Parenting

Agar Anak Tumbuh Cerdas, Orangtua Harus Sering Bermain dengan Anak, Ini alasannya

maindopamine

Setiap orangtua pasti menginginkan buah hati mereka tumbuh cerdas dan memiliki perkembangan mental yang stabil.  Untuk mencerdaskan anak, selain memberkan nutrisi yang tepat untuk otak. Ayah dan Bunda dapar melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan memberikan ‘makanan’ lain diluar tubuh.

Bermain dapat Merangsang kecerdaskan anak, bermain adalah ‘pekerjaan’ utama anak

Para ahli menemukan bahwa bermain adalah makanan otak dari luar tubuh yang yang efektif menujang tumbuh kembang optimal. Selain untuk merangsang kecerdaskan anak, bermain adalah ‘pekerjaan’ utama anak. Oleh karena itu orang tua perlu meluangkan waktu bermain bersama anak.

Namun, tak sedikit orangtua yang akhirnya melupakan bahwa salah satu cara ampuh dalam membesarkan anak agar cerdas dan berperilaku baik adalah orangtua harus lebih sering menghabiskan waktu bermain dengan anak. Pasalnya, komunikasi dua arah yang baik antar orangtua dan anak, memberikan keuntungan pada otak mereka untuk berkembang dan terbentuk sehat serta sempurna.

Agar anak Antusias Dalam mempelajari banyak hal, Orangtua harus ikut bermain bersama anak

Margot Sunderland, Psychotherapist dari Child Mental Health mengatakan “Jika Anda ingin memiliki anak yang antusias dalam mempelajari banyak hal di sekeliling mereka, dan dapat membangun hubungan yang baik dengan teman-teman sebayanya, maka orangtua harus membantu anak untuk meningkatkan level dopamine pada otak mereka,”

Dopamine adalah senyawa transmisi saraf yang berperan penting dalam menimbulkan perasaan senang atau nyaman. Lalu, menurut Sunderland, dopamine pelepasan hormon dopamine semakin optimal saat anak merasa bahagia dan senang saat dapat mampu memecahkan atau menemukan jawaban dari sebuah persoalan. Pada kondisi tersebut kualitas otak terus meningkat.

Tak Sekedar Bermain, Saat bermain dengan anak, orangtua harus memperlihatkan dukungan

Kemudian, Sunderland yang juga penulis buku The Science of Parenting tersebut menegaskan, aktivitas bermain yang membutuhkan gerakan fisik antara anak dan orangtua, disinyalir mampu menstimulasi rasa penasaran dan kritis pada anak. Sebab, hubungan yang baik antara orangtua dan anak membentuk sifat berani bertanya pada anak.

maindopamine

“Saat bermain dengan anak, orangtua harus memperlihatkan dukungan. Jadi, bila sedang main lompat tali, orangtua jangan ragu untuk berteriak ‘Wow lompatanmu tinggi sekali, nak’. Seruan yang demikian membuat produksi dopamine pada otak anak semakin aktif. Sebaliknya, jika orangtua diam saja, maka level dopamine pada otak anak terus menurun,” urai Sutherland

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Jangan Mau Didikte Tayangan Yang Itu-Itu Saja, Bunda Harus Merdeka Memilih Program TV Untuk Anak

Four-kids-watching-a-movie

Sejatinya sah-sah saja mengizinkan anak-anak menonton televisi. Apalagi saat momen golden age, anak-anak lebih cepat menangkap informasi. Apabila mereka menonton tayangan yang mengandung konten positif, bukankah hal itu baik bagi perkembangan si kecil?

