Parenting

Anak Mudah Bosan dan Mudah Menyerah? Ini Kiat-Kiat Mengajari Anak Agar Tidak Mudah Menyerah

solusi

Bagi setiap orang tua pasti mengharapkan anak-anaknya bisa tumbuh menjadi sosok pribadi yang mandiri, berpikir dewasa dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi suatu rintangan atau pun kesulitan. Oleh karena itulah, supaya harapan itu dapat terwujud dengan sempurna, maka sebagai orang tua pun wajib untuk mendidik anak-anaknya sejak dini untuk belajar hidup mandiri dan tidak mudah menyerah.

Memang tidak mudah membuat anak untuk tumbuh menjadi sosok yang tidak gampang menyerah, namun tenang anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengajari anak supaya tidak gampang menyerah. Dalam artikel kali ini penulis akan mencoba memaparkannya untuk anda para orang tua yang mungkin sedang memiliki anak usia dini.

Kunci mendidik anak supaya tidak gampang menyerah

Sebagai seseorang yang memiliki karakteristik tidak sabaran atau tergesa pasti akan tidak telaten dalam mengajari si kecil untuk tidak mudah menyerah. Sebagai contoh kecil saja, ketika anak sedang belajar untuk memakai baju, namun lama karena masih bingung, sudah diajari pun tetap saja masih belum bisa memakai baju dengan cepat dan tepat. Jika kita sebagai orang tua tidak memiliki sifat yang sabar, maka akan langsung meminta baju tersebut dan memakaikannya dengan sesuai keinginannya. Padahal sikap seperti itu justru tidak membuat anak hidup mandiri dan akan gampang sekali menyerah ketika dia tidak bisa melakukannya. Oleh karena itulah, sebagai orang tua harus benar-benar memiliki kesabaran untuk menghadapi si kecil jika memang anda berharap anak nanti tidak gampang menyerah ketika menghadapi suatu kesulitan.

Jadi, kuncinya anda sebagai orang tua harus benar-benar bijaksana, sabar dan terus memberi motifasi supaya anak berjuang keras untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi. Dengan demikian, maka lambat laun anak anda akan tumbuh menjadi sosok yang anda harapkan, yakni sebagai seseorang yang tidak gampang menyerah.

Tips membuat anak tidak gampang menyerah

Nah buat anda para orang tua, di bawah ini ada beberapa kiat atau cara yang bisa anda terapkan untuk menjadikan anak anda tidak mudah menyerah.

  1. Jangan anda terburu-buru mengulurkan pertolongan.

Perlu orang tua ketahui bahwa tidak semua masalah memerlukan kehadiran orang tua sebagai dewa penolongnya. Jika memang sifatnya tidak terlalu penting maka berikanlah kesempatan kepada anak untuk mencari solusi sendiri. Tentu itu bisa juga melatih kesabaran anda sebagai orang tua, dan senangnya ketika dia sukses menemukan jalan keluarnya karena dia akan semakin percaya diri.

Jadi, jika anda gemas karena menghadapi anak yang lama sekali menemukan jalan keluarnya, sebaiknya tahan dulu bunda, jangan berikan pertolongan dulu, biarkan dia menemukan caranya sendiri untuk mengatasinya!

  1. Jangan lupa untuk selalu memberikan semangat dan motifasi untuk anak.

Perlu orang tua pahami bahwa anak-anak terkadang memerlukan kehadiran seseorang untuk memberi semangat dan meningkatkan rasa percaya diri. Sebagai contoh saja, ketika anda menemukan si kecil yang memiliki gelagat hendak menyerah ketika memakai celana, padahal kemarin dia sudah bisa melakukan dengan baik dan benar. Maka anda sebagai orang tua jangan memarahinya, tetapi katakan padanya “Ayo dek, kamu pasti bisa. Kemarin saja kan sudah bisa.” Dengan begitu anak akan merasa semangat dan tidak jadi untuk menyerah.

  1. Selalu hargai usahanya meski ada kegagalan.

Pada akhirnya si kecil berhasil untuk memakai celana meski pun masih miring tidak rapi seperti kemarin. Sebaiknya anda sebagai orang tua jangan berkomentar yang negatif atau menyalahkan hasilnya yang kurang maksimal. Tetapi cobalah untuk menghargai usaha dan jerih payahnya. Tetapi, anda harus ingat jangan memuji yang berlebihan seperti: “Wah adek hebat, bisa memakai celana sendiri. Coba kalau lebih rapi lagi, adek makin hebat deh!

