Hiburan Anak

Berbagi Cerita, Berbicara dan Bernyanyi Setiap Hari Membantu Perkembangan Anak. Sudahkah Melakukannya Hari ini?

dongeng anak

 

Waktu yang Anda habiskan untuk memeluk anak-anak Anda, melihat mereka terlibat dalam sebuah kisah yang diceritakan kepada mereka dari bibir Anda sendiri, adalah pengalaman yang tak ternilai. Di atas nilai sentimental, semakin banyak penelitian yang membuktikan bagaimana membaca memberikan banyak keuntungan dalam masa perkembengan anak-anak.

Mengapa Membaca Itu Penting Untuk Bayi dan Anak-Anak

Berbagi cerita, berbicara dan bernyanyi setiap hari membantu perkembangan anak Anda.

Anda membantu anak Anda menjadi akrab dengan suara, kata-kata, bahasa dan nilai dari sebuah buku. Ini semua membangun keterampilan keaksaraan awal anak Anda, membantu dia untuk berhasil di kemudian hari.

Membaca cerita memicu imajinasi anak Anda, merangsang rasa ingin tahu dan membantu perkembangan otak. Ilustrasi menarik dan pola kata – seperti sajak – bisa mengajarkan anak Anda berbicara tentang apa yang dia lihat dan berpikir, dan membantunya memahami pola-pola bahasa.

Menjelajahi cerita juga membantu anak Anda belajar perbedaan antara ‘nyata’ dan dapat membantu mengembangkan ide mereka sendiri.

Membaca atau bercerita juga bisa cara yang aman untuk mengeksplorasi emosi yang kuat, yang dapat membantu anak Anda memahami perubahan, serta peristiwa baru atau menakutkan. Buku tentang pergi ke dokter gigi atau rumah sakit, mulai dari perawatan anak atau membuat teman baru akan membantu anak Anda belajar tentang dunia di sekelilingnya. Berbagi cerita dengan anak Anda tidak berarti Anda harus membaca

Membaca adalah salah satu cara termudah untuk meningkatkan kesiapan sekolah. Ketika Anda membaca untuk anak Anda, Anda sedang membangun kosakata, bahasa dan keaksaraan keterampilan mereka, sambil meningkatkan konsentrasi, rasa ingin tahu dan memori.

Sukses di Sekolah. Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dengan banyak buku di rumah cenderung lebih sukses di sekolah.

Membaca bersama-sama membangun hubungan keluarga yang kuat. Dengan berpelukan bersama-sama dengan buku yang bagus, Anda mengajarkan anak Anda bahwa membaca adalah menyenangkan-bahkan untuk orang dewasa.

Buku adalah cara yang bagus untuk mengajar anak-anak bagaimana menangani pengalaman baru dan situasi tertekan. Cerita dapat membantu anak-anak memahami, berbicara tentang dan menangani segala sesuatu dari mulai sekolah baru sampai hilangnya hewan peliharaan.

Hanya dengan melihat buku dengan anak Anda, Anda bisa menjadi pendongeng yang hebat dan contoh yang baik untuk menggunakan bahasa dan buku. Anak Anda akan belajar dengan menonton Anda memegang sebuah buku dengan cara yang benar dan melihat bagaimana Anda bergerak melalui buku dengan lembut memutar halaman.

Membaca cerita dengan anak-anak memiliki manfaat untuk orang dewasa juga. Waktu khusus ini dapat memperkuat  ikatan dan membantu membangun hubungan Anda, meletakkan dasar untuk anak Anda secara sosial, komunikasi dan keterampilan interpersonal.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Membaca Dan Bercerita

dongeng anak, gambar dongeng anak

Pada saat tidur, waktu mandi, waktu buang air, di kereta, di bus, di dalam mobil, di taman, di kereta dorong bayi, di ayunan, ketika Anda berada di ruang tunggu… setiap saat adalah saat yang tepat untuk bercerita! Anda dapat membuat buku sebagai bagian dari rutinitas harian Anda – membawa mereka dengan Anda untuk berbagi dan menikmatinya dimana saja.

