Parenting

Ajak si Kecil Bermain dan Belajar dengan Menyenangkan di RISE

Rise 2

Tak ada yang bisa menolak Bun, jika perkembangan teknologi dan zaman memaksa kita untuk turut serta mengasah kemampuan. Terlebih dalam hal berbahasa Inggris yang telah menjadi bahasa global.

Fakta ini tentu bukan lagi hal baru bagi kita sebagai orangtua. Bunda yang memang mahir berbahasa Inggris, mungkin bisa memulainya dengan membiasakan si kecil berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Biar bagaimana pun komunikasi di rumah tentu jadi faktor utamanya.

Melihat fenomena ini, Bina Nusantara ingin turut serta berkontribusi pada pendidikan yang ada di Indonesia. Dan salah satunya dengan menggandeng RISEGlobal untuk menghadirkan RISE Immersive Subject-based English (RISE) di Indonesia.

Rise

RISE merupakan tempat kursus bahasa Inggris yang diperuntukan bagi anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun. Hadir mengusung konsep berbeda dengan tempat kursus pada umumnya, kurikulum yang digunakan sangat inovatif, menggabungkan konten pembelajaran dengan lingkungan belajar, dan pendekatan pembelajaran yang tepat bagi anak-anak agar dapat belajar bahasa Inggris dengan efisien.

Sebagaimana hasil dari penelitian yang dilakukan oleh beberapa profesor dari Harvard, RISE jadi salah satu sarana pendidikan yang akan menjadi wadah untuk menekankan peran bahasa Inggris sebagai bahasa yang penting di kehidupan zaman sekarang.

Tak ingin terpaku pada tradisi pengajaran yang masih bersifat sangat konvensional, RISE menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyeluruh. Memberikan kesempatan pada anak-anak untuk bereksplorasi dan berinteraksi tentang apa saja yang mereka mau. Bukan hanya belajar dari buku cetak saja.

Sebagaimana tuntutan kebutuhan belajar saat ini, RISE menggabungkan 4 prinsip kemampuan yang memang dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris yang baik bagi anak-anak, yakni: oral language, dibutuhkan sebagai landasan dan pintu gerbang untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menulis yang efektif, strong reading and writing skills, dibutuhkan oleh anak untuk siap menghadapi paparan topik dan ide-ide yang kompleks, speaking, listening, reading and writing skills, diajarkan kepada anak melalui penggunaan dan praktek sehari-hari, dan student engagement, digunakan sebagai inti dari pembelajaran 21st century language-learning.

Mading

Lalu bagaimana dengan akhlak dan penanaman rasa nasionalis pada anak? Tenang, Bunda tak perlu khawatir sebab meski kemampuan berbahasa inggris adalah tujuan utamanya, faktanya RISE juga tidak mengesampingkan pentingnya kemampuan mereka untuk saling terhubung, menyelesaikan masalah, dan memimpin. Sebagaimana tujuannya, RISE hadir untuk menjadi bagian dari pengembangan para pemimpin masa depan, dan bisa jadi mereka adalah anak-anak Bunda sekarang.

Di RISE, si kecil akan mendapat pengalaman belajar yang interaktif dan berbasis teknologi yang menggunakan kurikulum yang telah dipakai di banyak sekolah terkemuka di berbagai negara. Tema dari mata pelajarannya pun beragam, mulai dari Pengetahuan Alam, Binatang, Matematika, Seni, dan hal-hal lain yang mungkin disukai oleh si kecil. Karena tak ingin terfokus pada bahasa Inggris saja, RISE ingin si kecil terbiasa untuk melatih diri berbahasa Inggris pada pembahasan apa saja.

Nah, untuk Bunda yang mungkin sedang bingung memilih tempat belajar untuk si kecil, RISE mungkin jadi salah satu solusinya. Hingga saat ini, lokasinya sudah ada di 3 mall dengan lokasi sangat strategis di Jakarta dan Tangerang yaitu: Living World – Alam Sutera, Bintaro XChange, dan Central Park Mall.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Benarkah Kopi Dapat Mencegah Step Pada Anak?

pexels-photo (1)

Ketika orangtua sedang minum kopi, biasanya mereka akan memberikan satu atau dua sendok kepada anaknya yang masih balita. Para orangtua zaman dulu sangat percaya, dengan memberikan minum kopi maka akan  menghindarkan anak dari step atau kejang-kejang. Kebiasaan memberikan minum kopi kepada anak, nampaknya memang sudah menjadi tradisi bagi sebagian masyarakat kita. Lalu bagaimana sebenarnya?