Hanya saja belakangan muatan dalam acara televisi tak lagi ‘ramah’ untuk anak-anak. Di samping itu, kurangnya perhatian orangtua menyortir tayangan mana yang layak menjadi tontonan buah hati membuat banyak anak-anak yang akhirnya terperangkap pada tayangan televisi yang hanya mengejar rating penonton. Belum lagi dengan dampak yang akan ditimbulkan ke depannya.

pexels-photo-236215

Jumlah Tayangan Sinetron di Beberapa Stasiun TV Membuat Anak Tak Punya Pilihan Saat Menonton

Satu stasiun tv paling sedikit menayangkan dua sinetron dalam durasi lebih dari dua jam. Jika dua hingga lima stasiun tv lokal menjadikan sinetron sebagai program andalan mereka, maka anak-anak pun mau tak mau ikut menonton tayangan yang ada di tv. Jika si kecil terus-menerus melakukan hal ini, akan timbul pula dampak bagi psikologisnya.

pexels-photo-301977

Selain Krisis Tayangan Bermutu, Nyatanya Anak-Anak Pun Mulai Kesulitan Mendengar Lagu-Lagu Sesuai Usianya

Mulai dari radio hingga televisi, bunda pasti kesulitan menemukan lagu bergenre anak-anak. Karena memang saat ini lagu-lagu yang ada ditujukkan untuk orang dewasa. Tapi lantaran tak ada lagu yang mewakili usianya, mau tak mau anak-anak ikut mendengarkan lagu tersebut kemudian jadi hapal di benaknya. Bukankah tak lazim melihat anak-anak fasih menyanyikan lagu cinta-cintaan?

pexels-photo-321441

Efek Paling Buruk Yaitu Saat Si Kecil Mulai Menirukan Apa Yang Ditontonnya Lewat Televisi

Anak-anak dikenal sebagai peniru yang cakap. Baik meniru kebiasaan orangtuanya maupun sekitarnya. Selain itu, mereka pun akan meniru tokoh yang menurutnya layak dijadikan figur idola. Tak jarang aksi para tokoh utama dalam sinetron masa kini pada akhirnya ditiru dan dijadikan ‘mainan’ anak-anak saat berinteraksi dengan teman sebayanya. Hal ini mulai masuk fase yang mengkhawatirkan jika si kecil mulai meniru adegan yang tergolong kasar seperti berkelahi, melabrak, atau melakukan bullying lewat kata-kata.

pexels-photo-235554

Apabila Sudah Terlanjur, Perlu Peran Aktif Orangtua Untuk Memberi Penjelasan

Tidak ada kata terlambat bagi orangtua untuk mengarahkan buah hati mereka. Jika si anak sudah terlanjur menonton sinetron atau menyanyikan lagu-lagu dewasa yang berbau percintaan, sudah selayaknya orangtua memberi penjelasan sesuai dengan kapasitas perkembangan si kecil. Misalnya menjelaskan pada si kecil apa itu cinta dan apa yang membuat orang harus mencintai orang lain atau sesama.

Mengarahkan anak kepada hal yang positif adalah salah satu cara menghalau dampak negatif yang sewaktu-waktu bisa timbul jika sudah terlanjur menonton tayangan tersebut. Baru kemudian orangtua bisa mengarahkan anak agar tak lagi menonton sinetron. Sejatinya tak perlu larangan keras, kuncinya hanya pengawasan yang lebih jeli dari orangtua.

pexels-photo-333529

Kedepannya Anak Perlu Dilindungi Dan Diberi Pilihan Tayangan Yang Sesuai Usianya

Nah, tentunya kita sebagai orang tua yang harus pandai mengatur tayangan untuk anak bukan? Agar tak lagi “kecolongan”, Bunda bisa memilih BigTV sebagai penyedia layanan televisi di rumah. Karena BIGTV memberikan solusi tayangan TV yang BERKUALITAS, MENDIDIK dan AMAN bagi perkembangan anak Anda. Setidaknya ada 5 fitur BigTV yang bisa dimanfaatkan untuk memberi anak tayangan yang berkualitas.

Pertama Decoder Lock, BIGTV memberikan fasilitas untuk orang tua dapat mengatur/membatasi waktu anak kita dalam menonton tayangan televisi. Hal ini penting karena mengatur durasi alias lamanya anak menonton televisi jadi faktor utama sukses tidaknya orang tua mendidik anak dengan televisi.

