Kesehatan Ibu & Anak

5 Alasan Penting, Suami Wajib Temani Istri yang Melahirkan! Jangan Sampai Istri Berjuang Sendirian

melahirkanbersama

Tujuan dari suatu pernikahan adalah mendapat keturunan yang sehat. Pesalinan adalah fase yang harus dihadapi oleh wanita yang telah menikah. Salah satu proses yang sulit untuk dilalui oleh istri pasca hamil. Persoalan hidup dan mati serta menahan rasa sakit yang luar biasa untuk melahirkan si buah hati ke dunia.

Calon ibu di seluruh dunia biasanya akan mengalami ketegangan yang luar biasa saat akan melakukan persalinan. Keberadaan seorang suami sangat diperlukan guna mengurangi rasa cemas dan pikiran buruk yang kerap melanda.

Kehadiran suami dapat memberikan rasa nyaman dan aman pada calon ibu. Istri akan berpikiran dirinya tidak berjuang sendirian ketika hendak melahirkan anak. Maka dari itu sebaiknya suami berada di sisi istri tercinta ketika proses penting ini.

Lima alasan mengapa kehadiran suami penting saat proses persalinan yakni

KEHADIRAN SUAMI DAPAT MENGHIBUR ISTRI KETIKA MERASAKAN SAKIT YANG LUAR BIASA

Keberadaan suami di sisi istrinya ketika akan melahirkan putra atau putrid tercintanya memiliki peranan penting, salah satunya dapat mengurangi rasa sakit yang dirasakan oleh istri saat persalinan terjadi. Penelitian dari “The Fatherhood Institute” yang berbasi di Inggris menemukan bahwa ibu dapat melahirkan dalam waktu yang singkat dan berkurang rasa sakitnya karena ada suami yang menemani sang ibu.

SUAMI YANG TIDAK ADA DI SISI SAAT MELAHIRKAN DAPAT MEMBUAT ISTRI MUDAH CEMAS

Istri akan mudah cemas dan khawatir saat tidak ada sosok suami yang mendampingi di ruang bersalin. Sikap kurang peka dan cuek dari suami bisa dimanfaatkan di saat-saat seperti ini. Suami bisa bersikap lebih tenang ketika menemani ibu yang hendak melahirkan daripada ibu atau adik perempuan yang menemani proses bersalin yang malah justru ikut panik.

MEMBIISIKAN ISTRI DENGAN KATA-KATA POSITIF YANG MEMBERI SEMANGAT ADALAH CONTOH SUAMI IMPIAN

Suami yang melihat istri sambil tersenyum secara tidak langsung akan membuat istri lebih tenang saat melahirkan. Istri akan merasa bahagia dan dicintai karena orang kepercayaannya ikut berjuang bersama membantu buah hati lahir ke dunia. Membisikan kata-kata positif yang dapat membuat semangat bangkit merupakan keinginan istri yang paling besar sehingga proses persalinan lebih lancar.

SUAMI YANG ADA SAAT PERSALINAN AKAN MENINGKATKAN RASA BAHAGIA ISTRI

Menurut penelitian, kadar oksitosin yang Ayah miliki meningkat pada saat pasca melahirkan bayi. Hormon ini adalah hormone yang dapat memicu perasaan bahagia. Kebahagiaan yang terpancar dari wajah suami pada sang istri dapat membuatnya tertular rasa bahagia tersebut. Maka dari itu keberadaan suami merupakan hal yang tidak boleh dianggap sepele. Tidak ada yang bisa menggantikan keberadaan suami ketika istri bersalin.

KEBERADAAN SUAMI DAPAT MEMBERI SEMANGAT YANG LEBIH

Istri akan beranggapan suami yang membelakan datang saat proses persalinan merupakan orang yang sangat memahami kondisi terburuk pada saat melahirkan. Dukungan dan doa yang dihadirkan oleh suami dapat membuat istri lebih semangat ketika melahirkan. Perasaan tidak mudah menyerah akan dipikirkan oleh calon ibu ketika suami yang dicintainya ada tepat di sampingnya. Ia pun akan semangat untuk memikirkan suami dan anak yang akan segera lahir. Ia akan membayangkan memori-memori indah tentang kehidupan keluarganya di masa depan.

