Kesehatan Ibu & Anak

Agar Anak Tak Sakit Gigi, Perkuat Gigi Dan Gusinya Dengan 5 Jenis Makanan Ini Bun

picnic-2659208_640

Gigi memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem pencernaan manusia, termasuk juga pada si kecil. Tanpa gigi yang baik, anak akan kesulitan mencerna makanan dengan baik. Hal ini ternyata memiliki akibat yang cukup serius.

Anak yang kesulitan dalam mengunyah makanan maka kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi dengan baik sehingga pertumbuhan pun bisa terganggu. Selain itu, anak yang sakit gigi akan cenderung rewel dan sering menangis.

Perawatan dari luar seperti rajin menggosok gigi belumlah cukup, sebab gigi juga membutuhkan perawatan dari dalam dengan memperhatikan asupan nutrisi yang dibutuhkan gigi. Untuk itu, Bunda harus tahu jenis makanan apa saja yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi si kecil.

Keju, Kandungan Fosfat Yang Ada Didalamnya Mampu Menghambat Pertumbuhan Bakteri Penyebab Gigi Berlubang

Siapa yang tidak kenal dengan jenis makanan yang satu ini? Keju merupakan jenis makanan olahan susu yang sudah sangat populer di masyarakat. makanan yang satu ini dikenal sebagai jenis makanan yang kaya akan kalsium dimana kalsium ini berfungsi untuk memperkuat tulang dan gigi. Disamping itu, kandungan fosfat dalam keju membantu menyeimbangkan kadar keasaman mulut si kecil sehingga dapat menghambat resiko pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang

Ubi Jalar Mengandung Vitamin E Yang Sangat Penting Untuk Pembentukan Enamel Gigi

Selain keju, ubi jalar pun memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan gigi. Jenis makanan yang satu ini terkenal dengan kandungan vitamin E yang tinggi dimana vitamin E ini sangat penting dalam pembentukan enamel gigi. Anda dapat menyajikan ubi jalar ini dengan berbagai varian, misalnya digoreng, dioven, atau disajikan dengan kombinasi makanan lainnya.

Jeruk Juga Dibutuhkan Untuk Menjaga Kesehatan Gusi

Jeruk adalah jenis buah yang terkenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi. Jenis vitamin yang satu ini sangat penting untuk menjaga kesehatan gusi. Untuk menyajikannya, Bunda dapat memberikan buah ini secara langsung atau diberikan dalam bentuk jus. Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan si kecil.

Bunda Juga Bisa Memberikan Apel Untuk Menjaga Kesehatan Gigi Si Kecil

Anda juga dapat menggunakan apel sebagai makanan untuk menjaga kesehatan gigi buah hati. Tekstur daging apel dapat berfungsi seperti sikat gigi sehingga secara otomatis gigi dan gusi pun akan bisa bersih saat si kecil mengonsumsi buah yang satu ini.

Selain itu, buah yang satu ini juga terkenal mengandung banyak vitamin yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Untuk itu, berikan buah apel beberapa saat setelah anak selesai makan. Mengonsumsi beberapa potong buah apel segar setelah makan akan jauh lebih baik daripada si kecil mengonsumsi beberapa potong kue setelah makan.

Pir Dapat Menetralkan Kadar Asam Yang Ada Di Permukaan Gigi Sehingga Dapat Menghambat Gigi Keropos Atau Berlubang

Hampir sama seperti buah apel, pir pun termasuk jenis makanan yang dapat menjaga kesehatan tubuh. Sebagaimana menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University of the Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan. Penelitian tersebut menemukan bahwa buah pir dapat menetralkan kadar asam yang ada di permukaan gigi sehingga dapat menghambat gigi keropos atau berlubang.

