Parenting

Agar Tak Malah Membuat Kulit Bayi Iritasi, Bunda Harus Cermat Memilih Kosmetik Untuknya

pexels-photo-207820

Bukan hanya orang dewasa saja, bayi dan balita pun membutuhkan kosmetik untuk aktivitas sehari-hari. Kulit bayi yang masih sensitif, membuatnya membutuhkan kosmetik agar terhindar dari masalah kulit. Selain itu, kosmetik juga memberikan rasa nyaman dan kehangatan pada bayi.

Namun begitu Bunda tidak boleh sembarangan dalam membeli kosmetik untuk bayi. Kandungan bahan kimia yang ada di dalamnya adalah faktor utama yang paling penting untuk diperhatikan. Lebih baik menggunakan kosmetika yang tak sesuai dengan selera tapi memiliki kandungan yang tidak berbahaya bagi bayi. Perlu Bunda tahu, harga mahal bukan berarti kosmetik tersebut aman untuk bayi.

Untuk Sabun, Bunda Bisa Memilih Sabun Bayi Dalam Bentuk Cair Dan Batangan. Namun Beberapa Bayi Kurang Cocok Dengan Sabun Cair

Sabun termasuk produk perawatan bayi yang banyak digunakan. Sebagian besar sabun yang ada di pasaran mengandung deterjen yang memang dibuat khusus agar aman untuk kulit. Tak terkecuali dengan sabun bayi. Ada Secara umum sabun bayi yang beredar di pasaran ada dua macam, yaitu sabun batangan dan sabun cair. Keduanya sama namun beberapa bayi tidak cocok dengan sabun bayi berbentuk cair. Hal itu dikarenakan kandungan pewangi dan pewarna yang terkandung di dalamnya.

Gunakan Sampo Khusus Bayi Bun, Sehingga Tidak Pedih Di Mata

Sama seperti sabun, sampo bayi pun mengandung deterjen yang memang dibuat khusus untuk bayi sehingga tidak menyebabkan pedih di mata. Namun begitu janganlah terlalu sering mengeramasi bayi karena walau bagaimana pun dalam sampo bayi tetap mengandung deterjen. Selain itu, aktivitas bayi yang belum terlalu banyak menjadikan kulit kepala bayi tidak mudah kotor sehingga tidak perlu terlalu sering dikeramas.

Saat Membeli Baby Lotion Untuk Bayi, Perhatikan Dengan Seksama Komposisi Yang Ada Di Dalam Produk Tersebut

Banyak orangtua jaman sekarang memberikan baby lotion kepada bayinya. Produk perawatan bayi yang satu ini terbuat dari percampuran antara air dengan minyak. Bunda harus melihat komposisi yang ada dalam produk baby lotion tertentu. Selain itu, pengunaan baby lotion yang berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Untuk itu, gunakanlah produk perawatan bayi tersebut secukupnya saja.

Pilih Minyak Telon Yang Tidak Terlalu Panas Untuk Kulit Si Kecil Agar Tidak Mengakibatkan Iritasi

Secara umum fungsi dari minyak telon adalah untuk menghangatkan tubuh bayi. Jenis kosmetika yang satu ini sangat pas diterapkan pada bayi yang tinggal di daerah dingin. Selain itu, minyak telon juga pas digunakan setelah mandi. Kulit yang basah setelah mandi akan kembali hangat dengan minyak telon. Sebaiknya pilihlah jenis minyak telon yang tidak terlalu panas untuk kulit bayi karena minyak yang terlalu panas bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

Meski Membuat Si Kecil Jadi Harum, Jika Terdapat Gatal, Kulit Merah Dan Gejala Lainnya, Sebaiknya Bunda Menghentikan Pemakaian Dan Beralih Pada Produk Lain

Bedak termasuk jenis kosmetika bayi yang banyak digunakan. Biasanya bedak bayi daplikasikan setelah pemakaian minyak telon. Produk perawatan bayi yang satu ini berfungsi untuk membuat tubuh bayi harum sepanjang hari. Efek samping yang ditimbulkan dari bedak tersebut juga harus diperhatikan, jika terdapat gatal, merah, atau gejala-gejala lainnya pada kulit maka hentikan pemakaian bedak.

