Parenting

Anak Sulit Makan, Tentu Membuat Bunda Resah. Atasi Dengan Tips Ini!

child-1566470_640

Saat usia anak telah menginjak 6 bulan, maka sebagai orangtua kita harus mempersiapkan menu makanan pendamping ASI. Hal ini untuk mencukupi kebutuhan nutrisi si kecil. Namun ternyata tidak selamanya pemberian makanan pendamping ASI untuk si kecil dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Tak jarang si kecil ngambek dan tidak mau melahap makanan yang sudah kita siapkan. Ada juga beberapa balita yang hanya mau mengkonsumsi jenis makanan tertentu saja (picky eather). Bahkan ada balita yang hanya mengemut makanannya saja. Hal-hal itu tentu membuat kita sebagai orangtua merasa bingung.

Padahal si kecil membutuhkan asupan gizi tambahan dari makanan pendamping ASI tersebut. Nah Bunda, jika pemberian makanan pendamping ASI  untuk buah hati belum juga sesuai harapan, jangan lantas patah arang. Beberapa tips di bawah ini akan membuat si kecil lahap makan.

Sajikan Makanan Dalam Porsi Kecil Bun, Sebab Lambungnya Belum Bisa Menampung Makanan Terlalu Banyak

Sebagaimana postur tubuhnya yang masih kecil dan mungil, lambungnya pun memiliki ukuran yang sama. Jika disediakan makanan dengan porsi yang banyak maka kemungkinan besar si kecil tidak akan bisa menghabiskannya. Oleh karena itu akan lebih baik bila Bunda menyajikan makanan sesuai dengan porsinya.

Berikan Makanan Yang Bervariasi Pada Anak Bun, Dengan Demikian Si Kecil Tak Bosan

Mungkin anak anda merasa bosan dengan jenis makanan tertentu. Untuk mengatasinya siapkan beberapa jenis makanan lalu hidangkan. Biarkan dia memilih sendiri jenis makanan apa yang disukainya. Bunda tidak harus membuatnya dari bahan yang berbeda. Bisa saja dari bahan yang sama dibuat beberapa jenis makanan yang berbeda. ini tentu akan lebih menarik dibandingkan dengan ketika anda menyiapkan dalam bentuk menu yang sama.

Sajikan Makanan Dalam Bentuk Semenarik Mungkin

Setelah beberapa menu makanan berhasil anda buat, maka langkah yang selanjutnya adalah menyajikannya dengan menarik. Untuk mempermudahnya, Bunda bisa mencari tahu apa saja hal yang menjadi kesukaan si kecil, mulai dari mainan, film beserta tokohnya, bentuk, dan sebagainya. Setelah itu, buatlah makanan dengan tema kesukaan si kecil.

Misalnya saat anda membuat nasi goreng untuk si kecil, sajikan nasi goreng tersebut dengan bentuk bebek kecil yang lucu atau bentuk seperti teddy bear. Bentuk-bentuk ini tentu akan lebih menarik dibandingkan dengan ketika Bunda menyajikannya di atas piring begitu saja.

Buat Suasana Makan Jadi Menyenangkan Agar Anak Tak Merasa Tertekan

Buatlah waktu makan menjadi saat yang sangat menyenangkan dan ditunggu-tunggu oleh si kecil. Anda harus menghindari pemberian hukuman, mengancam, atau menakut-nakuti. Cara-cara itu tidak efektif karena bukannya si kecil mau makan tapi justru dia akan merasa tertekan saat waktu makan tiba. Dan bukan tidak mungkin jika hal itu dapat menyebabkan trauma bagi si kecil.

Bunda Juga Bisa Membiasakan Anak Untuk Makan Teratur

Selain waktu makan yang menyenangkan, biasakan si kecil makan dengan teratur. Anda dapat membuat jadwal makan untuk si kecil sesuai dengan kebutuhannya. Buatlah jadwal kapan si kecil harus makan nasi, harus makan camilan, harus minun susu, dansebagainya. Dengan begitu dia akan terbiasa makan secara teratur.

Beri Cemilan Sehat Untuk Dimakan Si Kecil Di Sela-sela Aktivitasnya

Semakin bertambah usianya maka secara otomatis aktivitasnya pun semakin banyak. Hal ini akan membuatnya sulit untuk duduk manis dan makan dengan tenang. Untuk menyiasatinya agar tetap makan, siapkan camilan sehat dalam porsi yang kecil. Latih agar dia makan sendiri.