Kelima jenis makanan dan buah-buahan di atas merupakan makanan-makanan yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan gigi si kecil. Sebagai orangtua, tentunya anda ingin si kecil memiliki gigi yang sehat dan kuat. Dengan memiliki gigi yang sehat, maka asupan gizi pun dapat masuk secara maksimal, dan secara otomatis pertumbuhannya pun menjadi baik pula.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Benarkah Normal Jika Bayi Mendengkur? Ketahui Penyebab Dan Cara Mengatasinya Bun

adorable-21998_640

Pada umumnya mendengkur terjadi pada orang dewasa yang sedang tidur. Namun bagaimanakah jika seorang bayi tidur mendengkur? Ini tentu jadi pertanyaan tersendiri bagi para orangtua. Bahkan bisa saja hal ini membuat Bunda begitu cemas.

Lalu apa sebenarnya yang terjadi saat bayi sedang mendengkur? Perlu Bunda ketahui bahwa suara-suara yang timbul saat bayi tertidur sebenarnya bukanlah sebuah dengkuran.

Belum Sempurnanya Sistem Pernafasan Pada Bayi Bisa Menjadi Penyebab Timbulnya Suara Mirip Dengkuran Tersebut

Suara mirip dengkuran itu terjadi karena belum sempurnanya sistem pernafasan pada bayi. Suara tersebut berasal dari selaput dan cairan yang berada di sekitar saluran pernafasan. Selaput dan cairan tersebut kemudian bergetar saat bayi sedang tertidur. Hal inilah yang menjadikan bayi seperti mendengkur saat dia sedang tidur Bun.

Namun Bunda tidak perlu khawatir karena biasanya suara tersebut akan hilang seiring dengan bertambahnya usia anak. biasanya ketika anak sudah bisa menelan ludahnya sendiri maka secara otomatis suara seperti dengkuran tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Apa lagi saat gigi si kecil sudah mulai tumbuh, maka otomatis suara seperti dengkuran tersebut akan semakin berkurang. Hal ini disebabkan pada masa itu tubuh si kecil telah memproduksi saliva dalam jumlah yang banyak.

Saat Bayi Mengeluarkan Suara Mirip Dengkuran Karena Saluran Pernafasannya Tersumbat Ingus, Atasi Dengan Nasal Aspirator dan NaCl Fisiologis 0,9% Bunda

Untuk mengatasi saluran pernafasan bayi yang tersumbat Bunda bisa menggunakan nasal aspirator atau penyedot ingus dan NaCl fisiologis yang bisa diperoleh di apotek. Bila ingus bayi padat, berikan NaCl fisiologis 0,9% dengan cara memasukkan sedikit bagian pipet yang telah terisi NaCl fisiologis 0,9% ke dalam hidung bayi, lalu teteskan dengan lembut. NaCl fisiologis 0,9% ini berfungsi untuk mengencerkan ingus agar mudah dikeluarkan Bun!

Setelah itu Bunda bisa memasukkan nasal aspirator khusus untuk bayi ke dalam hidung si kecil, tapi jangan terlalu dalam. Saat memasukkan, ujung karet yang berfungsi sebagai penyedot harus dalam keadaan ditekan, kemudian lepas perlahan saat sudah berada di dalam hidung. Lakukan dengan lembut agar hidung buah hati tak iritasi ya Bun! Bila Bunda menggunakan nasal aspirator terbaru, maka Bunda tinggal memasukkannya ke dalam hidung di kecil dengan lembut dan tekan tombol pelan-pelan.

Bunda Juga Bisa Menggunakan Uap Air Hangat

Cara lain yang bisa digunakan untuk mengatasi sumbatan pernafasan pada bayi adalah dengan menggunakan uap air hangat. Udara yang lembab akibat dari uap air panas akan bermanfaat untuk menghilangkan sumbatan pada hidung. Caranya ajaklah si kecil untuk berdiri di depan shower air hangat atau di dekat bak yang berisi air hangat. Lakukan cara ini setiap hari, terutama saat si kecil akan tidur.