Menemaninya sampai sang buah hati lahir ke dunia sudah menjadi kewajiban pokok yang perlu dilakukan suami. Batalkan segala janji ketika momen penting itu terjadi. Bila Anda suka mengabadikan momen tersebut ke dalam foto atau video, Anda bisa merekam persalinan lewat media kamera.

Rekaman pada saat melahirkan akan menjadi kenangan indah untuk dikenang bersama di masa depan. Anda bisa melihat kembali foto atau video di masa tua Anda nanti.

Disarankan ketika menemani istri berada di ruang persalinan, agar para suami tidak ikut panik melihat wajah istri yang terlihat kesakitan. Sikap tenang dan bijaksana sangat diperlukan guna mendukung kelancaran sata melahirkan.

Berikan sentuhan-sentuhan lembut di sekitar kepala, agar istri merasa selalu didukung dan dicintai. Yakinkan dia bahwa anak yang dilahirkannya akan menjadi anak yang berbakti dan membuat bangga orang tuaya. Berikan kalimat-kalimat positif yang dapat membuat mood istri naik dan tidak menyerah.

Gendong anak dengan tangan sendiri ketika lahir ke dnia. Perlihatkan pada istri Anda bahwa perjuangan yang teah dilakukannya begitu lama tidak sia-sia. Berikan senyuman terhangat yang Anda miliki guna menghibur suasana hati yang dirasakan istri.

Sempatkan diri untuk menemani istri saat bersalin, apalagi jika ini merupakan pengalaman pertama saat melahirkan. Kehadiran suami sangatlah penting agar istri tidak mengalami trauma untuk melahirkan lag di kemudian hari. Melahirkan anak ke dunia adalah fase yang menyenangka. Sebisa mungkin jangan lewatkan fase yang satu ini dalam hidup Anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bun, Begini Tips Apik Naik Motor Matic

aman-naik-motor

Merasa tak asing dengan jenis motor yang satu ini, bunda mungkin pasti akan mengangguk cepat bahwa kendaraan ini memang yang paling tepat untuk kita kaum hawa. Bahkan, jika boleh berkata jujur hampir semua kegiatan yang kita lakukan selalu dilakoni dengan motor matic kesayangan. Tapi jangan asal berkendara saja bun, kita juga perlu untuk memerhatikan kelengkapan kendaraan.

Tak perduli akan bepergian dekat atau tidak, ke jalan raya atau ke dalam komplek saja. Sebab yang namanya bahaya bisa datang kapan saja. Maka kita perlu lakukan aturan yang sudah seharusnya dijalankan. Nah, untuk itu kami akan memberikan beberapa tips yang bisa bunda jadikan acuan dalam menyiapkan segala kelengkapan naik motor matic.

Tak Boleh Ditawar-tawar, Bunda Wajib Pakai Helm dengan Standar Nasional Indonesia atau SNI

1a97d149baaaa655

Dengan berbagai macam alasan, kadang bunda mungkin malas untuk sekedar memakai helm. Padahal ini demi kesalamatan loh bun! Baik bunda atau siapa saja yang diajak naik motor berdua, entah itu teman atau bahkan si kecil yang ingin diantarkan ke sekolah. Pastikan jika semuanya sudah pakai helm sebagai pelindung kepala, begitu pula dengan boncengannya.

Lagipula, sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 57 ayat (1), setiap pengendara bermotor—termasuk pengguna motor matic tentunya—diwajibkan memakai helm standar nasional Indonesia (SNI). kalau bunda berani melanggar? Siap-siap kena tilang hingga denda mencapai Rp 250 juta loh!

Untuk Alasan Kesehatan, Bunda Juga Harus Pakai Jaket dengan Bahan yang Berkualitas

c083cf5e7ca1a963

Gambarannya begini bun, kalau siang mungkin akan panas dan jakeet jelas sangat berguna untuk melindungi tubuh bunda dari teriknya paparan matahari. Lain lagi kalau malam yang lebih sering dingin, dan tak baik buat kesehatan. Akan tetapi pakai jaket selama berkendara akan melindungi bunda dari cuaca yang bisa menganggu kesehatan.

