Kesehatan Ibu & Anak

Berulang Kali Keguguran Bisa Jadi Karena Sperma Suami Dan Ini Penyebab Lainnya

abdomen-casual-close-up-1415554

Saat keguguran terjadi berkali-kali, seringkali kita menyudutkan pihak wanita yang menjadi penyebab janin di dalam kandungan tersebut gugur. Memang, masalah pada sistem imunitas janin dan terinfeksi virus bisa menjadi pemicu keguguran, di lain sisi ada studi terbaru yang menemukan bahwa kualitas sperma pun mempengaruhi pertumbuhan janin di dalam rahim.

Studi terbaru oleh Imperial College London, melakukan penelitian terhadap sperma sejumlah partisipan laki-laki. Mereka bekerja dengan menganalisis 50 pria yang pasangannya telah mengalami keguguran berkali-kali sebelum usia kandungan mencapai 20 minggu dan 60 pria yang pasangannya tak pernah mengalami keguguran. Para ilmuwan pun mendapati bahwa sperma dalam kelompok pertama memiliki tingkat kerusakan DNA hingga dua kali lipat.

Lebih lanjut lagi, sperma kelompok pertama diketahuiu mengandung empat kali lipat spesi oksigen reaktif (ROS) dibanding kelompok kedua. Bunda perlu tahu, ROS adalah molekul yang terbentuk oleh sel di dalam air mani guna melindung sperma dari bakteri dan infeksi. Namun pada konsentrasi tinggi, ROS justru bisa memicu kerusakan pada sel sperma. Mengutip dari The Guardian, Jumat (4/1/2019), Dr Channa Jayasena, penulis utama studi, menduga bahwa tingginya ROS pada kelompok pertama disebabkan oleh masih tersisanya bakteri dari infeksi sebelumnya di kelenjar prostat.

Bukan hanya faktor ROS, obesitas pun bisa menjadi pemicu masalah fertilitas. Ini karena tingkat lemak yang terlalu tinggi juga meningkatkan ROS. Kelompok pertama yang dipelajari memang lebih tua daripada kelompok kedua, dengan usia rata-rata 37 tahun atau tujuh tahun lebih tua.

Berat badan mereka juga melebihi kelompok kedua. Mengenai jumlah partisipan yang dipelajari, Jayasena berkata bahwa meskipun studi ini tergolong kecil, tetapi mereka telah berhasil memberi petunjuk baru mengenai penyebab keguguran. Studi selanjutnya bisa dilakukan untuk mengonfirmasi risiko ROS terhadap keguguran, serta mencari perawatan untuk menurunkan tingkat ROS dan kemungkinan keguguran.

Mengenali Penyebab atau Pemicu Keguguran Berikut Upaya Pencegahannya

Selain mengenai kualitas sperma, penyebab keguguran sangat beragam bahkan kadang tak dapat ditentukan secara pasti. Beberapa pemicunya yaitu:

  • Penyakit kronis, seperti diabetes atau penyakit ginjal.
  • Penyakit autoimun, misalnya lupus dan sindrom antifosfolipid.
  • Penyakit infeksi, seperti toxoplasmosis, rubella, sifilis, malaria, HIV, dan gonore.
  • Gangguan hormon, misalnya penyakit tiroid atau PCOS.
  • Kelainan rahim, misalnya serviks yang lemah dan miom.
  • Obat-obatan yang dikonsumsi, seperti obat antiinflamasi nonsteroid, methotrexate, dan retinoid.
  • Kelainan pada rahim, misalnya serviks rahim.

Di lain sisi, Bunda perlu tahu dan berjaga-jaga sebab ada sejumlah faktor yang membuat seorang ibu hamil berisiko mengalami keguguran, yakni:

  • Hamil di atas usia 35 tahun
  • Pernah mengalami keguguran sebelumnya
  • Merokok
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Menyalahgunakan NAPZA

Banyak mitos atau pendapat yang salah mengenai keguguran. Perlu ditegaskan kembali, kondisi-kondisi di bawah ini tidak menyebabkan keguguran:

  • Olahraga, tetapi bisa didiskusikan kembali dengan dokter kandungan mengenai olah raga yang cocok.
  • Konsumsi makanan pedas.
  • Bepergian dengan pesawat terbang.
  • Berhubungan intim.
  • Bekerja, kecuali perkerjaan yang berisiko terpapar zat kimia atau radiasi.

