Kesehatan Ibu & Anak

ASI Tidak Keluar dengan Lancar? Coba Ikuti 8 Cara Ini Agar Produksinya Berlimpah

buisui

Memberikan ASI secara eksklusif pada anak yang baru lahir merupakan impian bagi semua ibu di dunia. ASI megandung semua nutrisi yang baik yang dibutuhkan oleh bayi hingga batas usia tertentu. Memberikan buah hati Anda ASI yang cukup dapat meningkatkan kekebalan tubuhnya melawan serangan dari luar. Membuatnya tidak mudah alergi, lebih sehat, dan sebagainya.

Masalah yang sering dialami oleh ibu menyusui adalah tidak lancarnya air susu yang keluar, sehingga volume yang dihasilkan per harinya tidak banyak alias sedikit.

Jangan panik ketika ASI  yang keluar tidak banyak, karena masalah seperti ini umum terjadi pada ibu yang menyusui. Salah satu penyebab ASI yang diproduksi tidak berlimpah adalah faktor kelelahan. Maka dari itu, 8 cara ini bisa Anda ikuti guna menghasilkan produksi ASI yang berlimpah.

RAJIN MELAKUKAN PIJATAN DAN MEMBERSIHKAN PUTING PAYUDARA

Ketika memasuki trisemester yang ke-3, disarankan untuk rajin membersihkan puting susu agar akses keluar air susu selalu lancar setiap kali akan digunakan. Cara membersihkannya cukup dengan menggunakan baby oil sebelum mandi.

Lakukan gerakan memilin-milin puting pada lipatan di ujung puting. Lakukan kegiatan ini secara rutin selama beberapa hari sekali agar anak Anda bisa merasakan air susu yang lancar masuk ke dalam mulutnya.

GUNAKAN POMPA ASI AGAR ASI LEBIH LANCAR SAAT KELUAR

Dewasa ini telah banyak para ibu muda yang memanfaatkan alat pemompa ASI untuk memperbanyak air susu yang keluar. Memompa ASI bisa menjadi cara agar tetap bisa menyusui anak ketika belum memiliki keterampilan yang cukup utuk menyusuinya secara langsung saat menggendongnya. Kesalahan posisi pada saat menyusui dapat berakibat pada ASI yang tidak keluar dengan lancar pada saat menyusuinya.

Tujuan memompa menggunakan alat pompa adalah untuk memberi rangsangan dan simulasi pada payudara. Jadi jagan terlalu fokus pada berapa banyak ASI yang akan didapat ketika memompa.

KONTAK LANGSUNG DENGAN ANAK DAPAT MEMPERLANCAR PRODUKSI ASI

Anak yang disusui dalam keadaan telanjang dan mendapatkan kontak langsung dengan kulit tubuh ibu dapat menjadi cara untuk memperbanyak ASI yang keluar. Kontak fisik dan kedekatan emosi yang terjadi antara ibu dan anak akan memerintahkan otak Anda untuk memproduksi  ASI yang lebih banyak.

ISTIRAHAT YANG CUKUP PENTING DILAKUKAN OLEH IBU YANG MENYUSUI

Untuk menjaga kestabilan produksi ASI, seorang ibu menyusui disarankan untuk melakukan istirahat yang cukup. Atur jadwal sebaik mungkin untuk bisa tidur ketika bayi sedang tertidur pulas. Manfaatkan waktu dan kesempatan untuk beristirahat sebaik mungkin.

Hindari kegiatan yang terlalu berat karena akan berdampak pada berkurangnya volume ASI yang dihasilkan. Tubuh dan pikiran yang sehat berasal dari istirahat yang cukup. Jika mulai merasa lelah, baringkan dri sejenak sebelum mulai menyusui lagi.

KELOLA STRES DAN JANGAN TERLALU BANYAK CEMAS

Selama menjalani masa menyusui, usahakan untuk mengelola stres sebaik mungkin. Stress memang tidak berhubungan langsung dengan berkurangnya jumlah ASI yang dihasilkan, namun diduga dapat menghambat proses keluarnya ASI. Selain itu disarankan pula untuk tidak mudah cemas ketika ASI yang dikeluarkan sedikit jumlahnya.

