Parenting

Jangan Langsung Panik Saat Anak Belum Juga Bisa Berjalan Bunda, Latih Si Kecil Dengan Cara Ini

StockSnap_23EYZEIAO7

Menurut beberapa ahli tumbuh kembang anak, pada umumnya anak mulai melangkahkan kakinya antara usia 9-12 bulan, dan mereka dapat berjalan secara lancar pada usia antara 14-15 bulan. Namun pada kenyataannya ada beberapa anak yang pada usia tersebut belum dapat berjalan dengan lancar.

Hal ini seringkali membuat para orangtua mengkhawatirkan perkembangan anaknya. Tapi anda tidak perlu khawatir. Selama si kecil tidak menunjukan adanya gangguan pada tubuhnya, maka hal itu tidak perlu disikapi dengan rasa panik berlebihan.

Tak Perlu Terlalu Cemas, Yuk Kenali Dulu Tahap Perkembangan Gerak Anak Anda Bun!

  • Pada Usia 5 Bulan Pertama

Pada usia 5 bulan pertama pertumbuhan anak, dia telah masuk ke tahap gerak reflek. Hal ini dapat terlihat ketika anda menempelkan kaki si kecil ke lantai, maka dia akan langsung merespon dengan cara menggerak-gerakan kakinya seolah-olah ingin berjalan. Inilah yang disebut dengan gerak refleks.

  • Usia 6-9 Bulan

Memasuki usia 6 bulan pertama otot-otot anak sudah mulai kuat. Ketika kakinya ditempelkan ke lantai maka dia akan menekan-nekan lantai seolah ingin meloncat. Proses ini berlangsung antara usia 6 hingga 9 bulan. Pada tahap ini pula anak akan belajar merangkak, berguling, dan duduk.

  • Usia 9-12 Bulan

Pada usia ini, anak akan berusaha untuk berdiri. Dia akan menarik benda apa pun yang ada di dekatnya sebagai cara untuk menopang tubuhnya agar tidak jatuh. Pada tahap inilah proses anak berjalan dimulai. Bahkan beberapa anak pada usia ini sudah mampu berdiri dan berjalan tertatih-tatih untuk meraih mainan yang diinginkannya.

Agar Anak Bisa Cepat Berjalan, Anda Bisa Melatihnya Untuk Berdiri Tegak

Latihlah si kecil untuk berdiri tegak saat usianya 9-10 bulan. Dan jika anda melihatnya terjatuh, maka motivasi dia agar mau berdiri sendiri tanpa bantuan anda. Namun begitu, jangan paksa buah hati untuk terus berlatih berdiri tegak hanya karena anda tak sabar melihatnya bisa berjalan ya Bun!

Latih Anak Untuk Berjalan Dengan Memegang Satu Tangannya Bun!

Tips selanjutnya untuk melatih si kecil berjalan adalah dengan melatihnya untuk berjalan dengan bantuan anda. Anda dapat memegang satu tangannya kemudian ajaklah dia untuk berjalan secara perlahan. Dan jika dirasa si kecil sudah dapat berjalan dengan lancar, maka biarkan dia yang memegang tangan anda. Ini adalah cara untuk menghilangkan ketakutan anak untuk berjalan sendiri, karena pada suatu saat anda pasti akan melepasnya untuk berjalan sendiri.

Ajak Anak Untuk Berjalan Menelusuri Box Tidurnya Dengan Berpegangan Pada Bagian Tepinya

Cara lain yang bisa anda lakukan adalah dengan mengajaknya untuk berdiri di dalam box tidurnya. Ajak anak untuk berjalan menelusuri box tidurnya dengan berpegangan pada bagian tepinya. Cara ini cukup efektif untuk mempercepat anak berjalan.

Gunakan Stimulus Mainan Bunda!

Anda dapat meletakan mainan kesukaan si kecil pada posisi tertentu lalu mintalah dia untuk mengambil mainan tersebut dengan cara berjalan. Cara ini cukup efektif karena si kecil akan termotivasi untuk bisa meraih mainan kesukaannya.

