Hiburan Anak

6 Tempat Liburan Anak di Jakarta

liburan anak, tempat liburan anak di jakarta

Liburan di Jakarta ada banyak pilihan untuk mengajak si kecil. Mal dan museum bisa jadi alternatif. Selain juga taman wisata seperti Ancol Taman Impian dan Taman Mini Indonesia Indah. Pilihan lain adalah Taman Margasatwa Ragunan.

liburan anak, tempat liburan anak di jakarta Tempat-tempat wisata di atas seakan destinasi wajib saat liburan di Jakarta, terutama bagi wisatawan dari luar daerah. Padahal, ada pula tempat-tempat wisata lainnya yang cocok untuk si kecil.

Kidzania. Wahana permainan ini berada di Lantai 6, Mal Pacific Place, Sudirman, Jakarta Selatan. Ada 71 paviliun yang setiap paviliun mewakili ratusan profesi mulai dari dokter, wartawan, polisi, hingga pemadam kebakaran.

Tempat ini ibarat kota lengkap dengan gedung-gedungnya. Pengunjung yang merupakan anak-anak menjadi pemeran utama dengan melakukan aneka profesi tersebut. Mereka menjalani profesi lengkap dengan perlengkapan dan seragam.

Tiket masuk di kisaran Rp 100.000-Rp 180.000 pada masa liburan, tergantung usia anak. Kidzania berlaku untuk anak-anak mulai dari 2 hingga 16 tahun. Ada dua sesi waktu, yaitu sesi 1 pada 9.00-14.00 dan sesi 2 pada jam 15.00-20.00. Datanglah di jam-jam sesi tersebut.

Phinisi Edutainment Park. Taman bermain ini berada di Lantai 9 dan 10, Mall Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan. Di tempat ini, anak-anak bisa mengikuti kelas-kelas yang mengajarkan kebudayaan Indonesia.

Si kecil bisa belajar wayang, membatik, dan menari.  Setiap kelas, anak-anak akan dipandu oleh Children Attendance. Tempat ini cocok untuk anak usia 4 hingga 16 tahun. Tarif pada musim liburan mulai dari Rp 100.000-Rp 130.000.

Galeri Indonesia Kaya. Tempat ini berada di Lantai 8, West Mall Grand Indonesia Shoping Town, Jakarta Pusat. Sebenarnya, tempat ini galeri seni multimedia dan tempat pertunjukan. Tempat ini cocok untuk segala umur.

Mulanya, pengunjung disambut dengan orang berpakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia yang muncul di layar multimedia. Selain itu ada pula video mapping wayang kulit. Lalu layar sentuh menampilkan obyek budaya dan wisata dari Indonesia.

Memang tempat ini ada banyak multimedia layar sentuh. Tak sedikit multimedia ini merupakan interaktif. Seperti pengunjung bisa berfoto dengan pakaian adat digital lalu diunggah ke sosial media. Ada pula permainan tradisional interaktif.

Sky Rink Jakarta. Tempat ice skating atau seluncuran es ini memang sudah ada sejak lama. Arena seluncuran es ini berada di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat. Tiket di masa liburan adalah Rp 70.000 untuk dua jam.

Harga tersebut sudah termasuk penyewaan sepatu. Namun belum termasuk biaya pelatihan maupun sewa sarung tangan dan kaus kaki. Jam buka dari 9.00 sampai 21.30. Akan tetapi ada hari-hari tertentu yang jam tutupnya lebih awal.

Planetarium. Planetarium Jakarta berada di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Tempat ini terbilang jadul karena sudah berdiri sejak 1969 dan salah satu tempat wajib dikunjungi anak-anak saat di Jakarta.

Di tempat ini, si kecil bisa menonton pertunjukkan teater bintang. Dengan narasi, anak-anak bisa melihat rasi bintang sampai meteor jatuh ke bumi. Anak-anak pun bisa belajar mengenai tata surya.

Tiket masuk terbilang murah hanya Rp 3.500 untuk anak-anak dan Rp 7.000 untuk dewasa. jam pertunjukan untuk umum 16.30 di hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Sementara di hari Jumat pada pukul 16.30-17.30. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu di pukul 14.30-15.30.

Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur. Taman Lalu Lintas ini berada di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Taman yang tergolong luas dan terawat ini ibarat kota kecil. Tak sekedar lampu lalu lintas dan rambu-rambu tetapi ada pula stasiun kereta api sampai miniatur kota.

Si kecil bisa berkeliling taman ini sambil belajar mengenai lalu lintas. Selain dengan menyewa sepeda, juga bisa naik mobil-mobilan untuk anak-anak. Taman ini buka untuk umum hanya di akhir pekan.

 

Travel.kompas.com

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu, Kirimkan Foto Terbaik Keluargamu

momenkeluarga

Zaman dahulu kenangan keluarga diceritakan hanya melalui kisah-kisah verbal orang tua kepada anak cucunya. Kemudian datang era tulisan, dimana kenangan dituliskan dalam buku tulis dan untuk diberikan kepada generasi selanjutnya.

Lalu cara itu berganti ketika Kodak memperkenalkan kamera portabel yang bisa dibawa kemana-mana. Momen-momen penting keluarga tersimpan manis dalam album-album foto atau pigura yang dipajang di ruang-ruang tamu.

Tapi kemudian cara itu mulai luntur ketika datang era telepon pintar. Foto-foto kebersamaanmu Kini seringnya hanya tersimpan dalam penyimpanan gadget atau dalam unggahan sosial media. Saat itu pula kita tak lagi melihat keberadaan foto-foto itu sepenting ketika era dalam album dahulu.

Berapa banyak foto yang hilang karena gadgetmu bermasalah dan harus direset? Bagaimana pulak dengan foto jalan pertama si kecil yang kini hilang karena akun sosial mediamu diretas orang tak bertanggung jawab?

Ah, apakah kamu termasuk orang yang sangat telaten menyimpan semua foto-foto kenangan itu? Kamu menyimpan salah satu foto terbaik momen bersama keluargamu yang mungkin tak pernah terulang?

Kirimkan foto terbaikmu itu, agar semua bisa belajar dari kasih dan sayangmu bersama keluarga. Foto terbaik akan memenangkan Smartpone dan Smartfren MIFI

Ikuti Kompetisi Foto Wefie Momen Cinta Keluargamu

Upload

 

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Tips jika Traveling Membawa Anak, untuk Liburan Seru yang Menyenangkan

travelingbersamaanak

Traveling  bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak, namun ada kalanya orangtua menganggap bahwa traveling membawa anak-anak pasti akan sangat merepotkan.  Apalagi jika anak-anak yang dibawa tidak cuma satu dan masih kecil atau balita.

Pasti sudah terbayangkan bagaimana nanti harus mengurusi anak di sepanjang perjalanan.  Mungkin ada yang rewel karena mengantuk, minta makan atau susu, ingin buang air kecil atau bahkan BAB.

Wah, pasti repot sekali!  Sebelum Anda urung mengajak anak-anak untuk traveling, sebaiknya simak dulu tips yang bisa dicoba jika traveling membawa anak berikut ini.

Persiapan sebelum traveling

Persiapan sebelum berangkat tentu sangat penting karena kalau tidak dipersiapkan baik-baik bisa saja terveling yang sudah direncanakan jauh-jauh hari berantakan begitu saja.  Persiapan yang paling penting adalah kesehatan anak-anak.

Jangan sampai anak-anak justru demam atau sakit selama di perjalanan sehingga traveling yang rencananya mau menikmati kegembiraan malah berganti kekhawatiran.

Menjaga kesehatan anak dengan memenuhi kebutuhan gizinya tentu bukan hanya dilakukan ketika akan melakukan traveling saja, tetapi wajib dilakukan sehari-hari.  Nah, jika akan bepergian maka penting bagi orangtua untuk mempersiapkan fisik anak agar tetap fit dan tidak gampang sakit.

Salah satunya bisa dengan memastikan bahwa anak-anak cukup istirahat dan tidak sedang kelelahan ketika akan berangkat traveling.  Pastikan juga untuk memilih tujuan traveling yang ramah anak ya!

