Kesehatan Ibu & Anak

Ada Kondisi Langka Asi Keluad Dari Vagina, Kok Bisa Ya Bun?

apartment-bed-carpet-269141 (1)

Hamil dan melahirkan hingga menyusui adalah proses sakral untuk setiap perempuan. Namun pasca melahirkan perempuan harus menghadapi kenyataan lain yaitu perubahan bentuk tubuh. Umumnya berupa kenaikan berat badan sehingga perempuan yang baru melahirkan pasti terlihat lebih gemuk. Namun tidak bagi satu perempuan asal Austria. Perubahan tubuhnya cukup anomali karena ia diketahui memproduksi air susu di area vagina.

Dalam jurnal Obstetrics & Gynecology, dokter spesialis kandungan dr Richard Mayer dari Kepler University Hospital menyebut bahwa pasien wanita berusia 29 tahun tersebut awalnya datang dengan keluhan nyeri di vulva, bagian luar dari vagina, usai melahirkan. Pemeriksaan melihat ada banyak pembengkakan di area jahitan.

Mengutip dari Live Science, dokter sempat mengira bila cairan putih yang keluar dari pembengkakan vulva adalah nanah. Namun hasil pindaian ultrasound ternyata menemukan hal lebih langka, yaitu adanya jaringan yang mirip seperti jaringan penghasil susu di payudara.

Akhirnya ibu ini didiagnosis dengan kondisi jaringan payudara ektopik (EBT). Menurut dr Richard ini adalah kasus langka karena biasanya EBT ditemukan di area ketiak atau areola. Diperkirakan sekitar 1-5 persen wanita lahir dengan EBT. Menurut artikel di American Journal of Roentgenology EBT bisa diangkat lewat operasi bila menyebabkan ketidaknyamanan untuk pasien.

Pada kasus ibu asal Austria ini, pembengkakan terjadi karena jahitan di vulva menyumbat aliran susu. Dokter mencabut jahitan tersebut dan keluhan nyeri sang wanita berangsur mereda. Setelah dua minggu produksi air susu di vulva sang wanita perlahan berkurang dan ia bisa menyusui dengan normal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Bagaimana Kita Tahu Kapan Saat Melahirkan itu Sudah Tiba?

female-lady-mother-59894

Untuk para Bunda yang baru pertama kali merasakan kehamilan, tentu ada perasaan gugup saat usia kehamilan memasuki trimester akhir. Menantikan proses kelahiran menjadi momen langka karena Bunda sendiri tak tahu secara pasti kapan si kecil akan lahir. Hanya saja, Bunda dapat mengetahui waktu yang tepat untuk melahirkan melalui beberapa tanda.

Tahukah Bunda, ada kalanya kita sukar mengetahui apakah kontraksi yang Bunda rasakan adalah kontraksi menjelang melahirkan atau justru kontraksi palsu. Tapi yang pasti, kapan Bunda harus melahirkan adalah ketika air ketuban pecah. Nah, sebelum air ketuban pecah, Bunda atau Ayah harus menghubungi dokter saat kontraksi terjadi tiap 5 menit dan berlangsung selama 30-40 detik. Biasanya dokter akan meminta Bunda segera ke rumah sakit.

Tetap Tenang Saat Bunda Menelpon Dokter

Mungkin Bunda akan langsung berangkat ke rumah sakit begitu merasakan tanda-tanda melahirkan. Tapi ada juga yang menghubungi dokter sebelum memutuskan berangkat ke rumah sakit. Melalui telepon, biasanya dokter akan menanyakan beberapa hal di bawah ini:

  1. Kapan terakhir kali Bunda merasakan gerakan janin di dalam kandungan?
  2. Sejak kapan kontraksi terjadi, berapa sering dan berapa lamanya?
  3. Apakah ketuban Bunda sudah pecah atau Bunda mengalami pendarahan di vagina.