Kedua Parental Lock, BIGTV memberikan kemudahan untuk mengatur tayangan atau program sesuai usia anak. Dengan opsi ini tentunya tidak ada lagi cerita anak mengakses tayangan yang belum sesuai usianya bukan?

Ketiga Channel Lock, BIGTV membantu kita untuk dapat mengunci channel/program tertentu yang tidak aman untuk anak Anda. Untuk channel yang memang sama sekali tak boleh diakses, bunda punya pilihan untuk menguncinya total sehingga aman dari jangkauan anak-anak.

Keempat HD Quality, Channel BIGTV berkualitas High Definition/HD, sehingga tayangan BIGTV lebih tajam, jelas dan nyaman ditonton oleh anak. Mengingat anak secara indera masih terus dalam perkembangan tentunya penting untuk membuat matanya tetap nyaman dengan tayangan yang tajam dengan kualitas High Definition.

Kelima Bilingual, BIGTV hadir dalam 2 bahasa yaitu Indonesia dan Inggris yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak. Melalui fitur ini anak akan secara tak sadar dan gembira mempelajari bahasa inggris melalui tayangan favoritnya.

Untuk mencicipi fitur tersebut Bunda bisa memanfaatkan program promo Gelegar Kemerdekaan Big TV. Salah satunya Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Atau bisa mencoba Paket BIG SUN UNLIMITED yang dengan harga terjangkau mulai dari 329 ribu/bulan kita akan mendapatkan 80 Channel (53 Channel SD + 27 Channel HD), akses internet unlimited dan akses gratis untuk menonton channel-channel BIGTV melalui laptop, tablet atau smartphone.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV. Yuk siapkan fasilitas tayangan sehat untuk si buah hati!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Meski Jadi Ibu Rumah Tangga, Bunda Juga Tetap Perlu Me Time

Hampir semua perempuan yang memilih menjadi istri sekaligus ibu, tak pernah membayangkan apa yang kemudian akan dihadapinya kelak. Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan waktu 24 jam sehari dengan 7 hari seminggu. Tidak mengenal jam istirahat dan tak ada hari libur. Mulai dari merawat anak, mendidiknya, menyayangi pasangan, merawat rumah dan setumpuk kewajiban lain yang harus diselesaikan tiap harinya.

Hal tersebut memang benar adanya. Namun Bunda, meski demikian keadaannya, bukan berarti bunda harus melupakan me time yang mungkin saat sebelum menikah jauh lebih sering dilakukan. Me time atau waktu untuk menyenangkan diri sendiri adalah hak setiap orang, termasuk bagi seorang ibu rumah tangga.

Mengapa? Karena dengan me time nyatanya ampuh mengusir rasa suntuk, penat, bosan, atau bahkan lelah dari seorang ibu rumah tangga. Bukankah rumah tangga akan bahagia bila bunda pun bahagia?

Ibu yang Tak Punya Me Time Rentan Depresi yang Membuat Emosinya Bisa Meledak Sewaktu-waktu

ibu depresi

Meski dari luar terlihat baik-baik saja, bunda yang tak punya kesempatan untuk me time sejatinya tengah menimbun depresi. Jika terus dibiarkan, emosi dan depresi bunda yang sudah menumpuk bisa saja meledak sewaktu-waktu. Sayangnya banyak Bunda yang tak menyadari hal ini dan membiarkan tekanan ini terus menumpuk dalam diri.

Bahkan Sedihnya Karena Tertekan dengan Segala Rutinitas Pekerjaan Rumah, Bunda pun Rentan Melampiaskan Kekesalan pada Anak-anak

anak takut

Nyatanya me time memang sangat diperlukan. Efeknya bukan hanya pada bunda saja, karena seringkali jika bunda sudah kesal, anak-anak menjadi pelampiasan. Karena depresi dan lelah menyatu, bunda mulai berpikir bahwa anak-anak yang membuatnya tak memiliki me time seperti dulu.