Melibatkan Anak Saat Menyiapkan Makanan Akan Membuat Buah Hati Jadi Antusias Untuk Makan Loh Bun

Mungkin anda adalah orang yang berfikir bahwa melibatkan si kecil untuk menyiapkan makanan hanya akan memakan lebih banyak waktu. Tapi tahukah Bunda bahwa hal itu ternyata dapat membuat si kecil menjadi mau makan. Dia akan merasa usahanya dalam menyiapkan makanannya sendiri dihargai oleh anda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Baterai Gawai Harus Dihemat Karena Takut Ada Hal Darurat

samson-vowles-191386-unsplash

Gawai alias gadget pasti menemani Bunda kemana-mana saat ini. Mulai dari alat untuk selfie ketika ketemu kawan hingga update urusan sosial media. Terkadang malah kita terlupa fungsi utama dari gawai kita, yaitu untuk komunikasi. Seringkali gawai digunakan terus menerus untuk urusan remeh temeh. Tanpa pernah berpikir jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam keadaan mendesak.

Mulai dari hal sederhana misalnya ketika dalam janji bertemu teman sudah di lokasi malah terkendala memberi kabar. Atau ketika di tengah jalan ingin memesan ojek online, jadi terhambat karena baterai habis. Lalu adakah tipsnya untuk memaksimalkan urusan baterai ini?

Jangan Mengaktifkan WiFi dan Bluetooth, Apabila Tak Memakai Karena Berimbas Kepada Baterai

bernard-hermant-667645-unsplash

Mengaktifkan fitur-fitur tersebut saat tidak menggunakannya akan membuat baterai cepat habis karena wifi dan bluetooth dalam kondisi ON membuat sinyal terus bekerja dan mencari. Sehingga ini berimbas terhadap baterai Bunda yang tergerus secara cepat. Maka dari itu apabila tidak digunakan jangan diaktifkan.

Kunci Gawai Bunda Saat Tidak Digunakan, Jangan Dibiarkan

fabian-albert-450447-unsplash

Langkah lainnya yang dapat Bunda lakukan jangan lupa untuk menguci gawai anda. Karena mengunci gawai menjadikan smartphone ke dalam mode rehat dan istirahat, maka dari itu layar pun dalam kondisi mati tidak stand by saat Bunda mengunci gawai. Hal ini dilakukan agar gawai Bunda dapat bertahan lebih lama.

Jangan Membiasakan Menggunakan Gawai Saat Sedang Dicharge

chelsia-qiao-483318-unsplash

Apabila Bunda menggunakan gawai saat sedang dicharge itu akan memicu kerusakan pada baterai. Memang sekilas terlihat kalau gawai nampaknya normal-normal saja dan tak menghasilkan efek apa saja. Tetapi apabila Bunda kerap mekainnya dalam waktu yang lama dan sering, kondisi baterai akan cepat bocor sehingga gawai gampang sekali untuk lowbatt meskipun pemakaian belum menghabiskan waktu sampai seharian.

Lowbat Itu Tanda, Jangan Diabaikan Begitu Saja

fancycrave-698664-unsplash

Gawai memiliki kekuatan masing-masing tergantung seberapa besar daya yang dimiliki. Apabila daya dimiliki sangat banyak mungkin ia dapat bertahan hingga satu hari penuh. Seperti halnya gawai yang memiliki kapasitas baterai 5.000 mAh. Namun, tak berarti saat sedang lowbat Bunda dapat memakai sesuka hati, karena membiarkan gawai dalam kondisi mati baru charger dapat membuat baterai smartphone cepat rusak.

Miliki Tunggangan yang Bisa Charger, Karena Gawai Menyala itu Penting Jadi Jangan Diambil Pusing

Membawa Powerbank kemana-mana mungkin terlalu ribet, belum lagi kalau powerbank mati karena dayanya habis. Mungkin membeli Suzuki Nex II tak ada salahnya, selain dapat membantu Bunda lebih cepat untuk urusan mobilitas di dalam kota. Kuda besi satu ini menawarkan satu fitur yang berguna di era sekarang yakni USB Charger, yang dapat menyelamatkan Bunda saat kehabisan daya gawai di tengah perjalanan.

nex-brilliant-white2

Ditambah lagi kalau Bunda menempuh perjalanan jauh menggunakan motor maka makin pas saja menggunakan motor ini. Karena ukurannya kompak. Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm, yang sangat nyaman untuk di bawa berkendara selama berjam-jam. Apalagi ruang kakinya sangat lega sehingga bisa mengubah-ubah posisi kaki selama perjalanan.

Macet pun bukan lagi masalah serius bagi Suzuki Nex II. Karena motor ini mengusung Suzuki Eco Performance (SEP) dengan konfigurasi 1 silinder SOHC yang berkapasitas 113 cc mampu menyalurkan tenaga ke roda secara maksimal. Dengan kapasitas tangki penuh 3,6 Liter, konon bahan bakar tersebut bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km. Jadi Bunda tak perlu sering-sering mengisi bahan bakar.

Layaknya gawai yang selalu melengkapi penampilan Bunda, motor Suzuki Nex II ini juga penampilan yang menarik. Dengan bentuk lampu yang modern berbentuk meruncing disematkan pada bagian depannya. Bunda juga punya banyak pilihan warna dan grafis sesuai dengan selera.

Jadi jangan lupa menerapkan tips di atas agar bisa menjaga gawai selalu online ya Bunda.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top