Nah, untuk Bunda yang sedang berbadan dua, tak perlu khawatir. Keguguran dipengaruhi berbagai faktor. Namun secara umum, ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan guna mencegah keguguran meliputi

  • Menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang, terutama meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung serat.
  • Menjaga berat badan normal.
  • Tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, dan tidak menyalahgunakan NAPZA.
  • Menerima vaksin sesuai anjuran dokter untuk mencegah penyakit infeksi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Bun, Menyusui Si Kecil di Malam Hari Bawa Banyak Manfaat Lho

adult-art-baby-235243 (1)

Pasca melahirkan, jam tidur Bunda tentu berubah dan jadi lebih sulit tidur di malam hari. Hal ini lantaran Bunda harus menyesuaikan jadwal menyusui bayi baru lahir yang biasanya dilakukan Bunda pada malam hari. Ya Bun, bayi baru lahir umumnya menyusui setiap 1,5 hingga 2,5 jam baik siang maupun malam. Karenanya, jangan heran bila si kecil akan merengek setiap malam ya Bun. Ini tanda alami kalau ia sedang ingin menyusu.

Menjadi ibu memang butuh pengorbanan. Bayangkan, meskipun didera rasa ngantuk dan tubuh terasa lelah, Bunda tetap harus memberikan ASI untuk bayi. Bunda harus meluangkan waktu untuk mengikuti jadwal menyusui bayi baru lahir yang terbentuk secara alami dari si bayi. Di lain sisi, aktivitas menyusui setiap malam ternyata membawa banyak manfaat lho Bun. Berikut ini adalah beberapa fakta yang Bunda perlu tahu dari aktivitas menyusui bayi baru lahir di malam hari.

Aktivitas Menyusui Ternyata Lebih Banyak Dilakukan di Malam Hari

Dilansir dari situs bellybelly, menyusui bayi di malam hari merupakan bagian penting dari keseluruhan waktu menyusui selama 24 jam. Penelitian telah menunjukkan jika sebagian besar atau sekitar 64% bayi usia 1-6 bulan menyusui antara 1 hingga 3 kali di malam hari (dari jam 10 malam hingga 4 pagi). Lalu, sekitar 20% dari asupan selama 24 jam yang bayi terima, berasa dari pemberian ASI di malam hari. Maka dari itu, lawan kantuk Bunda agar si kecil mendapatkan asupan ASI yang cukup.

Membantu Si Kecil Tidur Lebih Teratur

Bayi memiliki ritme sirkadian atau jam tubuh internal, termasuk jam tidur, yang diatur oleh hormon. Saat bayi menyusu, di dalam ASI terdapat kandungan triptofan, yaitu asam amino yang digunakan oleh tubuh untuk membuat melatonin.

Melatonin adalah hormon yang membantu mengatur tidur. Dengan menyusui, dapat membantu mengembangkan ritme sirkadian bayi dan membantu mereka untuk tidur lebih nyenyak di malam hari, karena mendapatkan melatonin dari ASI.

Melindungi Bayi Dari SIDS

Salah satu alasan yang paling penting mengapa Bunda perlu menyusui si kecil di malam hari yakni untuk membantunya mengurangi risiko kematian mendadak pada bayi atau Sudden Infant Death Syndrom, Bun. Kematian mendadak atau SIDS memang rawan terjadi pada bayi baru lahir.

Bahkan menurut National Health and Medical Research Council, sebuah organisasi kesehatan terkemuka di Australia, menunjukkan jika tidak menyusui meningkatkan risiko SIDS sebesar 56%. Dengan menyusui di malam hari, sesuai dengan permintaan bayi, maka akan mengurangi risiko SIDS.

ASI Akan Mendukung Pertumbuhan Normal yang Alami

Bun, ASI ternyata mengandung zat yang bernama triptofan yang dibutuhkan bayi sebagai pendukung pertumbuhan secara normal. Di dalam tubuh, triptofan bertugas membantu produksi hormon serotonin yang diyakini bisa membantu kestabilan perasaan bayi. Untuk itu, bila si kecil menyusu ASI secara teratur di pagi, siang, dan malam, pertumbuhannya akan semakin baik.

Turut Menambah Berat Badan Bayi

Apabila bayi terlahir dengan berat badan yang kurang atau tubuh kecil, maka Bunda harus sering menyusuinya. Dengan begitu, berat badan dan pertumbuhan bayi dapat mencapai normal. Tips lainnya yang perlu Bunda terapkan adalah jika bayi terlelap di malam hari, tapi sudah sekitar 2 jam ia belum menyusu lagi, maka Bunda dapat membangunkan bayi untuk menyusu. Tidak masalah jika Bunda membangunkan bayi di malam hari untuk menyusu, karena justru itu yang harus Bunda lakukan agar bayi dapat tumbuh dengan baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Agar Tidur Bunda Tetap Nyaman Meski Hamil Dan Berpuasa

adult-beautiful-beauty-935750

Saat menjalani ibadah puasa, otomatis pola tidur kita pun berubah ya Bun. Hal ini juga terjadi pada ibu hamil. Aktivitas bangun dini hari untuk menyiapkan sahur atau sekadar menemani makan sahur keluarga di bulan Ramadan, akhirnya berdampak pada berkurangnya porsi tidur ibu hamil lho.

Penting untuk diketahui, ibu hamil jangan sampai kurang tidur ya. Sebab bila kondisi ini terjadi, tak hanya menurunkan konsentrasi, kurang tidur juga membawa pengaruh terhadap mood, emosi, daya tahan tubuh pun menurun, serta terjadi peningkatan tekanan darah.

