Parenting

Agar Si Kecil Tak Gundah, Persiapkan Dia Menjadi (Calon) Kakak Dengan Tetap Membuatnya Merasa Diperhatikan Bun!

Sebentar Lagi Si Kecil Akan Punya Adik ? Begini Cara Untuk Menghilangkan Kegundahannya Bun!

Masa kehamilan adalah momen yang paling berkesan untuk orangtua. Kehadiran anggota baru dalam keluarga menjadi sesuatu yang membahagiakan. Meski akan kembali disibukkan dengan berbagai rutinitas mengurus bayi dan kakaknya yang juga belum terlalu besar, namun rasanya hal itu tidak jadi masalah.

Kebahagian yang anda rasakan, tentu juga harus dibagikan pada si kecil yang sebentar lagi akan menjadi kakak. Namun mengingat usianya yang belum terlalu besar, butuh waktu untuknya memahami semua itu. Tapi Bunda tak perlu terlalu khawatir, pelan-pelan berikan penjelasan agar dia mengerti.

Sebagai Langkah Awal, Kita Bisa Mencoba Untuk Bertanya Padanya. Apakah Dia Menginginkan Seorang Adik Atau Teman Bermain?

brothers-family-siblings-boys-50692

Keberadaan anggota keluarga baru tentu membuatnya harus beradaptasi, untuk itu sampaikan hal tersebut dengan cara yang menyenangkan.Bunda bisa menyelipkan informasi ini ketika sedang melakukan interaksi dengannya. Saat sedang makan atau bermain bersama hingga ketika membacakan sebuah cerita untuknya, cobalah bertanya apakah dirinya tak ingin punya adik atau teman bermain.

Bunda juga bisa memberinya pertanyaan untuk memancing reaksinya. “Kalau Bunda kasih adik untuk Kakak, mau nggak?”. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan jadi sesuatu yang terlihat menyenangkan baginya. Bahkan tanpa terlihat seperti sedang menjelaskan sesuatu, dirinya akan berimajinasi sendiri bahwa sebentar lagi ia akan mendapat hadiah seorang adik baru.

Secara Perlahan Mulailah Melibatnya Dalam Proses Kehamilan Yang Sedang Anda Lalui

Seiring dengan perkembangan usia kehamilan, tentu akan ada beberapa perubahan dalam diri Bunda.  Jika memang cukup jeli, si kakak akan menghujani Bunda dengan beberapa pertanyaan ajaibnya. Hal ini jadi salah satu momen tepat yang akan membantu kita untuk memberinya pemahaman.

Perlihatkan padanya bentuk perut yang sudah mulai membesar, serta perubahan lain yang akan menjelaskan. Sebisa mungkin libatkan dia dalam setiap proses kehamilan yang anda jalani. Seperti ketika sedang melakukan check up rutin ke dokter kandungan hingga aktivitas ibu hamil lainnya. Untuk membantunya memahami lebih mudah, kita juga bisa menggunakan media lain sebagai alat. Mulai dari gambar-gambar ibu hamil, bayi yang baru lahir hingga ibu lain yang juga sedang hamil. Sesekali mintalah ia untuk mencoba merasakan pergerakan yang sedang terjadi dalam perut anda. Jelaskan pula bahwa di dalamnya sedang ada mahkluk hidup yang sama sepertinya dulu saat masih di kandungan.

Buatlah Dia Merasa Hebat Dengan Bertanggung Jawab Membantu Bunda Menyambut Kelahiran Bayi

pexels-photo-235243

Untuk kegiatan yang satu ini tentu akan jadi sesuatu yang menyenangkan baginya. Karena anak seusianya tentu masih senang untuk hal-hal yang bersifat seperti permainan. Bawalah ia untuk turut serta dalam proses penyambutan anggota keluarga baru yang akan lahir. Mulai dari berbelanja keperluan bayi, hingga kegiatan menghias kamar untuk adiknya kelak. Biarkan ia berimajinasi untuk sesuatu yang akan dilakukannya, serta beri ia tanggung jawab untuk beberapa hal yang kelak akan jadi tugasnya. Misalnya “Kakak pilih ya warna apa yang cocok untuk adik?”. Tak hanya membuatnya senang karena diikutsertakan, ini jadi momen yang akan menjelaskan bahwa sebagai kakak ia bertanggung jawab atas beberapa hal yang dibutuhkan adiknya nanti.