Singkirkan Benda-benda Penyebab Alergi Dari Sekitar Si Kecil Agar Tak Menyumbat Saluran Pernafasannya

Benda-benda yang berdebu adalah salah satu faktor yang menyebabkan tersumbatnya saluran pernafasan pada bayi. Selain itu, bulu binatang juga bisa menyumbat  saluran pernafasan. Untuk itu, Bunda perlu menyingkirkan benda-benda yang dapat menyebabkan alergi agar tak menyumbat saluran pernafasan si kecil.

Bila Suara Mirip Dengkuran Itu Tak Kunjung Hilang Padahal Anak Sudah Bisa Menelan Ludahnya Sendiri, Maka Bunda Harus Segera Membawanya Ke Dokter

Mungkin Bunda bertanya-tanya sampai kapankah dengkuran tersebut akan terjadi? Pada saat anak sudah bisa menelan ludahnya sendiri seharusnya suara mirip dengkuran itu sudah tak terjadi. Namun jika dengkuran anak tak juga kunjung reda juga, maka Bunda harus segera membawanya ke dokter. Dokter akan mengecek saluran pernafasan bayi dan memastikan apakah benar ada sumbatan pada saluran pernafasannya atau tidak. Jika dianggap memerlukan penanganan khusus, maka dokter pun akan segera memberikan perawatan yang dibutuhkan untuk si kecil.

Setelah mengetahui tips untuk mengatasi bayi yang mendengkur, maka kini Bunda tidak perlu cemas lagi. Namun tetap amati suara tersebut dan kenali perbedaannya. Jika dengkuran tersebut hilang sendiri seiring dengan bertambahnya usia, maka suara seperti dengkuran tersebut adalah hal yang wajar. Tapi jika tak kunjung hilang, bahkan setelah si kecil bisa menelan ludahnya sendiri, maka Bunda harus segera membawanya ke dokter anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dilema Orangtua, Ketika Sang Anak yang Sudah Remaja Tiba-tiba Mogok Bicara

rsz_rachael-crowe-94002

Tak hanya saat buah hati masih bayi dan anak-anak saja, perubahan sikap anak ketika sudah beranjak dewasa nyatanya lebih menguras pikiran dan tenaga. Lalu tanpa tahu sebabnya, dia jadi lebih sering diam tanpa kata. Situasi ini tentu membuat orangtua bertanya-tanya.

Bila Bunda pikir memarahi atau menyuruhnya untuk berbicara akan menjadi sesuatu yang membantu, nampaknya Bunda harus melupakan hal itu. Seiring bertambah luasnya pengetahuan yang dia punya, kita memang harus bersiap dengan segala kemungkinan yang bisa saja dilakukan oleh anak. Lalu bagaimana upaya yang seharusnya Bunda lakukan untuk mengatasi situasi tersebut?

Hal Pertama Kali yang Harus Diketahui Bunda Adalah Penyebab Anak Mendadak Tak Mau Bersuara Sepanjang Waktu

rsz_pexels-photo-262103

Ada banyak hal yang kadang membuatnya diam, meski kita sendiri sebenarnya belum mengetahui penyebabnya secara pasti. Salah satunya bisa bermula dari beberapa aturan rumah yang Bunda buat.

Berpikir bahwa hal tersebut tak sesuai dengannya, dia kerap menunjukkan protes dengan diam dan tak mau bicara. Biar bagaimana pun dia mungkin sadar bahwa menentang orangtua bukanlah sikap yang baik.

Kemampuan untuk mendekati dan memintanya berterus terang akan memudahkan Bunda untuk mengetahui penyebabnya, dengan begitu kita jadi tahu tindakan mana yang harus dilakukan lebih dulu.

Membentaknya Agar Mau Bicara Bukanlah Pilihan Baik Bun, Justru Malah Bisa Jadi Bumerang

rsz_caroline-hernandez-315551

Bunda harus ingat, apa pun masalahnya, membentak anak tak akan memberikan solusi apa-apa. Ini justru akan jadi contoh buruk bagi dirinya. Bisa-bisa anak malah akan mengembalikan sikap yang kerap dia terima kepada kita di momen yang berbeda. Apa Bunda mau si kecil jadi sosok yang pembangkang? Tentu tidak kan?

