Kesehatan Ibu & Anak

Bayi yang Lahir Lebih dari 41 Minggu, Lebih Pintar Matematika Loh, Bun

pexels-photo-459953

Selama bayi berada di dalam kandungan, perkembangan otaknya terus terjadi setiap waktu. Dan normalnya, bayi akan lahir setelah berada di dalam kandungan selama 40 minggu. Nah kalau bayi belum lahir kendati sudah melebihi due date yang diperkirakan dokter kandungan, bukan berarti pertumbuhan dan perkembangan otaknya terhenti. Justru itu pertanda baik karena sel-sel pada otak bayi semakin matang lagi dalam proses perkembangannya.

The New York Daily News melaporkan sebuah studi 2012 yang diterbitkan di Pediatrics bahwa bayi yang lahir lebih dari 41 minggu memiliki kemampuan membaca dan matematika yang lebih kuat daripada bayi yang lahir lebih cepat hingga usia kehamilan 37 minggu. Tapi kecerdasan bayi bukan hanya ditentukan berdasarkan berapa lama ia berada di dalam kandungan. Faktor-faktor lain dari luar kandungan pun bisa ikut berpengaruh terhadap kecerdasan bayi lho, Bun.

Demi Si Kecil Agar Tumbuh Jadi Bayi yang Cerdas, Hindari Mencicip Akar Manis atau Licorice Saat Hamil

pexels-photo-1145997

Pernahkah Bunda mengonsumsi makanan yang satu ini? Bunda perlu tahu, menurut penelitian tahun 2009 dari University of Edinburgh di Skotlandia dan Universitas Helsinki di Finlandia, mendapati temuan jika mengonsumsi akar manis saat hamil ternyata bisa berdampak negatif pada kecerdasan bayi.

Ada Bunda yang sewaktu hamil ingin makan licorice? Kalau iya Bunda perlu tahu penelitian tahun 2009 dari University of Edinburgh di Skotlandia dan Universitas Helsinki di Finlandia menemukan kalau makan licorice saat hamil bisa berdampak negatif pada kecerdasan bayi.

Hindari Stres Saat Hamil, Pancing Agar Mood Bunda Selalu Aman                   

 pexels-photo-254069

Ikatan antara ibu dan anak memang tak bisa dibohongi. Kalau Bunda stres, pasti membawa pengaruh tersendiri bagi bayinya. Live Science melaporkan, dua peneliti mereka yaitu Elysia Poggi Davis dan Pilyoung Kim menemukan hormon stres yang terpapar ke bayi saat Bunda hamil bisa berdampak lebih lama dari yang dibayangkan lho Bun. Kalau hal semacam ini terjadi terus-menerus, tentu akan berdampak pada perkembangan otak si kecil ‘kan, Bun?

Diskusilah dengan Dokter Kandungan Bunda Terkait Intensitas Morning Sickness

 pexels-photo-618923 (1)

Faktanya, morning sickness yang dialami Bunda akan memberi pengaruh juga pada si kecil. Reuters melaporkan sebuah studi di tahun 20009 dimana morning sickness ternyata memberi dampak pada perkembangan mental dan kecerdasan bayi.

Para peneliti mencatat anak-anak ini masih dalam rentang normal pada tes kecerdasan. Tapi mereka mendapat skor lebih tinggi di tes tertentu terutama jika ibu mengalami morning sickness lebih sering saat hamil.

Bahkan Masalah Tiroid Pun Bisa Membawa Pengaruh Terhadap Waktu Kelahiran Buah Hati Lho, Bun

pexels-photo-346796

Masalah tiroid pada ibu hamil pun bisa mempengaruhi kecerdasan bayi. Karenanya, demi menghindari masalah ini, coba untuk skrining hormone tiroid sebelum hamil ya, Bun.

Dr Lise Eliot, PhD, penulis ‘What’s Going On in There? How the Brain and Mind Develop in the First Five Years of Life‘ mengatakan terlalu banyak atau tidak cukupnya hormon tiroid dalam darah saat hamil bisa merugikan. Tingkat yang terlalu rendah dapat dikaitkan dengan IQ bayi yang lebih rendah di kemudian hari.

Demi Kesehatan Bayi, Yuk Bun Konsumsi Lebih Banyak Omega Tiga

pregnant-pregnancy-mom-child

Ibu hamil tentu harus makan makanan yang sehat ya,Bun. Untuk itu, jangan lupakan asupan makanan yang mengandung omega-3. Mengutip dari BBC, konsumsi omega-3 saat hamil sangat penting karena penelitian telah menunjukkan omega-3 bisa meningkatkan perkembangan mental.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Seiring Bertambahnya Usia, Kesehatan Kognitif Bunda Juga Perlu Diprioritaskan Juga

active-activity-beach-634030

Bun, kesehatan kognitif seseorang sangat penting untuk dijaga. Sekalipun Bunda sekarang selalu memprioritaskan kesehatan keluarga, jangan lupa untuk tetap menjaga badan dan pikiran Bunda sendiri agar tetap sehat.