Karena Sebentar Lagi Bunda Harus Membagi Perhatiannya, Ajari Dia Untuk Mulai Belajar Mandiri Sejak Dini

Sebagai seseorang yang akan menjadi kakak, dia memang sudah sepantasnya belajar mandiri sejak sekarang. Namun mandiri yang dimaksud disini bukanlah pekerjaan-pekerjaan berat yang selayaknya dilakukan orang dewasa ya! Ajak buah hati untuk mandiri pada hal-hal kecil yang biasa dia lakukan. Seperti menyimpan kembali mainan ketika sudah selesai bermain, atau menyimpan kembali buku bacaannya ke tempat semula.

Jika perlu Bunda bisa memberinya sebuah aturan yang menyenangkan. Contohnya jika anak berhasil melakukan kegiatan itu dengan baik, berarti dia sudah membantu dan berhak mendapat hadiah. Bukan bermaksud mengajari anak untuk melakukan sesuatu dengan imbalan, hal lain yang tentu ia dapatkan adalah pelajaran penting tentang arti sebuah usaha. Dengan begitu ia tahu bahwa untuk sesuatu yang mungkin sedang diinginkannya, ada usaha yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Tapi Jelaskan Pula Padanya, Kehadiran Sang Adik Tak Lantas Merebut Kasih Sayang Anda Sebagai Orangtua

Disatu sisi momen kelahiran adik ini memang sering dipandang sebagai sesuatu yang akan merebut kasih sayang orangtua darinya. Karena secara tak langsung kelahiran bayi di rumahnya memang membutuhkan perhatian khusus. Belum lagi kedatangan tamu saat adiknya lahir nanti, mau tak mau pada saat itu perhatian jadi terfokus pada adiknya saja.

Bersamaan dengan itu sang kakak akan merasa tersingkirkan, atau bahkan berpikir bahwa sang adik telah merebut semua miliknya. Nah disinilah peran serta kita sebagai orangtua sangat dibutuhkan, sebisa mungkin berilah pengertian padanya. Bahwa situasi saat itu memang menjadikan sang adik jadi fokus utama, tapi bukan berarti semua orang akan melupakannya. Katakan padanya bahwa kita akan tetap ada untuknya. Demi menghibur hatinya, jelaskan padanya bahwa dulu ketika ia lahir, hal itu juga terjadi padanya. Jadi dia tidak perlu iri atau merasa dilupakan. Penjelasan tersebut akan membantu untuk menenangkan hatinya.

Mengingat usianya yang masih anak-anak, memang tak akan mudah untuk memberinya pengertian akan kehadiran anggota baru dalam keluarga. Namun setidaknya beberapa cara di atas akan membantu anda untuk membuatnya lebih mudah mengerti dan menerima kehadiran adik kecilnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Supaya Tak Membahayakan Buah Hati, Bunda Jangan Asal Membelikan Mainan Untuk Anak

thomas-and-friends-2435542_640

Mainan merupakan benda yang tidak bisa dilepaskan dari dunia anak-anak. Bahkan sebagian besar waktu anak dihabiskan untuk bermain. Meski begitu Bunda juga harus tahu bahwa tidak semua mainan aman untuk anak. Banyak mainan yang justru berbahaya untuk anak-anak.

Untuk itu, Bunda bisa memilihkan mainan yang memenuhi standar keamanan untuk anak-anak. Nah untuk menyiasati hal itu, Bunda bisa membelikan mainan yang aman untuk buah hati dengan karakteristik berikut ini.

Hal Pertama yang Harus Bunda Perhatikan Adalah Ukuran Mainan

Untuk Bunda yang memiliki bayi dengan usia dibawah 2 tahun, memperhatikan ukuran mainan adalah hal yang sangat penting. Pilihlah mainan dengan ukuran yang sedikit lebih besar, paling tidak memiliki diameter 3 cm dan panjang 6 cm agar mainan tersebut tidak tertelan oleh si kecil.