Bunda itu Ibarat ceret air kebahagian. Tak mungkin bisa menuang kebahagiaan ke seluruh keluarga jika bunda sendiri tak bahagia bukan?

Ujungnya Bunda Bisa Mulai Menyesal dengan Pernikahan. Agar Hal itu Tak Terjadi, Sebaiknya Bunda Segera Konsultasi dengan Suami untuk Melakukan Me Time

berdua suami

Berkonsultasi dengan suami mengenai masalah ini sangatlah perlu. Karena nyatanya masih ada yang merasa tidak puas dengan kehidupan pernikahannya meski sang suami memenuhi segala kebutuhan rumah tangga. Padahal, Pernikahan yang telah bunda lalui bersama suami bukanlah hal yang layak disesali. Pasti suami mengizinkan apalagi demi kebahagiaan bunda.

Penelitian pun Mengatakan Menyediakan Waktu Me Time Ternyata Memberi Manfaat Baik Secara Psikologis dan Meningkatkan Kesejahteraan di dalam Keluarga

keluarga

Hasil studi dari Alyssa Westring, asisten professor di DePaul University, Chicago dan Stew Friedman, professor manajemen di Wharton School membuktikan bahwa me time penting dan bermanfaat bagi individu. Mereka melakukan penelitian terhadap sekumpulan orang dewasa yang berstatus ayah dan ibu yang rutin menyediakan waktu me time sepanjang 12-15 minggu ternyata mengalami peningkatan dalam hal kesejahteraan pribadi, kepuasan kerja, maupun kepuasan bersama keluarga mereka. Hal itu lantaran me time memberi manfaat baik secara psikologis dan fisik.

Saat Sudah Merencanakan Waktu Me Time, Yakinkan pada Suami Bahwa Semua Urusan Rumah Tangga Tetap Akan Berjalan Normal Selama Bunda Istirahat

ayah anak

Ada kalanya saat berkonsultasi, suami bisa saja tak setuju saat bunda harus meninggalkan urusan rumah tangga. Jika demikian, bunda harus pintar-pintar bernegosiasi dan meyakinkannya. Apalagi jika bunda telah memiliki rencana yang matang dan optimis jika me time tak akan mengganggu rutinitas dan urusan rumah tangga yang selama ini bunda kerjakan.

Tak ada salahnya meminta tolong pada orang terdekat selain suami jika memang bunda merasa perlu bantuan untuk membereskan urusan ini. Namun bunda juga bisa mencoba cara lain yaitu dengan melibatkan suami dalam mengurus rumah dan mengasuh anak secara bertahap. Jadi ketika tiba waktunya bunda beristirahat, suami tak akan kaget dan lebih santai karena sudah terbiasa menangani masalah keluarga.

Me Time Bisa Dilakukan Dimana Saja, Termasuk Di Rumah Menonton Tayangan Favorit

menonton televisi

Kekeliruan yang sering terjadi adalah berpikir bahwa me time haruslah berlibur dengan memakan waktu yang lama dan perlu perencanaan matang. Padahal sesungguhnya esensi dari me time adalah dengan menyisihkan waktu “istirahat” untuk diri sendiri.

Hal ini bisa bunda lakukan di rumah dan setiap hari kok. Seperti juga semua aktivitas pekerjaan lainnya, Bunda bisa beristirahat dan menarik nafas sejenak. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan mulai dari membaca buku hingga menonton tayangan televisi yang mengasyikan.

Nah, untuk Me Time tentunya bunda akan membutuhkan banyak pilihan tayangan bukan? Jangan sampai waktu istirahat bunda tak maksimal karena terpaksa menonton tayangan dengan pilihan program yang terbatas.

Salah satu yang pantas Bunda lirik itu BigTV. Apalagi penyedia layanan televisi satelit terbesar di Indonesia ini punya promo gelegar kemerdekaan. Dengan berlangganan paket Eazy 12 bulan bunda bisa merdeka selama 3 bulan plus bisa mengupgrade semua channel.