Kesehatan fungsi kognitif tak bisa diabaikan, sebab bila terjadi penurunan fungsi, hal ini akan berdampak dengan penyakit yang sudah menanti di usia lanjut. Salah satu penyakitnya adalah Alzheimer, di mana penyakit yang satu ini akan menurunkan kualitas hidup.

Bunda perlu tahu, bila sudah mengalami alzheimer, maka ketrampilan berpikir dan fungsi mental pun akan menurun sehingga seseorang akan kehilangan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas bahkan yang paling sederhana sekalipun.

Untuk mengatasi masalah ini, jadi penting untuk kita meningkatkan kesehatan kognitif ini. Melansir dari Boldsky inilah beberapa hal yang dapat membantu Bunda untuk mempertahankan fungsi kognitif.

Bunda Perlu Memantau Sekaligus Mempertahankan Tekanan Darah dan Kolesterol

Banyak penelitian yang menunjukkan bila ternyata ada korelasi antara tekanan darah dan kesehatan otak nih Bun. Jadi, ketika ada gangguan pada tekanan darah maka akan terjadi kerusakan jaringan otak. Tekanan darah yang tinggi akan menurunkan fungsi kognitif dan merusak jaringan otak. Untuk itu, memantau sekaligus menjaga agar tekanan darah tetap stabil akan sangat membantu Bunda meminimalisir penyakit Alzheimer.

Selalu Perbanyak Asupan Asam Lemak Omega 3 Serta Asupan Vitamin B12, Bun

Bun, asam lemak omega 3 memiliki peran untuk mencegah penyakit neurodegeneratif di kemudian hari. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan neuro adalah Alzheimer. Untuk itu, yuk Bun tingkatkan lagi asupan asam lemak omega 3 dari bahan-bahan seperti ikan berlemak, telur, kacang, dan biji-bijian akan menurunkan risiko Alzheimer. Selain itu, juga cukupkan gizi si kecil dengan vitamin B12. Vitamin yang satu ini punya peran penting untuk meningkatkan fungsi kognitif lho Bun.

Bila Perlu, Perbanyak Makanan atau Minuman Herbal

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memadukan herbal seperti ginko biloba dan ginseng akan meningkatkan fungsi kognitif. Herbal ini dipercaya sebagai nutrisi untuk meningkatkan daya ingat dan menajamkan otak. Selain itu herbal ini dapat menurunkan kecemasan dan melindungi otak dari tumor.

Bunda Juga Disarankan untuk Mengonsumsi Buah-buahan yang Kaya Akan Antioksidan

Nutrisi yang ada di dalam buah beri berperan untuk melindungi otak dan akan memperlambat penurunan fungsi otak akibat usia. Fitokimia dan antioksidan yang ada pada beri juga membantu mengurangi stres dan peradangan otak yang meningkatkan risiko penyakit Alzheimer.

Serta Tetap Aktif Secara Fisik ya Bun

Terlepas dari asupan bernutrisi, untuk menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer Moms juga harus aktif secara fisik. Hal ini karena aktivitas fisik dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan menjaga pembuluh darah tetap sehat.

Untuk itu, tetap sering-sering melakoni aktivitas fisik seperti jogging atau jalan cepat ya Bun. Aktivitas ini tentu akan membantu jaringan otak untuk menghasilkan banyak mitokondria yang dapat menjaga fungsi kogniti, Bun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Ibu Hamil dengan Darah Rendah Harus Perhatikan Hal Ini

abdomen-active-activity-396133

Bun, banyak ibu hamil yang mengkhawatirkan risiko tekanan darah selama kehamilan. Memang sih Bun, tekanan darah juga harus diperhatikan. Tapi jangan hanya khawatir ketika tekanan darah naik, faktanya, saat Bunda mengalami darah rendah, hal tersebut juga berisiko lho Bun. Segera cari cara penanganan bila Bunda mengalami tekanan darah rendah.

Melansir Motherhow, Bunda yang sedang hamil sebaiknya mengecek tekanan darah secara teratur selama kehamilan. Pengecekan itulah yang membantu mengetahui kondisi kesehatan Bunda selama hamil. Jika tekanan darah Bunda menjadi lebih rendah 100/60 saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter.

Bila tekanan darah rendah tak diatasi, aktivitas Bunda akan terganggu dan membuat Bunda tak nyaman. Bahkan berisiko menyebabkan sirkulasi darah melambat dan organ-organ internal calon ibu dan janin kekurangan oksigen. Sebab, pasokan darah yang rendah berhubungan langsung dengan berbagai masalah perkembangan janin serta komplikasi selama persalinan, Bun.

Sirkulasi darah yang buruk di plasenta, sebagai sumber utama oksigen dan nutrisi untuk bayi dapat menyebabkan insufisiensi plasenta. Kondisi ini membuat janin tidak dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangannya secara normal. Janin pun mulai kelaparan dan mati lemas.

Kondisi terburuk yang mungkin terjadi dalam situasi tersebut yakni keguguran. Jika tekanan darah dibiarkan dan tidak diobati maka pada akhir kehamilan dapat menyebabkan gestosis, yakni komplikasi kehamilan yang parah dimana mengakibatkan disfungsi organ internal ibu hamil.

