Parenting

Berefek Buruk, Jangan Pernah Mendidik Buah Hati Dengan Kekerasan Ya Bun!

pexels-photo-38471

Anak layaknya selembar kertas putih yang masih bersih. Didikan orangtua akan membuat kertas bersih itu jadi berisi. Jika anda mendidiknya dengan baik, maka telah telah menulis kertas bersih itu dengan sesuatu yang indah. Sedangkan didikan buruk akan membuat kertas bersih itu jadi tak indah.

Untuk itu, orangtua hendaknya berhati-hati saat mendidik anak. Jangan sampai mendidik anak dengan kasar atau menggunakan kekerasan. Hal-hal negatif berikut merupakan imbas bila orangtua mendidik anak dengan kekerasan.

Saat Memukul Anak, Berarti Anda Sedang Menciptakan Pribadi Yang Kelak Juga Suka Memukul

Anak yang sering dipukul pada masa kecilnya akan menjadikan dia sebagai pribadi yang suka memukul ketika telah dewasa nantinya. Hal itu karena sifat anak-anak yang cenderung meniru. Apa pun yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya, terutama orangtua dan keluarganya akan ditiru oleh anak.

Jika yang dilakukan orang tua adalah perilaku memukul dan berbagai kekerasan lainnya, maka perilaku-perilaku seperti itulah yang akan ditiru oleh anak saat dia sudah dewasa. Selain itu dengan melakukan kekerasan maka akan menimbulkan anggapan pada anak bahwa memukul dan melakukan kekerasan adalah cara yang harus dilakukan untuk menundukkan orang lain.

Hubungan Antara Orangtua Dengan Anak Pun Jadi Buruk

Sseharusnya hubungan antara orang tua dengan anaknya adalah hubungan yang didasari oleh cinta dan kasih sayang. Tapi hal ini tidak akan terjadi jika yang anda berikan untuk anak-anak adalah kekerasan dan juga pukulan. Jika memang harus memberikan hukuman kepada anak maka hindari menggunakan kekerasan. Berikan hukuman yang mendidik, sekaligus dapat membuat anak jera untuk mengulangi kesalahannya.

Kekerasan Fisik Yang Diterimanya Akan Membuat Dia Memiliki Rasa Dendam Pada Orang-orang Yang Melakukannya

Anak yang terlalu sering mendapatkan pukulan dan berbagai kekerasan fisik lainnya akan menyebabkan dia memiliki rasa dendam kepada orang-orang yang melakukannya. Dan jika dibiarkan maka bukan tidak mungkin rasa dendamnya itu akan menimbulkan masalah baru dikemudian hari.

Anak Jadi Memiliki Asumsi Yang Salah Pada Cara Penyelesaian Masalah

Kebanyakan dari orangtua yang melakukan kekerasan pada anaknya bertujuan agar mereka menuruti keinginan anda. dan jika mereka tidak menurutinya maka anda pun akan memukulnya. Jika dilakukan terus menerus maka asumsi ini pun akan menular pada anak. anak merasa bahwa kekerasan adalah solusi yang terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah. Dampaknya anak bisa menjadi orang-orang yang agresif dan suka melakukan kekerasan.

Perangai Anak Berubah Agresif, Hubungan Sosialnya Pun Ikut Memburuk

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa anak yang sering mendapatkan kekerasan akan berpengaruh pada sifatnya yang agresif dan suka melakukan kekerasan. Sifat-sifat inilah yang menjadikannya tidak memiliki teman. Orang-orang akan menjauhinya karena perangainya yang agresif dan suka melakukan kekerasan pada orang lain.

Ternyata begitu buruk dampak yang ditimbulkan jika mendidik anak dengan menggunakan kekerasan. Dampak itu mungkin tidak dirasakan secara langsung saat itu tapi justru akan terjadi beberapa belas tahun atau bahkan beberapa puluh tahun kemudian setelah anda memukulnya. Dan akibatnya bisa lebih parah daripada yang anda lakukan pada anak sewaktu masih kecil dulu. Untuk itu didiklah anak-anak sebaik mungkin tanpa menggunakan kekerasan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top