Atau Bunda boleh mencoba paket Eazy 1 Big Deal 20 GB dari BigTV ini. Dengan 299 ribu rupiah per bulan, kita sudah memperoleh 69 channel pilihan. Asyiknya lagi Bunda diberikan akses ke FirstMediaX, layanan yang memungkinkan Bunda mengakses program-program televisi dari gadget dimana saja.

Paling tidak, untuk di rumah Bunda bisa menikmati tayangan FirstMediaX dimana saja di seluruh ruangan. Apalagi paket ini sudah juga disertakan internet dengan kecepatan hingga 100 Mbps unlimited. Sementara untuk akses internet di luar rumah akan diberikan starter pack bolt gratis.

Kalau 69 channel belum cukup, Bunda bisa memilih Eazy 1 Big Star Unlimited dengan harga 439 ribu rupiah per bulan. Pilihan Channelnya lebih banyak hingga 92 channel dengan 32 diantaranya sudah berkualitas HD. Tambahannya Bunda tetap punya akses ke FirstMediaX, plus akses internet hingga 20 Mbps unlimited dan starter pack bolt gratis.

Kalau masih penasaran Bunda bisa simak pilihan paket lainnya dari BigTV di sini. Yuk siapkan fasilitas untuk Me time Bunda!

big-tv

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Ingin Memberikan Mainan Pada Si Kecil ? Beberapa Hal Ini Perlu Kita Perhatikan

Sudah Beli Mainan Baru

Setiap kali masuk kesebuh toko mainan anak, kita akan dihadapkan pada banyaknya jenis pilihan dengan berbagai bentuk dan warna disetiap mainan. Yang bisa membuat kita galau hanya untuk memilih mainan mana yang ingin kita beli untuk sikecil,karena selain membantu anak dalam tumbuh kembangnya mainan tersebut juga harus memenuhi beberapa hal yang perlu diperhatikan juga. Apakah mainan tersebut aman untuk sikecil atau malah bisa saja malah membahayakannya, ini hanyalah contoh sederhana yang perlu kita perhatikan untuk lebih lanjut bisa kita lihat dibeberapa point ini.

TERBUAT DARI BAHAN YANG AMAN DAN SESUAI USIA ANAK

Perhatikan asal bahan dan komponen mainan, jika mainan tersebut diberi cat pastikan bebas logam timah dan tidak beracun. Hindari pemilihan mainan yang berat dan bersisi tajam karena bisa membahayakan anak atau teman bermainnya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah membaca label pada mainan tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya, biasaya berisi aturan usia tertentu yang dapat atau cocok untuk memainkannya.

PILIHLAH BAHAN YANG TAHAN LAMA DAN MUDAH DIBERSIHKAN

Bicara soal awet pasti semua orangtua ingin jika mainan yang dibelikan bisa awet dalam jangka waktu yang panjang, apalagi jika harga mainannya lumayan menguras kantong. Duh

Jadi pilihlah mainan yang memang bisa tahan lama dan mudah dibersihkan atau bisa dicuci, selain untuk tetap bisa bersih juga untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel pada mainan. Sembari beri pengertian kepada sang anak untuk merawat dan menjaga mainannya (jika anak sudah bisa berinteraksi dengan kita).

MEMILIKI NILAI EDUKASI YANG TINGGI DAN BERAGAM

Memilih jenis mainan juga harus memerhatikan nilai edukasi yang bisa dipahami oleh sang anak, tidak hanya bagus dan mahal pastikan juga bahwa mainan tersebut memiliki nilai edukasi yang akan merangsang dan menggerakkan tumbuh kembang otak si kecil. Karena mainan yang memiliki nilai edukasi akan membantu melatihan kecerdasan sang anak dari kecil.