Anggapan Jika Memberikan Kopi Dapat Menghindarkan Anak Dari Step Ternyata Hanya Mitos, Bahkan Malah Membahayakan Anak

Padahal sejauh ini ternyata kabar tersebut masih mitos dan belum pernah ada penelitian yang bisa membuktikan anggapan tersebut, ungkap Dr. Rifan Fauzie, SpA. Lebih mengkhawatirkan lagi, ada beberapa orangtua justru memberikan anaknya kopi pada saat anak tersebut mengalami kejang, lanjutnya. Dr. Rifan mengungkapkan jika kondisi tersebut sangatlah berbahaya, karena ketika sedang kejang, kemampuan menelan anak akan terganggu.

Menurut dokter yang berpraktek di RSAB Harapan Kita ini, kopi yang diberikan ketika anak sedang kejang tidak akan masuk ke dalam pencernaan atau ke lambung, tetapi akan masuk ke dalam paru-paru. Nantinya kopi tersebut akan menimbulkan reaksi yang bisa mengakibatkan peradangan di paru-paru.

Memberikan Kopi Pada Anak Balita Justru Mendatangkan Lebih Banyak Efek Samping Ketimbang Manfaatnya Bun

Kopi yang telah dikonsumsi ternyata bisa merangsang sistem simpatik. Oleh karena itu, orang dewasa yang mengkonsumsi kopi akan mengalami jantung berdetak lebih cepat atau menyebabkan diare jika minum kopi berlebihan. Tentu hal itu juga berlaku pada anak balita yang telah diberi kopi meski jumlahnya tidak banyak atau sangat sedikit. Menurut Dr. Rifan, pada intinya memberikan kopi pada anak balita justru akan lebih banyak efek sampingnya jika dibandingkan dengan manfaatnya.

Untuk Mengatasi Anak Kejang, Bunda Harus Menurunkan Demamnya

Salah satu cara yang tepat untuk mengatasi anak kejang adalah dengan menurunkan demamnya, misalnya dengan cara mengompresnya menggunakan air hangat, memberikan minum yang banyak atau obat penurun demam. Oleh karena itulah sangat penting bagi para orangtua untuk memiliki termometer di rumahnya. Sehingga kenaikan suhu badannya bisa segera diketahui. Jika sudah mencapai suhu 37-38°C segeralah memberinya pertolongan.

Saat Anak Kejang, Usahakan Memindahkannya Ke Tempat Tidur Untuk Meminimalisir Resiko Terbentur Benda Keras

Jika si kecil terdapat riwayat  kejang pada demam sebelumnya, maka disarankan untuk menurunkan temperaturnya. Jika sudah mengalami kejang, maka Bunda juga harus cepat tanggap terhadap kondisi tempat kejadian demi meminimalisir resiko anak terbentur benda keras. Saat si kecil mengalami kejang pada saat bermain atau berada di lantai, maka berikanlah pengamanan bagi anak, misalnya dengan meletakan bantal atau sesuatu yang empuk di sekitarnya dan jika memungkinkan pindahkan anak ke tempat tidur.

Jadi Bun, Memberi Balita Kopi Bukanlah Upaya Tepat Untuk Mencegah Terjadinya Step Atau Kejang

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa memberi kopi bukanlah upaya yang tepat untuk mencegah terjadinya step atau kejang pada anak-anak balita. Hingga saat ini belum ada penelitian yang dapat membuktikan khasiat dari kopi untuk pencegahan step atau kejang. Jadi daripada memberinya kopi, akan lebih baik bila Bunda berupaya agar demam anak bisa turun.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Tak Perlu Marah-marah Saat Anak Bertengkar Dengan Saudaranya, Beri Masukan Agar Masalahnya Selesai

pexels-photo-233223

Pertengkaran anak dengan saudaranya menjadi hal yang cukup membuat orangtua pusing. Apa lagi jika salah satu diantara mereka tidak ada yang mau mengalah. Parahnya pertengkaran tersebut biasanya diikuti dengan aksi merusak, baik itu dengan sasaran barang-barang milik saudaranya maupun barang-barang yang ada di rumah.