Dengan begitu, kita akan tetap merasa nyaman dan bisa melanjutkan perjalanan dan kegiatan lain dengan baik setiap hari.

Bahkan Area Tangan Pun, Wajib Dilindungi Loh Bun!

175b6cc98c3e50f1

Ayo kita buka-bukaan bun, pasti masih banyak yang suka mengabaikan fungsi sarung tangan kan? Padahal punggung tangan bunda sudah sepatutnya terlindungi supaya tidak belang saat sedang berkendara melawan cuaca terik. Lagipula dilain sisi, saat terik, kulit tangan akan cepat berkeringat dan permukaan tangan jadi lebih licin.

Dan bukan tak mungkin juga jika ini akan menganggu perjalanan kita, sebab susah menarik gas atau rem karena tangan yang sudah berkeringat dan basah. Maka jika bunda pakai sarung tangan, setidaknya ini akan menghindari tangan keringatan. Dengan catatan bunda harus bijak dalam memilih bahan sarung tangan yang akan dipakai, jangan yang berbahan licin ya bun.

Selanjutnya Pakailah Celana Panjang demi Melindungi Area Kaki Selama Perjalanan 

4f32d5cc6d62ac98

Masih memiliki fungsi yang serupa dengan jaket, memakai celana panjang juga berguna untuk alasan kenyamanan. Bunda pasti tak mau kan, jika kaki bawah hingga paha akan belang hanya karena pakai celana pendek saat naik motor siang-siang. Nah, kalau begitu agar kulit kaki tetap terjada dari papasan sinar ultra, kenakanlah celana panjang yang memang berbahan bagus, menyerap keringat datidak terlalu ketat. Kalau bisa panjang sampai mata kaki ya bun.

Dan Untuk Tetap Aman, Pakailah Sepatu yang Nyaman Bukan Sandal Kesukaan

a7f81df72487c105

Demi alasan keamanan, memakai sepatu juga jadi hal wajib yang harus bunda lakukan. Coba bayangkan, jika bunda akan bepergian dalam kondisi hujan dan memakai sandal. Jelas ini akan jadi sesuatu yang mengundang bahaya dalam perjalanan. Sebaliknya, penggunaan sepatu tak akan membuat pijakan jadi terasa licin. Sehingga sangat memudahkan kita sebagai pengendara, setiap kali ingin berhenti. Dengan cepat kaki bisa menopang motor di atas aspal.

Jika memang bunda tak punya sepatu yang memang diperuntukkan khusus untuk naik motor, setidaknya pakailah sepatu yang menutup hingga mata kaki.

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Ketika Membuat Jadwal untuk Anak, Jangan Pisahkan Waktu Bermain dan Belajar Ya Bunda

4-Ketika-Waktu-Bermain_-Ayah-dan-Bunda








Bunda pasti ingin si buah hati tumbuh jadi anak yang disiplin. Wajar jika kemudian berusaha menanamkan sikap disiplin tersebut sedari dini. Salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan membuatkan jadwal untuknya. Kapan waktunya makan, kapan waktunya tidur, kapan bermain, kapan waktunya belajar dan sejumlah jadwal lainnya.

Tentunya membuat jadwal semacam ini tak salah. Tapi tahukah Bunda, khusus untuk si buah hati yang masih usia dini seharusnya jadwal bermain dan belajarnya tidak dipisah.

Meski Belajar itu Penting, Rasa Bahagia Anak Jauh Lebih Penting

1-Meski-Belajar-Itu-Penting-namun-Rasa-Bahagia

Kenapa demikian? Menurut Dr. Sofia Hartati., M.Si Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, sangatlah penting untuk menstimulasi rasa ingin tahu anak, memperkenalkan anak pada banyak hal, dan juga memberikan asupan nutrisi yang baik dan lengkap.

Namun, Dr. Sofia Hartati menambahkan, perlu diingat walaupun belajar itu penting, tapi pengalaman yang menyenangkan menjadi prioritas terpenting bagi anak di usia dini. Untuk itu, sebisa mungkin belajar anak dilakukan sambil bermain.