Sudahkah Tidur Bunda Cukup Selama Masa Kehamilan?

Dalam masa kehamilan, Bunda juga butuh tidur selama 6-8 jam. Memanng porsi ini sama dengan tidur orang sehat pada umumnya. Hanya saja, berbagai perubahan tubuh kerap membuat ibu hamil gampang lelah dan mengantuk. Itu sebabnya, ibu hamil biasanya perlu tambahan waktu istirahat dan tidur sekitar 30 menit hingga 1 jam setiap rentang 3 hingga 4 jam.

Atur Waktu Istirahat Seefisien Mungkin dengan Tidur Lebih Awal

Agar kebutuhan waktu istirahat dan tidur Bunda tetap terpenuhi selama bulan puasa, cobalah tidur lebih awal, Bun. Bereskan setiap pekerjaan rumah sebelum jam 9 atau 10 malam. Saat semuanya sudah beres, maka saat bangun di waktu sahur, tubuh Bunda tak merasa lelah atau lemas. Selain itu, sempatkan tidur setelah sahur kira-kira satu setengah jam ya Bun. Jadi usahakan waktu sahurnya jangan terlalu mendekati waktu subuh.

Pilih Menu Sahur yang Menyehatkan Juga ya Bun

Kalau Bunda sering bangun terlambat saat sahur, maka sebaiknya pilih menu sahur yang padat gizi dan praktis saat hamil sehingga bisa bangun mendekati Imsak. Misalnya, makan makanan yang cukup dipanaskan beberapa menit sebelum disajikan atau yang dapat disimpan dalam lemari es dan langsung bisa disajikan tanpa perlu dimasak seperti selada sayur/buah. Selain itu, siapkan setiap keperluan sahur sebelum tidur ya Bun.

Luangkan Waktu Istirahat saat Sedang Beraktivitas

Meluangkan waktu istirahat di sela aktivitas, misalnya dengan tidur sejenak setelah sahur dan salat Subuh dan tidur siang jika memungkinkan akan membuat porsi tidur Bunda tercukupi. Dengan begini, Bunda tak akan kurang tidur. Sementara itu, untuk ibu hamil yang bekerja saat puasa, manfaatkan waktu istirahat makan siang untuk juga beristirahat.

Ketahui Kebutuhan Tubuh Bunda Juga ya

Dengan mengetahui kebutuhan tubuh Bunda, maka saat tubuh merasa lelah dan tak sanggup bangun dan menyiapkan makan sahurr, maka tak ada salahnya diskusikan kondisi ini dengan pasangan ya Bun. Bagaimanapun, yang menjadi prioritas saat ini adalah kesehatan tubuh Bunda dan janin. Saat buka puasa, usahakan berbuka saat adzan Maghrib ya Bun. Tak perlu menunda-nunda waktu makan. Supaya Bunda tak perlu menggeser jam tidur jadi lebih lama.

Ikuti saran Dokter

Jika dokter kandungan menyarankan agar saat hamil Bunda tidak berpuasa lantaran tubuh butuh banyak istirahat, sebaiknya Bunda tidak perlu ikut bangun sahur. Siapkan saja makan sahur pada malam harinya, atau minta tolong orang lain. Sementara bagi Bunda yang dibolehkan dokter berpuasa, silahkan saja melaksanakan ibadah puasa termasuk bangun malam guna menyiapkan makan sahur.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Punya Tiga Anak di Usia 25, Natasha Rizky Enggan Tambah Momongan

natasha

Pasca menikah dengan Deddy Mahendra Desta pada 2013, aktris Natasha Rizky kini telah dikaruniai tiga orang buah hati di usianya yang menginjak 25 tahun. Acha-sapaan akrabnya pun mengaku tak mau hamil lagi.

“Enggak mau (hamil lagi). Kasihan dianya (Desta) juga sih sudah tua. Tapi dia kadang suka keceplosan, ‘Kalau nambah lagi kayaknya lucu’,” ujar Natasha seperti dikutip detik.com, Senin (20/5).

Beragam cara dilakukan Acha untuk mengontrol kehamilannya. Namun ternyata tak semua jenis alat KB yang dicoba bisa cocok di tubuhnya. Acha mengakui, jenis KB spiral misalnya, saat dicoba, pemasangan spiral justru membuatnya mengalami pendarahan. Namun, hal itu tak menghalangi artis kelahiran 1993 ini dalam memantapkan hati untuk tidak lagi hamil, terlebih dengan tiga anak yang dimiliki saat ini. Menurutnya, apa yang dimilikinya saat ini sudah cukup.

“Aku bersyukur banget umur 25 tahun anaknya sudah tiga. Aku sudah enggak mau hamil lagi, sudah tutup pabrik. Mudah-mudahan Allah kasih rezekinya segini saja,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top