Jangan menghadapinya dengan penuh emosi atau kemarahan yang tak berkesudahan. Cobalah beri buah hati pengertian, akan hal-hal yang nanti bisa terjadi jika dirinya masih terus diam. Disisi lain, Bunda juga harus adil padanya, dengan tak buru-buru menutup perdebatan kala dia sedang menyampaikan isi hatinya. Cobalah terima apa yang dikatakan anak dengan baik.

Lalu Pelan-pelan Beri Tahu Dia, Bahwa Tak Ada Masalah yang Akan Selesai Jika Dirinya Hanya Diam Saja

rsz_claudia-soraya-290053

Kesabaran dan kemampuan untuk bisa memberikan jawaban yang tepat, jadi sesuatu yang dibutuhkan oleh semua orang tua. Tak hanya ayahnya saja, akan tetapi ibunya juga. Meski dengan kondisi yang masih sedikit memberontak, biasanya hal-hal yang dibicarakan dengan lembut memudahkan kita untuk menyampaikan saran.

Bunda memang tak bisa berbuat banyak, karena hanya bisa bersabar sembari memberinya peringatan. Sampaikan pula, jika tak akan ada orang yang tahu isi hatinya jika dia sendiri tak mau buka suara.

Jika Dirasa Masih Kurang, Bantulah Anak Untuk Lebih Mengerti Bahwa Memang Ada Aturan yang Harus Ditaati

rsz_rachael-crowe-94002

Kadang kala situasi seperti ini merupakan fase perkembangan anak yang harus dilewati. Saat anak bertambah umur serta pengalaman, maka dia akan semakin mudah diajak berbicara dan bertukar pikiran. Termasuk saat dia tiba-tiba bersikap diam, hanya karena beberapa hal yang dirasanya tak sesuai dengan keadaaan.

Sosoknya sedang ingin jadi elang yang bebas. Melakukan banyak hal tanpa dilarang. Jadi wajar saja, jika pada beberapa kesempatan anak akan lebih banyak diam untuk menyuarakan protesnya. Dengan begitu, sebenarnya, perubahan sikap ini kadang memudahkan orang lain untuk membaca situasi hatinya.

Dan Untuk Mengembalikan Situasi Hatinya, Bunda Harus Tetap Bersikap Seperti Biasa

rsz_guillaume-de-germain-329206

Tidak hanya anak kecil saja yang butuh direngkuh untuk merasa tenang. Sosok yang kini sudah tumbuh remaja itu, juga berhak mendapatkan hal serupa Bun. Cobalah peluk dirinya, sembari Bunda menyampaikan hal-hal yang memang harus terjadi, dan yang tidak. Hal yang harus diutarakan atau pun mesti disimpan.

Ketenangan itu akan membantu dirinya untuk bisa membuka diri dan menyampaikan isi hati. Pelan-pelan dia akan sadar bahwa hal-hal yang memang tak sejalan dengan pikiran harus disampaikan bukan malah disimpan dalam hati.

Bunda mungkin merasa ini jadi tantangan berat sebagai orangtua. Disamping mesti sabar, kita memang tetap harus bisa menahan diri untuk tak berpikiran buruk terhadapnya. Percayalah Bun, saat ini si kecil hanya sedang butuh dimengerti.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Anak-anak Terkadang Sulit Bergaul, Agar Tak Kuper Latih Anak Bersosialisasi Dari Kecil

pexels-photo-681618

Bersosialisasi merupakan salah satu bagian yang penting perkembangan anak. Memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik akan menjadikan anak memiliki kepribadian apik, terutama saat dia dewasa nanti. Bahkan ikut menunjang kesuksesannya di masa depan.

Oleh karena itu Bunda bisa melatih anak untuk bersosialisasi mulai dari kecil. Sehingga anak pun akan terbiasa melakukannya. Lantas bagaimana cara mengajarkan bersosialisasi pada anak? Bunda bisa menyimak tips berikut ini.

