mulai disapih di usia empat tahun dua bulan. Bagi Bunda yang sedang kebingungan mencari cara menyapih yang tepat, berikut ini ada metode yang direkomendasikan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).

Tapi yang terpenting menurutnya, anak tidak boleh dipaksa terlalu keras untuk disapih, dan Bunda juga harus siap. Jika Bunda masih belum tega, maka tandanya Bunda belum siap

Pastikan Bunda Melakukan Proses Tersebut Secara Perlahan dan Bertahap

Cara pertama yang dapat Bunda lakukan yaitu dengan mengurangi frekuensi menyusu anak. Misalnya, jika biasanya si kecil akan menyusu setiap 2 atau 3 jam sekali. Cobalah memperpanjang jaraknya menjadi 4 atau 5 jam. Cara ini mungkin akan sulit di awal, yang penting Bunda harus konsisten. Prinsipnya, jangan menawarkan dan jangan mengomelinya juga Bun saat ia masih kesulitan melepaskan kebiasaan menyusu dari payudara Bunda. Intinya, lakukan secara bertahap dan konsisten.

Pastikan Komunikasi dengan Anak Berjalan Dua Arah

Apapun cara yang Bunda terapkan saat proses menyapih, yang penting jangan lupa untuk selalu mengkomunikasikan dengan si anak ya Bun. Saat ia sudah berusia kurang lebih dua tahun, anak sudah memahami kata-kata orang tua meski masih terbatas. Beri pengertian kepada anak bahwa ia tengah dalam proses menyapih tanpa harus melakukan kebohongan.

Alihkan Perhatian Si Kecil Semampu Bunda

Menyapih si kecil butuh skill dan keteguhan dari Bunda. Salah satunya keahlian mengalihkan perhatian si kecil. Misalnya, ketika anak hendak tidur, ibu bisa membacakan buku hingga ia mengantuk dan tertidur tanpa menyusu langsung dari payudara.

Bila ia mengeluhh haus, Bunda bisa memberikannya cairan pengganti ASI seperti air putih atau jus buah yang Bunda berikan lewat gelas. Atau, Bunda juga bisa memperkenalkan susu formula atau susu pengganti lainnya jika dirasa perlu. Satu hal yang penting, hindari penggunaan dot ya Bu.

Bunda Juga bisa Melibatkan Ayah Dalam Proses Ini ya 

Bun, jangan lupa untuk melibatkan ayah dalam proses bonding dengan buah hatinya. Selama ini si kecil mungkin bisa saja bersikeras meminta menyusu di payudara ibu karena ibu berada di sisi anak.  Di momen semacam inilah ayah bisa membantu mengalihkan perhatian anak dengan mendongeng atau melakukan aktivitas lain sampai anak lelah dan tertidur atau mau minum selain ASI dari payudara ibu.

Dan yang Paling Penting, Usahakan Kondisi Si Kecil Memang Sudah Siap untuk Disapih

Yang terpenting, hindari proses menyapih anak jika si kecil memang terlihat belum siap untuk disapih. Misalnya, jika ia sangat rewel atau tengah dalam kondisi marah atau sakit. Bunda juga sebaiknya tunda dulu proses menyapih.  Jika anak tengah mengalami perubahan besar dalam lingkungannya seperti pindah rumah atau berganti pengasuh.

Memang kita akan menemukan banyak sekali dilema dan pertimbangan matang saat hendak menyapih anak, namun bila saatnya sudah tepat dan metode Bunda pun diterima anak, maka si kecil akan mengerti bahwa memang saat itulah yang tepat untuk tak lagi menyusu dari Bundanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Kehabisan Ide Saat Siapkan Bekal? Intip Lima Akun Instagram yang Siap Menginspirasi Bunda

adorable-babies-bench-1703142

Bekal makanan yang nikmat dengan tampilan lucu tentu sangat menyenangkan untuk disantap. Selain lebih terjaga kehigienisannya, makanan yang diolah sendiri pun bisa diatur sesuai dengan keinginan masing-masing.

