Kesehatan Ibu & Anak

Anak Anda Hiperaktif? Mungkin Mengalami ADHD, Ini Gejala dan Tips Menghadapinya

adhdanak

Ada beberapa gangguan kesehatan mental yang bisa dialami oleh anak-anak.  Salah satu gangguan kesehatan mental yang patut diwaspadai adalah ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa informasi seputar anak yang mengalami  ADHD, gejala dan bagaimana tips untuk menghadapinya.

Gangguan ADHD berpengaruh pada pola pikir dan perilaku anak sehingga membutuhkan perhatian khusus

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder lebih sering dikenal dengan istilah hiperaktif. ADHD merupakan gangguan jangka panjang yang menyerang jutaan anak dengan gejala-gejala yang dapat berlangsung hingga dewasa. Siapa saja memiliki kemungkinan untuk menderita ADHD, tapi kondisi ini umumnya dialami oleh orang-orang dengan gangguan belajar.

ADHD adalah gangguan perkembangan yang sering ditandai dengan ketidakmampuan dalam memusatkan perhatian secara mal-adaptif, kecenderungan untuk berperilaku secara impusif, emosi yang meletup-letup dan aktifitas berlebihan yang tidak lazim.  Gangguan perkembangan jenis ini akan berpengaruh pada pola pikir dan perilaku anak sehingga membutuhkan perhatian khusus.

ADHD cenderung lebih sering terjadi dan mudah terdeteksi pada laki-laki daripada perempuan. Contohnya anak laki-laki umumnya memiliki perilaku yang lebih hiperaktif sementara anak perempuan cenderung lebih diam, tapi sulit berkonsentrasi.

Tipe-tipe ADHD yang Harus Orangtua Ketahui

Mungkinkah ADHD terjadi pada anak Anda? Sebaiknya Orangtua mengenali gejalanya, ADHD bisa dibagi ke dalam 3 tipe, yaitu:

1. Gangguan perhatian karena perhatianya mudah terpecah perhatiannya

Anak yang mengalami ADHD cenderung tidak mampu memusatkan perhatian atau mudah terpecah perhatiannya.  Anak dengan gangguan perhatian juga cenderung tidak mendengarkan orang lain, termasuk instruksi dari guru atau orang di sekitarnya.

2. Hiperaktif yang ditandai selalu ingin bergerak.

Kondisi anak yang hiperaktivitas sering ditandai dengan kegelisahan, tidak bisa diam dalam waktu yang lama, dan selalu ingin bergerak.

3. Impulsivitas yang sering terjadi

Impulsivitas pada anak ADHD bisa ditandai dengan perilaku yang impulsif atau tiba-tiba dan tidak terduga.

Anak dengan ADHD Umumnya Tak Bisa Diam dan Cepat Bosan, Kenali Gajala ADHD Lain Pada Anak dan Bayi

Anak dengan ADHD umumnya tak bisa diam dan cepat bosan apabila tak ada rangsangan, tapi ketika ada sesuatu yang menarik maka ia bisa menjadi hiperfokus.  Oleh karena itu orangtua perlu menganali lebih jauh gejala-gejala pada anak dan balita agar orangtua tahu bagaimana cara mengendalikan dan menyikapi anak.

Gejala ADHD pada anak

Gejala ADHD sudah bisa terdeteksi sejak anak-anak masih bayi, hal ini sangat penting diketahuia agar bisa dilakukan penanganan yang paling tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak di masa yang akan datang.  Gejala yang patut diwaspadai antara lain:

Gejala ADHD pada bayi

– Sering rewel, menangis, memiliki pola tidur yang buruk, dan terlalu banyak bergerak
– Mengalami kesulitan saat makan maupun minum
– Selalu merasa kehausan

Gejala ADHD pada balita

– Suka memanjat atau melakukan aktifitas yang berbahaya dan tidak mau berhenti meski sudah diperingatkan
– Cenderung memiliki kesulitan ketika melompat dengan satu kaki
– Cenderung suka membuat onar atau agresif
– Kesulitan untuk konsentrasi atau memiliki rentang perhatian yang sangat – pendek
– Terlalu aktif dan selalu bergerak atau tidak bisa diam
Impulsif
– Cenderung memiliki daya ingat yang pendek
– Cenderung memiliki rasa takut yang rendah
– Mengalami gangguan tidur dan makan

Gejala ADHD pada anak usia 6-12 tahun

– Sulit memusatkan perhatian dan mematuhi instruksi
– Mudah bosan dan tidak mendengarkan
– Gelisah, tidak bisa diam, dan tidak sabaran
– Cenderung sulit untuk mengatur dan suka memotong pembicaraan orang lain
– Terlalu aktif bergerak secara fisik
– Cenderung melakukan tindakan tanpa berpikir panjang
– Kurang begitu memahami resiko atau bahaya yang mungkin dialami
– Cenderung tidak mampu menyelesaikan tugas
– Mudah lupa jika kehilangan sesuatu

Penyebab ADHD Kemungkinan Karena Faktor genetik

Meskipun belum bisa diketahui secara pasti penyebab terjadinya ADHD pada anak, namun sejumlah penelitian menyebutkan adanya kombinasi beberapa faktor yang memungkinkan anak mengalami ADHD, diantaranya adalah sebagai berikut:

Faktor genetik, dimana kondisi orangtua atau saudara memiliki riwayat gangguan kesehatan mental yang sama atau bahkan gangguan mental lainnya.