  1. Selalu berikan contoh.

Membiarkan seorang anak berjuang dalam mengatasi masalah memang sangat baik untuk bekal kemandiriannya. Namun jika anda sebagai orang tua membiarkannya dalam waktu yang terlalu lama tanpa ada hasil sampai berujung frustasi juga tidak baik untuk rasa percaya dirinya. Jika usahanya sudah mulai berhenti, maka anda sebagai orang tua memberikan contoh. Dengan demikian, dia akan kembali semangat dan berusaha untuk mengatasinya.

  1. Selalu memelihara sikap optimis.

Perlu kita ingat bahwa orang tua merupakan sosok panutan dari anak-anaknya, kita sebagai orang tua dituntut untuk bertindak sempurna dimata mereka. Apa pun yang menjadi pandangan hidup orang tua, sedikit banyak akan terserap masuk dan menjadi bagian dari karakter anak-anak.Nah apabila kita sebagai orang tua terbiasa memandang kehidupan yang optimis dan tidak mudah mengeluh oleh karena itulah kebiasaan tersebut akan menular pada anak-anak kita. Maka orang tua perlu menunjukan pada anak-anak bahwa tidak mudah menangis atau menjerit ketika sedang ada masalah.

  1. Selalu membiasakan untuk hidup mandiri.

Para orang tua wajib mengajarkan sejak dini untuk selalu hidup mandiri dan belajar untuk merawat dirinya sendiri. Mulai dari mandi, berpakaian sendiri, memasang sepatu, membereskan mainan, dan makan tanpa harus disuapi. Ketika anak sudah beranjak besar, maka berikan kesempatan untuk ikut andil dalam membantu pekerjaan rumah. Jika anak terbiasa untuk menjalankan tugas-tugas sederhana maka dia akan tumbuh menjadi sosok yang mandiri, percaya diri dan kuat.

  1. Ajaklah untuk mencoba sesuatu yang baru.

Semakin sering anak terbawa dalam suasana yang baru, maka dia akan semakin lues untuk melatih kemampuan melakukan adaptasi dan mencari solusi atas masalah yang sedang dihadapinya. Jadi, sebagai orang tua harus memberikan kesempatan kepada anak untuk mencicipi pengalaman baru. Seperti misalnya: mengikuti workshop teater, belajar memanjat tebing, belajar menari, dan sesekali bereksperimen dengan cita rasa makanan dari berbagai negara.

  1. Jangan segan untuk memberi solusi pada anak.

Jika anda sudah lama melihat si kecil tidak bisa terus melakukan sesuatu padahal sudah berkali diajari, maka janganlah anda jengkel. Tetapi cobalah untuk berikan solusi untuk kemudahannya, sebagai contoh saja, adek merasa kesulitan untuk memakai celana. Cobalah anda katakan padanya “Adek, susah ya memakai celananya? Kan adek makainya sambil berdiri, coba kalau adek duduk, terus masukan satu kakinya ke lubang, baru yang satunya lagi,” Dengan begitu anak lambat laun akan mengerti dan mencari solusi untuk permasalahannya.

  1. Berikan hadiah atau reward.

Biasakan orang tua untuk memberi hadiah atau reward, tidak harus yang mahal, anda bisa memberikan ciuman, pelukan sayang, atau apreasiasi atas apa yang berhasil dilakukannya. Dengan begitu anak akan semakin semangat untuk belajar menjadi sosok yang tidak mudah menyerah.

  1. Selalu dilatih setiap ada waktu luang.

Sebagai orang tua tentu harus pintar-pintar dalam mencari waktu yang tepat untuk si kecil berlatih. Bisa sambil bermain atau ketika sedang santai. Dengan begitu anak tidak merasa jenuh.

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mendidik anak

Dalam mendidik anak supaya tidak gampang menyerah ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya adalah:

  1. Perhatikan kemampuan fisiknya.

Anda sebagai orang tua harus memerhatikan bahwa apa yang dilakukan oleh anak memang sudah sesuai dengan kemampuan fisiknya atau belum. Sebagai contoh saja, ketika ingin mengambil sesuatu ke tempat yang lebih tinggi, sementara dia belum bisa menjangkaunya, maka orang tua harus membantu. dDari situlah anda sebagai orang tua bisa menimbang-nimbang mana yang harus dibantu dan mana yang bisa dilakukannya sendiri.