Persiapan yang berhubungan dengan packing

Traveling membawa anak tentu membutuhkan banyak persiapan terkait barang bawaan yang akan dibawa.  Persiapan packing dengan membuat daftar barang yang akan dibawa sangat penting, karena bisa saja barang yang ketinggalan tidak mudah didapatkan di perjalanan atau di tempat tujuan.  Sehingga sangat penting untuk dipersiapkan dengan detail dan teliti.

Persiapan ketika melakukan packing juga harus disesuaikan dengan beberapa hal, yaitu berapa lama perjalanan akan dilakukan, ke mana tujuan traveling Anda bersama anak-anak, usia anak-anak yang akan diajak traveling, dan jenis transportasi yang digunakan.

Tentunya perbedaan usia anak-anak yang akan diajak traveling akan membuat daftar barang bawaannya berbeda juga kan?

Daftar barang yang harus dibawa ketika traveling membawa anak

Ada beberapa barang yang wajib dibawa ketika memutuskan traveling bersama anak, dan berikut ini adalah contoh daftar barang yang harus dibawa:

  • Pertama tentu saja tiket atau dokumen lainnya yang diperlukan untuk melakukan perjalanan.  Tanpa kelengkapan dokumen maupun tiket perjalanan, tentu saja perjalanan yang sudah direncanakan bisa batal begitu saja.
  • Barang lain yang wajib dibawa ketika traveling membawa anak adalah susu.  Jika anak masih mendapatkan susu ekslusif maka sebaiknya membawa stok ASI yang sudah disimpan dalam botol agar lebih praktis, demikian juga dengan susu fomula.  Akan merepotkan jika menganggap bahwa nanti bisa membeli di tempat tujuan, sementara belum tentu Anda bisa dengan mudah mendapatkan produk susu formula tersebut.
  • Berbagai jenis makanan, minuman dan perlengkapannya untuk bekal di perjalanan juga penting disiapkan, agar anak-anak bisa tetap ngemil di perjalanan, sedikit terhibur dan tidak bosan atau rewel selama di perjalanan.  Selain makanan dan minuman, jangan lupa juga membawa mainan kesukaan anak untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu anak Anda mulai bosan atau bahkan menanyakan mainan kesukaannya.
  • Barang lainnya yang wajib dibawa ketika traveling mengajak anak adalah pakaian dan alas kaki.  Pemilihan jenis pakaian bisa di sesuaikan dengan tempat yang akan dituju, sebagai contoh jika akan berlibur di pantai maka pakaian yang dikenakan pun harus sesuai dengan keadaan pantai yang cenderung panas.  Seperti pakaian yang berbahan tipis dan menyerap keringat, topi, tabir surya yang aman untuk anak dan perlengkapan lainnya yang mendukung.  Demikian juga jika akan traveling ke tempat yang bersuhu dingin, tentu jenis pakaian yang dibawa bisa menyesuaikan.
  • Jangan lupa juga untuk membawa vitamin dan obat-obatan yang penting sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu kondisi fisik anak menurun akibat kelelahan atau perubahan cuaca yang ekstrem.  Contoh obat yang perlu dibawa antara lain adalah obat demam, obat luka atau antiseptik, minyak kayu putih, lotion anti nyamuk, dan obat gigitan serangga.
  • Perlengkapan mandi juga menjadi barang yang wajib masuk dalam daftar bawaan ketika traveling membawa anak.  Mulai dari sabun, shampo bayi, pasta gigi, sikat gigi, handuk untuk anak hingga baby cream jangan sampai lupa untuk dibawa.   Jangan lupa juga untuk membawa diaper atau popok sekali pakai jika anak Anda masih menggunakan popok.
  • Kantong plastik kecil adalah barang sepele yang juga wajib dibawa karena bisa sangat berguna selama di perjalanan.  Sebagai contoh, untuk tempat pakaian kotor atau popok kotor yang akan dibuang nantinya.
  • Baby carrier atau stoller juga bisa dibawa untuk membantu anak selama liburan agar tidak merasa lelah ketika diajak jalan-jalan.