Salah satu cerita menarik tentang belajar sambil bermain ini dialami sendiri oleh Albert Einstein. Salah satu peristiwa yang menginspirasinya terjadi ketika dia berusia 4 tahun dan ayahnya memberinya alat kompas untuk dimainkan. Einstein selama berjam-jam bermain dengan memutar-mutar kompas tersebut sambil penasaran kenapa jarumnya selalu menunjuk ke arah utara. Rasa penasaran dan kagumnya inilah yang dibawa Einstein hingga dewasa dan membuatnya menjadi tertarik pada ilmu pengetahuan.

Jika Bunda Menjadikan Satu Waktu Bermain dan Belajar, Minat Belajar Anak Bisa Meningkat

3-Jika-Bunda-Memisahkan-Waktu-Bermain-dan-Belajar

Berbeda dengan kita yang dewasa, si kecil justru akan lebih bisa konsentrasi jika waktu belajar dan bermainnya dijadikan satu. Beberapa penelitian menyebutkan soal ini. Salah satu yang sering menyuarakannya adalah Nancy Carlsson Paige, profesor bidang pendidikan dari Lesley University di Cambridge.

Menurutnya emosi anak akan lebih cepat berkembang jika ia tidak dikhususkan waktunya untuk belajar dan dibiarkan lebih banyak bermain. Dengan menjadikan satu waktu belajar dan bermain anak tidak akan mudah stres dan minat belajar dan konsentrasinya akan terus meningkat ketika ia dewasa kelak.

Pilih Permainan yang Mendukung Metode Belajar Sambil Bermain ini ya Bunda

5-Pilih-Permainan-yang-Mendukung-Metode-Belajar-

Nah, untuk mewujudkan pola bermain sambil belajar tentunya dibutuhkan perangkat dan mainan yang bisa mendukung hal tersebut. Permainan itu harus memberikan pengalaman yang menyenangkan sambil membantu si kecil belajar.

Contohnya Bunda bisa mencoba program edukasi Kodomo Challenge dari Benesse. Kodomo Challenge ini dilengkapi dengan kurikulum dan materi ajar berdasarkan penelitian dan diawasi para ahli yang telah disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak, baik fisik maupun pikirannya. Sehingga anak bisa menikmati dan mengerti lebih baik permainan dan materi ajar yang dimainkannya.

Apalagi Kodomo Challenge Indonesia ini menggunakan metode pendekatan “multi-platform”. Hal ini membuat pemahaman anak lebih mendalam dimulai dari media favoritnya, baik itu DVD, buku, maupun mainan. Serunya lagi, permainan yang ada pada Kodomo Challenge akan melibatkan peran Bunda sebagai teman bermain bersama si kecil.

Keterlibatan Bunda dalam permainan si kecil ini penting. Menurut hasil penelitian Kathy Hirsh-Pasek and Roberta Michnick Golinkoff, peneliti pendidikan anak usia dini sekaligus pengarang buku best seller Becoming Brilliant: What Science Tells us About Raising Successful Children, keinginan anak untuk bermain meningkat jika ada orang dewasa yang ikut bermain bersamanya. Nah, sejalan dengan hal tersebut permainan yang ada di Program Edukasi Kodomo Challenge ini akan secara aktif melibatkan Ayah atau Bunda untuk ikut bermain bersama buah hati

Penasaran? Sebagai langkah awal, Bunda cukup mendaftar di sini, untuk mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge untuk dikirimkan ke rumah.

Dikirim ke rumah? Iya Bunda, inilah bagian paling menyenangkan dari Kodomo Challenge. Setelah mendaftar Free Trial Kit, nantinya kita akan dikirimkan ke rumah buku bergambar, DVD serta buku panduan orang tua.

Bunda akan mendapatkan Free Trial Kit Kodomo Challenge sesuai dengan usia si kecil. Ada Kodomo Challenge Toddler yang diperuntukan bagi anak usia 1-2 tahun dan ada Kodomo Challenge Playgroup untuk anak usia 2-3 tahun. Jadi bisa dipastikan si kecil akan nyaman bermain dan belajar dari Free Trial Kit Kodomo Challenge tersebut karena sesuai dengan perkembangan usianya.