Manfaatkan Mainan Yang Bisa Didorong Untuk Merangsang Anak Berjalan

Anda juga bisa menggunakan mainan yang bisa didorong sebagai rangsangan anak untuk berjalan. Caranya, gunakan mainan yang memungkinkan untuk didorong oleh anak. Sebaiknya gunakan mainan berukuran besar agar benda tersebut dapat menopang tubuh si kecil sehingga keamanannya pun terjamin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Apa Bunda Termasuk Orang Yang Bahagia? Simak hasil surveynya yuk!

Bahagia itu sederhana, begitu katanya. Tapi sebetulnya apa bahagia itu? Jawabannya mungkin relatif dan berbeda untuk masing-masing orang. Namun beberapa lembaga mencoba untuk membuat pengukuran kebahagian ini. Salah satunya adalah Badan Pusat Statistik alias BPS.

Lembaga ini melakukan survei yang terdiri atas indeks komposit yang disusun oleh tiga dimensi. Dimana ketiga dimensi ini terdiri dari Kepuasan Hidup (Life Satisfaction), Perasaan (Affect), dan Makna Hidup (Eudaimonia). Nah, berdasarkan tiga kompenen inilah kemudian ditentukan kategori orang-orang yang bahagia itu.

Kalau Bunda Mau Lebih Bahagia Mungkin Bisa Pindah Dari Kota

desa

Lupakan dulu materi dan infrastruktur yang ada, mari bicara soal bahagia dari dalam diri setiap orang. Mereka yang tinggal di desa tentu memiliki lebih banyak waktu untuk sekedar bercengkrama dengan tetangga rumahnya. Sangat jauh berbeda dengan orang-orang yang hidup di kota, dengan predikat yang sangat individualis.

Jika di desa Bunda tak akan susah payah untuk mendapatkan hasil bumi dan tanaman. Sebaliknya di kota Bunda sering kelabakan akan harga dari barang yang sering menguras pendapatan.

Hal ini tercermin dari hasil survei dari BPS. Mulai dari tingkat kenyamanan dan juga keamanan, nilai dari kepuasan hidup di desa terbukti lebih unggul daripada mereka yang di kota. Dengan nilai perbandingan 71,64% untuk orang desa menyatakan dirinya puas dan bahagia. Berbanding hanya 69,75% bagi mereka yang hidup di kota.

Bunda Tinggal Di Provinsi Mana? Maluku Utara Terpilih Sebagai Provinsi Paling Bahagia Loh

maluku

Yap, penduduk dari provinsi yang resmi berdiri sejak 4 Oktober 1999 ini memang nampaknya beda dari penduduk lain di Nusantara. Provinsi yang terdiri dari 1.474 pulau ini jadi urutan pertama untuk gelar provinsi paling bahagia dengan angka 75,68.

Suhariyanto selaku ketua BPS, menyebutkan bahwa hal yang membuat Maluku Utara menjadi provinsi paling bahagia adalah kemampuan mereka dalam soal memaknai hidup jauh lebih tinggi dibanding beberapa provinsi lainnya. Maka tak heran jika provinsi ini jadi provinsi paling bahagia se-Indonesia.

Mana Lebih Bahagia Laki-laki Atau Perempuan? Hasilnya Hanya Selisih Sedikit

lakiperempuan

Ini mungkin bisa jadi perdebatan tiada akhir. Soal mana yang lebih bahagia antara laki-laki dan perempuan. Apalagi struktur sosial di Indonesia belum bisa dikatakan sama kesempatannya untuk laki-laki dan perempuan.

Tapi hasil data dari BPS menujukan bahwa bahagia antara laki-laki dan perempuan cenderung sama. Malah angka tepatnya perempuan justru lebih unggul. Berdasarkan nilai yang dihasilkan, wanita bisa bahagia dengan indeks sebesar 71,12% lebih unggul sedikit dari laki-laki yang cuma 70,30% saja.

Dan Meski Kalah dengan Orang Tua Dalam Hal Pengalaman, Orang Muda Menang Pada Indeks Kebahagiaan

orang-tua

Data terakhir yang disajikan oleh BPS menyebutkan, bahwa kepuasan para milenial lebih tinggi dibandingkan mereka yang sudah lebih senior. Karena semakin seseorang memasuki usia tua, indeks kepuasan hidup personal semakin menurun.