Jika sudah begitu, mau tidak mau Bunda harus bertindak cepat. Selain untuk meredakan keributan yang terjadi antar saudara, momen tersebut bisa Bunda manfaatkan untuk memberi tahu cara menghadapi konflik pada anak. Dengan begitu si kecil akan terlatih untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Tapi bagaimana caranya?

Tentu Bunda harus menggunakan cara-cara yang bijak dan tanpa kekerasan untuk menyelesaikan pertengkaran yang terjadi diantara mereka. Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk menghadapi situasi tersebut.

Amati dan Beri Kesempatan pada Anak Untuk Menyelesaikan Masalahnya Sendiri. Jika Masih Tak Berhasil, Bunda Bisa Ikut Mendamaikan Mereka

Banyak ahli anak menyetujui bahwa kompromi merupakan jalan yang baik untuk menyelesaikan pertengkaran pada anak. Suzanne, salah satu ahli anak dari Cornell University berpendapat bahwa saat anak-anak bertengkar sebenarnya mereka sedang mencari perhatian dari orangtuanya untuk memecahkan persaingan yang terjadi diantara saudara. Tugas Bunda sebagai orangtua adalah mengamati dan memberikan kesempatan kepada anak untuk memecahkan masalahnya. Jika dengan cara tersebut tidak dapat menghentikan pertengkaran, maka Bunda harus ikut mendamaikan mereka.

Bunda Juga Harus Mulai Menanamkan Karakter Positif pada Diri Anak

Menjadi tugas Bunda untuk mengajarkan karakter-karakter yang baik kepada anak. Bunda harus memperkenalkan bagaimana bersikap mengalah untuk menghadapi sebuah permasalahan, cara menyampaikan pendapat, dan berbagai karakter positif lainnya. Mungkin pada awalnya anak kesulitan untuk memahaminya tapi dengan mengajarkannya secara terus menerus maka secara otomatis karakter-karakter tersebut akan tertanam dalam diri anak.

Berikan Saran dan Bimbingan Agar Anak Bisa Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Cara lain untuk menghadapi pertengkaran pada anak adalah dengan memberikannya bimbingan dan arahan. Bunda tidak perlu ikut campur dalam konflik yang terjadi diantara mereka karena hal itu dapat menghambat kemampuan anak untuk menemukan solusinya sendiri.

Akan lebih baik jika Bunda memberi saran-saran yang tepat untuk menyelesaikan konfliknya saat itu, kemudian biarkan anak menyelesaikannya sendiri. Selain itu, Bunda juga perlu memberikan bimbingan kepada anak-anak tentang bagaimana cara untuk menerapkan saran-saran yang telah Bunda berikan. Cara ini cukup efektif, Bunda jadi bisa sekaligus mengajarkan anak untuk menyelesaikan masalahnya secara mandiri. Selain itu, saran-saran yang telah Bunda berikan bisa jadi akan digunakan oleh anak untuk menyelesaikan persoalan lain dikemudian hari.

Tetap Tenang dan Sabar Bun! Toh Kemarahan Bunda Tidak akan Menyelesaikan Masalah Anak

Ini adalah sikap yang tidak kalah pentingnya untuk menghadapi pertengkaran anak-anak. Berikan nasehat-nasehat tersebut secara tenang dan penuh kesabaran. Ingat, kemarahan Bunda tidak akan menyelesaikan masalah yang terjadi pada anak. Mungkin dengan kemarahan Bunda, pertengkaran anak akan selesai saat itu, tapi tidak untuk jangka panjang. Jadi, bersikaplah tenang dan sabar dalam menghadapi pertengkaran mereka.

Memang tidak mudah untuk menghadapi anak-anak yang bertengkar dengan saudaranya sendiri. tapi Bunda harus ingat bahwa pertengkaran yang terjadi pada mereka adalah sebuah proses belajar bagi mereka sendiri. Anak-anak akan mengenang pertengkaran itu sebagai masa yang indah. Untuk itu berikan kenangan yang baik padanya dengan cara menyelesaikan setiap pertengkaran dengan tenang dan sabar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Agar Demam Cepat Turun, Begini Cara Mengompres Anak Yang Benar Bunda

StockSnap_UTUAOA8YLR

Mengompres merupakan kegiatan yang umum dilakukan untuk menurunkan panas pada tubuh. Bukan hanya dilakukan pada orang dewasa saja, Bunda juga dapat mengompres si kecil saat suhu tubuhnya naik.