Caranya? Cukup lengkapi form yang ada di sini maka paket Free Trial Kit akan segera dikirim ke alamat rumah Bunda. Kalau Bunda memutuskan mendaftar sekarang, selain mendapatkan Free Trial Kit, Bunda juga bisa mendapatkan konten parenting dan edukasi untuk anak di shimajiro.id sekaligus berkesempatan memenangkan hadiah kejutan berupa bantal, baby bib atau trolley Shimajiro untuk Bunda yang beruntung.

Yuk, Bunda daftar sekarang, jadi Bunda bisa menikmati quality time, bermain sambil belajar bersama si kecil dengan program edukasi Kodomo Challenge!

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Risiko Kematian saat Persalinan Sesar lebih Besar Ketimbang Normal, Ini 7 Risiko Operasi Sesar yang Perlu Diketahui Ibu Hamil

cesar

Tak sedikit perempuan yang memilih untuk operasi sesar daripada melahirkan secara normal. Salah satu alasannya adalah untuk menghindari rasa sakit yang berlebih. Namun, apakah kita tahu bahwa operasi sesar juga memiliki risiko yang membahayakan, terlebih bila operasi gagal?

Risiko kematian saat persalinan caesar lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal

Sekarang banyak perempuan hamil yang ngotot melakukan operasi caesar meskipun risiko mortalitas (kematian) pada caesar lebih tinggi. Risiko kematian saat persalinan sesar lebih besar dibandingkan dengan persalinan normal melalui jalan lahir vagina

Seperti dikutif dari health.detik.com (5/08/2016)  Dr. dr. Budi Iman Santoso, SpOG(K) mengatakan ” Secara teori risiko untuk mortalitas (kematian) pada persalinan caesar lebih tinggi dibandingkan per vaginam. Risiko kematian pada persalinan caesar lebih tinggi disebabkan karena beberapa faktor, antara lain anestesi (pembiusan) dan jumlah darah yang keluar.

Selain kematian, inilah 7 risiko operasi sesar yang perlu diketahui

1. Operasi sesat dapat menyebabkan dinding perut yang disayat serta rahim menjadi iritasi bahkan infeksi. Infeksi biasanya dapat terjadi di sekitaran sayatan perut, di dalam rahim atau di dekat kandung kemih.

2. Selama proses operasi berlangsung, ada kemungkinan untuk kehilangan darah yang berlebihan, yang kemudian dapat menyebabkan anemia. Banyak wanita yang harus mendapatkan transfusi darah setelah operasi sesar.

3. Wanita hamil juga dapat mengalami cedera kandung kemih dan usus selama operasi berlangsung.

4. Operasi akan memengaruhi usus, termasuk mengganggu gerakan usus setelah operasi selesai. Ini kemudian akan menimbulkan ketidaknyamanan, kembung, pembesaran perut karena disfungsi usus.

5. Selama opesi berlangsung pula, ada kemungkinan terbentuknya jaringan parut di dalam area panggul yang menyebabkan rasa sakit dan penyumbatan. Ini kemudian dapat menyebabkan komplikasi pada kehamilan selanjutnya.

6. Operasi sesar juga memungkinkan untuk dilakukannya operasi tambahan, meliputi perbaikan kandung kemih atau yang lainnya.

7. Risiko operasi sesar yang terakhir adalah ditunjukkan oleh penelitian yang menyebut bahwa dalam beberapa kasus, terdapat reaksi negated untuk anestesi yang diberikan selama operasi, bahkan dengan obat yang dikonsumsi setelah operasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Parenting

Agar Lebih Siap Hadapi Persalinan, Kenali Dulu Tahap Pembukaan Menjelang Melahirkan

TahapPembukaan

Persalinan adalah saat yang paling dinantikan oleh para calon ibu. Banyak hal mengenai persalinan yang harus diketahui oleh para ibu, terutama ibu baru. Jadi, ibu harus mempunyai bekal ilmu yang cukup agar bisa lebih siap menghadapi proses persalinan. Berikut penjelasan mengenai proses atau tahapan persalinan:

Pembukaan 1

Pembukaan 1 biasanya akan terjadi dalam waktu beberapa hari, atau minggu. Fase ini akan ibu lalui tanpa merasakan kontraksi yang kurang dari satu menit. Namun, beberapa ibu bisa mengalami kontraksi hingga 24 jam. Apabila kontraksi masih jarang dirasakan, ibu sebaiknya tidak perlu pergi ke rumah sakit. Pada fase ini, mulut rahim ibu akan mengalami pembukaan sebesar 1 cm. Ibu akan merasakan mulas dan nyeri di bagian punggung atau pinggang. Beberapa ibu bahkan mengeluarkan lendir dan darah dari alat kelaminnya. Posisi kepala janin sudah berada di tempat yang tepat menuju arah jalan lahir namun belum terjadi pergerakan menuju rongga panggul.