Kesehatan mental dan fisik sangat diperlukan bagi ibu yang sedang menyusui anaknya. Selama ibunya sehat, ASI akan terus diprodusi dan buah hati pun akan bisa menikmati terus ASI yang dikeluarkan sang ibu.

KOMPRES PAYUDARA KETIKA TERASA KERAS DENGAN HANDUK HANGAT

Ketika Anda merasakan payudara mulai terasa keras, bayi tidak dapat menghisap air susu di dalamnya. Lakukanlah kegiatan pengompresan dengan menggunakan handuk hangat. Cara ini dapat membuat payudara menjadi lunak dan ASI keluar lebih lancar.

KONSUMSI PARE UNTUK MEMPERBANYAK JUMLAH ASI YANG KELUAR

Terdapat beberapa makaan yang dapat membantu memperbanyak ASI yang keluar. Makanan yang umum dikonsumsi adalah wortel, daun katuk, papaya, bayam, dan havermouth. Mengonsumsi makan tersebut menjadi cara alami yang bisa dilakukan dibanding memperbanyak ASI dengan makan obat-obatan atau suplemen yang mengadung bahan kimia.

Selain yang sudah disebutkan di atas, konsumsi jus pare mentah atau makan pare  mentah bisa menjadi cara untuk meningkatkan produksi ASI dalam waktu singkat.

MENYUSUI ANAK 2-3 JAM SETIAP HARI AGAR PRODUKSI ASI TETAP LANCAR DAN TIDAK BERKURANG

Bayi Anda membutuhkan susu setiap 2-3 jam setiap hari. Bila Anda rutin menyusui setiap 2-3 jam setiap hari sampai bayi kenyang, payudara akan memproduksi ASI sebanyak kebutuhan waktu tersebut. Produksi ASI untuk jangka waktu 2-3 jam akan bertambah dalam kurun waktu 3-7 jamsesuai dengan instruksi yang diberikan oleh otak. Bila ibu jarang menyusui dan waktu menyusui tidak konsisten, bukan tidak mungkin produksi ASI akan berkurang. Disarankan habiskan ASI di satu payudara baru berpindah pada payudara yang lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu, Kirimkan Foto Terbaik Keluargamu

momenkeluarga

Zaman dahulu kenangan keluarga diceritakan hanya melalui kisah-kisah verbal orang tua kepada anak cucunya. Kemudian datang era tulisan, dimana kenangan dituliskan dalam buku tulis dan untuk diberikan kepada generasi selanjutnya.

Lalu cara itu berganti ketika Kodak memperkenalkan kamera portabel yang bisa dibawa kemana-mana. Momen-momen penting keluarga tersimpan manis dalam album-album foto atau pigura yang dipajang di ruang-ruang tamu.

Tapi kemudian cara itu mulai luntur ketika datang era telepon pintar. Foto-foto kebersamaanmu Kini seringnya hanya tersimpan dalam penyimpanan gadget atau dalam unggahan sosial media. Saat itu pula kita tak lagi melihat keberadaan foto-foto itu sepenting ketika era dalam album dahulu.

Berapa banyak foto yang hilang karena gadgetmu bermasalah dan harus direset? Bagaimana pulak dengan foto jalan pertama si kecil yang kini hilang karena akun sosial mediamu diretas orang tak bertanggung jawab?

Ah, apakah kamu termasuk orang yang sangat telaten menyimpan semua foto-foto kenangan itu? Kamu menyimpan salah satu foto terbaik momen bersama keluargamu yang mungkin tak pernah terulang?

Kirimkan foto terbaikmu itu, agar semua bisa belajar dari kasih dan sayangmu bersama keluarga. Foto terbaik akan memenangkan Smartpone dan Smartfren MIFI

Ikuti Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu

Upload

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Ibu Hamil Sebaiknya Rajin Konsumsi Ikan Karena akan Lahirkan Anak Ber-IQ Tinggi

ibumakanikan

Peneliti Spanyol menemukan, anak-anak yang terlahir dari ibu yang doyan makan ikan tiga sampai empat porsi ikan seminggu selama masa kehamilan, memiliki IQ lebih tinggi daripada mereka yang ibunya makan ikan lebih sedikit.

ibumakanikan

Penelitian yang dilakukan Centre for Research in Environmental Epidemiology di Barcelona, Spanyol, ingin menunjukkan, mengonsumsi ikan selama kehamilan dapat membantu mengurangi risiko melahirkan anak yang autisme.