Fakta ini diambil dari usia rata-rata orang tua yang telah 65 Tahun, hanya mendapat indeks kebahagiaan di angka 69,18% sedang mereka kaum muda yang masih 24 tahun berada di nilai 71,29%. Survei indeks kebahagiaan yang dilakukan oleh BPS ini, diambil pada waktu April 2017 di 487 kabupaten atau kota di 34 provinsi, dengan sampel sekitar 72.317 rumah tangga.

Selain BPS, Tabolid Otomotif Juga Mengadakan Survei Kebahagian, Hasilnya…

address

Nah tabloid otomotif juga mengadakan survei tentang kebahagian. Fokusnya adalah soal Indeks Kebahagiaan Berkendara. Indeks Kebahagiaan Berkendara merupakan formulasi dari kepuasan berkendara, kondisi kendaraan dan tingkat emosi saat berkendara yang semuanya mempengaruhi seberapa besar kebahagiaan seseorang dalam berkendara.

Survey IKB 2017 ini diadakan pada bulan Juli hingga Agustus 2017. Melibatkan responden yang berusia lebih dari 18 tahun, mengendarai kendaraan sendiri, tahun produksi kendaraan minimal tahun 2000, serta kendaraan milik pribadi. Para responden yang terdiri dari pria dan wanita dengan kategori SES A sampai SES C melakukan survei IKB 2017 dengan mengisi angket online di website OTOMOTIFNET melibatkan pengguna kendaraan motor dan mobil.

piagam address

Hasilnya? Mereka yang memakai motor Suzuki Address FI merajai kategori Skutik 110-125 cc dalam hal kebahagian berkendara. berkat transmisi CVT yang membuatnya semakin nyaman dikendarai. Apalagi Address FI dilengkapi dengan mesin SOHC 4 langkah kapasitas 113 cc yang menghasilkan performa yang baik. Teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1.

Selain itu, walau memiliki kabin yang luas bodi Suzuki Address FI cukup ramping dengan desain sporty yang menjadi andalan ke-210 responden yang mengendarai motor. Dimensi bodi panjang 1855 mm, lebarnya 655 mm dan tinggi 1095 mm serta memiliki jarak sumbu roda atau wheelbase 1260 mm. Bodi yang cukup mungil dengan jarak pijak hanya 120 mm dan ramping karena hanya memiliki bobot sebesar 97 Kg.

Itu dia list kategori mereka yang bahagia, jadi Bunda sudah masuk kategori mereka yang bahagia atau belum?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Anak-anak Terkadang Sulit Bergaul, Agar Tak Kuper Latih Anak Bersosialisasi Dari Kecil

pexels-photo-681618

Bersosialisasi merupakan salah satu bagian yang penting perkembangan anak. Memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik akan menjadikan anak memiliki kepribadian apik, terutama saat dia dewasa nanti. Bahkan ikut menunjang kesuksesannya di masa depan.

Oleh karena itu Bunda bisa melatih anak untuk bersosialisasi mulai dari kecil. Sehingga anak pun akan terbiasa melakukannya. Lantas bagaimana cara mengajarkan bersosialisasi pada anak? Bunda bisa menyimak tips berikut ini.

Bunda Dapat Memulainya Dengan Memberikan Contoh Yang Baik Bagi Anak

Seperti pada umumnya anak-anak, seringkali mereka akan meniru hal-hal yang ada di sekitarnya, termasuk juga perilaku anggota keluarganya. Dia akan memperhatikan bagaimana cara Bunda menyapa orang lain, berbicara, bergaul, dan sebagainya. Maka, berilah contoh yang baik terhadap anak agar dia dapat menirunya.

Beri Kesempatan Pada Si Kecil Untuk Berekspresi

Berikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan keinginannya saat bersama teman-temannya. Misalnya saat teman-temannya bermain kotak umpet atau bermain kelereng, maka biarkan si kecil mengikutinya. Dengan begitu Bunda sebagai orangtua pun dapat sekaligus menilai bakat dan minat anak.