Bila Kontraksi Terasa Sakit, Ayah Jangan Tinggal Diam

Berdasarkan hal itu, dokter akan menyarankan apa Bunda masih harus menunggu di rumah atau segera ke rumah sakit. Nah itu tadi tanda-tanda umum, sementara untuk tanda-tanda darurat, dimana Bunda harus langsung berangkat ke rumah sakit dan menghubungi dokter jika Bunda merasakan hal-hal ini:

  1. Terjadi kontraksi, padahal kehamilan Bunda kurang dari 37 minggu.
  2. Bunda tidak merasakan gerakan bayi sekitar 8-10 jam atau kurang dari 10 gerakan dalam 24 jam.
  3. Kontraksi terlalu menyakitkan. Segera katakan pada Ayah kalau Bunda perlu ke Rumah Sakit.

Kenali Perbedaan Kontraksi  Nyata dan Palsu

Nah, mengenai kontraksi, ketika merasakan kontraksi, jangan terkecoh dengan kontraksi palsu atau dikenal juga dengan nama Braxton Hicks. Kalau ini kehamilan pertama dan Bunda belum mengenali kontraksi sebenarnya, mungkin Bunda mengira sudah saatnya melahirkan. Tapi tidak ada salahnya kalau Bunda menghubungi dokter untuk memastikannya. Jaga kondisi tubuh Bunda di masa kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan Bunda dan janin. Klik di sini untuk mendapatkan informasi lengkap seputar nutrisi seimbang di masa kehamilan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kesehatan Ibu & Anak

Atasi Ambeien Pasca Melahirkan Dapat Dilakukan dengan Cara Sederhana

cold-comfort-cover-266679

Pasca melewati proses persalinan, tentu ada perasaan lega yang dirasakan oleh para ibu baru. Namun ternyata para ibu baru rentan mengalami beberapa masalah pasca melahirkan. Salah satunya yaitu wasir atau ambeien. Salah satu tanda awal yang mungkin dialami oleh Mama adalah rasa nyeri saat buang air besar. Kondisi ini berlanjut pada munculnya bengkak di area anus.

Dalam beberapa kasus, masalah ambeien setelah melahirkan juga bisa menimbulkan gejala lain berupa rasa gatal dan bahkan berdarah saat buang air besar. Sekalipun katanya ambeien bisa sembuh dengan sendirinya, bila sakitnya justru semakin bengkak dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Di lain sisi, tak cuma berobat ke dokter, ada lho beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan saat didera ambeien pasca melahirkan

Tak Usah Mengejan Saat BAB

Saat buang air besar, Bunda mungkin akan mengejan, atau memberi tekanan lebih di area anus. Namun jika dilakukan secara berlebihan dan tidak hati-hati, kebiasaan ini juga bisa membuat ambeien semakin parah. Dibanding mengejan, Bunda lebih baik membungkuk saat duduk di toilet.

Lakukan secara perlahan dan biarkan gravitasi membantu Bunda menyelesaika proses buang air besar secara alami. Namun Bunda juga tak boleh terlalu lama duduk di toilet sebab aliran darah yang tidak lancar di area anus akan membuat ambeien juga terasa semakin nyeri.

Cukup Perbanyak Konsumsi Serat ya Bun

Dilansir Healthline, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan konsumsi serat dalam menu makanan sehari-hari. Cukup serat dapat membantu melunakkan tinja dan membuatnya lebih lancar saat proses buang air besar. Mengonsumsi makanan yang kaya serat memang dapat membantu mengobati dan mencegah sembelit, yang seringkali dapat membuat ambeien bertambah parah. Makanan berserat tinggi termasuk buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Selain itu, jangan lupa untuk banyak minum air putih. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga dapat membantu mengatasi dan mencegah ambeien berkembang semakin parah.