Demam memang cukup sering dialami oleh anak balita. Banyak faktor yang menyebabkan demam pada anak, seperti akan tumbuh gigi, usai menjalani imunisasi, akan dapat berjalan, dan sebagainya. Untuk menanganinya, Bunda bisa mengompres badan si kecil.

Sebaiknya Bunda tidak mengompres si kecil dengan air dingin, penggunaan air hangat lebih dianjurkan. Dengan menggunakan air hangat maka secara otomatis tubuh akan mengirim pemberitahuan ke pusat tubuh bahwa suhu di sekitarnya telah hangat sehingga perlahan-lahan suhu tubuh pun akan menurun. Nah Bun, agar demam buah hati cepat turun, berikut ini ada beberapa langkah mengompres yang harus Bunda perhatikan.

Siapkan Dahulu Air Hangat Dengan Suhu 35-38ºC Dan Handuk Bersih Atau Waslap Bun!

Seperti yang telah dijelaskan di awal, air hangat jauh lebih baik daripada air dingin dalam hal mengompres buah hati. Untuk itu sebelum memulai proses mengompres, siapkan air hangat dengan suhu suhu 35-38ºC. Letakan air tersebut pada sebuah baskom berukuran sedang. Tak lupa juga siapkan handuk bersih atau waslap sebagai media untuk mengompres. Kemudian basahi handuk atau waslap tersebut dengan air hangat yang telah disiapkan sebelumnya.

Lalu, Tempelkan Kain Kompres di Ketiak dan Lipatan Paha Selama Kurang Lebih 10 Menit. Ulangi Kembali Sampai Suhu Tubuhnya Menurun

Saat Bunda mengompres, buka baju anak lalu letakan handuk atau waslap tersebut di ketiak dan lipatan paha. Mengapa tidak di dahi? Perlu Bunda tahu bahwa kedua bagian ini, yaitu ketiak dan paha merupakan bagian yang dilalui oleh pembuluh darah besar. Dengan meletakan kain kompres di dua bagian tersebut maka pembuluh darah tersebut akan mengirim pemberitahuan ke otak bahwa suhu di sekitar sudah hangat kembali. Langkah ini cukup efektif untuk menurunkan panas pada tubuh. Tempelkan kain kompres di dua bagian tersebut selama kurang lebih 10 menit. Kemudian ulangi lagi sampai suhu badan anak menurun.

Setelah Suhunya Turun, Segera Keringkan Tubuh Anak Dengan Handuk Dan Pakaikan Baju Yang Tidak Terlalu Tebal

Jika dianggap sudah cukup dan ada penurunan suhu, maka Bunda dapat berhenti mengompresnya. Segera keringkan tubuh si kecil dengan handuk yang telah dipersiapkan. Perlu Bunda ketahui, jangan menggosok tubuh anak saat menyeka air sisa kompres yang masih menempel pada tubuh. Tapi pijat dan tekan tubuh si anak dengan lembut.

Setelah tubuh si kecil dianggap sudah kering, maka pakaikan baju. Pilihlah baju yang tipis atau tidak terlalu tebal. Hal ini untuk mempercepat proses menurunkan suhu tubuh anak. jika anak terlihat masih kedinginan, maka berikan selimut tipis padanya. Hal ini bertujuan untuk memberikan sedikit kehangatan pada tubuhnya usai dikompres.

Saat Buah Hati Demam, Berikan Cairan Yang Cukup Agar Tak Dehidrasi

Agar si kecil tak dehidrasi, berikan cairan yang cukup untuknya seperti ASI, sayur sup, jus buah dan sebagainya. Selain itu pastikan anak memiliki waktu istirahat yang cukup. Bunda juga bisa memberikan obat turun panas untuknya. Saat anak demam, jangan arahkan kipas angin langsung ke tubuh si kecil karena hal ini dapat menyebabkan dia masuk angin. Jika dalam waktu 3 hari demamnya belum juga sembuh, segera bawa dia ke dokter ya Bun!

Memang membutuhkan kehati-hatian dan kesabaran untuk menurunkan panas pada anak. belum lagi biasanya anak akan menjadi rewel saat kondisi badannya terasa tidak enak. Namun begitu, kita sebagai orangtua haruslah berusaha untuk menurunkan suhu tubuh anak agar dia dapat sehat kembali. Dalam hal ini, kehati-hatian dan kesabaran jelas menjadi modal utama yang tak bisa ditinggalkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top