Ciptakan Suasana Kekeluargaan Yang Terbuka Dan Membuatnya Nyaman Agar Anak Berani Bertanya, Meminta Pendapat, Dan Menyampaikan Keinginannya

Sebagai orangtua, Bunda harus membuat suasana di rumah seterbuka dan senyaman mungkin. Kualitas hubungan antara orangtua dengan anak-anaknya pun perlu diperhatikan. Untuk itu luangkan waktu sedikitnya 2 kali dalam sehari untuk mendengarkan cerita anak. Biarkan dia menceritakan apa yang dirasakan dan dialaminya pada hari itu. Dengan begitu anak akan menjadi memiliki keberanian untuk bertanya, meminta pendapat, dan menyampaikan keinginannya.

Dorong Anak untuk Bermain Bersama Teman-temannya

Bermain adalah salah satu aktivitas paling menyenangkan bagi anak. Menghabiskan waktu untuk bermain bersama selain dapat membuat hatinya menjadi senang, juga dapat melatih si kecil untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.

Dengan bermain anak akan bertemu dan berkomunikasi dengan teman-temannya yang mungkin saja memiliki keinginan dan cara bermain yang tidak sama dengan si kecil. Jika hal ini terus dibiasakan, maka si kecil tak akan canggung lagi saat harus berinteraksi dengan berbagai macam karakter orang.

Bunda Pun Harus Mengajarkan Etika Bergaul Pada Buah Hati

Saat bergaul, anak akan berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki beragam karakteristik. Untuk itu menjadi tugas Bunda untuk mengenalkan etika bergaul yang baik. Berikan pemahaman tentang tata cara berbicara, bersikap, dan mengambil keputusan.

Membangun Rasa Percaya Diri Pada Anak Menjadi Hal Yang Tak Boleh Bunda Abaikan

Percaya diri adalah salah satu faktor yang penting untuk bergaul. Sebagai orangtua, Bunda harus dapat membuat anak untuk memiliki sifat percaya diri yang tinggi. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengajaknya  berkomunikasi. Hal ini akan membuat anak percaya diri untuk menyampaikan pendapatnya.

Jangan Sampai Kasih Sayang Orangtua Pada Si Kecil Justru Menjadikan Bunda Overprotektif Pada Anak Ya Bun!

Besarnya kasih sayang orangtua pada anak kerap menjadikannya overprotektif terhadap buah hati. Hal ini tentu tidak baik untuk perkembangan anak. Anak pun menjadi manja dan tidak mandiri. Untuk itu, berikan kesempatan kepada anak untuk bermain dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Misalnya dengan memberikan kesempatan pada anak untuk membayar uang jajannya sendiri, dengan begitu dia akan mendapat pengalaman yang baru.

Memang tidaklah mudah untuk mengajarkan bersosialisasi kepada anak. Kondisi lingkungan dan karakter teman-temannya yang dianggap kurang mendukung kadang membuat para orangtua menutup kesempatan bagi anaknya untuk bersosialisasi dengan lingkungan di sekitarnya. Jika hal itu terjadi, maka carilah jalan keluar yang terbaik agar anak tetap bisa bergaul dengan teman-temannya untuk melatih kemampuan bersosialisasinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Sebab Kerap Susah Tidur Pada Anak Dapat Mengganggu Perkembangannya, Atasi Dengan Tips Ini Bun

StockSnap_AHFXOY83GL

Apakah buah hati anda sering terbangun dan menangis di malam hari? Jika frekuensinya tidak terlalu sering maka hal itu bisa disebut sebagai sesuatu yang wajar, namun jika kerap terjadi bisa jadi si kecil mengalami gangguan tidur.

Gangguan tidur terjadi saat ritme biologisnya terganggu, sehingga si kecil tak dapat tidur nyenyak saat malam hari. Namun anda tidak perlu khawatir, agar anak tak lagi sulit tidur, ada sejumlah tips sederhana yang bisa Bunda terapkan.

Hentikan Aktivitas Bermain Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Bermain merupakan aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari dunia anak. Kebanyakan anak akan menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Namun ternyata dekatnya jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur dapat menyebabkan si kecil mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika menyatakan bahwa satu jam jarak antara selesai bermain dengan waktu tidur akan menyebabkan si kecil mengalami sulit tidur. Untuk itu, para ahli menyarankan para orangtua untuk menghentikan aktivitas bermain anak beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba demi menjaga kualitas tidur si kecil.