  1. Perhatikan keterampilan.

Sebagai orang tua harus benar-benar bisa memahami anak-anaknya. Satu hal yang perlu dipahami mengapa terkadang anak mudah menyerah? Satu jawabannya karena terkadang dia belum tahu cara melakukannya, meski pun dia sebenarnya bisa. Sebagai contoh saja, anak ingin minum susu, tetapi dia tidak tahu bagaimana caranya untuk membuka tutup gelasnya. Maka ajarkanlah supaya dia bisa.

Demikianlah pembahasan tentang kiat-kiat mengajari anak agar tidak gampang menyerah. Semoga bisa bermanfaat untuk para orang tua yang memiliki anak usia dini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Setiap Anak Terlahir Berbeda, Maka Mendidiknya Pun Perlu Cara Unik

panadol anak

“Semua orang itu pintar. Tapi kalau kamu menilai ikan dari kemampuannya memanjat pohon, maka seumur hidupnya si ikan akan menganggap dirinya bodoh”

Mungkin tak satu dua kali kita membaca atau mendengar kalimat tersebut. Istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan bahwa setiap anak itu unik dan berbeda. Kemampuan, keinginan dan mimpi setiap anak tentulah tak serupa. Memaksanya “sama” dengan orang lain sementara kemampuannya berbeda, ibarat menyuruh seekor ikan yang paling pandai berenang untuk memanjat pohon.

Namun meski sudah sering mendengar istilah serupa itu, tak sedikit dari kita yang melulu membandingkan anak kita dengan anak lainnya. Beberapa bahkan baru bangga sebagai orang tua jika si anak bisa melakukan hal melebihi yang bisa dilakukan oleh anak lainnya. Jika tak sama maka anak belum lah berhasil dan kita sebagai orang tua masih gagal.

Lantas bagaimana agar tak terjebak dengan kondisi pemikiran seperti itu?

Setiap Anak Berkembang Dengan Fasenya Masing-Masing, Karena Itu Bersabarlah

Dari sisi kesehatan dan medis memang ada fase perkembangan anak. Namun yang sering kita lupa bahwa daftar tersebut adalah patokan yang tidak kaku. Karena masing-masing anak tentunya punya fase perkembangannya sendiri.

Jangan lantas panik apalagi memarahi seandainya anak belum lancar membaca sementara kawannya sudah. Jangan pula panik terburu-buru jika jumlah gigi si kecil belum nampak sebanyak temannya. Kuncinya adalah kesabaran. Bisa jadi anak kita unggul di beberapa bidang perkembangan, dan sedikit tertinggal di area perkembangan yang lain. Tidak lekas jalan tapi lekas bicara misalnya. Atau sebaliknya.

Sayangnya orang tua yang tak sabaran sering kali akhirnya hanya melihat area-area yang anaknya tertinggal tanpa perduli area yang anaknya unggul. Padahal memaksakan sesuatu kepada anak, tentunya akan membuatnya tak nyaman. Dan bukan tak mungkin malah akan menghambat perkembangannya yang lain bukan?

Setiap Anak Akan Menghadapi Jenis Dan Tingkat Kesulitannya Masing-Masing, Karena Itu Berhentilah Membandingkan

Sebagai mana kelebihan yang berbeda-beda, masing-masing anak juga akan punya tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Kita tak bisa memaksakannya sama seperti anak lainnya. Coba kembalikan ke diri kita yang sudah dewasa, apakah kita nyaman jika diminta menyamai atlit rekor atlit lari misalnya. Atau bagaimana perasaan kita jika diminta bekerja di belakang meja sementara kita orang yang senang keluar. Tentunya tidak akan nyaman bukan?

Demikian juga dengan anak. Jadi kalau anak tak semudah itu makan sayur atau tak mau minum susu, kita tak boleh lantas mengatakan bahwa kawannya yang lain bisa menghabiskan sayur dan susu dengan segera. Atau kalau si anak masih takut bermain air, tentunya kitalah yang harus pintar mengajaknya bermain tanpa perlu mengatakannya penakut, dan sejenisnya.