“Konsumsi lemak ikan selama kehamilan menyediakan manfaat neuropsikologi anak, termasuk perbaikan dalam fungsi kognitif dan perlindungan dari sifat spektrum autisme,” kata peneliti utama Jordi Julvez dikutip dari situs Times of India, Rabu (10/2/2016).

Ikan tuna ternyata memiliki manfaat yang besar sehingga mereka menganjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan

Hal yang mengejutkan para peneliti adalah ikan tertentu seperti tuna ternyata memiliki manfaat yang besar sehingga mereka menganjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Meski rentan mengandung merkuri, tuna memiliki DHA, asam lemak omega-3 yang besar dan berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak.

“Dampaknya mungkin berasal dari merkurinya. Tapi (ikan) ini lebih bermanfaat untuk bayi ketimbang efek merkurinya,” kata Julvez yang telah menerbitkan penelitian tentang kebiasaan makan ikan ini ke dalam The American Journal of Epidemiology.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Demi Mencegah Penyakit Mampir ke Tubuh Anak, Imunisasi Perlu Diberikan, Ini Urutan Imunisasi Dasar yang Harus Didapatkan Anak

jadwalimunisasi

Umumnya orang tua tidak memahami vaksin apa saja yang harus diberikan dan mulai kapan. Padahal demi mencegah penyakit mampir ke tubuh anak, imunisasi perlu diberikan.

Di Indonesia, anak-anak dengan usia di bawah satu tahun harus mendapatkan imunisasi dasar. Imunisasi dasar ini diberikan secara cuma-cuma di berbagai puskesmas dan rumah sakit di Indonesia.

jadwalimunisasi

Lantas sejak kapan imunisasi ini harus mulai dilakukan? Berikut urutan imunisasi dasar yang harus didapatkan anak yaitu:

– Saat bayi baru lahir, dokter memberikan vaksin hepatitis B. “Ini baiknya diberikan di 6 jam pertama setelah lahir, atau maksimal 12 jam setelahnya,” ungkap dr Kusnandi.
– Sebelum dibawa pulang, bayi juga harus disuntik dengan vaksin polio
– Memasuki usia satu bulan, bayi mendapatkan vaksin BCG
– Dalam kurun usia 2-4 bulan, bayi dipastikan mendapat kombinasi antara Pentabio (kombinasi antara vaksin Difteri, Tetanus, Pertusis — Hepatitis B   Rekombinan — Haemophilus influenzae tipe b/Hib), kemudian ditambah lagi dengan vaksin polio
– Di usia tiga bulan, pemberian Pentabio ke-2 dan vaksin polio ke-2
– Usia empat bulan, bayi diberi Pentabio ke-3 dan vaksin polio ke-3
– Usia 9 bulan, pemberian vaksin campak
– Memasuki usia 18 bulan, bayi diberi vaksin Pentabio yang ke-4
– Usia 2 tahun, vaksin campak ke-2
– Anak usia kelas 1 Sekolah Dasar mendapatkan DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus)
– Anak usia kelas 2 Sekolah Dasar diberi suntikan DT (Difteri dan Tetanus)
– Terakhir, vaksin DT diulang lagi di usia remaja atau kisaran usia 10-18 tahun.

Kenapa harus diulang-ulang?  

ini untuk memastikan agar kadar zat anti penyakit dalam tubuh seorang anak akan tetap tinggi dari waktu ke waktu. Bila imunisasi-imunisasi itu dilakukan sesuai jadwal dan lengkap, ketika usia si anak menginjak remaja, maka tubuhnya sudah mendapatkan kekebalan sempurna untuk seumur hidupnya.

Lantas bagaimana bila ada imunisasi wajib yang terlewat?

Tinggal diberikan saja sesuai urutannya. Nanti dokternya tahu sendiri harus diberikan apa saja.  Hanya saja ada perbedaan pemberian vaksin untuk anak yang imunisasinya terlewat.

Pada anak yang masih berusia di bawah dua tahun, vaksin DPT masih bisa diberikan. Jangan boleh lewat sampai usia 6 tahun sebenarnya. Karena kalau sudah lewat, hanya vaksin DT (Difteri dan Tetanus) saja yang bisa diberikan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top