Tak hanya itu, tekanan darah selama kehamilan dapat menyebabkan dampak fatal bagi bayi. Bahaya lain yang mungkin terjadi yakni tekanan darah yang rendah menyebabkan pusing selama kehamilan dimana bayi bisa mati jika ibunya pingsan.

Dr Debra Rose Wilson, PhD, associate professor and holistic health care mengatakan, memang tak ada perawatan khusus untuk mengatasi tekanan darah rendah selama kehamilan.

“Dokter biasanya tidak merekomendasikan obat untuk ibu hamil kecuali gejalanya serius atau kemungkinan komplikasi. Tekanan darah ibu hamil pun biasanya akan meningkat dengan sendirinya selama trimester ketiga kehamilan,” jelas Wilson dikutip dari Health Line.

Kendati demikian, Bunda dengan riwayat tekanan darah rendah sebaiknya harus tetap melakukan hal-hal yang dapat mencegah atau memicu tekanan darah menurun ya Bun. Jika ibu hamil mengalami gejala tekanan darah rendah seperti pusing, segera lakukan langkah-langkah berikut ini:

1.  Bila sedang duduk atau berbaring, tak usah bangun dengan cepat. Santai saja ya Bun.
2.  Jangan berdiri lama-lama karena bisa membuat Bunda pusing dan memicu tensi darah menurun.
3.  Makan makanan kecil sepanjang hari. Menjaga asupan dapat membantu membuat tekanan darah stabil.
4.  Jangan mandi atau berendam air panas
5.  Minum lebih banyak air setiap harinya ya Bun.
6.  Kenakan pakaian longgar. Pakaian yang terlalu ketat tak baik untuk peredaran darah.
7.  Konsumsi makanan sehat dan suplemen prenatal selama kehamilan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mom Life

Bun, Yuk Mix And Match Pakaian Serba Hitam Supaya Kelihatan Lebih Menarik

back-back-view-black-dress-1306585

Pakaian serba hitam sudah menjadi salah satu fashion wajib yang ada di lemari banyak orang. Warna hitam memang cenderung aman dan bisa dipakai kapan saja, dimana saja, bahkan untuk acara apa saja. Bahkan mungkin ada lho perempuan yang memiliki baju dengan dominan warna hitam tanpa terlihat monoton.

Memang iya Bun, menurut Menurut Pure Wow, dengan sedikit mix and match, Bunda bisa membuat tampilan dengan pakaian hitam kamu jadi terlihat lebih menarik. Berikut ini tips-tipsnya.

Berikan Sentuhan Aksesori pada Pakaian Bunda

Saat Bunda menggunakan pakaian yang serba hitam, maka berikan aksesori seperti sepatu hak dengan tali atau tas dengan warna dan motif yang menarik. Sementara untuk aksesori di tubuh, Bunda dapat menyematkan anting, kalung, atau cincin. Yang penting, pilihlah aksesori yang mewakili kepribadian Bunda.

Beranikan Diri Bermain dengan Tekstur dan Memadukan Berbagai Ukuran

Bila Bunda mulai merasa bosan dengan pakaian yang serba hitam, maka padukan baju hitam Bunda dengan elemen menarik. Misalnya, baju rajutan bisa dipadukan dengan celana bahan favorit Bunda supaya lebih edgy.

Nah, Bunda juga dapat bermain dengan beragam ukuran baju. Tapi ingat, jangan sampai terlihat berlebihan, misalnya atasan yang terlalu ketat dan bawahan yang ketat. Padukan bawahan yang kecil dengan atasan yang lebih longgar, misalnya t-shirt yang oversized.

Tapi Selalu Utamakan kenyamanan ya Bun

Gunakan pakaian yang praktis dan mudah namun tetap terlihat stylish. Kuncinya memang pintar-pintar memilih busana warna hitam supaya tetap nyaman saat dikenakan. Tak hanya pakaian, pastikan aksesori pendukung juga membuat Bunda nyaman. Misalnya, Bunda dapat menggunakan sepatu flat atau sepasang sandal hak tinggi untuk berkumpul bersama teman-teman Bunda.

Sesekali Beranikan Diri Bermain dengan Menggunakan Pakaian see-through dan Aksesori Warna-warna Lain

Bahan kain tipis yang lebih dikenal dengan sebutan see-through dapat membuat penampilan Bunda yang gemar memakai busana warna hitam terlihat lebih menarik. Bahan pakaian yang satu ini pun disukai karena tak membuat pemakai merasa gerah.

Selain itu, melawan hitam dengan warna lain adalah hal yang mudah. Bunda bisa padukan dengan warna merah. Misalnya tas kecil berwarna merah menyala dan lipstik berwarna ruby untuk membuat penampilan kian menonjol. Bisa juga menggunakan hal simpel seperti sepatu berwarna putih yang akan menonjol di antara warna hitam.

Tetap simpel dan Jangan berlebihan

Ingat ya Bun, terusan hitam sederhana terlihat kasual dan keren ketika Bunda dapat menjaga semua elemen lainnya tetap sederhana. Heels dan kardigan yang nyaman juga sudah membuat pakaian Bunda terlihat lebih stylish.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top