Setiap Anak Punya Keinginan Yang Berbeda, Karena Itu Dengarkanlah

Cara termudah untuk membuat anak kecewa dan minder adalah dengan mentertawakan dan menganggap remeh ide dan mimpi-mimpi ajaibnya. Banyak dari kita yang dengan mudahnya mengatakan “itu tidak mungkin” ketika anak sedang bercerita.

Padahal, coba misalnya bayangkan jika dulu kita diceritakan bahwa memesan makanan dan transportasi tinggal tekan handphone yang pintar dengan petanya. Tentunya 10-20 tahun lalu ide dan impian itu terasa sangat aneh dan tidak mungkin.

Itulah yang terjadi pada anak-anak kita. Mereka sedang membangun mimpi-mimpinya yang bisa jadi sangat tak terbayangkan oleh kita. Karena itu cobalah untuk mendengarkannya. Misalnya, apa alasannya tak mau tidur. Perhatikan misalnya kenapa si kecil belum mau melepas jempolnya yang terus dihisap.

Anakmu Juga Unik? Coba Ceritakan Pengalaman Istimewamu Ketika Menganjarkannya Hal Baru, Biar Orang Lain Bisa Mendapat manfaatnya!

panadol anak

Tentu Bunda punya anak yang unik dan berbeda juga bukan? Pastinya punya pengalaman istimewa juga mengahadapi uniknya calon-calon pemimpin masa depan ini. Terkadang, ada saja tingkah Si Kecil yang membuat kita menggelengkan kepala. Maka itu sebagai seorang ibu, kita harus belajar dari satu sama lain untuk menghindari kesalahan dalam mengasuh anak.

Nah, coba ceritakan pengalaman Bunda ini, karena Panadol Anak sedang mengadakan kontes #TipsPanadolAnak. Kontes ini mengajak Bunda untuk mengirimkan tips dalam mengasuh anak yang tentunya harus kreatif, berguna, dan mampu menginspirasi Bunda lainnya!

Caranya?

1. Peserta wajib Peserta wajib follow akun social media dari Panadol Anak Indonesia di halaman Facebook (Panadol Ibu Peduli) ini.

2.Kemudian upload foto atau video beserta captionnya yang berkaitan dengan tips mengasuh anak sesuai tema mingguan yang telah ditetapkan berikut ini di akun facebook bunda masing-masing:

Minggu 1 (18 – 24 Juli): Tips Mengatasi Anak Susah Makan Sayur
Minggu 2 (25 – 31 Juli): Tips Mengatasi Anak Yang Takut Air
Minggu 3 (1 – 7 Agustus): Tips Mengatasi Sakit Kepala Pada Anak
Minggu 4 (8 – 14 Agustus): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Setelah Imunisasi
Minggu 5 (15 – 21 Agustus): Tips Mengajari Anak Membaca
Minggu 6 (22 – 28 Agustus): Tips Mengatasi Anak Susah Minum Susu
Minggu 7 (29 Agustus – 4 September): Tips Mengatasi Demam Pada Anak Saat Flu
Minggu 8 (5 – 11 September): Tips Mengatasi Demam Saat Anak Tumbuh Gigi
Minggu 9 (12 – 18 September): Tips Membuat Anak Berhenti Melakukan Kebiasaan Menghisap Jempol
Minggu 10 (19 – 25 September): Tips Mengatasi Anak Yang Susah Tidur Siang

3. Jangan lupa posting photo dan  tips seting privasinya harus public

4. Tag ke social media Panadol Anak Indonesia dengan menggunakan hashtag #TipsPanadolAnak #TipsIbuPeduli #MakeNoMistake #KLNpanadol di caption Anda

5. #TipsPanadolAnak yang dikirim harus orisinal, kreatif dan inspiratif serta belum pernah dipublikasikan sebelumnya

Akan ada 5 pemenang yang mendapatkan hadiah menarik setiap minggunya dan 2 pemenang yang mendapatkan hadiah utama: Giant Keyboard dan Bip Bip Watch. #TipsPanadolAnak yang paling orisinal, kreatif dan menginspirasi berhak menjadi pemenang. Yuk berbagi tips mengasuh anak versi anda.

Untuk keterangan lengkapnya bisa dilihat di sini.

tips panadol anak

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top