Hiburan Anak

Dongeng Anak Menjadi Sarana Membentuk Karakter dan Mengasah Otak Kanan Anak, Bagaimana Cara Mulai Mendongeng?

dongeng anak, gambar dongeng anak

Dongen Anak sangat banyak manfaatnya. Dongeng Anak juga bisa menjadi sarana dalam membentuk karakter dan mengasah otak kanan anak. Selengkapnya bisa dibaca Dongeng Anak dapat Mengasah Otak Kanan

Selain itu, manfaat dongeng untuk anak adalah membuat anak men jadi aktif bicara dan sekaligus kemampuan mendengarnya terasah. Melalui dongeng, anak-anak berimajinasi dan mengembangkan memori mereka. Dongeng anak membuat minat membaca dan menulis menjadi besar. Melalui dongeng,  tentu saja, dongeng selalu membuat mereka gembira,

dongeng anak, gambar dongeng anakKecerdasan itu sangat terkait dengan imajinasi. Sifat anak adalah suka meniru. Maka, ketika mendengarkan dongeng, kreativitas anak itu dipicu oleh kreativitas si pendongeng. Inilah alasan mengapa anak-anak yang suka mendengarkan dongeng, memiliki kreativitas yang lebih tinggi.

Lantas Bagaimana cara mendongeng pada anak?

Orangtua lah yang seharusnya menjadi pendongeng pertama untuk anak mereka. Guru-guru hanyalah penerus dongeng dari para orangtua. Untuk mendongeng, inilah berikut tripnya

  • Pertama, carilah bahan yang sederhana. Pakailah cerita yang sudah ada, misalnya cerita rakyat. Pelajari dan bacalah cerita itu berkali-kali sehingga sungguh menjiwai.
  • Kemudian, cobalah mendongengkannya di depan cermin dulu  seperti yang dilakukan oleh para pemain film terkenal.
  • Kemudian, ketika mulai mendongeng, katakan pada anak-anak bahwa Anda baru punya keahlian baru. Setiap anak selalu suka mendapat sesuatu yang baru. Lalu, mulailah mendongeng. Ketika anak-anak sudah suka pada dongeng Anda, carilah dongeng yang baru.
  • Kemudian, kalau dongeng Anda selalu ditunggu, ajaklah anak-anak juga untuk mendongeng. Ceritakan dulu sebuah dongeng. Lalu berilah tugas pada setiap anak untuk bercerita pada satu orang temannya.
  • Kemudian dalam sebuah lingkaran, anak-anak diberi waktu 1 menit untuk saling menceritakan dongeng yang sudah mereka ceritakan itu. Satu menit ini penting, karena membuat mereka harus disiplin dan berpikir kreatif.

“Mendongeng atau bercerita adalah salah satu metode dalam pendidikan anak,” ungkap Laura Numeroff, penulis buku anak-anak. “Dengan membacakan cerita atau mendongeng selama 20 menit saja, tingkat kecerdasan anak dalam membaca dan menulis kreatif akan naik secara signifikan. Nilai 20 menit storytelling itu setara dengan sekurang-kurangnya 10 hari belajar di sekolah,” tambah Laura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bunda Ingin Punya Anak Cerdas? Mulailah Rajin Membaca Buku Sejak Buah Hati Dalam Kandungan

pexels-photo-396133

Ibu mana yang tidak ingin punya anak cerdas? Bahkan mungkin segala upaya dilakukan oleh Bunda demi melahirkan si kecil nan cerdas meski buah hati Bunda masih dalam kandungan. Faktanya, demi mendapatkan buah hati yang tangkas dan dikaruniai kecerdasan dalam berpikir, memang ada beberapa hal yang perlu Bunda lakukan dan jadikan kebiasaan demi merangsang kecerdasan si kecil. Berikut ini hal-hal yang bisa Bunda lakukan selama masa kehamilan.

Bacalah Buku Sebelum Tidur demi Merangsang Pembentukan Otak Janin

pexels-photo-59894

Menurut Dr Miriam Stoppard, seorang pakar pola asuh anak, semenjak semester ketiga ibu hamil harus membiasakan diri membacakan buku dongeng untuk janin. Mungkin tak banyak ibu yang menyadarinya, namun ini merupakan latihan awal kemampuan bicara pada si kecil kelak. Bunda perlu tahu, janin di semester ketiga kandungan biasanya sudah mampu menyimpan memori dan bunyi yang biasa didengarnya dari lingkungan sekitarnya. Biasa membacakan buku sebelum tidur akan mempercepat kemampuan bicaranya.