Bentuk Mainan Juga Tidak Boleh Diabaikan Ya Bun!

Bunda pun perlu menghindari mainan berbentuk koin, kelereng, ataupun bola-bolaan. Jenis mainan seperti ini rawan untuk dimasukan ke dalam mulut. Selain itu, jenis mainan seperti ini akan sangat membahayakan si kecil jika sampai tertelan.

Luangkan Waktu Untuk Membaca Aturan Penggunaan Mainan Anak

Biasanya pada mainan yang dijual di toko-toko khusus mainan anak terdapat aturan penggunaannya. Bacalah baik-baik aturan penggunaan tersebut. Jangan sampai Bunda salah dalam menggunakannya karena hal itu bisa membahayakan si kecil.

Setelah Itu Baca Petunjuk Rekomendasi Mainan Yang Tertera Pada Jenis Makanan Tertentu. Pastikan Si Kecil Telah Cukup Umur Ya Bun

Pada beberapa jenis mainan tertentu terdapat petunjuk rekomendasi mainan. Pada petunjuk rekomendasi mainan ini tertera usia anak yang sudah dan belum diperbolehkan untuk menggunakan mainan tersebut. Hal ini penting untuk diperhatikan agar tujuan dari pemberian mainan tersebut dapat tersampaikan.

Perhatikan Seluruh Bagian Mainan Dengan Cermat Dan Pastikan Tidak Menimbulkan Bahaya Bagi Si Kecil

Sebelum memutuskan untuk membeli jenis mainan tertentu, Bunda harus memperhatikan seluruh bagian dari mainan itu. Perhatikan dengan cermat apakah ada bagian-bagian yang memungkinkan untuk menimbulkan bahaya bagi si kecil atau tidak. Bukan hanya pada bagian luar saja, untuk memastikan keamanan dari mainan tersebut Bunda juga perlu memperhatikan hingga bagian-bagian terkecilnya.

Bila Bunda Ingin Memberikan Mainan Elektronik Untuk Si Kecil, Pastikan Baterai Yang Terdapat Di Dalamnya Telah Ditutup Dengan Benar

Saat ini banyak beredar jenis mainan elektronik. Kebanyakan jenis mainan seperti ini menggunakan baterai sebagai sumber energinya. Jika jenis mainan ini yang Bunda pilih, maka pastikan bahwa baterainya telah ditutup rapi dengan sekrup. Ini bertujuan agar si kecil tidak bisa membukanya. Perlu  Bunda tahu bahwa di dalam baterai terdapat bahan-bahan kimia yang sangat berbahaya bagi anak. Jika baterai tersebut mudah untuk dikeluarkan dihawatirkan akan diemut oleh si kecil dan ini sangat berbahaya.

Akan Lebih Baik Bila Bunda Membeli Mainan Untuk Si Kecil Di Authorized Toys Store

Authorized toys store adalah toko yang khusus menjual mainan anak. Toko yang resmi dan legal ini akan menaati standar mainan yang aman untuk anak. Jadi Bunda tak perlu lagi khawatir jika di dalam mainan tersebut mengandung material berbahaya. Dengan demikian, anak bisa bermain dengan riang, dan Bunda pun tetap tenang.

Untuk mengatahui Jenis Bahan Yang Digunakan Dalam Mainan, Bunda Bisa Membeli Mainan Yang Dilengkapi Dengan Kotak

Biasanya pada kotak mainan tertera berbagai jenis material yang digunakan dalam membuat mainan tersebut. Dengan demikian Bunda jadi tahu apakah mainan tersebut aman atau tidak untuk dimainkan anak. Hal ini tentu tidak akan Bunda dapatkan jika membeli mainan tanpa kotak. Namun, hal ini dapat diatasi dengan bertanya pada penjaga tokonya bila Bunda berbelanja di toko resmi.

Selalu Periksa Kondisi Mainan Setelah Digunakan Bermain Anak

Saat Bunda membantu si kecil untuk membereskan mainannya, lakukan pengecekan kondisi mainan tersebut. Pastikan mainan dalam kondisi yang aman. Tidak ada baut yang lepas dan tidak ada bagian mainan yang keluar. Hal ini sangat penting dilakukan Bun, sebab mainan yang tidak dalam kondisi semestinya bisa saja melukai si kecil.