Pembukaan 2

Fase ini akan ibu lalui selama 12-14 jam apabila menghadapi kehamilan pertama dan selama 6-10 jam untuk kehamilan setelahnya. Pada fase ini, mulut rahim ibu akan terbuka hingga 2 cm. Rasa mulas dan kram yang ibu rasakan seperti sedang datang bulan. Ibu sebaiknya makan makanan ringan, seperti roti. Selain itu, minumlah banyak air putih, karena sistem pencernaan ibu akan menjadi lambat.

Pembukaan 3

Pada fase ini, mulut rahim ibu akan terbuka hingga 3 cm. Kontraksi akan terjadi setiap 30 menit hingga 1 jam sekali. Apabila kontraksi terjadi secara teratur, maka ibu sebaiknya pergi ke rumah sakit. Posisi janin mulai mengarah ke rongga pinggul, meskipun penurunannya belum signifikan.

Pembukaan 4

Mulut rahim ibu yang terbuka hingga 4 cm akan menipis karena sering terjadinya kontraksi. Air ketuban biasanya akan pecah. Posisi janin semakin ke bawah sehingga jalan lahir akan semakin terbuka lebar.

Pembukaan 5

Pada fase ini, ibu akan merasakan kontraksi dalam 30 menit hingga 1 jam di awal. Sedangkan frekuensi kontraksi akan selama 2 hingga 5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka sebesar 5 cm, dan posisi kepala janin berada melintang di salah satu pinggul ibu, yang kemudian akan menuju ronggang panggul ibu.

Pembukaan 6

Ibu akan merasakan kontraksi yang semakin kuat dengan jeda waktu 3 hingga 5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka 6 cm. Posisi kepala jani sudah masuk ke rongga panggul. Idealnya, kepala janin telah melewati bagian panggul paling sempit.

Pembukaan 7

Kontraksi yang dirasakan ibu akan terjadi hingga 2 sampai 3 menit selama 1,5 menit. Mulut rahim ibu akan terbuka melebar hingga 7 cm. Posisi kepala janin akan berputar 90 derajat dan wajahnya akan menghadap ke rectum ibu.

Pembukaan 8

Mulut rahim ibu terbuka hingag 8 cm. Ibu akan merasakan tekanan kuat di bawah punggung dan anus. Ibu akan merasa panas lalu berkeringat dingin. Lendir dan darah yag keluar akan semakin banyak. Bayi akan berusaha untuk keluar melalui jalan lahir karena semakin terbuka lebar. Kontraksi yang dirasakan ibu akan melancarkan bayi untuk bergerak bebas.

Pembukaan 9

Ibu akan mengalami kontraksi yang semakin kuat. Bahkan, rasa sakit yang luar biasa. Bagi banyak ibu, fase ini adalah yang terberat. Ibu akan merasakan mulas dan tekanan yang luar biasa seperti ingin buang air besar.Mulut rahim ibu akan terbuka hingga 9 cm. Dokter atau bidan biasanya akan melarang ibu untuk mengejan apabila pembukaan belum sempurna. Posisi bayi sudah berada di rongga panggul.

Pembukaan 10

Fase dimana ibu akan mengalami pembukaan sempurna. Rasa ingin mengejan semakin hebat dan anus semakin terbuka. Kepala janin mulai terlihat, bagian luar alat kelamin (vulva) ibu akan terbuka dan area di antara paha (perineum) akan meregang. Rasa mulas mulai teratur, cepat, dan kuat setiap 2 hingga 3 menit sekali dengan frekuensi 1 hingga 2 menit. Apabila bagian perineum perlu digunting untuk mencegah terjadinya robekan paksa akibat tekanan janin, maka pihak dokter akan melakukan hal itu. Pada fase ini, janin siap untuk dilahirkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Share

To Top