Tenang, saat ini banyak sekali kerasi unik yang bisa digunakan sebagai referensi para ibu rumah tangga dalam menciptakan bekal yang menarik dan lezat dari Instagram. Beberapa akun ini bisa dijadikan alternatif bagi Bunda yang sedang bingung dan membutuhkan ide-ide baru.

IG:@resepyummyanak

View this post on Instagram

Macaroni Schotel By @laras.myers Bahan : – 100 gr makaroni – 1 sdm butter untuk menumis – 150 gr daging giling – 1/2 bawang bombay, cincang halus – 1 bawang putih, cincang halus – 1 sdm munjung tepung terigu – 150 ml susu cair – 1/4 sdt pala bubuk – 1/4 sdt merica bubuk – garam secukupnya – keju parut secukupnya (aku pake cheddar + parmesan) Bahan tambahan : – 1 telur ukuran besar, kocok lepas – 200 ml susu cair – keju parut untuk taburan, secukupnya . Cara membuat : – rebus makaroni sesuai petunjuk di kemasan. Angkat tiriskan – panaskan butter, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai harum, masukkan daging giling, masak hingga daging matang – masukkan tepung terigu, aduk rata, tuang susu sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk rata – masukkan garam, merica bubuk, pala bubuk, kaldu bubuk. Masukkan makaroni, aduk rata – masukkan keju parut, aduk rata, koreksi rasa – tuang makaroni kedalam pinggan tahan panas, sisihkan – untuk bahan tambahan : campur telur dan susu, aduk rata. Tuang di atas makaroni lalu taburi keju parut diatasnya – panggang dalam oven dengan suhu 180 C selama 45 menit – angkat, sajikan dengan saus sambal dan saus tomat #reseplarasmyers #larasmyers_macaronischotel #larasmyers_pasta #larasmyers_makaronipanggang #makaronipanggang #macaronischotel #resepmacaronischotel #resepmakaronipanggang – #regrann

A post shared by Ide/Inspirasi + Resep Masak (@resepyummyanak) on

Bila si kecil sulit makan, penyebabnya bisa jadi karena mereka tak tertarik dengan masakan yang Bunda hidangkan. Nah, sebagai referensi bekal yang tepat, Ada baiknya Bunda menilik Instagram yang satu ini. Dalam akun resepyummyanak, banyak sekali makanan menarik yang sangat cocok disajikan untuk bekal makanan sekolah sang buah hati.

IG:@bekalanaksekolah

Nah, kalau Bunda ingin menyantap makanan sehat dan nikmat tanpa mengeluarkan banyak uang? Ya, menyiapkan bekal makanan sendiri adalah jawaban yang paling tepat. Tapi jika Bunda masih kebingungan untuk memilih masakan apa saja yang menarik untuk dihidangkan, akun bekalanaksekolah bisa menjadi pilihan yang tepat.

IG:@workweeklunch

Bun, sebagai ibu rumah tangga, jangan terlalu malas membuatkan bekal untuk si kecil. Tak usah memilih menu yang rumit untuk dibawa ke kantor atau sekolah. Sebagai solusinya akun workweeklunch membagikan banyak tutorial mengolah makanan secara sederhana dan cepat. Ada pula tutorial membuat bekal nikmat dengan bahan utama seadanya. Nantinya Bunda pasti tertarik untuk mencobanya.