Ternyata tidak semudah yang dibayangkan untuk memilihkan mainan si kecil. Ada hal-hal yang harus diperhatikan. Untuk itu, pilihlah mainan yang benar-benar aman untuk anak. Jangan sampai Bunda menuruti keinginan si kecil begitu saja tanpa memperhatikan keamanan mainan tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Para Ibu Perah dengan Aktivitas Pumping di Tempat Kerja

rsz_pompa-asi-manual-atau-elektrik

Setelah masa cuti selama tiga bulan terlewati, mau tak mau Bunda harus kembali bekerja. Semua hal yang dahulu jadi kegiatan sehari-hari, kini akan kembali berjalan seperti biasa. Namun kali ini tantangannya mungkin agak sedikit berbeda, dengan kemarin ketika Bunda masih mengandung buah hati.

Untuk Bunda yang baru memiliki anak pertama, tentu ini akan jadi hal yang mendebarkan. Dan salah satu hal yang cukup membuat resah, adalah kebutuhan si kecil akan ASI. Momen ini akan jadi membuat Bunda didera bermacam-macam perasaan. Mulai dari takut, bingung, khawatir stok ASI tak akan cukup, hingga pada kualitas ASI yang tentu berpengaruh tumbuh kembangnya.

Tapi Bunda tak perlu khawatir, keputusan memberikan ASI eksklusif untuk anak pertama ini justru akan menjadi pengalaman yang luar biasa indah.

Hal yang Paling Utama, Bunda Harus Belajar Bagaimana Teknik Pumping yang Benar

rsz_tanja-heffner-252586

Menjadi ibu perah untuk anak bayi di rumah itu artinya Bunda harus tahu bagaimana proses pumping. Mulai dari bagaimana caranya untuk mengeluarkan ASI dengan alat pumping, hingga pada waktu kapan payudara kita akan menghasilkan ASI yang banyak dan berkualitas baik tentunya.

Demi menghindari hal yang mungkin menganggu, Bunda bisa latihan terlebih dahulu saat di rumah. Dengan begitu saat nanti sedang ada di kantor untuk bekerja, Bunda tak kerepotan untuk melakukannya.

Peralatan Pumping Bak Amunisi Saat Perang, Jangan Sampai Ketinggalan Bun!

rsz_pompa-asi-manual-atau-elektrik

Memang sih tujuan Bunda berangkat ke kantor tentu untuk bekerja, namun kini telah ada kewajiban lain yang harus dilakukan. Nikmatnya menjadi seorang ibu, adalah ketika Bunda tak pernah merasa terbebani untuk melakukan beberapa hal untuk si kecil yang disayangi.

Rasanya tak ada alasan untuk bisa lupa, kecuali Bunda mungkin sedang dalam situasi yang darurat dan buru-buru. Karena satu hari tanpa melakukan pumping saat di kantor, tentu akan mengurangi stok ASI di rumah yang harusnya sudah bisa bertambah.

Mulai dari alat peras, botol higienis ASI, kain lap untuk membersihkan alat peras dan area payudara, hingga cold storage untuk menyimpan ASI.

Mulailah Beradaptasi pada Aktivitas Pumping dengan Melatih Diri Lebih Rileks

rsz_linkedin-sales-navigator-402819

Untuk pengalaman pertama, aktivitas pumping ini tidak akan mudah. Kita bisa saja merasa nervous, takut atau bahkan tiba-tiba malu. Padahal kita melakukannya seorang diri loh. Dan kecemasan seperti ini bisa mempengaruhi produksi ASI yang keluar loh Bun. Kondisi tubuh yang sedang stres atau tak nyaman, juga memicu berhentinya produksi ASI.

Jadi Bunda harus memastikan diri sedang rileks, nyaman dan dalam keadaan senang atau bahagia saat akan melakukan pumping.

Jika Memang Tempat Kerja Tak Punya Ruang Khusus Untuk Pumping, Bunda Bisa Mencari Ruangan yang Benar-benar Nyaman

rsz_samantha-gades-367198

Dari sekian banyaknya perusahaan di negara kita, rasanya masih sedikit kantor yang memang benar-benar peduli pada ibu menyusui. Ini terlihat dari kecilnya angka kantor-kantor yang menyediakan ruang khusus untuk karyawati yang juga seorang ibu menyusui.