JENIS MAINANNYA MEMILIKI FUNGSI DAN REPRESENTASI

Mainan yang memang memiliki fungsi akan membantu anak lebih cepat dalam memahami beberapa hal yang ada disekitarnya, untuk itu memilih mainan yang memang benar berfungsi sebagaimana fungsi aslinya sangatlah membantu orangtua untuk tumbuh kembang sang anak, misalnya 1 set alat masak mainan untuk ank perempuan atau sebuah mobil-mobilan untuk anak laki-laki. Dari situ mereka akan belajar bahwa mainan mereka tersebut memiliki fungsi yang sama dalam kehidupan.

SESUAI DENGAN MINAT SI KECIL

“Sudah beli mainan baru untuk si kecil bukannya senang dia malah lebih asik dengan mainan lamanya” Nah untuk kasus seperti ini yang perlu kita perhatikan adalah pilihlah mainan yang memang sesuai dengan minat anak, kita bisa memerhatikan hal ini dari kebiasaannya saat tengah bermain. Selain dia akan senang pilihan ini juga akan membantu anak untuk terus mengembangkan minat yang dimilikinya sejak kecil, karena membimbing anak untuk hal yang menjadi minatnya bisa dimulai dari memilih mainan yang dia sukai bukan yang kita sukai.

DAN JADILAH MAINAN EDUKATIF TERBAIK UNTUK ANAK

Peran orangtua sangatlah dibutuhkan untuk melatih tumbuh kembang otak dan imajinasi anak saat bermain, untuk itu kita sebagai orangtua diharapkan bisa menjadi teman bermain yang baik untuknya. Karena interaksi yang kita berikan kepada sang anak selama bermain juga akan membantunya memahami banyak hal lebih cepat dibandingkan jika dia hanya bermain sendiri. Karena menghabis satu jam sehari dengan anak jauh lebih baik daripada membelikannya mainan yang banyak dan mahal tapi membiarkannya bermain sendiri.
Mainan tidak akan bisa terlepas dari keseharian anak-anak, untuk itu peran orantua sangatlah dibutuhkan untuk mampu mengontrol dan memilih jenis mainan yang akan dimainkan oleh si kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Waktu Bersama Anak Jangan Dihabiskan Pergi ke Mal, Lakukan 7 Kegiatan Quality Time Seru Ini Bersama si Kecil

Screen Shot 2016-08-08 at 8.44.41 AM

Untuk ibu bekerja, kesempatan menghabiskan waktu bersama Si Kecil merupakan sesuatu yang sangat berharga. Jangan sia-siakan waktu bersama si Kecil.

Akan tetapi sering kali momen tersebut dihabiskan dengan pergi ke mal, karena dianggap praktis. Padahal, ada banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan di rumah dan akan membuat kebersamaan Anda dengan Si Kecil terasa lebih menyenangkan.

Meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak

Luangkahlah waktu beraktivitas bersama keluarga. Studi membuktikan bahwa meluangkan waktu untuk beraktivitas bersama keluarga bisa semakin menguatkan bonding dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

Studi yang dilakukan oleh Zabriskie dan McCormick dan dipublikasikan dalam jurnal Family Relations vol. 50 ini menyatakan bahwa aktivitas rumahan yang biasanya dilakukan harian atau mingguan oleh keluarga, seperti bermain bola di halaman, berkebun, atau hanya menonton televisi bersama bisa meningkatkan ikatan emosional antara anggota keluarga.

Studi bertajuk The Influences of Family Leisure Patterns on Perceptions of Family Functioning tersebut juga dikaitkan dengan kemampuan keluarga untuk beradaptasi satu sama lain.

Tak perlu khawatir kehabisan ide untuk bersenang-senang dengan si kecil saat quality time bersamanya. Beberapa hal berikut bisa Anda coba.

1. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton

Ajak si kecil untuk memilih sendiri DVD kartun, animasi, atau film bertema keluarga yang disukainya. Luangkan waktu di akhir pekan untuk movie marathon, dan dampingi saat menonton. Persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan sederhana tapi tak terduga seperti misalnya mengapa Superman bisa tebang dan dia tidak bisa.

dengan menonton tayangan-tayangan edukatif memberi manfaat untuk anak melatih daya tangkap anak, menanamkan nilai-nilai pada anak melalui movie dan melatih kreativitas anak.

2. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes

Warna-warni cupcakes dengan berbagai topping menarik pasti disukai oleh Si Kecil. Kalau biasanya Anda selalu membelinya di toko kue favorit, sekarang saatnya membuat sendiri bersama Si Kecil.

Caranya sangat mudah dan bahan-bahannya pun cukup sederhana. Ajak Si Kecil ke dapur dan libatkan ia dalam pembuatan cupcakes tersebut, misalnya minta ia meletakkan kertas ke dalam cetakan atau mengaduk adonan.

Membuat Cupcakes bersama si kecil dapat melatih motorik halus, indera penciuman dan perasa, Membangun bounding antara anak dan orangtua, Mengembangkan kreatifitas dan Mengisi liburan yang bermanfaat.

3. Melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya

Quality time dengan anak ternyata bisa dimanfaatkan juga untuk membuat rumah menjadi lebih indah dan menarik! Anda bisa melibatkan si kecil untuk membantu menata ulang dekorasi kamarnya.

Tanyakan kepadanya, wallpaper apa yang diinginkan. Ajak dia membantu meletakkan barang-barang di tempatnya, atau malah ikut membuat kerajinan tangan yang bisa dijadikan pajangan lucu.

4. Kreasi Mading Keluarga, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga

Kreasi Mading Keluarga. Caranya mudah, cukup pasang papan berukuran cukup besar di ruang keluarga. Setelah itu, ajak Si Kecil mengisi majalah dinding atau mading dengan tulisan, gambar atau foto-foto saat liburan dan sebagainya.

Katakan juga bahwa ia dapat mengungkapkan apapun yang ia rasakan di mading tersebut. Agar lebih seru dan tidak membosankan, ubah isi mading setiap seminggu sekali.

Dengan mading, anak dapat mengasah kreativitasnya. dia dapat menampilkan karya-karyanya. Juga dapat menyalurkan emosi-emosinya.

5. Karaoke keluarga, Putarkan lagu anak-anak favoritnya

Jika hobi menyanyi sudah mendarah daging dalam keluarga, bahkan hingga si kecil, karaoke akan menjadi aktivitas seru yang menghangatkan weekend Anda. Putarkan lagu anak-anak favoritnya dan ajak bernyanyi sambil berjoget!

karaoke dapat membuat hati senang. Karena saat karaoke, tubuh mengeluarkan hormon endorphine yang bermanfaat untuk menciptakan rasa senang dan kebahagiaan dengan memicu saraf dan fisik. Selain itu, karaoke dapat menyalurkan dan mengasah bakat anak dalam bernyanyi.

6. Belajar Menanam pohon, kita mengarjarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam

Bermain dengan tanah dan tanaman juga merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan bagi Si Kecil. Ajaklah ia belajar menanam tanaman yang menarik, seperti bunga atau pohon buah. Bimbing ia untuk melakukan semua proses penanaman sendiri, dari mulai memasukkan tanah ke dalam pot, meletakkan bibit, memberi pupuk sampai menyiram tanaman tersebut.

Dengan menanam pohon kita mengajarkan anak untuk menjaga dan mencintai tumbuhan dan alam. Ajarkan anak bahwa tanpa tumbuhan, kita tidak dapat hidup karena kekurangan oksigen. Cukup dengan menjelaskan bahwa manusia membutuhkan banyak oksigen untuk dihirup supaya bisa hidup. Untuk berterima kasih kepada tanaman maka kita harus melestarikan hayati tanaman dengan cara menanam berbagai tumbuhan di sekitar kita.