IG:@dapurbekal

View this post on Instagram

Banjir DM 😂 Sebenernya menu yang kemarin itu udah pernah dan sering aku share resepnya. Cuma mungkin banyak followers baru, aku ketik ulang ya resepnya (jgn lupa like dan save lho😛). Enak banget yg pasti, favorit si abang banget! . HONEY BUTTER CHICKEN ala #dapurbekal Bahan 1 porsi: • 100gr paha ayam filet (potong sesuai selera) • tepung goreng serbaguna secukupnya • 1sdm margarin • 1 siung bawang putih (cincang halus) • wijen sangrai utk taburan . Bahan saus: • 2sdt kecap asin • 1sdt kecap manis • 2sdt madu • 2sdt gula pasir • wijen sangrai . Cara: 1. Bumbui ayam dgn garam & merica, diamkan 15menit. 2. Goreng ayam dengan tepung goreng serbaguna. Tiriskan & sisihkan. 3. Campurkan semua bahan saus di mangkok, aduk rata. Sisihkan. 4. Panaskan margarin, tumis baput sampai wangi (api kecil). 5. Masukkan campuran saus, aduk2 sebentar. Lalu masukkan ayam goreng. 6. Aduk sampai saus melekat di ayam goreng. 7. Sajikan dgn taburan wijen. . Kalau nasinya: GARLIC BUTTER RICE ala #dapurbekal Bahan: – 1 porsi nasi putih – 1 siung bawan putih (cincang halus) – 1sdm margarin – 1sdm kecap asin – garam & merica secukupnya – mixed vegetables . Cara: 1. Panaskan margarin, tumis baput sampai wangi. Masukkan mixed vege, masak sampai matang. 2. Masukkan nasi, garam, merica, kecap asin. Aduk dgn api besar sampai semua tercampur rata. . . . #dbekal_ayam #dbekal_nasi #honeybutterchicken #resepmasakan #garlicbutterrice #f52grams #foodphotography #lunchbox #bento #simplebento #vsco #foodvsco #iphoneonly #bekal #bekalanak #bekalsuami #idebekal #kotakbekal #veggies #friedchicken #shareresep #guniezzt #berbagiresep #resepyummy #contentcreator #bentobox #gengbekel

A post shared by Dapur Bekal by Clarissa (@dapurbekal) on

Seperti namanya, akun ini pun memberikan beerapa tips membuat bekal yang mudah dan cepat. Kendati kelihatannya mudah, kreasi makanan yang disajikan justru tak monoton. Bunda bisa meniru dengan membuat beraneka hidangan dengan mengikuti resep yang sudah disediakan oleh adminnya. Selamat mencoba ya Bun!

IG:@idebekal

View this post on Instagram

DONUTS By @inovpelawi Bahan : 300 g tepung protein tinggi 50 g gula pasir 10 g susu bubuk sejumput garam 5 g ragi 1 telur + susu/air dingin hingga beratnya 200-215 gr 30 g butter Cara : 1.. Campur rata terigu, gula pasir, susu bubuk, garam. Tambahkan ragi. 2. Campur kuning telur, susu/ air, aduk rata. Masukkan ke campuran tepung, sedikit demi sedikit, hentikan penambahan cairan jika adonan sdh dpt dipulung. Uleni 5 menit. 3. Tambahkan butter sedikit2, campur lalu uleni hingga kalis. Untuk cara mengulen dgn tangan ba diliat di #matongtutorial :) . 4 . Taruh adonan di mangkuk yg tlh diolesi sedikit minyak, tutup dgn plastic wrap, diamkan di tmpt hangat kurang lbh 45 menit-1 jam atau hingga mengembang 2x lipat. 5. Setelah mengembang, kempiskan, bagi adonan @ 40 g, bentuk bulat, tutup dgn plastic wrap, diamkan di tmpt hangat sekitar 20 menit. 7. Goreng dlm minyak banyak dgn api kecil. Dinginkan. Beri toping . .

A post shared by Idebekal (@idebekal) on

Di akun Instagram idebekal, para pengikutnya dapat menambah referensi bekal makan siang yang menarik dan yang pasti menggugah selera. Tersedia banyak sekali pilihan makanan berat yang sangat menarik untuk dilihat. Bun, yuk pelajari cara membuat bekal makan siang yang menarik ini cukup dengan melihat resep yang ada dibawah postingan foto.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top