Mengetahui kapan harus berhenti bisa sama pentingnya dengan menemukan waktu untuk berbagi cerita di tempat pertama. Perhatikan reaksi anak Anda untuk cerita, dan berhenti jika dia tidak menikmatinya. Anda selalu dapat mencoba sebuah buku cerita di lain waktu.

Jika Anda tidak memiliki buku, atau tidak dapat bercerita, jangan khawatir. Ada banyak cara lain untuk membaca bersama anak Anda untuk dapat berbagi huruf, kata-kata dan gambar. Sebagai contoh, Anda dapat melihat:

• Kemasan barang yang ada di rumah atau di supermarket, terutama kemasan makanan
• Label pakaian – apa yang tertulis pada label t-shirt? Apa warnanya?
• Surat dan catatan – apa saja yang tertulis disana? Siapa yang mengirim mereka?
• Rambu-rambu atau poster di toko-toko, atau di bus dan kereta api – menunjuk rambu atau plang yang memiliki huruf sama dengan nama anak Anda
• Menu restoran- ini bisa menjadi hal yang menyenangkan bagi anak-anak untuk melihat dan mengetahui apa yang mereka ingin makan.

Tips Untuk Berbagi Buku Dengan Bayi Dan Anak Kecil

• Buatlah rutinitas dan cobalah membaca setidaknya satu buku setiap hari. Sebuah kursi membaca di mana Anda berdua nyaman dapat menjadi bagian dari rutinitas Anda membaca.
• Matikan TV atau radio, dan tentukan tempat yang tenang untuk membaca sehingga anak Anda dapat mendengar suara Anda.
• Pegang anak Anda dekat atau di lutut Anda saat Anda membaca, sehingga dia bisa melihat wajah Anda dan buku yang dibaca.
• Cobalah suara lucu dan suara  aneh- bermain dan bersenang-senanglah!
• Libatkan anak Anda dengan mendorong pembicaraan tentang gambar, dan dengan mengulang kata-kata yang akrab dan frase.
• Kunjungi perpustakaan setempat Anda – tempat gratis untuk bergabung dan meminjam.
• Biarkan anak Anda memilih buku ketika ia cukup tua untuk mulai bertanya.
• Bersiaplah untuk membaca buku-buku favorit lagi dan lagi!
• Jika Anda memiliki lebih dari satu anak, mereka dapat berbagi buku dengan anak-anak Anda yang lebih muda, atau Anda dapat membaca semua bersama-sama. Bergiliran, mengajukan pertanyaan dan mendengarkan jawaban merupakan keterampilan penting yang akan membantu anak Anda ketika dia mulai belajar membaca.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Jangan Mau Didikte Tayangan Yang Itu-Itu Saja, Bunda Harus Merdeka Memilih Program TV Untuk Anak

Four-kids-watching-a-movie

Sejatinya sah-sah saja mengizinkan anak-anak menonton televisi. Apalagi saat momen golden age, anak-anak lebih cepat menangkap informasi. Apabila mereka menonton tayangan yang mengandung konten positif, bukankah hal itu baik bagi perkembangan si kecil?

Hanya saja belakangan muatan dalam acara televisi tak lagi ‘ramah’ untuk anak-anak. Di samping itu, kurangnya perhatian orangtua menyortir tayangan mana yang layak menjadi tontonan buah hati membuat banyak anak-anak yang akhirnya terperangkap pada tayangan televisi yang hanya mengejar rating penonton. Belum lagi dengan dampak yang akan ditimbulkan ke depannya.

pexels-photo-236215

Jumlah Tayangan Sinetron di Beberapa Stasiun TV Membuat Anak Tak Punya Pilihan Saat Menonton

Satu stasiun tv paling sedikit menayangkan dua sinetron dalam durasi lebih dari dua jam. Jika dua hingga lima stasiun tv lokal menjadikan sinetron sebagai program andalan mereka, maka anak-anak pun mau tak mau ikut menonton tayangan yang ada di tv. Jika si kecil terus-menerus melakukan hal ini, akan timbul pula dampak bagi psikologisnya.

