Parenting

Bayi anda Menangis terus? Atasi dengan langkah-langkah berikut ini!

Bayi anda Menangis terus- Atasi dengan langkah-langkah berikut ini!

Mungkin anda sebagai orang tua merasa risau ketika bayi menangis terus menerus, terlebih lagi jika tanpa sebab yang pasti tentu membuat anda sebagai orang tua merasa bingung. Diberi asi menolak, digendong tetap menangis dan diberi makan semakin menangis. Lalu bagaimana cara mengatasi bayi yang terus menangis? Tenang, dalam artikel ini penulis akan mencoba untuk memaparkan bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi bayi yang menangis terus.

Penyebab bayi menangis terus

Sebelum kita mengetahui bagaimana cara mengatasi bayi yang menangis terus, kita ketahui terlebih dahulu penyebab bayi menangis terus. Berikut ini adalah beberapa sebab kenapa bayi anda sering menangis terus.

  1. Bayi menangis karena menginginkan sesuatu.

Ketika bayi merasa lapar atau gerah atau tidak nyaman dengan keadaannya, maka dia akan menangis. Karena memang dengan cara seperti itulah mereka berkomunikasi dan itu sebagai wujud untuk menyampaikan bahwa dia sedang tidak nyaman atau sedang memerlukan sesuatu Misalnya, dia merasa haus, merasa lapar, badan terasa gatal, tidak suka terlalu sering diletakan di ranjang dan lain sebagainya.

  1. Kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan yang baru.

Menurut seorang pakar bernama Harvey Karp, MD, dokter anak sekaligus pengarang buku dan pembuat film dokumentasi The Happiest Baby on the Block,   dia mengatakan bahwa sebagian besar bayi menangis karena mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Mereka masih merasa asing dengan cahaya, tekstur, suara, dan juga sensasi-sensasi baru seperti: rasa lapar atau keinginan untuk membuang angin itu sangat mengganggu bagi kehidupan bayi.

  1. Karena ada gangguan dari luar.

Jika bayi anda terus menangis tanpa sebab yang pasti dan itu tiba-tiba, bayi anda mungkin sedang diganggu oleh makhluk lain yang tidak bisa dilihat oleh kita sebagai orang tua. Seperti yang telah kita tahu bahwa bayi masih sangat suci sehingga kemungkinan untuk diganggu oleh makhluk halus sangatlah terjadi. Meski itu terkadang diartikan sebagai mitos orang jawa, namun tidak ada salahnya kita sebagai orang tua menjaga bayi dengan semaksimal mungkin.

Tips mengatasi bayi yang menangis terus

Setelah kita mengetahui penyebabnya, kini kita akan mengettahui pula cara mengatasi bayi yang menangis terus. Berikut ini adalah beberapa cara untuk anda.

  1. Bedong bayi.

Bedong bayi anda menggunakan kain yang lembut dan halus. Berada dalam bedongan bisa membuat tubuh bayi berkedut dan bisa membantu mereka terlepas dari rasa capek hingga akhirnya akan tertidur dengan sangat pulas.

  1. Posisikan bayi meringkuk ketika sedang anda gendong.

Ketika bayi berada dalam rahim dia menghabiskan sebagian waktunya dalam posisi meringkuk. Nah anda bisa menggendong bayi anda dengan posisi meringkuk atau bisa juga membaringkannya dengan posisi tersebut atau posisi telungkup bisa membuat bayi merasa lebih nyaman. Perlu anda tahu hanya meletakan bayi anda dalam posisi seperti itu apabila dia terus menerus menangis dan pastikan anda terus mengawasinya. Namun dalam kondisi biasa selalu posisikan bayi anda dalam posisi terlentang. Ingat, posisikan bayi seperti di atas ketika mennangis saja, dan jangan terlalu lama.

  1. Bisikan sesuatu pada bayi.

Ketika bayi anda menangis terus cobalah bisikan kata-kata yang halus, menenangkan, dan anda juga bisa bernyanyi lirih untuk bayi anda. Dengan demikian, bayi anda akan merasa tenang dan tidak menangis lagi.

Ketika bayi anda menangis terus anda bisa mencoba untuk mengayun-ayunkan bayi dengan gerakan konstan, itu akan mengingatkan bayi anda saat bayi anda masih berada dalam rahim. Dengan begitu bayi anda akan merasa tenang dan nyaman bersama anda.

  1. Menghisap jari bayi.

Menghisap jari merupakan sebuah relaksasi yang baik bagi bayi. Tetapi, pastikan terlebih dahulu bahwa langkah tersebut adalah langkah yang terakhir setelah keempat hal itu tidak berhasil untuk menenangkan bayi anda yang menangis terus.

Jika bayi anda menangis terus menerus, anda bisa menyentuh bayi dengan sangat lembut. Sebab sentuhan yang ditimbulkan dari anda akan dapat menstimulasi resepter perasaan nyaman di dalam otak bayi anda. Sebuah penelitian telah menunjukan bahwa sentuhan lembut dari seorang ibu disepanjang tubuhnya lebih efektif jika dibandingkan dengan sentuhan pendek dengan cepat. Sentuhlah pada bagian pipi, kaki, punggung, atau perut bayi anda.

Anda bisa menyanyikan dengan suara lembut dan dengan tempo yang lambat. Sebab tubuh manusia akan merespon musik dengan cara menyamakan dengan denyut jantung serta indera perasa yang sesuai dengan tempo musik yang akan didengar.

  1. Memandikan bayi.

Suara air dan perasaan hangat yang ditimbulkan dari air tersebut juga bisa mengatasi bayi anda yang menangis terus. Anda bisa ikut mandi bersamanya karena kontak kulit antara anda dengan bayi anda sangat bermanfaat untuk menenangkan bayi anda.

  1. Tetap tenang.

Perlu anda tahu bahwa bayi juga bisa merasakan ketegangan yang dirasakan oleh orang tuanya, dan dia akan lebih cenderung bereaksi terhadap hal-hal tersebut. Jadi, pastikan jangan sampai tangisannya membuat anda merasa panik, stres atau frustasi karena hal tersebut justru akan memperburuk tangisan bayi anda.

  1. Bisikan doa.

Jika tangisan bayi semakin kencang dan tidak berhenti maka anda bisa membisikan doa ditelinga bayi anda. Sebab tangisan bayi tersebut bisa saja terjadi karena adanya gangguan dari makhaluk halus dari luar. Dengan adanya doa maka bayi anda akan tenang dan merasa nyaman kembali.

Demikianlah pembahasan tentang cara mengatasi bayi yang menangis terus. Semoga dapat bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top