Parenting

Bagaimanapun Kondisinya, Keberadaan Ayah Bantu Hilangkan Rasa Kesepian Anak Perempuan

pexels-photo-1005803

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan ikatan yang kuat antara ayah dan anak perempuan bisa membantu sang anak dalam mengatasi rasa kesepian yang dialaminya.

Awalnya, para peneliti dari Ohio State University menemukan fakta bahwa anak perempuan yang tidak terlalu dekat ayahnya cenderung diselimuti rasa kesepian hebat dibandingkan dengan anak perempuan yang punya hubungan dekat dengan ayah. Kesimpulan ini didapatkan seiring studi yang dimuat dalam Journal of Family Psychology yang melakukan survei pada hampir 700 keluarga.

Mengutip Kompas.com, Julia Yan sebagai peneliti utama sekaligus mahasiswa program doktor di Ohio State University, mengatakan bahwa tingkat kedekatan mulai menurun dan konflik semakin sering terjadi antara orangtua dan anaknya dalam rentang waktu anak-anak di masa sekolah.
Menurutnya, karena anak-anak di masa itu sedang belajar tumbuh lebih mandiri, dan mulai membuka pertemanan dengan teman sebayanya, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Hal ini tanpa sadar bisa menumbuhkan rasa kesepian dalam diri anak.

Tapi Bun, saat diteliti lebih jauh lagi, ternyata tingkat kesepian anak-anak ini mengalami penurunan saat mereka dikelilingi oleh teman-teman terdekatnya. Bahkan, bisa benar-benar hilang pada ayah dan anak perempuan yang punya hubungan dekat.

Karenanya, para peneliti mengungkapkan kalau bahwa sosok seorang ayah memegang kunci penting dalam melindungi dan membantu mengusir rasa kesepian yang dialami anak perempuannya. Lantas apa bedanya dengan ibu? Pasti Bunda bergumam demikian.
Begini Bun, kendati penelitian ini lebih menitikberatkan pada hubungan ayah dan anak perempuan, tapi bukan berarti ibu tidak punya pengaruh yang sama terhadap perkembangan putrinya. Seperti yang kita tahu, sejak lahir ibu telah bertanggung jawab pada kebutuhan anak-anaknya. Mulai dari pemberian ASI, makan, mandi, dan lain sebagainya.

Sementara ayah, mereka punya cara yang berbeda dalam menunjukkan kasih sayang pada anak-anaknya, terutama anak perempuan, dengan apa yang dilakukan ibu. Ayah umumnya memiliki kontak emosional yang unik untuk berinteraksi dengan putrinya, yang nantinya bisa berdampak positif dalam perkembangan anak.

Nah, perbedaan inilah yang jadi salah satu alasan mengapa penelitian ini lebih memilih sudut pandang dari ayah dan anak perempuan.

Peneliti menyarankan bagi ayah yang memiliki anak perempuan untuk lebih memerhatikan apa yang sedang dirasakan putrinya, terlebih ketika mereka sedang sedih dan kecewa. Untuk ayah, yuk coba bantu si kecil untuk melewati masa-masa sulitnya.

Patut digarisbawahi juga, sejatinya tidak ada cara khusus yang mengatur bagaimana cara menumbuhkan hubungan baik antara ayah dan anak perempuan. Sebab semuanya kembali lagi pada perlakuan dan sikap ayah terhadap putrinya. Yang mungkin kita lakukan adalah libatkan diri lebih banyak dalam setiap perkembangan anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top