Tapi Bunda tak boleh putus asa, setidaknya pasti ada beberapa ruang yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Bunda bisa memilih untuk menggunakan ruang istirahat yang diperuntukkan bagi perempuan, atau ruangan di mushola yang khusus diperuntukkan untuk perempuan bila ingin merasa lebih nyaman. Perhatikan pula kondisi sekitar, pastikan bersih dan tidak akan mengundang bakteri pada ASI yang akan disimpan.

Tak Berada di Rumah Bersamanya Itu Berarti Bunda Harus Bisa Mengatur Stok ASI Agar Cukup Untuknya

https://shintadaniel.wordpress.com/2016/08/06/world-breastfeeding-week-2016/

https://shintadaniel.wordpress.com/2016/08/06/world-breastfeeding-week-2016/

Suatu kali mungkin tanpa tahu apa sebabnya, si kecil tiba-tiba kehabisan stok ASI di rumah. Dan jelas, hal-hal seperti ini harusnya jadi tanggung jawab kita sebagai ibunya. Bukan dia yang menjaga anak di rumah.

Aktivitas memerah ASI umumnya bisa kita lakukan untuk menggantikan sesi menyusui yang terlewat ketika tidak bersama bayi. Kuncinya, Bunda memang harus disiplin dengan berusaha memerah ASI setidaknya 3 jam sekali dengan durasi kurang lebih 15 menit untuk setiap payudara. Bunda pun perlu tahu jika frekuensi memerah akan mempengaruhi kualitas ASI yang dihasilkan.

Dan Bila Sedang Berada Bersamanya, Utamakan Untuk Menyusui Si Kecil Secara Langsung Ya Bun!

rsz_sean-roy-202825

Hal penting lain yang memang perlu untuk Bunda lakukan adalah menyusui anak secara langsung saat sedang bersama. Baik itu pada malam hari atau ketika sedang berada di rumah saat akhir pekan. Bunda juga bisa dengan leluasa menyusui  si kecil hingga dia merasa kenyang, sesaat sebelum berangkat kerja.

Bunda tak perlu merasa takut kalau aktivitas ini akan menganggu kinerja kita di kantor. Selama dilakukan dengan porsi dan manajemen waktu yang tepat, tentu tak akan menjadi masalah.

Kita hanya perlu mempersiapkan diri dengan hal-hal lain yang mungkin terjadi. Bagaimana Bun? Pernah merasakan perjuangan yang sama? Yuk share di kolom komentar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dilema Orangtua, Ketika Sang Anak yang Sudah Remaja Tiba-tiba Mogok Bicara

rsz_rachael-crowe-94002

Tak hanya saat buah hati masih bayi dan anak-anak saja, perubahan sikap anak ketika sudah beranjak dewasa nyatanya lebih menguras pikiran dan tenaga. Lalu tanpa tahu sebabnya, dia jadi lebih sering diam tanpa kata. Situasi ini tentu membuat orangtua bertanya-tanya.

Bila Bunda pikir memarahi atau menyuruhnya untuk berbicara akan menjadi sesuatu yang membantu, nampaknya Bunda harus melupakan hal itu. Seiring bertambah luasnya pengetahuan yang dia punya, kita memang harus bersiap dengan segala kemungkinan yang bisa saja dilakukan oleh anak. Lalu bagaimana upaya yang seharusnya Bunda lakukan untuk mengatasi situasi tersebut?

Hal Pertama Kali yang Harus Diketahui Bunda Adalah Penyebab Anak Mendadak Tak Mau Bersuara Sepanjang Waktu

rsz_pexels-photo-262103

Ada banyak hal yang kadang membuatnya diam, meski kita sendiri sebenarnya belum mengetahui penyebabnya secara pasti. Salah satunya bisa bermula dari beberapa aturan rumah yang Bunda buat.