pexels-photo-301977

Selain Krisis Tayangan Bermutu, Nyatanya Anak-Anak Pun Mulai Kesulitan Mendengar Lagu-Lagu Sesuai Usianya

Mulai dari radio hingga televisi, bunda pasti kesulitan menemukan lagu bergenre anak-anak. Karena memang saat ini lagu-lagu yang ada ditujukkan untuk orang dewasa. Tapi lantaran tak ada lagu yang mewakili usianya, mau tak mau anak-anak ikut mendengarkan lagu tersebut kemudian jadi hapal di benaknya. Bukankah tak lazim melihat anak-anak fasih menyanyikan lagu cinta-cintaan?

pexels-photo-321441

Efek Paling Buruk Yaitu Saat Si Kecil Mulai Menirukan Apa Yang Ditontonnya Lewat Televisi

Anak-anak dikenal sebagai peniru yang cakap. Baik meniru kebiasaan orangtuanya maupun sekitarnya. Selain itu, mereka pun akan meniru tokoh yang menurutnya layak dijadikan figur idola. Tak jarang aksi para tokoh utama dalam sinetron masa kini pada akhirnya ditiru dan dijadikan ‘mainan’ anak-anak saat berinteraksi dengan teman sebayanya. Hal ini mulai masuk fase yang mengkhawatirkan jika si kecil mulai meniru adegan yang tergolong kasar seperti berkelahi, melabrak, atau melakukan bullying lewat kata-kata.

pexels-photo-235554

Apabila Sudah Terlanjur, Perlu Peran Aktif Orangtua Untuk Memberi Penjelasan

Tidak ada kata terlambat bagi orangtua untuk mengarahkan buah hati mereka. Jika si anak sudah terlanjur menonton sinetron atau menyanyikan lagu-lagu dewasa yang berbau percintaan, sudah selayaknya orangtua memberi penjelasan sesuai dengan kapasitas perkembangan si kecil. Misalnya menjelaskan pada si kecil apa itu cinta dan apa yang membuat orang harus mencintai orang lain atau sesama.

Mengarahkan anak kepada hal yang positif adalah salah satu cara menghalau dampak negatif yang sewaktu-waktu bisa timbul jika sudah terlanjur menonton tayangan tersebut. Baru kemudian orangtua bisa mengarahkan anak agar tak lagi menonton sinetron. Sejatinya tak perlu larangan keras, kuncinya hanya pengawasan yang lebih jeli dari orangtua.

pexels-photo-333529

Kedepannya Anak Perlu Dilindungi Dan Diberi Pilihan Tayangan Yang Sesuai Usianya

Nah, tentunya kita sebagai orang tua yang harus pandai mengatur tayangan untuk anak bukan? Agar tak lagi “kecolongan”, Bunda bisa memilih BigTV sebagai penyedia layanan televisi di rumah. Karena BIGTV memberikan solusi tayangan TV yang BERKUALITAS, MENDIDIK dan AMAN bagi perkembangan anak Anda. Setidaknya ada 5 fitur BigTV yang bisa dimanfaatkan untuk memberi anak tayangan yang berkualitas.

Pertama Decoder Lock, BIGTV memberikan fasilitas untuk orang tua dapat mengatur/membatasi waktu anak kita dalam menonton tayangan televisi. Hal ini penting karena mengatur durasi alias lamanya anak menonton televisi jadi faktor utama sukses tidaknya orang tua mendidik anak dengan televisi.

Kedua Parental Lock, BIGTV memberikan kemudahan untuk mengatur tayangan atau program sesuai usia anak. Dengan opsi ini tentunya tidak ada lagi cerita anak mengakses tayangan yang belum sesuai usianya bukan?

Ketiga Channel Lock, BIGTV membantu kita untuk dapat mengunci channel/program tertentu yang tidak aman untuk anak Anda. Untuk channel yang memang sama sekali tak boleh diakses, bunda punya pilihan untuk menguncinya total sehingga aman dari jangkauan anak-anak.