Bunda Dapat Memulainya Dengan Memberikan Contoh Yang Baik Bagi Anak

Seperti pada umumnya anak-anak, seringkali mereka akan meniru hal-hal yang ada di sekitarnya, termasuk juga perilaku anggota keluarganya. Dia akan memperhatikan bagaimana cara Bunda menyapa orang lain, berbicara, bergaul, dan sebagainya. Maka, berilah contoh yang baik terhadap anak agar dia dapat menirunya.

Beri Kesempatan Pada Si Kecil Untuk Berekspresi

Berikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan keinginannya saat bersama teman-temannya. Misalnya saat teman-temannya bermain kotak umpet atau bermain kelereng, maka biarkan si kecil mengikutinya. Dengan begitu Bunda sebagai orangtua pun dapat sekaligus menilai bakat dan minat anak.

Ciptakan Suasana Kekeluargaan Yang Terbuka Dan Membuatnya Nyaman Agar Anak Berani Bertanya, Meminta Pendapat, Dan Menyampaikan Keinginannya

Sebagai orangtua, Bunda harus membuat suasana di rumah seterbuka dan senyaman mungkin. Kualitas hubungan antara orangtua dengan anak-anaknya pun perlu diperhatikan. Untuk itu luangkan waktu sedikitnya 2 kali dalam sehari untuk mendengarkan cerita anak. Biarkan dia menceritakan apa yang dirasakan dan dialaminya pada hari itu. Dengan begitu anak akan menjadi memiliki keberanian untuk bertanya, meminta pendapat, dan menyampaikan keinginannya.

Dorong Anak untuk Bermain Bersama Teman-temannya

Bermain adalah salah satu aktivitas paling menyenangkan bagi anak. Menghabiskan waktu untuk bermain bersama selain dapat membuat hatinya menjadi senang, juga dapat melatih si kecil untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.

Dengan bermain anak akan bertemu dan berkomunikasi dengan teman-temannya yang mungkin saja memiliki keinginan dan cara bermain yang tidak sama dengan si kecil. Jika hal ini terus dibiasakan, maka si kecil tak akan canggung lagi saat harus berinteraksi dengan berbagai macam karakter orang.

Bunda Pun Harus Mengajarkan Etika Bergaul Pada Buah Hati

Saat bergaul, anak akan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki beragam karakteristik. Untuk itu menjadi tugas Bunda untuk mengenalkan etika bergaul yang baik. Berikan pemahaman tentang tata cara berbicara, bersikap, dan mengambil keputusan.

Membangun Rasa Percaya Diri Pada Anak Menjadi Hal Yang Tak Boleh Bunda Abaikan

Percaya diri adalah salah satu faktor yang penting untuk bergaul. Sebagai orangtua, Bunda harus dapat membuat anak untuk memiliki sifat percaya diri yang tinggi. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajaknya  berkomunikasi. Hal ini akan membuat anak percaya diri untuk menyampaikan pendapatnya.

Jangan Sampai Kasih Sayang Orangtua Pada Si Kecil Justru Menjadikan Bunda Overprotektif Pada Anak Ya Bun!

Besarnya kasih sayang orangtua pada anak kerap menjadikannya overprotektif terhadap buah hati. Hal ini tentu tidak baik untuk perkembangan anak. Anak pun menjadi manja dan tidak mandiri. Untuk itu, berikan kesempatan kepada anak untuk bermain dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Misalnya dengan memberikan kesempatan pada anak untuk membayar uang jajannya sendiri, dengan begitu dia akan mendapat pengalaman yang baru.

Memang tidaklah mudah untuk mengajarkan bersosialisasi kepada anak. Kondisi lingkungan dan karakter teman-temannya yang dianggap kurang mendukung kadang membuat para orangtua menutup kesempatan bagi anaknya untuk bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya. Jika hal itu terjadi, maka carilah jalan keluar yang terbaik agar anak tetap bisa bergaul dengan teman-temannya untuk melatih kemampuan bersosialisasinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top