Berpikir bahwa hal tersebut tak sesuai dengannya, dia kerap menunjukkan protes dengan diam dan tak mau bicara. Biar bagaimana pun dia mungkin sadar bahwa menentang orangtua bukanlah sikap yang baik.

Kemampuan untuk mendekati dan memintanya berterus terang akan memudahkan Bunda untuk mengetahui penyebabnya, dengan begitu kita jadi tahu tindakan mana yang harus dilakukan lebih dulu.

Membentaknya Agar Mau Bicara Bukanlah Pilihan Baik Bun, Justru Malah Bisa Jadi Bumerang

rsz_caroline-hernandez-315551

Bunda harus ingat, apa pun masalahnya, membentak anak tak akan memberikan solusi apa-apa. Ini justru akan jadi contoh buruk bagi dirinya. Bisa-bisa anak malah akan mengembalikan sikap yang kerap dia terima kepada kita di momen yang berbeda. Apa Bunda mau si kecil jadi sosok yang pembangkang? Tentu tidak kan?

Jangan menghadapinya dengan penuh emosi atau kemarahan yang tak berkesudahan. Cobalah beri buah hati pengertian, akan hal-hal yang nanti bisa terjadi jika dirinya masih terus diam. Disisi lain, Bunda juga harus adil padanya, dengan tak buru-buru menutup perdebatan kala dia sedang menyampaikan isi hatinya. Cobalah terima apa yang dikatakan anak dengan baik.

Lalu Pelan-pelan Beri Tahu Dia, Bahwa Tak Ada Masalah yang Akan Selesai Jika Dirinya Hanya Diam Saja

rsz_claudia-soraya-290053

Kesabaran dan kemampuan untuk bisa memberikan jawaban yang tepat, jadi sesuatu yang dibutuhkan oleh semua orang tua. Tak hanya ayahnya saja, akan tetapi ibunya juga. Meski dengan kondisi yang masih sedikit memberontak, biasanya hal-hal yang dibicarakan dengan lembut memudahkan kita untuk menyampaikan saran.

Bunda memang tak bisa berbuat banyak, karena hanya bisa bersabar sembari memberinya peringatan. Sampaikan pula, jika tak akan ada orang yang tahu isi hatinya jika dia sendiri tak mau buka suara.

Jika Dirasa Masih Kurang, Bantulah Anak Untuk Lebih Mengerti Bahwa Memang Ada Aturan yang Harus Ditaati

rsz_rachael-crowe-94002

Kadang kala situasi seperti ini merupakan fase perkembangan anak yang harus dilewati. Saat anak bertambah umur serta pengalaman, maka dia akan semakin mudah diajak berbicara dan bertukar pikiran. Termasuk saat dia tiba-tiba bersikap diam, hanya karena beberapa hal yang dirasanya tak sesuai dengan keadaaan.

Sosoknya sedang ingin jadi elang yang bebas. Melakukan banyak hal tanpa dilarang. Jadi wajar saja, jika pada beberapa kesempatan anak akan lebih banyak diam untuk menyuarakan protesnya. Dengan begitu, sebenarnya, perubahan sikap ini kadang memudahkan orang lain untuk membaca situasi hatinya.

Dan Untuk Mengembalikan Situasi Hatinya, Bunda Harus Tetap Bersikap Seperti Biasa

rsz_guillaume-de-germain-329206

Tidak hanya anak kecil saja yang butuh direngkuh untuk merasa tenang. Sosok yang kini sudah tumbuh remaja itu, juga berhak mendapatkan hal serupa Bun. Cobalah peluk dirinya, sembari Bunda menyampaikan hal-hal yang memang harus terjadi, dan yang tidak. Hal yang harus diutarakan atau pun mesti disimpan.

Ketenangan itu akan membantu dirinya untuk bisa membuka diri dan menyampaikan isi hati. Pelan-pelan dia akan sadar bahwa hal-hal yang memang tak sejalan dengan pikiran harus disampaikan bukan malah disimpan dalam hati.

Bunda mungkin merasa ini jadi tantangan berat sebagai orangtua. Disamping mesti sabar, kita memang tetap harus bisa menahan diri untuk tak berpikiran buruk terhadapnya. Percayalah Bun, saat ini si kecil hanya sedang butuh dimengerti.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top