Adanya kelainan pada struktur maupun fungsi otak, yaitu terjadi disfungsi sirkuit saraf di otak dan dipengaruhi oleh dopamine yang bertugas sebagai neurotransmitter pemicu gerakan sekaligus mengontrol aktifitas.  Kondisi inilah yang memungkinkan anak dengan ADHD sering berperilaku secara impulsif, tidak bisa diam dan sulit untuk berkonsentrasi.

Terjadinya kerusakan pada otak ketika masih dalam kandungan atau di usia dini. Konsumis alkohol, rokok, atau obat-obatan terlarang yang dilakukan ibu selama kehamilan.

Anak Anda terkena ADHD Tips untuk menghadapi anak ADHD?

Peran orangtua sangat penting untuk mendukung perkembangan anak yang sehat.  Anak yang mengalami ADHD membutuhkan dukungan penuh dari orangtua agar potensi dalam dirinya bisa berkembang dengan baik.  Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua ketika menghadapi anak ADHD:

1. Melakukan penyesuaian gaya hidup

Cara kerja otak pada anak yang mengalami ADHD tidaklah sama dengan anak lainnya sehingga oraggtua harus mampu menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut.  Orangtua bisa memberikan waktu bagi anak untuk mempersiapkan dirinya di pagi hari dan memberikan ruang khusus yang tenang bagi anak untuk belajar.

2. Menciptakan pola sesuai kebutuhan anak

Aktifitas fisik yang berlebihan memungkinkan anak dengan ADHD memiliki pola yang berbeda dengan anak lainnya.  Anda bisa mengatur jadwal makan, tidur, bermain, dan belajar untuk membiasakan anak hidup teratur dan melatih fokus  pada anak.  Berikan juga tugas-tugas sederhana untuk melatih konsentrasinya seperti membereskan mainan, menggantung handuk pada tempatnya dan lain-lain.

3. Percaya pada kemampuan anak

Anak ADHD sebenarnya memiliki IQ di atas rata-rata, dengan pananganan yang tepat berbagai potensi yang ada pada diri anak bisa berkembang dengan baik.

Memiliki anak yang mengalami ADHD bukanlah perkara mudah namun dengan perhatian, kesabaran,  dan kasih sayang bukan tidak mungkin gangguan ADHD  akan hilang sedikit demi sedikit sehingga anak bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sehat.

Pengidap ADHD yang mematahkan prediksi para guru di sekolahnya  dan Jadi Bintang Olimpiade

Bagi orang tua kondisi Anak yang terkna ADHAD mungkin bisa membuat pusing, namun perlu diketahui apabila ADHD dikendalikan dengan baik maka sebetulnya itu bisa jadi hal positif.

Perenang Amerika Serikat, Michael Phelps menjadi salah satu bintang paling bersinar terang di Olimpiade Rio 2016.  Semasa kecil, Phelps adalah seorang pengidap ADHD (Attention Deficiency and Hyperactivity Disorder).

Oleh dokter anak yang menanganinya semasa kecil, Phelps diharuskan mengonsumsi obat Ritalin agar tidak hiperaktif saat mengikuti pelajaran di kelas. Saat di berusia 13 tahun Phelps menemukan cara untuk lepas dari ketergantungan obat tersebut. Kelebihan energi yang membuatnya hiperaktif, disalurkannya ke cabang olahraga renang. Sejak saat itu, renang banyak membantunya untuk bisa fokus dan mengontrol perilaku.

Phelps mematahkan prediksi para guru di sekolahnya dulu bahwa sebagai pengidap ADHD, ia tidak akan pernah sukses di bidang apapun. Dikutip dari detikSport, Phelps di usianya yang kini menginjak 31 tahun telah mengoleksi sedikitnya 21 medali emas dari 4 olimpiade yang diikutinya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kalau Bunda Ingin Suasana Hatinya Lebih Berwarna, Ini Caranya

Urusan suasana hati kadang jadi sesuatu yang membuat Bunda bingung sendiri. Jika berubah ke arah yang lebih baik sih, tentu tak akan jadi masalah. Tapi yang kadang membuat kita resah, justru mood yang tadinya baik tiba-tiba rusak tak tahu karena apa.

Masalahnya, efek perubahan mood ini bukan hanya berpengaruh terhadap Bunda secara pribadi, namun juga ke anggota keluarga yang lain. Si kecil yang hanya manja dan ingin diperhatikan Bunda, bisa menjadi sasaran omelan jika mood Bunda tak baik.

Nah tak perlu buru-buru menyalahkan orang lain untuk urusan ini, sebab ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk dapat mengembalikan mood yang tadinya buruk berubah menjadi baik lagi.