Pastikan Tempat Tidur Yang Digunakan Anak Bisa Membuatnya Nyaman

Cara lainnya untuk membuat tidur si kecil nyenyak adalah dengan memberikan tempat tidur yang nyaman. Bisa jadi sering terbangunnya si kecil pada malam hari disebabkan oleh bahan seprei yang panas, adanya pasir, atau semut. Untuk mengatasinya, gantilah seprei si kecil secara teratur sehingga tempat tidurnya pun akan menjadi nyaman.

Berikan Camilan Untuk Anak Beberapa Jam Sebelum Waktu Tidurnya Tiba

Mungkin masih banyak orangtua yang belum menggunakan cara yang satu ini untuk menidurkan si kecil. Padahal beberapa ahli anak menyarankan para orangtua untuk memberikan cemilan beberapa jam sebelum waktu tidurnya tiba. Makanan kecil seperti kacang, sereal, pisang, telur, keju, ikan tuna, segelas susu hangat, dan yoghurt dapat memicu rasa kantuk pada anak.

Matikan Atau Jauhkan Perangkat Elektronik Dari Tempat Tidur Anak

Beberapa pakar kesehatan anak berpendapat bahwa sambungan listrik yang terdapat pada perangkat elektronik seperti TV, radio, ponsel, dan berbagai jenis peralatan listrik lainnya dapat menghambat produksi hormon melatonin pada si kecil. Hormon melatonin adalah hormon yang menyebabkan rasa mengantuk.

Meskipun beberapa ahli meragukan hasil penelitian tersebut tapi tidak ada salahnya anda memutus aliran listrik di sekitar si kecil. Atau paling tidak menjauhkannya dari tempat tidur si kecil.

Gunakan Lampu Tidur Atau Matikan Lampu Agar Si Kecil Cepat Tidur

Banyak pakar kesehatan yang menyarankan untuk mematikan lampu saat sedang tidur. Hal itu karena cahaya lampu dapat menghambat produksi hormon tidur. Namun jika bayi anda tidak terbiasa dengan tidur dalam suasana yang gelap, maka Bunda dapat memasang sebuah lampu tidur di kamar tidur.

Buat Anak Merasa Rileks Agar Tidurnya Nyenyak Bun!

Beberapa aktivitas ringan seperti memberikan pelukan, ciuman, bercerita, dan bersenandung akan membuat si kecil menjadi rileks. Dengan begitu anak dapat tidur nyenyak dan beristirahat dengan maksimal. Hal ini tentu berpengaruh baik untuk pertumbuhannya.

Ternyata tidak terlalu sulit untuk membuat tidur si kecil nyaman. Dengan tips sederhana di atas, Bunda dapat membuat tidur si kecil jadi berkualitas. Namun jika tips tersebut sudah dilakukan dengan baik tapi tidur si kecil belum juga nyenyak, maka anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak demi mengetahui penyebabnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Bunda, Begini Cara Menyenangkan Memotong Kuku Anak. Tak Perlu Memaksa Si Kecil Lagi Deh!

ben-white-124388

Pernahkah Bunda menjumpai situasi dimana anak tidak mau dipotong kukunya? Entah karena ketakutan atau pun sebab lain, memang banyak anak yang memberontak saat diajak orangtuanya untuk memotong kuku. Akibatnya banyak orangtua yang tetap memotong kukunya dalam kondisi anak masih memberontak.

Dianggap sebagai cara tepat untuk memotong kuku anak nyatanya hal itu beresiko. Lalu bagaimanakah cara memotong kuku si kecil tanpa harus memaksanya? Nah, berikut ini ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk memotong kuku anak

Pertama, Cari Tahu Penyebab Si Kecil Tidak Mau Dipotong Kukunya

Pada umumnya penyebab si kecil tidak mau dipotong kukunya adalah karena dia telah melihat orang lain berdarah saat sedang memotong kuku. Atau penyebab lainnya adalah karena dia ketakutan pada pemotong kuku yang mengkilap itu. Untuk lebih jelasnya, anda dapat menanyakan kepada si kecil mengapa dia tidak mau untuk dipotong kukunya. Berikan pemahaman yang benar tentang pemotong kuku yang anda gunakan.