Bila Perlu Berikan Kompres di Area yang Bengkak

Apabila area anus sudah terasa semakin nyeri, untuk meredakan rasa nyerinya, maka berikan kompresan es selama sekitar 10 menit di area yang bengkak. Jangan lupa pastikan kompres es yang digunakan dalam kondisi bersih, ya. Dikutip dari Very Well Family, kompres es ini bermanfaat untuk meredakan bengkak dan membantu mengatasi rasa nyeri akibat ambeien. Supaya lebih nyaman, Bunda dapat membungkus es dengan menggunakan handuk bersih untuk mengompres area bengkak.

Bunda Pun Dapat Melakukan Senam Kegel Secara Teratur

Tahukan Bunda, selain membantu menjaga stamina dan kestabilan berat badan, olahraga setelah melahirkan juga dapat membantu mempercepat penyembuhan ambeien. Nah, salah satu olahraga yang dapat Bunda lakukan adalah senam Kegel. Aktivitas ini bisa dilakukan untuk membantu melancarkan sirkulasi darah di area anus dan dubur. Otot-otot di area tersebut juga akan lebih terlatih dan lebih lentur. Dengan begitu, buang air besar pun akan menjadi lebih mudah karena bengkak akibat ambeien secara alami akan mengecil.

Gunakan Kunyit dan Jahe

Bahan-bahan alami seperti kunyit dan jahe juga bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi ambeien setelah melahirkan. Kunyit dikenal memiliki sifat antibiotik dan dapat digunakan untuk menyembuhkan ambeien.

Bunda dapat mencampurkan kunyit dengan minyak mustard dan sedikit bawang merah. Oleskan campuran pasta ini ke area yang terinfeksi. Selain itu, Bunda juga dapat memanfaatkan jahe, mint, serta sari lemon yang segar guna mengatasi ambeien. Jika ada, juga bisa menambahkan sedikit madu supaya kerjanya lebih efektif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Dukung Istri Berikan ASI Eksklusif, Ini Dia 10 Kiat Sukses Jadi Ayah ASI

ayahAsi

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anaknya, termasuk memberikan ASI eksklusif. Namun, menyusui bukanlah hal yang mudah.

Hingga saat ini, masih banyak orang yang beranggapan bahwa menyusui adalah menjadi tanggung jawab penuh sang ibu.  Padahal, peran suami sangat dibutuhkan demi menyukseskan ASI eksklusif.

Tugas utama seorang suami atau ayah memang mencari nafkah, namun ia sudah berkomitmen untuk menjalani kehidupan berumah tangga. Itu artinya, ia harus selalu siap menghadapi setiap proses yang terjadi dengan kesadaran penuh.

Pada saat istri hamil, seorang suami atau ayah harus jadi suami siaga. Begitu pula ketika istri melahirkan dan menyusui, seorang suami tidak boleh membiarkan istri melakukan semuanya sendiri.

Ketika seorang pria sudah menjadi suami dan ayah, maka ia harus selalu ada untuk keluarganya. Apabila ia mendukung pemberian ASI eksklusif, maka hal itu akan sangat berarti bagi istri dan anaknya.

Saat ini kita sering mendengar istilah ayah ASI atau ayah menyusui atau breastfeeding father. Ayah ASI adalah ayah yang mendukung sepenuhnya pemberian ASI eksklusif untuk anaknya.

Dokter Anak sekaligus Ketua Sentra Laktasi Indonesia, Dr. Utami Roesli mengatakan bahwa menurut penelitian, dari sekitar 115 ribu orang suami yang tdak memberikan dukungan pemberian ASI, tingkat keberhasilan istrinya menyusui hanya sebesar 26,9%. Sedangkan untuk suami yang mendukung, tingkat keberhasilannya bisa mencapai 98,1%.

Lalu, bagaimana caranya agar bisa sukses menjadi ayah ASI?

1. Selalu Menyemangati Istri dan Membuat Hatinya Bahagia

Para suami jangan pernah bosan menyemangati istri untuk menyusui. Buatlah hati istri bahagia dengan melakukan hal-hal sederhana tapi berkesan. Misalnya, membelikan istri makanan kesukaan. Ketika istri merasa senang, maka hormon prolaktin dan oksitosin dalam tubuhnya bisa melancarkan produksi ASI.