Mendengarkan Lagu Kesukaan Secara Berulang-ulang

1b

Musik memang punya nyawa tersendiri untuk segala situasi. Jadi jangan heran jika disetiap kesempatan baik sedang bahagia atau bersedih, ada lagu yang tetap dilantunkan. Bahkan Berdasarkan riset yang dilakukan Ferguson, yang juga telah dipublikasikan di The Journal of Positive Psychology, seseorang yang sedang bad mood bisa lebih sukses meningkatkan mood mereka dengan cara mendengarkan musik.

Caranya pun terbilang cukup sederhana, sebab ketenangan ini bisa kita dapatkan dari hal kecil yang setiap hari kta pegang. Baik dari telepon genggam, atau dari komputer di ruang kerja. Pilihlah musik atau lagu yang benar-benar Bunda suka, ritme dan lirik yang masuk ke telinga akan mendorong energi baru untuk meningkatkan mood kembali baik.

Nikmati Camilan Favoritmu, Meski Harus Sejenak Melupakan Dietmu

2

Lupakan dulu urusan dietmu, jika memang benar-benar ingin mengembalikan mood menjadi baik lagi. Sah-sah saja jika Bunda ingin coba menikmati beberapa cemilan kesukaan. Sebab dari beberapa penelitian yang ada, Kalau mood sudah tak menentu, mengonsumsi makanan yang tepat bisa jadi salah satu hal yang bisa membangkitkan semangat.

Bunda juga bebas memiik cemilannya apa, mulai dari makanan atau perman hingga beberapa jenis coklat pilihan. Selain membuat perut juga kenyang, manfaat lain dari makanan yang Bunda konsumsi saat sedang bad mood dipercaya memberi ketenangan dan kenyamanan jiwa. Jadi tak heran, setiap kali seorang perempuan sedang berada pada situasi mood yang buruk. Ia akan kembali baik sesaat setelah ia mengkonsumsi beberapa cemilan atau makanan ringan.

Atur kembali Perabot Agar Ada Suasana Baru

3

Situasi sekitar sangat berpengaruh pada mood seseorang. Karena itu jika berhari-hari dilanda mood jelek, cobalah untuk melakukan perubahan pada kondisi sekitarmu. Salah satunya adalah dengan mengatur ulang tata letak perabotanmu.

Di rumah misalnya, Bunda bisa mengganti posisi tempat tidur atau sofa. Bisa juga dengan mengubah-ubah hiasan yang ada di rumah. Sementara di kantor, Bunda bisa mulai membereskan meja kerjamu. Mengatur ulang yang apa yang seharusnya ada di meja dan apa yang tidak. Dengan melakukan ini, Bunda akan merasa berada disituasi yang baru, dan mood Bunda akan membaik.

Ubah Penampilan Untuk Bisa Dapat Mood Yang Baru

4

Kapan terakhir Bunda mengubah penampilan? Bisa jadi model potongan rambut sudah lama sekali tak berganti. Atau kapan terakhir Bunda memilih model baju yang berbeda? Hal-hal statis macam ini yang kadang membuat perasaanmu jadi bosan. Ujungnya moodmu jadi jelek. Sudah punya si kecil bukan berarti Bunda lantas cuek dengan penampilan bukan?

Cobalah penampilan-penampilan baru yang di luar kebiasaanmu. Meski di awal mungkin terasa ada yang janggal namun tak lama kemudian Bunda akan mendapati dirimu yang baru dengan suasana hati yang lebih baik.

Ubah Juga Kendaraan Yang Bunda Gunakan Sehari-Hari

suzui 1

Ketika berbicara soal mengganti penampilan tentunya akan sangat berpengaruh dengan kendaraan yang Bunda gunakan. Sebab kendaraan menjadi hal yang setiap hari Bunda gunakan bukan? Bayangkan Bunda setiap hari menggunakan motor dengan taampilan yang membosankan. Tentunya mood Bunda juga tidak akan beranjak baik.

Nah, Bunda bisa melirik motor Address Playful dari Suzuki untuk ini. Sebagai skuter yang didedikasikan untuk pasar anak muda dengan beragam karakter dan aktivitas, SIS merancang Suzuki Address Playful dengan panel bodi yang menarik yang bisa menceriakan harimu.

Aksesori panel bodi yang penuh warna pada skutik ini meliputi bagian frame cover, handle cover, leg shield dan stripping set. Serunya aksesoris panel bodi ini juga bisa dibeli di jaringan dealer resmi Suzuki berikut jaringan bengkel resminya di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung varian ini punya 10 pilihan warna yang diterapkan pada aksesoris panel bodi menarik dan penuh gaya yang dapat disesuaikan dengan karakter Bunda. Terdapat warna Stronger Red, Aura Yellow, Fresh Green, Macho Bright Blue, Majestic Gold, Dark Grey, Brilliant White, Hyper Pink, Luminous Orange dan Ice Silver

Suzuki Address Playful ini dibekali mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Dengan kombinasi penampilan menarik dan teknologi canggih ini, Bunda pasti akan mendapatkan suasana hati yang lebih baik lagi.

Yuk kembalikan mood positifmu sekarang!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top