Tetaplah Aktif dan Milikilah Waktu untuk Berolahraga Selama Masa Kehamilan

pexels-photo-618923

Ibu yang tetap aktif dan bersemangat berolahraga akan membuat kandungannya semakin kuat. Ya, janin yang ada di dalam kandungan Bunda pun menyukai energi positif tersebut. Bunda perlu tahu, hormon yang tercipta selama latihan dibawa oleh plasenta sehingga bayi pun ikut memperoleh reaksi kimiawi bahagia selama delapan jam. Dengan sering berolahraga menurut studi bisa meningkatkan perkembangan otak bayi terutama di bagian otak yang nantinya berperan untuk belajar dan menghapal.

Dengarkan Musik Setiap Hari demi Memicu Hormon Bahagia

pregnant-belly-baby-belly-months-157724

Menyetel dan mendengarkan musik klasik telah menjadi teori yang paling umum dan banyak dilakukan oleh ibu hamil. Ya, janin sangat menyukai musik apa  pun genrenya. Mungkin karena musik bisa memicu hormon bahagia yaitu serotonin yang membuat bayi lebih tenang dan bahagia. Rasa bahagia, menurut Dr Stappord akan terus terekam dalam memori bayi sampai ia lahir. Karenanya, saat bayi mendengarkan musik, memorinya akan membawanya kembali ke masa bahagia saat ia menikmati musik dalam kandungan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dongeng Dapat Meningkatkan Kedekatan Orangtua dan Anak, Ini 12 Manfaat Dongeng Bagi Perkembangan Anak

duniaimajinasi

Dongeng anak-anak yang dibacakan oleh orang tua kini memang mulai ditinggalkan, alasannya adalah kesibukan. Padahal sebenarnya mendongeng merupakan kegiatan positif yang bisa mengeratkan hubungan orangtua dan anak.

Sebenarnya mendongeng merupakan kegiatan positif yang bisa mengeratkan hubungan ibu dan anak. Anak juga menginginkan orang tuanya meluangkan waktu untuk membacakan cerita anak sebelum mereka tidur, terutama oleh sang ibu.

Berikut ini 12 Manfaat Dongeng Bagi Perkembangan Anak  yang harus orangtua ketahui:

1. Dengan dongeng anak-anak maka inilah cara  mengembangkan daya imajinasi anak

duniaimajinasi

Perlu kita ketahui bahwa dunia anak adalah dunia imajinasi. Jadi anak mempunyai dunianya sendiri dan tak jarang mereka berbicara denga teman khayalannya. Dengan daya imajinasi yang masih sangat bagus ini, maka kita sebagai orang tua harus bisa mengarahkannya kearah yang positif dan tetap terkontrol. Dengan dongeng anak-anak maka inilah cara terbaik untuk mengarahkan mereka kearah yang baik.

2. Dongeng anak mampu merangsang anak-anak dalam meningkatkan keterampilan berbahasa mereka

Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak-anak. Perlu kita ketahui bahwa dongeng anak-anak mampu merangsang anak-anak terutama anak perempuan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa mereka. Hal ini dikarenakan anak perempuan lebih fokus dan konsentrasi daripada anak laki-laki. Kemampuan verbal adalah kemampuan awal yang dimiliki anak-anak dan inilah mengapa otak kanan mereka lebih berkembang dan ini juga yang menyebabkan mereka lebih terlatih dalam berbahasa. Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita positif tentang perilaku dan sebagainya membuat anak-anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan.

3. Membangkitkan minat baca anak dengan mendongeng

Jika ingin memiliki anak yang mempunyai minat baca yang baik, maka mendongeng adalah jalan menuju hasil tersebut. Dengan memberikan cerita dongeng anak-anak, maka anak-anak akan tertarik dan rasa penasaran ini membuat mereka ingin mencari tahu. Inilah dimana keinginan untuk membaca menjadi semakin meningkat. Dengan membacakan buku cerita yang menarik kepada anak adalah cara paling mudah yang bisa kita lakukan.

4.  Membangun kecerdasan emosional anak dengan memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan

Mendongeng kepada anak bisa membangkitkan kecerdasan emosional mereka dan ini juga sarana hebat yang mampu merekatkan hubungan ibu dan anak. Sperti yang kita tahu bahwa anak-anak mempunyai kesulitan dalam mempelajari nilai-nilai moral dalam kehidupan. Dengan dongeng anak-anak maka kita bisa memberikan contoh melalui tokoh dalam cerita yang kita dongengkan. Dongeng anak-anak akan membangtu anak dalam menyerap nilai-nilai emosional pada sesama. Tidak bisa dipungkiri bahwa kecerdasan emosional juga penting disamping kecerdasan kognitif. Kecerdasan emosional sangat penting bagi kehidupan sosial mereka kelak.