7. Mencuci Kendaraan

Mobil atau motor Anda kotor? Tidak perlu membawanya ke tempat pencucian kendaraan! Gunakan kesempatan tersebut untuk lebih dekat dengan Si Kecil dengan mengajaknya mencuci kendaraan bersama. Ia pasti senang bermain dengan air dan busa sabun yang digunakan untuk mencuci mobil atau motor Anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Mainan Anak

Mainan Bukan Hanya Sekadar Alat Bermain, Mainan Bisa Mempengaruhi Masa Depan Anak

Membersihkan Mainan Anak Itu Penting

Anak bermain tentu itu hal biasa. Tugas anak memang bermain selain belajar.

Kita beragapan bawah mainan adalah alat untuk bermain atau barang yang dipermainkan.Akan tetapi tahukah Anda bahwa mainan bukan hanya sekadar alat bermain?

Membersihkan Mainan Anak Itu Penting

Mainan tidak sekedar mainan, karena mainan dapat mempengaruhi pilihan karir dan masa depan anak

Becky Francis, profesor bidang pendidikan di Roehampton University percaya bahwa mainan dapat mempengaruhi pilihan karir dan masa depan anak. Pemilihan karir tersebut dipengaruhi oleh stereotip jenis kelamin yang juga berlaku pada mainan anak.

Jenis Manan yang dipilih mempengaruhi pendidikan dan berdampak pada pemilihan karir di masa depan

“Jenis mainan yang berbeda tentunya mempunyai pesan yang berbeda pula tentang apa yang pantas dan tidak untuk laki-laki dan perempuan. Tentunya hal tersebut mempengaruhi pendidikan dan berdampak pada pemilihan karir di masa depan,” ujarnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (13/1/2015).

Ia menuturkan bahwa mainan laki-laki yang mengedepankan aksi dan konstruksi seperti Lego menyampaikan pesan bahwa laki-laki diharuskan untuk membuat sesuatu atau memecahkan masalah. Sementara boneka pada perempuan membuat mereka diharuskan mempunyai sifat perhatian dan lemah lembut.

“Mainan laki-laki lebih banyak mengandung informasi dan instruksi seperti bagaimana membangun bangunan yang kuat dari Lego. Sementara boneka atau Barbie pada perempuan cenderung menuntut mereka untuk bermain lebih kreatif dan imajinatif,” sambung Francis lagi.

Karena bermain balok kayu dan membuat bangunan ketika kecil banyak yang mengaku bekerja di bidang arsitektur dan desainer

Pernyataan ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh Argos, salah satu perusahaan retail mainan terbesar di Inggris. Hasil penelitian mereka mengatakan bahwa 60 persen orang dewasa yang bekerja di bidang arsitektur dan desainer mengaku senang bermain balok kayu dan membuat bangunan ketika kecil.

Mereka yang menggemari menyusun gambar pada permainan puzzle pekerjaanya berhubungan matematika dan hitung menghitung seperti akuntan dan bankir

Hasil lainnya menunjukkan bahwa 66 persen orang dewasa yang pekerjaanya berhubungan matematika dan hitung menghitung seperti akuntan dan bankir menggemari menyusun gambar pada permainan puzzle. Psikolog tumbuh kembang anak dr Amanda Gummer yang diminta pendapatnya mengatakan bahwa sebenarnya, bukan mainan yang berpengaruh terhadap karir dan masa depan anak.

“Sebenarnya bukan Lego atau mainan balok yang membuat anak dapat membangun rumah atau gedung bertingkat ketika mereka dewasa. Faktor terpenting dari bermain dengan Lego adalah membangun kepercayaan diri dan terbiasa membangun balok yang tidak beraturan menjadi bangunan yang stabil dan terstruktur dengan rapi,” lanjut
Francis..

Orang tua harus memilih mainan yang tepat bukan berdasarkan apa jenis kelamin anak Anda, tetapi berdasarkan minat mereka

“Orang tua harus mampu mengenalkan berbagai macam pengalaman kepada anak, salah satunya adalah dengan mainan. Memilih mainan yang tepat bukan berdasarkan apa jenis kelamin anak Anda, tetapi berdasarkan minat mereka,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top