2. Perbanyak Ilmu Mengenai ASI dan Menyusui

Suami harus bisa membekali diri dengan segudang ilmu mengenai ASI dan juga menyusui. Sering-seringlah browsing di internet. Selain itu, jangan malu untuk bertanya ke orang-orang yang memahami soal menyusui. Bergabunglah dengan komunitas atau kelompok yang mendukung ASI. Apabila istri bekerja, suami bisa berbicara dengan atasannya untuk meminta waktu agar istrinya bisa memompa ASI ketika berada di kantor.

3. Mengatur Stok ASIP untuk Bayi dan Temani Istri ketika Sedang Memompa ASI

Bantulah istri dalam mengatur stok ASI perahan (ASIP) untuk bayi. Labeli setiap botol atau kantong ASIP dengan tanggal, hasil, dan jam perahan ASI. Jangan lupa untuk selalu mengingatkan istri untuk memompas ASI. Temani istri selama memompa ASI. Bantu istri ketika butuh kompres air hangat untuk payudaranya.

4. Melakukan Tugas Domestik dan Mengurus Kebutuhan Rumah Tangga

Sebagai laki-laki, suami jangan malu untuk melakukan tugas domestik. Misalnya, menyapu dan mencuci pakaian. Suami juga bisa mengurus kebutuhan sehari-hari. Selain itu, suami juga bisa membantu istri untuk memandikan, mengganti popok, dan menjemur bayi.

5. Menyediakan Sarana Hiburan Agar Istri Tidak Bosan Ketika Sedang Menyusui

Suami menyediakan sarana hiburan untuk menemani istri ketika sedang menyusui bayi. Misalnya, membelikan CD film atau musik kesukaan istri. Suami juga menemani dan mengajak ngobrol istri ketika sedang menyusui di malam hari agar tidak merasa kesepian.

6. Menjaga Anak dan Hewan Peliharaan Agar Tidak Menganggu Proses Menyusui

Suami bisa menjaga si sulung ketika istri sedang menyusui si bungsu. Jangan sampai bayi terbangun dan menangis karena mendengar suara kakaknya. Selain itu, suami juga bisa menenangkan hewan peliharaan agar tidak mengganggu istri ketika sedang menyusui. Dengan begitu, ia akan merasa tenang tanpa adanya gangguan.

8. Sering-Seringlah Memuji Istri Agar Ia Bisa Lebih Semangat Menyusui

Suami jangan gengsi untuk selalu memuji istri. Ucapkan pujian yang sederhana tapi tetap berkesan, seperti “Istriku setelah melahirkan makin cantik. Semangat ya sayang menyusuinya”. Mendengar pujian dari suami, maka istri pun akan senang dan lebih bersemangat untuk menyusui.

9. Selalu Penuhi Semua Kebutuhan Istri

Suami harus sering bertanya padaistri, apa saja yang dibutuhkannya. Penuhilah semua kebutuhan istri. Terkadang, istri hanya perlu perhatian suami. Maka, luangkan waktu untuk mengobrol sebentar dengan istri.

10. Memijat Tubuh Istri yang Pegal dan Kaku karena Menyusui

Tubuh istri Anda pasti pegal dan kaku karena harus menyusui bayi hingga berjam-jam. Anda bisa memijat tubuhnya agar istri bisa merasa relaks. Pijatan lembut juga bisa memacu hormon yang melancarkan ASI.

11. Jangan Merasa Terbebani karena Memberikan Dukungan pada Istri adalah Kewajiban dan Tanggung Jawab Seorang Suami

Memberikan dukungan sepenuhnya agar istri bisa memberikan ASI eksklusif untuk anak Anda adalah salah satu bentuk tanggung jawab dan kewajiban seorang suami. Jadi, janganlah merasa terbebani dengan tugas itu. Sebagai seorang suami, Anda harus selalu bisa mendampingi istri dalam situasi terburuk sekalipun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top