Keempat HD Quality, Channel BIGTV berkualitas High Definition/HD, sehingga tayangan BIGTV lebih tajam, jelas dan nyaman ditonton oleh anak. Mengingat anak secara indera masih terus dalam perkembangan tentunya penting untuk membuat matanya tetap nyaman dengan tayangan yang tajam dengan kualitas High Definition.

Kelima Bilingual, BIGTV hadir dalam 2 bahasa yaitu Indonesia dan Inggris yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak. Melalui fitur ini anak akan secara tak sadar dan gembira mempelajari bahasa inggris melalui tayangan favoritnya.

Untuk mencicipi fitur tersebut Bunda bisa memanfaatkan program promo Gelegar Kemerdekaan Big TV. Salah satunya Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Atau bisa mencoba Paket BIG SUN UNLIMITED yang dengan harga terjangkau mulai dari 329 ribu/bulan kita akan mendapatkan 80 Channel (53 Channel SD + 27 Channel HD), akses internet unlimited dan akses gratis untuk menonton channel-channel BIGTV melalui laptop, tablet atau smartphone.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV. Yuk siapkan fasilitas tayangan sehat untuk si buah hati!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Meski Jadi Ibu Rumah Tangga, Bunda Juga Tetap Perlu Me Time

Hampir semua perempuan yang memilih menjadi istri sekaligus ibu, tak pernah membayangkan apa yang kemudian akan dihadapinya kelak. Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu 24 jam sehari dengan 7 hari seminggu. Tidak mengenal jam istirahat dan tak ada hari libur. Mulai dari merawat anak, mendidiknya, menyayangi pasangan, merawat rumah dan setumpuk kewajiban lain yang harus diselesaikan tiap harinya.

Hal tersebut memang benar adanya. Namun Bunda, meski demikian keadaannya, bukan berarti bunda harus melupakan me time yang mungkin saat sebelum menikah jauh lebih sering dilakukan. Me time atau waktu untuk menyenangkan diri sendiri adalah hak setiap orang, termasuk bagi seorang ibu rumah tangga.

Mengapa? Karena dengan me time nyatanya ampuh mengusir rasa suntuk, penat, bosan, atau bahkan lelah dari seorang ibu rumah tangga. Bukankah rumah tangga akan bahagia bila bunda pun bahagia?

Ibu yang Tak Punya Me Time Rentan Depresi yang Membuat Emosinya Bisa Meledak Sewaktu-waktu

ibu depresi

Meski dari luar terlihat baik-baik saja, bunda yang tak punya kesempatan untuk me time sejatinya tengah menimbun depresi. Jika terus dibiarkan, emosi dan depresi bunda yang sudah menumpuk bisa saja meledak sewaktu-waktu. Sayangnya banyak Bunda yang tak menyadari hal ini dan membiarkan tekanan ini terus menumpuk dalam diri.

Bahkan Sedihnya Karena Tertekan dengan Segala Rutinitas Pekerjaan Rumah, Bunda pun Rentan Melampiaskan Kekesalan pada Anak-anak

anak takut

Nyatanya me time memang sangat diperlukan. Efeknya bukan hanya pada bunda saja, karena seringkali jika bunda sudah kesal, anak-anak menjadi pelampiasan. Karena depresi dan lelah menyatu, bunda mulai berpikir bahwa anak-anak yang membuatnya tak memiliki me time seperti dulu.

Bunda itu Ibarat ceret air kebahagian. Tak mungkin bisa menuang kebahagiaan ke seluruh keluarga jika bunda sendiri tak bahagia bukan?

Ujungnya Bunda Bisa Mulai Menyesal dengan Pernikahan. Agar Hal itu Tak Terjadi, Sebaiknya Bunda Segera Konsultasi dengan Suami untuk Melakukan Me Time

berdua suami

Berkonsultasi dengan suami mengenai masalah ini sangatlah perlu. Karena nyatanya masih ada yang merasa tidak puas dengan kehidupan pernikahannya meski sang suami memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Padahal, Pernikahan yang telah bunda lalui bersama suami bukanlah hal yang layak disesali. Pasti suami mengizinkan apalagi demi kebahagiaan bunda.