5. Membentuk Rasa Empati Anak

Melalui stimulasi cerita dongeng anak, kepekaan anak pada usia 3-7 tahun akan dirangsang mengenai situasai sosial disekitar mereka. Dengan metode dongeng untuk anak ini maka mereka akan belajar berempati terhadap lingkungan sekitar. Stimulasi yang akan lebih berhasil adalah dengan merangsang indera pendengarannya. Penting bagi kita memberikan stimulasi ini untuk memberikan mereka bekal yang baik untuk masa depannya. Dengan cerita-cerita dongeng yang mendidik, maka anak akan dengan mudah menyerap nilai positif yang akan menjadikan mereka anak yang berempati dengan orang lain.

6. Menambah wawasan dan nilai moral bertambah

Melalui dongeng Anda bisa mengenalkan anak dengan hal-hal disekitarnya. Selain itu, dongeng membantu mengajarkan pesan-pesan moral dengan cara yang menyenangkan, tidak memaksa atau mengintimidasi. Dari beberapa cerita yang pesan moralnya tidak diungkap secara gamblang, Anda dapat membantu anak menemukan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Anda juga dapat menyelipkan beberapa pesan moral lain yang relevan dengan jalan cerita.

7. Melatih daya ingat

Usai membacakan dongeng, Anda bisa bertanya kepada anak mengenai cerita tersebut atau membiarkannya untuk bercerita. Hal ini bermanfaat untuk melatih daya ingatnya.

8. Mempererat hubungan Anda dan anak

Saat mendongeng, usahakan Anda berada di samping anak, mengadakan kontak fisik seperti memeluk atau membelai kepalanya. Kontak fisik yang terjadi membuat anak merasa nyaman dan akrab dengan Anda. Saat membacakan cerita terjadi interaksi, transfer nilai, pemahaman dan kesepakatan bersama yang membuat anak merasa dekat secara emosional dengan Anda

10. Membantu mengembangkan keterampilan mendengarkan anak

Jika anak ingin memahami isi dari buku yang didongengkan, maka anak harus mendengarkan ceritanya. Karena itu anak akan menyiapkan pikirannya untuk menyerap kata-kata yang diucapkan orangtua dan menciptakan kata sendiri untuk memahaminya. Jadi anak akan mendengarkan dengan seksama dan berusaha menguasai keterampilan ini. Selain itu, cara ini juga membantu meningkatkan komunikasi yang baik antara orangtua dan anak.

11. Membantu anak memiliki pola tidur yang sehat

Ketika anak-anak sudah terbiasa mendengarkan cerita sebelum tidur, maka ritual nyaman ini akan menjadi alarm bagi anak bahwa setelah itu adalah saatnya tidur. Kondisi ini akan membantu anak memiliki jam tidur dan bangun yang sama setiap harinya, karena itu dianjurkan untuk melakukan rutinitas ini pada jam yang sama sejak anak masih kecil.

12. Membantu menenangkan anak yang menangis

Membacakan dongeng sebelum tidur adalah salah satu cara penghilang stres yang efektif. Biasanya orangtua akan membacakan cerita dalam suasana santai dan nyaman, dramatisasi dengan membuat intonasi nada yang berbeda akan membuat anak tertarik untuk mendengarkan cerita. Lama kelamaan anak-anak akan merasa nyaman sehingga tingkat stresnya berkurang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dongeng anak yang mulai ditinggalkan orang tua?

dongeng anak

Dongeng anak itu penting juga untuk anak. Dongeng anak sangat bagus mengasah imajinasi,  sarana dalam membentuk karakter dan mengasah otak kanan anak. “Saat menyimak dongeng, anak menggunakan otak kanannya sehingga mereka ikut berimajinasi,” kata pendekar dongeng, Kang Didin .

Lewat dongeng juga orang tua bisa membangun kedekatan dengan anak. Psikolog anak, Efnie Indrianie mengatakan bahwa  Salah satu cara terbaik untuk meluangkan waktu bagi anak-anak adalah melalui mendongeng bagi mereka.

“Mendongeng sebenarnya bukanlah kegiatan untuk menidurkan anak, tapi lebih berfungsi untuk meningkatkan kedekatan ibu dan anak, dan mengembangkan kemampuan otak anak,”  Tambah Efnie Indrianie.

Di lain kesempata, kak seto memberikan pesan ” jangan abaikan dongeng ! orang tua yang baik akan menyempatkan waktu untuk mendongeng untuk anak-anaknya. Pendidikan moral yang terkandung dalam dongeng begitu lengkap”

dongeng anakTapi benarkan membacakan dongeng untuk anak sudah ditinggalkan oleh orang tua?

Sebuah survei yang dilakukan pada 500 anak usia 3-8 tahun di Inggris mengungkapkan, hampir 2/3 anak yang disurvei menginginkan orangtuanya meluangkan waktu untuk membacakan cerita sebelum mereka tidur, terutama oleh sang ibu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top