Boleh Saja Pakai Hair Lotion, Namun Jika Terdapat Gejala Ketidakcocokan Segera Hentikan Pemakaian

Beberapa orang tua menginginkan anaknya untuk memiliki rambut yang tebal dan indah. untuk itu, orang-orang jaman dulu menggunakan seledri sebagai cara untuk menyuburkan rambut. Namun kini telah hadir hair lotion. Kosmetika yang satu ini berfungsi untuk menyuburkan rambut agar indah dan tebal. Namun sebaiknya Bunda menghentikan pemakaian jika terdapat gejala adanya ketidakcocokan. Jangan paksakan rambut si kecil tumbuh lebat dan indah karena rambut tipis pada bayi adalah hal yang biasa.

Meskipun masih banyak jenis kosmetika bayi lainnya yang beredar di pasaran namun pada umumnya 6 jenis kosmetika di ataslah yang banyak digunakan oleh para orangtua. Penting untuk mengamati efek yang timbul akibat pemakaian kosmetika tertentu dan jangan ragu untuk menghentikan pemakaian jika terjadi efek buruk pada si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bunda, Ini Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Perut kembung pada bayi seringkali membuat bayi rewel, muntah bahkan sampai demam. Tentu, Bunda merasa khawatir dengan kondisi buah hati yang seperti ini. Jangan khwatir, Bunda! Segera atasi kembung pada bayi dengan praktikkan langkah jitunya berikut ini!

1. Menepuk lembut punggung bayi

Atasi kembung pada bayi dengan menepuk lembut punggungnya setiap kali ia habis menyusui. Caranya, angkat tubuh bayi dalam posisi tegak dan posisikan kepalanya berada di pundak Anda. Setelah itu, tepuk-tepuk punggungnya secara lembut hingga ia sendawa. Mudah, bukan?

2. Gosok perut bayi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menelentangkan tubuh si kecil, lalu oleskan sedikit minyak telon atau minyak kayu putih ke permukaan perutnya. Setelah itu, gosok lembut perut bayi searah jarum jam. Cara ini dijamin dapat membuat perut bayi terasa nyaman sekaligus mendorong gas berlebih agar keluar.

3. Betulkan posisi menyusui

Satu hal yang sering terlupakan oleh ibu muda adalah seperti apa posisi menyusui yang benar. Karena, jika sampai salah, maka hal ini justru akan membuat perut bayi kembung dan begah. Untuk menghindari kemungkinan buruk ini, selalu pastikan bahwa kepala bayi lebih tinggi dibanding perutnya. Dengan begitu, bayi akan lebih mudah sendawa karena susu akan langsung mengalir ke perut dan mendorong gas berlebih keluar

4. Buat bayi agar lebih aktif

Bagi Anda yang memiliki buah hati yang sudah bisa berjalan atau merangkak, maka selalu berikan ia stimulus agar terus bergerak aktif. Nah, khusus untuk bayi yang masih belum bisa berjalan atau merangkak, maka cobalah cara berikut ini: posisi tubuh bayi dalam keadaan telentang, lalu angkat kedua kakinya dan buatlah gerakan seakan-akan sedang berjalan. Jika dilakukan dengan benar, cara ini dijamin dapat membuat kembung pada bayi reda dengan segera..

5. Mandikan dengan air hangat

Cara mengatasi perut kembung pada bayi yang terakhir adalah dengan memandikannya menggunakan air hangat. Jika si kecil sudah mulai rewel, dan cara yang telah disebutkan sebelumnya tetap tidak memberikan hasil maksimal, maka segera mandikan ia dengan air hangat suam-suam kuku. Suhu hangat terbukti dapat membuat perut bayi terasa lebih nyaman, Dengan begitu, dijamin kondisinya akan membaik dan tidak akan rewel lagi.

Itu tadi 6 cara mengatasi perut kembung pada bayi yang dapat dicoba oleh para ibu. Semoga bermanfaat, Bunda!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Anak Cerdas Punya Rasa Ingin Tahu yang Besar, Ini Manfaat Anak Memiliki Rasa Ingin Tahu dan Cara Praktis Merangsang Keingintahuan Anak

Calm children playing with  toys in home interior

.