Selain itu, berbagai perlengkapan elektronik seperi ponsel, charger, power bank, dan kamera tidak boleh dilewatkan begitu saja.  Traveling membawa anak tentu akan menjadi kenangan sepanjang masa dengan merekam berbagai momen seru menggunakan kamera.  Nah, tunggu apalagi jangan biarkan traveling Anda tertunda hanya karena takut membawa anak turut serta.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Hiburan Anak

Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya

Di_Kampung_Main_Cipulir

Mecari tempat liburan untuk anak? Alternatifnya bisa ke taman, taman bisa menjadi tempat liburan yang menyenangkan untuk anak.  Selain taman, ada banyak tempat liburan anak yang bisa menjadi pilihan orang tua, bisa juga dilihat nih tempat liburan anak di Jakarta  .

 

Akan tetapi, sebelum merencakan liburan bersama anak, alangkah baiknya kenali terlebih dahulu 5 Jenis Wisata untuk Anak dibawah ini berserta Tujuan dan Rekomendasinya.

Wisata edukasi

Tujuan: Memperluas wawasan
Rekomendasi: Museum, Planetarium (Jakarta), Observatorium Bosscha (Bandung), Taman Pintar (Jogjakarta).

Sekarang saatnya kita menunjukkan kepada anak-anak secara langsung tempat-tempat yang biasa mereka lihat di buku. Dengan begitu, mereka akan mendapat pemahaman dan pengalaman nyata.

Wisata sehat

Tujuan: Mengajak anak-anak lebih banyak bergerak
Rekomendasi:Waterbom Park (Kuta, Bali), Outbondholic (Ancol, Jakarta), Kampung Main (Jakarta)

Meski tak hobi berolahraga atau lingkungan rumah kurang ramah, bukan berarti anak-anak boleh tinggal diam. Bagaimanapun, kegiatan fisik sangat penting bagi mereka. Para ahli dari Michigan State University, James M. Pivarnik, PhD, dan Karin A. Pfeiffer, PhD, menegaskan kita perlu mendorong anak untuk banyak bergerak, karena ini penting bagi kesehatan jantung, paru-paru, serta membentuk otot.

Wisata alam

Tujuan: Memperkenalkan anak pada kekayaan alam
Rekomendasi: Pulang ke kampung halaman, kebun binatang, kebun wisata Pasir Mukti (Bogor), Taman Wisata Mekarsari

Burung, serangga, sawah, pepohonan. Anak-anak pasti sudah hafal di luar kepala. Namun, pernahkah mereka melihat langsung dan menyentuh semuanya? Dengan memperkenalkan anak pada kekayaan flora-fauna sejak usia dini, mereka akan lebih menghargai dan terdorong untuk melestarikannya.

Wisata seni budaya

Tujuan : Mengajak anak memahami sejarah dan kekayaan seni-budaya
Rekomendasi: Menonton tari Kecak di Bali, Wisata Kota Tua (Jakarta), Sendratari Ramayana di Prambanan (Jawa Tengah)

Di_Kampung_Main_Cipulir

Kita beruntung tinggal di negeri yang memiliki warisan budaya beragam. Kita juga memiliki begitu banyak tempat bersejarah. Berkunjung ke tempat seperti ini membuat anak lebih menghayati pelajaran sejarah yang diajarkan di sekolah. Selain itu, mereka bisa lebih menghargai perbedaan.

Wisata kreatif

Tujuan: Mengasah kreativitas dalam menciptakan karya seni
Rekomendasi: Wisata keramik di Rumah Tanah Baru (Depok), workshop membatik (Museum Tekstil Jakarta), sentra pembuatan gerabah/tembikar Anjun Plered (Jatiluhur, Purwakarta)

Ada anak yang gampang bosan bila hanya diajak melihat-lihat saja. Rasa ingin tahunya yang tinggi membuat mereka ingin menciptakan sesuatu. Misalnya, saat melihat orang menari, dia jadi ingin menari sesuai gayanya. Untuk tipe anak seperti ini, kita bisa membawa mereka ke beberapa tempat yang juga membuka kursus singkat. Misalnya, membatik, membuat keramik, atau menggambar.

http://female.kompas.com/read/2011/07/04/18290218/5.Ide.Liburan.bersama.Anak

 

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Hi Orang Tua, Kenali 5 Jenis Wisata untuk Anak, Tujuan dan Rekomendasinya | Sayangi Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top