Penelitian pun Mengatakan Menyediakan Waktu Me Time Ternyata Memberi Manfaat Baik Secara Psikologis dan Meningkatkan Kesejahteraan di dalam Keluarga

keluarga

Hasil studi dari Alyssa Westring, asisten professor di DePaul University, Chicago dan Stew Friedman, professor manajemen di Wharton School membuktikan bahwa me time penting dan bermanfaat bagi individu. Mereka melakukan penelitian terhadap sekumpulan orang dewasa yang berstatus ayah dan ibu yang rutin menyediakan waktu me time sepanjang 12-15 minggu ternyata mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan pribadi, kepuasan kerja, maupun kepuasan bersama keluarga mereka. Hal itu lantaran me time memberi manfaat baik secara psikologis dan fisik.

Saat Sudah Merencanakan Waktu Me Time, Yakinkan pada Suami Bahwa Semua Urusan Rumah Tangga Tetap Akan Berjalan Normal Selama Bunda Istirahat

ayah anak

Ada kalanya saat berkonsultasi, suami bisa saja tak setuju saat bunda harus meninggalkan urusan rumah tangga. Jika demikian, bunda harus pintar-pintar bernegosiasi dan meyakinkannya. Apalagi jika bunda telah memiliki rencana yang matang dan optimis jika me time tak akan mengganggu rutinitas dan urusan rumah tangga yang selama ini bunda kerjakan.

Tak ada salahnya meminta tolong pada orang terdekat selain suami jika memang bunda merasa perlu bantuan untuk membereskan urusan ini. Namun bunda juga bisa mencoba cara lain yaitu dengan melibatkan suami dalam mengurus rumah dan mengasuh anak secara bertahap. Jadi ketika tiba waktunya bunda beristirahat, suami tak akan kaget dan lebih santai karena sudah terbiasa menangani masalah keluarga.

Me Time Bisa Dilakukan Dimana Saja, Termasuk Di Rumah Menonton Tayangan Favorit

menonton televisi

Kekeliruan yang sering terjadi adalah berpikir bahwa me time haruslah berlibur dengan memakan waktu yang lama dan perlu perencanaan matang. Padahal sesungguhnya esensi dari me time adalah dengan menyisihkan waktu “istirahat” untuk diri sendiri.

Hal ini bisa bunda lakukan di rumah dan setiap hari kok. Seperti juga semua aktivitas pekerjaan lainnya, Bunda bisa beristirahat dan menarik nafas sejenak. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan mulai dari membaca buku hingga menonton tayangan televisi yang mengasyikan.

Nah, untuk Me Time tentunya bunda akan membutuhkan banyak pilihan tayangan bukan? Jangan sampai waktu istirahat bunda tak maksimal karena terpaksa menonton tayangan dengan pilihan program yang terbatas.

Salah satu yang pantas Bunda lirik itu BigTV. Apalagi penyedia layanan televisi satelit terbesar di Indonesia ini punya promo gelegar kemerdekaan. Dengan berlangganan paket Eazy 12 bulan bunda bisa merdeka selama 3 bulan plus bisa mengupgrade semua channel.

Atau Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Paling tidak, untuk di rumah Bunda bisa menikmati tayangan FirstMediaX dimana saja di seluruh ruangan. Apalagi paket ini sudah juga disertakan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps unlimited. Sementara untuk akses internet di luar rumah akan diberikan starter pack bolt gratis.

Kalau 69 channel belum cukup, Bunda bisa memilih Eazy 1 Big Star Unlimited dengan harga 439 ribu rupiah per bulan. Pilihan Channelnya lebih banyak hingga 92 channel dengan 32 diantaranya sudah berkualitas HD. Tambahannya Bunda tetap punya akses ke FirstMediaX, plus akses internet hingga 20 Mbps unlimited dan starter pack bolt gratis.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV di sini. Yuk siapkan fasilitas untuk Me time Bunda!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top