Memiliki rasa ingin tahu yang besar adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan. Jika seseorang mampu mengarahkan rasa ingin tahu kepada hal-hal yang positif, sifat tersebut akan menjadi keuntungan bagi kita. Namun sebaliknya, jika rasa ingin tahu tersebut digunakan untuk hal-hal yang negatif sifat tersebut bisa menjadi bumerang untuk kita.
Rasa keingintahuan akan sesuatu hal, jadi motivator yang kuat. Mampu membangun mental dan emosi, serta mendorong seseorang mau belajar dan maju. Nah sebagai orangtua, hal ini jelas jadi tugas kita bersama. Sebab menjaga agar rasa  tersebut terus tumbuh didalam dirinya, kita butuh beberapa cara untuk menstimulasinya.

Dan Berikut  Caranya :

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Sebab Kerap Susah Tidur Pada Anak Dapat Mengganggu Perkembangannya, Atasi Dengan Tips Ini Bun

StockSnap_AHFXOY83GL

Apakah buah hati anda sering terbangun dan menangis di malam hari? Jika frekuensinya tidak terlalu sering maka hal itu bisa disebut sebagai sesuatu yang wajar, namun jika kerap terjadi bisa jadi si kecil mengalami gangguan tidur.

Gangguan tidur terjadi saat ritme biologisnya terganggu, sehingga si kecil tak dapat tidur nyenyak saat malam hari. Namun anda tidak perlu khawatir, agar anak tak lagi sulit tidur, ada sejumlah tips sederhana yang bisa Bunda terapkan.

Hentikan Aktivitas Bermain Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Bermain merupakan aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari dunia anak. Kebanyakan anak akan menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Namun ternyata dekatnya jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur dapat menyebabkan si kecil mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menyatakan bahwa satu jam jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur akan menyebabkan si kecil mengalami sulit tidur. Untuk itu, para ahli menyarankan para orangtua untuk menghentikan aktivitas bermain anak beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba demi menjaga kualitas tidur si kecil.

Pastikan Tempat Tidur Yang Digunakan Anak Bisa Membuatnya Nyaman

Cara lainnya untuk membuat tidur si kecil nyenyak adalah dengan memberikan tempat tidur yang nyaman. Bisa jadi sering terbangunnya si kecil pada malam hari disebabkan oleh bahan seprei yang panas, adanya pasir, atau semut. Untuk mengatasinya, gantilah seprei si kecil secara teratur sehingga tempat tidurnya pun akan menjadi nyaman.

Berikan Camilan Untuk Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Mungkin masih banyak orangtua yang belum menggunakan cara yang satu ini untuk menidurkan si kecil. Padahal beberapa ahli anak menyarankan para orangtua untuk memberikan cemilan beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba. Makanan kecil seperti kacang, sereal, pisang, telur, keju, ikan tuna, segelas susu hangat, dan yoghurt dapat memicu rasa kantuk pada anak.

Matikan Atau Jauhkan Perangkat Elektronik Dari Tempat Tidur Anak

Beberapa pakar kesehatan anak berpendapat bahwa sambungan listrik yang terdapat pada perangkat elektronik seperti TV, radio, ponsel, dan berbagai jenis peralatan listrik lainnya dapat menghambat produksi hormon melatonin pada si kecil. Hormon melatonin adalah hormon yang menyebabkan rasa mengantuk.

Meskipun beberapa ahli meragukan hasil penelitian tersebut tapi tidak ada salahnya anda memutus aliran listrik di sekitar si kecil. Atau paling tidak menjauhkannya dari tempat tidur si kecil.

Gunakan Lampu Tidur Atau Matikan Lampu Agar Si Kecil Cepat Tidur

Banyak pakar kesehatan yang menyarankan untuk mematikan lampu saat sedang tidur. Hal itu karena cahaya lampu dapat menghambat produksi hormon tidur. Namun jika bayi anda tidak terbiasa dengan tidur dalam suasana yang gelap, maka Bunda dapat memasang sebuah lampu tidur di kamar tidur.

Buat Anak Merasa Rileks Agar Tidurnya Nyenyak Bun!

Beberapa aktivitas ringan seperti memberikan pelukan, ciuman, bercerita, dan bersenandung akan membuat si kecil menjadi rileks. Dengan begitu anak dapat tidur nyenyak dan beristirahat dengan maksimal. Hal ini tentu berpengaruh baik untuk pertumbuhannya.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk membuat tidur si kecil nyaman. Dengan tips sederhana di atas, Bunda dapat membuat tidur si kecil jadi berkualitas. Namun jika tips tersebut sudah dilakukan dengan baik tapi tidur si kecil belum juga nyenyak, maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak demi mengetahui penyebabnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top