Bunda Bisa Membuat Si Kecil Mengerti Manfaat Memotong Kuku

Anda dapat memberi tahu si kecil tentang manfaat apa saja yang akan dia dapatkan jika kukunya pendek. Mulai dari terhindar bakteri, tidak menyebabkan lecet saat menggaruk, alasan kesehatan, dan sebagainya. Tapi ingat gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh si kecil sehingga dia mengerti dan rela untuk dipotong kukunya.

Gunakan Pemotong Kuku Khusus Untuk Anak Dengan Bentuk Dan Motif Kesukaannya

Pada umumnya para orang tua akan menggunakan pemotong kuku yang sama, baik untuk memotong kuku orang dewasa maupun si kecil. Pemotong kuku yang putih mengkilap akan menyebabkan si kecil jadi ketakutan saat digunakan untuk memotong kukunya, apa lagi jika dia pernah melihat ada orang lain yang sampai berdarah saat sedang memotong kuku dengan alat yang sama.

Untuk mengatasinya, gunakanlah pemotong kuku yang khusus dibuat untuk memotong kuku anak-anak. Pilihlah pemotong kuku dengan bentuk dan motif kesukaan anak.

Pastikan Tempat Bunda Memotong Kuku Anak Cukup Terang

Anda harus memastikan bahwa saat sedang memotong kuku si kecil berada di tempat yang terang. Hal ini untuk menghindari kemungkinan pemotong kuku mengenai kulit si kecil. Selain itu memotong kuku anak di tempat yang terang akan membuatnya mengerti bahwa memotong kuku memang tidaklah menakutkan

Alihkan Perhatian Anak Dengan Memberinya Mainan Kesukaan Atau Memutar Film Kartun Kesukaan Si Kecil

Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mengalihkan perhatian anak terhadap benda-benda tertentu. Anda dapat memberikan mainan kesukaannya atau memutar film kartun kesukaan si kecil. Hal ini ampuh untuk mengalihkan perhatian si kecil sehingga tidak memberontak saat sedang dipotong kukunya.

Setelah Mandi Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Memotong Kuku, Sebab Kondisi Kuku Lebih Lunak

Saat anak selesai mandi, maka kondisi kukunya akan lebih lunak. Ini adalah watu yang tepat jika anda melakukan pemotongan kuku karena proses tersebut bisa anda jalani dengan mudah dan cepat. Si kecil pun akan lebih merasa nyaman.

Agar Si Kecil Merasa Nyaman, Anda Dapat Mengajak Anggota Keluarga Lainnya Memotong Kuku Juga

Untuk menghilangkan ketakutan anak saat kukunya dipotong, anda dapat mengajak anggota keluarga lainnya untuk melakukan hal yang sama. Lakukan aktivitas ini bersamaan dengan anda atau anggota keluarga lainnya, sehingga anak akan merasa jika orang lain saja bisa merasa nyaman saat memotong kukunya, kenapa dia harus takut.

Memangku Anak Dapat Membuatnya Lebih Tenang

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan memangku atau meletakan si kecil di atas paha anda. Dengan cara ini maka si kecil akan merasa lebih tenang. Anda pun bisa memotong kuku anak lebih leluasa. Agar si kecil kian nyaman, Bunda juga bisa memotong kukunya sembari mengajaknya mengobrol.

Meski Begitu Memegang Tangan Anak Dengan Kuat Tetap Harus Dilakukan

Pastikan saat sedang menggunting kukunya, anda memegang tangan anak dengan kuat agar tak bergerak-gerak. Ini untuk menghindari ikut terpotongnya kulit si kecil oleh pemotong kuku yang anda gunakan. Meski begitu jangan sampai Bunda memegang tangannya terlalu kuat hingga membuatnya kesakitan ya!

Bunda Bisa Juga Menggunting Kuku Si Kecil Saat Dia Tengah Tidur

Ini merupakan cara yang dilakukan oleh sebagian orangtua. Saat anak sedang tidur Bunda dapat memotong kukunya lebih leluasa. Sebab anak sedang dalam kondisi tidur, maka dia pun tak akan menolak atau memberontak saat anda mulai memotong kukunya.

Ternyata ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memotong kuku si kecil ya Bun. Jadi, mulai sekarang Bunda bisa membuat aktivitas memotong kuku anak jadi menyenangkan tanpa harus memaksanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top